TOEFL dan IELTS sama-sama digunakan untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris, terutama untuk kebutuhan studi, beasiswa, pekerjaan, hingga keperluan internasional lainnya. Meski tujuannya serupa, cara peserta mengerjakan tes, bentuk Speaking, sistem penilaian, hingga karakter soal keduanya tidak sama.
Memahami perbedaan TOEFL dan IELTS sejak awal akan membantu kamu menentukan tes yang sesuai dengan persyaratan institusi sekaligus gaya mengerjakan ujian. LBI FIB UI juga menjelaskan bahwa keduanya sama-sama merupakan tes kemampuan bahasa Inggris, tetapi memiliki karakteristik dan pendekatan yang berbeda.
Baca juga: TOEFL Test Online: Cara Daftar, Jenis Tes, dan Ketentuan Resminya
Beda TOEFL dan IELTS

Perbedaan keduanya tidak cukup dilihat dari negara asal atau aksen yang digunakan. TOEFL iBT dan IELTS sama-sama menguji Reading, Listening, Speaking, dan Writing , tetapi metode pengerjaan serta cetakan yang berbeda. TOEFL iBT saat ini menggunakan format berbasis komputer dengan materi akademik, sedangkan IELTS tersedia dalam IELTS Academic dan General Training serta memiliki sesi Speaking bersama penguji.
| Aspek | TOEFL iBT | IELTS |
|---|---|---|
| Kemampuan | Membaca, Mendengarkan, Berbicara, Menulis | Mendengarkan, Membaca, Menulis, Berbicara |
| Cara tes | Berbasis komputer | Tersedia dalam beberapa metode pelaksanaan |
| Berbicara | Respons melalui perangkat | berbicara dengan penguji |
| Fokus | Kemampuan bahasa Inggris dalam konteks akademik | Akademik atau General Training sesuai kebutuhan |
| Skor 2026 | Skala 1–6; masa transisi juga menampilkan pembanding 0–120 | Skor band 0–9 |
| Durasi | Sekitar 2 jam | Sekitar 2 jam 45 menit untuk IELTS Academic |
| Jenis utama | TOEFL iBT | IELTS Akademik dan Pelatihan Umum |
Perbedaan Format dan Sistem Tes
TOEFL iBT
TOEFL iBT dikerjakan menggunakan komputer. ETS saat ini menyediakan tes di pusat tes resmi maupun TOEFL iBT Home Edition dengan pengawasan proktor.
Format TOEFL iBT terbaru tetap mengukur empat keterampilan, tetapi bentuk yang diperbarui telah diperbarui. ETS menyebutkan antara lain:
- Membaca: Lengkapi Kata-kata, Bacaan dalam Kehidupan Sehari-hari, dan Bacaan Teks Akademik.
- Mendengarkan: Mendengarkan dan Memilih Tanggapan, Percakapan, Pengumuman, dan Ceramah Akademik.
- Menulis: Membangun Kalimat, Menulis Email, dan Diskusi Akademik.
- Berbicara: Dengarkan dan Ulangi serta Ikuti Wawancara.
Tes berlangsung sekitar dua jam, walaupun jumlah item dan waktunya sedikit berbeda karena format tes bersifat adaptif.
IELTS
IELTS juga menguji Listening, Reading, Writing, dan Speaking. Untuk IELTS Academic, total waktu tes sekitar 2 jam 45 menit . Listening berlangsung sekitar 30 menit, Reading 60 menit, Writing 60 menit, dan Speaking sekitar 11–14 menit.
IELTS memiliki dua jalur utama, yaitu Academic dan General Training . Mendengarkan dan Berbicara sama untuk keduanya, sedangkan materi Membaca dan Menulis berbeda.
Baca juga: Cara Meningkatkan Skor dengan Trik Menjawab Soal Reading Comprehension TOEFL
Perbedaan Berbicara TOEFL dan IELTS

Bagian Speaking menjadi salah satu beda TOEFL dan IELTS yang paling mudah dirasakan peserta.
Pada TOEFL iBT, respon Speaking dilakukan menggunakan perangkat. Dalam format terbaru, ETS mencantumkan tugas seperti Listen and Repeat dan Take an Interview .
Sementara pada IELTS, Speaking dilakukan bersama penguji dan berlangsung sekitar 11–14 menit. Peserta perlu menjawab pertanyaan, membahas suatu topik, serta mengembangkan jawaban melalui percakapan.
Oleh karena itu, pengalaman ujiannya berbeda. TOEFL lebih cocok bagi peserta yang nyaman memberikan respon menggunakan perangkat, sedangkan IELTS memberikan pengalaman berbicara langsung dengan orang lain.
Perbedaan Membaca dan Mendengar
Membaca TOEFL
Membaca TOEFL iBT terbaru tidak hanya berupa teks akademik panjang. Format 2026 juga mencakup tugas seperti Menyelesaikan Kata-kata dan Membaca dalam Kehidupan Sehari-hari, selain Academic Passage.
Peserta tetap perlu memiliki kemampuan memahami:
- gagasan utama;
- informasi detail;
- hubungan antargagasan;
- kosakata berdasarkan konteks.
Tes Membaca IELTS
IELTS Academic memiliki Reading selama 60 menit. Jenis pertanyaannya dapat lebih beragam, tidak hanya pilihan ganda. Peserta dapat menemukan soal yang cocok, selesai, hingga pertanyaan berdasarkan informasi dalam teks.
Tes Mendengarkan TOEFL dan IELTS
Mendengarkan TOEFL terbaru dapat mencakup respons singkat, percakapan, pengumuman, serta pembicaraan akademis.
IELTS Listening terdiri dari empat bagian dengan total 40 pertanyaan. Audio IELTS juga dapat menggunakan beberapa aksen bahasa Inggris, termasuk Inggris, Australia, Selandia Baru, dan Amerika Utara.
Artinya, peserta IELTS perlu terbiasa mendengarkan variasi aksen, sedangkan peserta TOEFL perlu memahami bentuk Listening yang sesuai format ETS terbaru.
Perbedaan Penulisan TOEFL dan IELTS
Penulisan keduanya juga memiliki pendekatan yang berbeda.
Dalam TOEFL iBT terbaru, ETS mencantumkan tiga bentuk tugas utama:
- Susunlah sebuah kalimat;
- Tulis sebuah email;
- Menulis untuk Diskusi Akademik.
Bagian Penulisan memiliki sekitar 12 item dengan waktu dasar sekitar 23 menit.
Pada IELTS Academic, Writing berlangsung selama 60 menit dan terdiri dari dua tugas. Peserta perlu kemampuan menulis secara terstruktur sesuai proses yang dikembangkan.
Perbedaan ini membuat materi latihan sebaiknya tidak dicampur begitu saja. Jika akan mengikuti TOEFL iBT, gunakan contoh soal TOEFL terbaru. Begitu pula jika mengambil IELTS, latihan harus mengikuti format IELTS.
Baca juga: Simulasi TOEFL Online Gratis Latihan Soal dan Strategi Meningkatkan Skor
Perbedaan Sistem Skor TOEFL dan IELTS
Sistem penilaian merupakan bagian penting ketika membahas perbedaan TOEFL dan IELTS , terutama karena TOEFL mengalami perubahan pada tahun 2026.
Skor TOEFL iBT
Mulai 21 Januari 2026 , TOEFL iBT memberikan skor setiap section dan skor keseluruhan menggunakan skala 1–6 . Skor keseluruhan berasal dari rata-rata empat bagian kemudian dibulatkan ke setengah band terdekat.
Selama masa transisi dua tahun setelah Januari 2026, peserta juga menerima skor keseluruhan pembanding dalam skala lama 0–120 .
Skor IELTS
IELTS menggunakan sistem band skor 0–9 . Karena sistem penilaiannya berbeda, skor IELTS tidak dapat dibandingkan dengan TOEFL hanya berdasarkan angka.
Jika universitas mencantumkan persyaratan skor tertentu, ikuti nilai yang dinyatakan langsung oleh institusi tersebut.
Perbedaan Tujuan dan Jenis Tes
TOEFL iBT dirancang khusus untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris dalam konteks akademik. ETS menyatakan materi TOEFL iBT fokus pada penggunaan bahasa dalam lingkungan akademik.
Sementara IELTS memiliki dua pilihan utama.
IELTS Academic ditujukan antara lain bagi peserta yang akan melanjutkan pendidikan tinggi atau memerlukan registrasi profesional. IELTS General Training lebih diarahkan pada kebutuhan yang berbeda, termasuk konteks non-akademik tertentu. Membaca dan Menulis keduanya memiliki materi yang berbeda.
LBI FIB UI juga menjelaskan bahwa TOEFL dan IELTS saat ini sama-sama banyak digunakan untuk kebutuhan studi dan karir internasional. Oleh karena itu, anggapan sederhana bahwa “TOEFL hanya untuk Amerika” dan “IELTS hanya untuk Inggris atau Australia” sebaiknya tidak dijadikan patokan tunggal.
Baca juga: Perbedaan TOEFL iBT dan ITP: Format Tes, Materi, dan Kegunaannya
Memilih TOEFL atau IELTS Sesuai Kebutuhan
Sebelum mendaftar tes, langkah pertama adalah memeriksa persyaratan universitas, program beasiswa, perusahaan, atau lembaga yang dituju.
Jika institusi hanya menerima IELTS, mengambil TOEFL tentu tidak menyelesaikan persyaratan tersebut. Sebaliknya, jika mereka meminta TOEFL iBT dengan skor tertentu, fokuskan persiapan pada format TOEFL terbaru.
Setelah mengetahui tes yang diterima, terima pula:
- sistem Berbicara yang paling nyaman;
- bentuk soal Membaca dan Mendengarkan;
- Kemampuan Menulis;
- jadwal tes yang tersedia;
- biaya tes;
- target skor dari institusi tujuan.
Dengan demikian, pemilihan tes tidak hanya berdasarkan mana yang populer, tetapi berdasarkan kebutuhan yang benar-benar harus dipenuhi.
Mini FAQ TOEFL dan IELTS
Apa beda TOEFL dan IELTS yang paling utama?
TOEFL atau IELTS yang digunakan untuk kuliah luar negeri?
TOEFL Speaking dilakukan dengan penguji?
Berapa skor TOEFL iBT sekarang?
Berapa lama IELTS Academic?
kesimpulan
Beda TOEFL dan IELTS terlihat dari format tes, cara mengerjakan Speaking, jenis tugas, sistem skor, dan pilihan jenis ujian. TOEFL iBT fokus pada kemampuan bahasa Inggris untuk konteks akademik dan menggunakan format berbasis komputer, sementara IELTS menawarkan Academic dan General Training dengan sesi Speaking bersama penguji.
Untuk menentukan pilihan, jangan hanya berpatokan pada anggapan TOEFL digunakan di Amerika dan IELTS digunakan di Inggris atau Australia. Periksa terlebih dahulu tes dan skor yang secara resmi diterima oleh kampus, beasiswa, atau institusi tujuan, kemudian sesuaikan persiapan dengan format ujian terbaru.


