Banyak institusi pendidikan, perusahaan, dan lembaga beasiswa menggunakan sertifikat kemampuan bahasa Inggris sebagai salah satu dokumen pendukung. Salah satu jenis tes yang sering digunakan di Indonesia adalah TOEFL ITP karena memiliki format pengujian yang terstruktur dan mengukur kemampuan bahasa Inggris dalam konteks akademik.
Memahami TOEFL ITP adalah langkah awal bagi peserta yang ingin mengetahui fungsi, format tes, serta kemampuan apa saja yang dinilai. Tes ini tidak hanya mengukur kemampuan memahami bahasa Inggris, tetapi juga menilai kemampuan peserta dalam memahami tata bahasa dan teks akademik.
Baca juga: Skor TOEFL 500 Artinya Level Apa? Simak Penjelasannya
TOEFL ITP Adalah Tes Kemampuan Bahasa Inggris Berbasis Institusi
TOEFL ITP adalah tes bahasa Inggris yang dikembangkan oleh ETS (Educational Testing Service) dan digunakan oleh berbagai institusi untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris seseorang dalam konteks akademik.
ITP merupakan singkatan dari Institutional Testing Program, yaitu program tes TOEFL yang diselenggarakan oleh institusi tertentu menggunakan standar dan materi dari ETS. Tes ini banyak digunakan oleh universitas, lembaga pendidikan, dan organisasi untuk kebutuhan internal seperti penilaian kemampuan bahasa Inggris peserta.
Berbeda dengan TOEFL iBT yang digunakan untuk keperluan internasional dan menguji kemampuan berbicara serta menulis secara langsung, TOEFL ITP berfokus pada tiga kemampuan utama:
- Listening Comprehension;
- Structure and Written Expression;
- Reading Comprehension.
TOEFL ITP menggunakan format pilihan ganda dan umumnya dikerjakan dalam bentuk paper-based test.
Baca juga: Skor Maksimal TOEFL ITP dan iBT Struktur Tes dan Cara Mencapainya
Bagian Tes dalam TOEFL ITP
TOEFL ITP terdiri dari tiga bagian utama yang masing-masing memiliki tujuan pengukuran berbeda.
| Bagian Tes | Kemampuan yang Dinilai |
|---|---|
| Listening Comprehension | Kemampuan memahami percakapan dan informasi dalam bahasa Inggris |
| Structure and Written Expression | Kemampuan memahami aturan tata bahasa Inggris |
| Reading Comprehension | Kemampuan memahami teks tertulis dalam bahasa Inggris |
Listening Comprehension

Bagian Listening mengukur kemampuan peserta dalam memahami bahasa Inggris yang disampaikan melalui percakapan maupun dialog.
Peserta akan mendengarkan audio kemudian menjawab pertanyaan berdasarkan informasi yang didengar. Kemampuan yang diuji meliputi:
- memahami ide utama;
- menemukan informasi detail;
- memahami maksud pembicara;
- menarik kesimpulan dari percakapan.
Structure and Written Expression
Bagian Structure menguji pemahaman peserta terhadap tata bahasa Inggris.
Materi yang sering berkaitan dengan bagian ini meliputi:
- penggunaan tenses;
- susunan kalimat;
- subject dan verb;
- klausa;
- kesesuaian struktur kalimat.
Peserta perlu memahami aturan grammar untuk menentukan pilihan kalimat yang paling tepat.
Reading Comprehension

Reading Comprehension mengukur kemampuan memahami bacaan dalam bahasa Inggris.
Peserta akan menghadapi berbagai teks dengan pertanyaan yang berkaitan dengan:
- gagasan utama;
- informasi detail;
- arti kata berdasarkan konteks;
- kesimpulan bacaan.
Bagian ini membutuhkan kemampuan memahami informasi tertulis secara efektif.
Fungsi dan Kegunaan TOEFL ITP
TOEFL ITP banyak digunakan sebagai alat pengukuran kemampuan bahasa Inggris oleh institusi pendidikan maupun organisasi.
Beberapa kegunaan TOEFL ITP antara lain:
Syarat Akademik
Beberapa perguruan tinggi menggunakan skor TOEFL ITP sebagai salah satu persyaratan akademik, seperti syarat kelulusan, administrasi program tertentu, atau pengukuran kemampuan bahasa Inggris mahasiswa.
Seleksi Program Pendidikan
TOEFL ITP dapat digunakan dalam beberapa program pendidikan, termasuk program yang membutuhkan bukti kemampuan bahasa Inggris.
Evaluasi Kemampuan Bahasa Inggris
Institusi juga dapat menggunakan TOEFL ITP untuk mengetahui tingkat kemampuan bahasa Inggris peserta sebelum mengikuti program tertentu.
Namun, penggunaan skor TOEFL ITP tetap bergantung pada kebijakan masing-masing lembaga. Tidak semua institusi menerima TOEFL ITP untuk kebutuhan tertentu, sehingga peserta perlu memeriksa persyaratan yang berlaku.
Skor TOEFL ITP dan Sistem Penilaiannya
TOEFL ITP menggunakan sistem skor yang berbeda dengan beberapa jenis tes bahasa Inggris lainnya.
Skor TOEFL ITP berada pada rentang:
| Level | Rentang Skor |
|---|---|
| Level 1 | 310–677 |
| Level 2 | 200–500 |
Level yang digunakan biasanya disesuaikan dengan kebutuhan institusi penyelenggara.
Perhitungan skor TOEFL ITP tidak hanya berdasarkan jumlah jawaban benar, tetapi menggunakan sistem konversi skor yang telah ditentukan oleh ETS.
Karena setiap lembaga memiliki standar berbeda, tidak ada satu skor yang berlaku untuk seluruh kebutuhan. Peserta perlu mengetahui batas skor yang diminta oleh institusi tujuan.
Baca juga: Cara Atur Jadwal Agar Masa Berlaku TOEFL Tetap Valid
Perbedaan TOEFL ITP dengan TOEFL iBT
TOEFL ITP dan TOEFL iBT sama-sama mengukur kemampuan bahasa Inggris, tetapi memiliki format dan tujuan penggunaan yang berbeda.
| Perbedaan | TOEFL ITP | TOEFL iBT |
|---|---|---|
| Penyelenggara | Institusi menggunakan standar ETS | ETS melalui penyelenggara resmi |
| Format | Paper-based | Computer-based |
| Section | Listening, Structure, Reading | Reading, Listening, Speaking, Writing |
| Fokus | Kemampuan akademik reseptif | Kemampuan bahasa Inggris secara menyeluruh |
| Skor | 310–677 | 0–120 |
TOEFL ITP lebih banyak digunakan untuk kebutuhan internal institusi, sedangkan TOEFL iBT sering digunakan untuk kebutuhan internasional seperti pendaftaran universitas luar negeri.
Mini FAQ
TOEFL ITP adalah tes untuk apa?
Apakah TOEFL ITP sama dengan TOEFL iBT?
Berapa skor maksimal TOEFL ITP?
Apakah TOEFL ITP bisa digunakan untuk beasiswa?
Siapa yang menyelenggarakan TOEFL ITP?
Ringkasan
TOEFL ITP adalah tes kemampuan bahasa Inggris yang digunakan untuk mengukur kemampuan akademik seseorang melalui tiga bagian utama, yaitu Listening Comprehension, Structure and Written Expression, serta Reading Comprehension.
Tes ini banyak digunakan oleh institusi pendidikan dan organisasi sebagai alat evaluasi kemampuan bahasa Inggris. Meskipun memiliki nama yang sama dengan TOEFL iBT, TOEFL ITP memiliki format, sistem skor, dan tujuan penggunaan yang berbeda.
Memahami format dan fungsi TOEFL ITP membantu peserta mengetahui jenis tes yang akan dihadapi serta menyesuaikannya dengan kebutuhan akademik atau profesional.


