Berapa Skor TOEFL yang Bagus? Ini Panduan Nilai Ideal untuk Kuliah dan Karier

TOEFL Untuk Beasiswa

Berapa Skor TOEFL yang Bagus – Kemampuan berbahasa Inggris menjadi syarat penting dalam dunia pendidikan dan profesional, terutama bagi mereka yang ingin melanjutkan studi atau berkarier di luar negeri. Salah satu bentuk pengukuran kemampuan tersebut adalah TOEFL (Test of English as a Foreign Language). Namun, masih banyak yang bertanya-tanya: berapa sebenarnya skor TOEFL yang dianggap bagus? Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang standar skor TOEFL, jenis tes, serta nilai ideal untuk berbagai kebutuhan akademik dan karier.

Apa Itu TOEFL dan Fungsinya?

TOEFL adalah tes standar internasional yang digunakan untuk mengukur kemampuan seseorang dalam memahami dan menggunakan bahasa Inggris akademik. Tes ini dikembangkan oleh Educational Testing Service (ETS) dan diakui oleh lebih dari 11.000 universitas dan lembaga di 150 negara, termasuk Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Australia, dan beberapa negara di Asia.

TOEFL menjadi syarat utama untuk:

  • Penerimaan mahasiswa di universitas luar negeri.
  • Seleksi program beasiswa internasional.
  • Persyaratan imigrasi dan visa kerja di beberapa negara.
  • Penilaian kemampuan bahasa Inggris bagi profesional di bidang tertentu.

Tes TOEFL menilai empat keterampilan utama bahasa Inggris, yaitu Listening (mendengarkan), Reading (membaca), Writing (menulis), dan Speaking (berbicara).

Jenis-Jenis TOEFL yang Umum Digunakan

Jenis-Jenis TOEFL yang Umum Digunakan
sumber gambar: akademibahasa.sch.id

TOEFL memiliki beberapa format tes yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi peserta, antara lain:

  1. TOEFL iBT (Internet-Based Test)
    Merupakan versi paling umum dan diakui secara internasional. Tes ini dilakukan secara daring dan memiliki skor antara 0–120.
  2. TOEFL PBT (Paper-Based Test)
    Versi lama dari TOEFL yang menggunakan lembar kertas. Tes ini memiliki skor maksimal 677, namun kini sudah jarang digunakan.
  3. TOEFL ITP (Institutional Testing Program)
    Tes yang digunakan secara internal oleh lembaga pendidikan atau institusi. Skornya tidak berlaku untuk pendaftaran universitas luar negeri, tetapi sering digunakan di dalam negeri sebagai syarat kelulusan atau rekrutmen kerja.

Berapa Skor TOEFL yang Dianggap Bagus?

Penilaian “skor bagus” tergantung pada tujuan peserta mengikuti tes. Tidak ada batas nilai tunggal yang mutlak, tetapi secara umum, berikut panduan skor TOEFL iBT berdasarkan kebutuhan:

Kategori TujuanRentang Skor iBTKeterangan
Universitas luar negeri (program sarjana)60 – 80Minimum diterima di beberapa universitas internasional.
Universitas luar negeri (program pascasarjana)80 – 100Standar umum untuk program magister dan doktoral.
Beasiswa internasional (seperti LPDP, Fulbright, Erasmus)90 – 110Skor kompetitif untuk seleksi beasiswa bergengsi.
Karier profesional atau perusahaan multinasional85 – 100Dianggap menunjukkan kemampuan komunikasi profesional.
Imigrasi dan visa kerja60 – 90Tergantung pada persyaratan negara tujuan.

Secara umum, skor di atas 90 pada TOEFL iBT sudah termasuk kategori bagus, sedangkan di atas 100 dianggap sangat baik dan kompetitif di tingkat global.

Rincian Penilaian TOEFL iBT

Setiap bagian tes TOEFL iBT memiliki skor maksimal 30 poin, dengan total keseluruhan 120 poin. Berikut pembagiannya:

Bagian TesSkor MaksimalKemampuan yang Dinilai
Reading30Pemahaman terhadap teks akademik dan konteks bacaan.
Listening30Kemampuan memahami percakapan dan kuliah akademik.
Speaking30Keterampilan berbicara dalam konteks akademik dan sosial.
Writing30Kemampuan menulis esai argumentatif dan analitis.

Universitas ternama seperti Harvard University dan Stanford University biasanya mensyaratkan skor minimum 100, sedangkan universitas lain yang lebih fleksibel menerima skor mulai dari 70–80.

Tips untuk Meningkatkan Skor TOEFL

Tips untuk Meningkatkan Skor TOEFL
sumber gambar: rri.co.id

Mendapatkan skor TOEFL yang tinggi membutuhkan strategi belajar yang efektif. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan:

  1. Kenali format dan tipe soal TOEFL.
    Pemahaman struktur ujian membantu mengatur waktu dan fokus pada bagian yang menantang.
  2. Perbanyak latihan soal dan simulasi.
    Gunakan sumber resmi dari ETS atau platform latihan daring untuk membiasakan diri dengan gaya soal TOEFL.
  3. Perkuat kemampuan vocabulary dan grammar.
    Penguasaan tata bahasa dan kosakata akademik akan sangat membantu dalam Writing dan Speaking.
  4. Biasakan diri mendengar dan membaca materi berbahasa Inggris.
    Dengarkan podcast, berita, atau kuliah online berbahasa Inggris untuk melatih Listening dan Reading.
  5. Pertimbangkan mengikuti kursus persiapan TOEFL.
    Bimbingan profesional dapat membantu mengidentifikasi kelemahan dan meningkatkan skor secara signifikan.

Mengetahui berapa skor TOEFL yang bagus sangat penting sebelum mendaftar ke universitas, beasiswa, atau pekerjaan impian. Secara umum, skor di atas 90 sudah mencerminkan kemampuan bahasa Inggris yang baik, sementara skor 100 ke atas menunjukkan tingkat kemahiran yang tinggi dan siap bersaing di level internasional.

Dengan persiapan yang matang, latihan teratur, dan strategi yang tepat, memperoleh skor TOEFL yang bagus bukanlah hal yang mustahil. TOEFL bukan sekadar tes, tetapi investasi jangka panjang untuk membuka peluang studi dan karier di tingkat global.

Referensi

  1. Educational Testing Service (ETS). (2024). TOEFL iBT Test Overview. Diakses dari https://www.ets.org/toefl
  2. Kaplan Test Prep. (2023). Understanding TOEFL Scores and Requirements. New York: Kaplan Publishing.
  3. The Princeton Review. (2024). What Is a Good TOEFL Score? Diakses dari https://www.princetonreview.com
  4. IDP Education. (2023). TOEFL Score Requirements for Universities Worldwide.
  5. Studyportals. (2024). Minimum TOEFL Scores for Top Universities 2024.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *