Dalam era persaingan global yang semakin ketat, kemampuan berbahasa Inggris menjadi salah satu kompetensi utama yang diperlukan untuk menembus jalur studi, karier, dan beasiswa di lingkungan internasional. Tes TOEFL, khususnya bagian grammar yang sering hadir dalam Structure and Written Expression pada Paper-Based TOEFL (PBT), menjadi tolok ukur penting menunjukkan penguasaan bahasa Inggris secara teknis dan akademis.
Bagi para peserta persiapan TOEFL di Indonesia, menguasai grammar bukan sekadar soal menghafal aturan, tetapi strategi penting untuk mencapai skor tinggi yang dapat membuka peluang lebih luas mulai dari penerimaan universitas hingga aplikasi beasiswa bergengsi seperti LPDP maupun Fulbright.
Daftar Isi
Fokus Grammar TOEFL

Salah satu kunci utama untuk mencapai skor tinggi dalam TOEFL ITP terletak pada penguasaan grammar yang kuat dan terstruktur. Tanpa pemahaman yang baik terhadap aturan dasar hingga lanjutan, peserta akan kesulitan menghadapi berbagai bentuk soal yang menjebak. Oleh karena itu, penting untuk memfokuskan persiapan pada aspek-aspek grammar yang paling sering muncul dan berpotensi menjadi sumber kesalahan, seperti yang akan dibahas berikut ini.
1. Subjek dan Kata Kerja
Kesepakatan antara subjek dan kata kerja atau subject-verb agreement sering menjadi medan pertempuran dalam TOEFL. Ketelitian dalam mengenali subjek utama sangat penting, karena frase tambahan bisa mengelabui peserta untuk memilih kata kerja yang salah. Misalnya, kalimat “The box of books is heavy” benar, bukan sebaliknya.
Kesalahan ini bisa mengurangi nilai meskipun sangat sederhana. Jadi, apakah kamu sudah yakin memakai kata kerja yang tepat saat membaca kalimat kompleks?
2. Penggunaan Waktu Kata Kerja
Tenses menjadi ujian teknis karena harus menyesuaikan dengan konteks waktu kejadian. Perbedaan “She has visited the campus” dengan “She visited the campus yesterday” mungkin tampak sepele, tetapi sering membingungkan peserta saat tes. Biasakan menganalisa konteks sehingga dapat menentukan bentuk yang benar.
Ini bukan hanya soal hafalan, tapi kemampuan mengenali pola kalimat. Latihan rutin akan membantu mengenali kapan memakai simple present, past tense, atau perfect tense.
3. Penempatan Kata Sifat dan Kata Keterangan
Kata sifat dan kata keterangan harus tepat penggunaannya agar makna kalimat tidak berubah. Contoh: “a beautiful, old house” bukan “an old beautiful house” untuk menjaga kesejajaran dan makna yang alami. Jangan sampai kata sifat menjadi kata keterangan yang salah, karena ini sering terlewat.
Memahami tingkatan perbandingan kata sifat juga kunci, seperti perbedaan antara “more intelligent” dan “most intelligent” yang harus sesuai situasi kalimat.
4. Penggunaan Preposisi dan Pronomina
Preposisi menjadi titik lemah karena perbedaan logika dengan bahasa Indonesia. Apakah kamu tahu kapan harus menggunakan “in”, “on”, atau “at”? Kesalahan dalam preposisi bisa merubah makna kalimat dan berakibat fatal pada skor.
Selain itu, pronomina yang tepat seperti “he”, “she”, dan “they” harus sesuai dengan fungsi dan konteks kalimat agar membawa arti yang benar.
5. Struktur Kalimat Kompleks dan Paralelisme
Kalimat dengan klausa dependen dan independen menguji pemahaman lebih dalam. Penggunaan struktur paralel, misalnya dalam “running and jumping”, harus konsisten agar kalimat tidak aneh dan tetap koheren.
Penguasaan ini menunjukkan tingkat kedalaman pemahaman grammar yang sangat diperlukan dalam tes TOEFL.
Strategi Persiapan Grammar
Setelah memahami berbagai aspek grammar yang sering muncul dalam TOEFL ITP, langkah berikutnya adalah menerapkan strategi belajar yang tepat agar kemampuan tersebut benar-benar terasah. Tanpa metode yang efektif, pemahaman teori saja tidak cukup untuk menghadapi tekanan waktu dan kompleksitas soal. Berikut beberapa strategi persiapan grammar yang bisa kamu terapkan secara konsisten.
1. Latihan Mengenali Bagian Kalimat
Cara terbaik adalah rutin berlatih membedakan subjek, kata kerja, dan objek dalam kalimat kompleks. Membaca dengan suara keras bisa membuat pemahaman lebih lengkap dan memperkuat insting tata bahasa yang tepat ketika menjawab soal TOEFL.
Teknik ini juga membantu mengurangi kebingungan saat menghadapi soal dengan alternatif jawaban yang mirip.
2. Memilih Sumber Belajar yang Tepat
Gunakan materi pembelajaran berbahasa Indonesia yang mudah dipahami seperti video tutorial dari Ali Fikrie atau tutorial lain yang menjelaskan grammar dalam konteks TOEFL. Beberapa platform online juga menyediakan kursus yang disesuaikan dengan format soal PBT.
Memanfaatkan sumber belajar lokal sekaligus terpercaya membantu mengeksplorasi contoh soal dan trik menghindari jebakan yang kerap muncul.
3. Memahami Pola Soal dan Tips
Memahami pola soal grammar dalam TOEFL sangat membantu mempercepat proses menjawab. Karena tidak ada penalti negatif, tidak ada salahnya menebak bila ragu. Fokuslah pada jawaban yang paling tepat secara tata bahasa dan konteks.
Berlatih menjawab 15-25 soal tiap hari dapat meningkatkan waktu respon dan ketepatan dalam memilih jawaban.
4. Meningkatkan Kebiasaan Membaca dan Menulis
Membaca artikel berbahasa Inggris secara rutin membantu mengenal struktur kalimat yang alami dan memperluas kosakata. Selain itu, menulis esai atau ringkasan singkat dalam bahasa Inggris memperkuat pemahaman dan penerapan aturan grammar secara praktis.
Kegiatan ini juga berkontribusi positif pada kemampuan menulis, yang penting terutama untuk TOEFL iBT.
Peran Grammar dan Kesuksesan

Penguasaan grammar dalam tes TOEFL bukan hanya soal angka, melainkan representasi kemampuan komunikasi yang dibutuhkan di dunia akademik dan profesional internasional. Skor tinggi pada bagian grammar menandakan kesiapan mengikuti perkuliahan dan menyusun komunikasi yang tepat.
Bahkan, kesalahan kecil seperti penempatan preposisi yang salah bisa mengurangi skor secara signifikan, hingga puluhan poin. Ini menunjukkan betapa pentingnya latihan yang terstruktur dan analisis kesalahan secara kritis.
Bagi peserta yang juga mengikuti TOEFL iBT, pondasi grammar yang kuat memudahkan adaptasi pada format soal terintegrasi di listening dan speaking. Jadi, sudah siapkah kamu meningkatkan kualitas grammar agar tidak hanya pintar menghafal, tapi juga mampu menganalisis dan memperbaiki kesalahan dengan tepat dan cepat?
Dengan strategi belajar yang konsisten dan pemanfaatan sumber yang relevan, skor grammar TOEFL dapat meningkat signifikan. Ini membuka lebih banyak peluang bagi pelajar dan profesional Indonesia untuk berkiprah di dunia internasional dengan percaya diri.
Baca juga: Cara Tes TOEFL Persiapan Efektif Raih Skor Maksimal!
Sumber referensi
- SCRIBD.COM – TOEFL Untuk Persiapan
- Y-AXIS.COM – Grammar Rules to Rise Your TOEFL Score
- UBAYA GLOBAL ACADEMY – TOEFL Preparation Course
- IELC.CO.ID – TOEFL Course and Preparation
- ESL-LOUNGE.COM – TOEFL Grammar Practice


