Mau Kuliah S2 di Luar Negeri? Jangan Salah Pilih TOEFL! Ini TOEFL untuk S2 Luar Negeri

toefl untuk s2 luar negeri

Melanjutkan studi S2 di luar negeri umumnya membutuhkan bukti kemampuan bahasa Inggris, terutama jika program perkuliahan menggunakan bahasa Inggris. Salah satu tes yang banyak digunakan adalah TOEFL iBT, tetapi skor minimum tidak ditetapkan secara seragam untuk seluruh universitas dan program studi.

ETS menyebutkan bahwa persyaratan skor TOEFL dapat berbeda berdasarkan institusi, program, dan jenjang pendidikan. Karena itu, calon mahasiswa perlu melihat ketentuan resmi program master yang dituju, bukan hanya menggunakan satu angka sebagai patokan untuk seluruh universitas.

Jenis TOEFL yang Umum Digunakan untuk S2 Luar Negeri

Untuk pendaftaran S2 di luar negeri, TOEFL iBT menjadi salah satu tes kemampuan bahasa Inggris yang digunakan oleh universitas di berbagai negara. ETS menyatakan TOEFL iBT diterima oleh lebih dari 13.000 institusi di lebih dari 160 negara.

Namun, penerimaan TOEFL tidak berarti setiap universitas menerima semua jenis TOEFL dengan ketentuan yang sama. Program studi dapat menentukan tes dan skor minimum yang harus dipenuhi.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam persyaratan pendaftaran meliputi:

  • Jenis TOEFL yang diterima
  • Skor minimum keseluruhan
  • Skor minimum pada setiap bagian
  • Masa berlaku skor
  • Ketentuan TOEFL iBT Home Edition
  • Ketentuan pengiriman skor resmi dari ETS

TOEFL iBT Home Edition merupakan TOEFL iBT yang dikerjakan dari rumah. ETS menjelaskan bahwa Home Edition menggunakan tes yang sama dengan TOEFL iBT di test center sehingga skor dapat digunakan dengan cara yang sama oleh universitas yang menerimanya. Meski demikian, peserta tetap perlu mengecek kebijakan universitas atau program studi yang dituju.

Baca juga: Meningkatkan Skor TOEFL Minimal untuk Beasiswa LPDP

Kisaran Skor TOEFL untuk S2 Luar Negeri

Tidak ada satu skor TOEFL untuk S2 luar negeri yang berlaku bagi semua kampus. ETS menegaskan bahwa persyaratan minimum dapat berbeda berdasarkan institusi, program, dan jenjang pendidikan.

Sebagai gambaran, Stanford Graduate Admissions menetapkan minimum 90 pada skala TOEFL sebelum 21 Januari 2026 atau 4,5 pada skala baru untuk tes yang diambil mulai 21 Januari 2026 untuk pertimbangan penerimaan. Program pascasarjana tertentu dapat menetapkan batas yang lebih tinggi.

TOEFL SCORE COMPARISON
Perbandingan Skor TOEFL Stanford
Ketentuan skor sebelum dan mulai 21 Januari 2026.
Contoh Ketentuan TOEFL sebelum
21 Januari 2026
TOEFL mulai
21 Januari 2026
Stanford Graduate Admissions 90 4,5
Stanford untuk bebas English Placement Test 109 5,5
Catatan: Pastikan kembali ketentuan skor, jenis tes, dan kebijakan terbaru melalui laman resmi Stanford sesuai program yang dituju.

Angka tersebut bukan standar umum S2 luar negeri, melainkan contoh ketentuan Stanford. Program yang berbeda dapat menetapkan persyaratan yang berbeda pula.

ETS juga memberikan panduan konversi untuk membantu institusi memahami perubahan skala TOEFL iBT. Mulai 21 Januari 2026, skor TOEFL iBT menggunakan skala 1–6 dengan kenaikan 0,5. Selama masa transisi, laporan skor juga menampilkan skor pembanding pada skala 0–120.

Beberapa padanan yang tercantum dalam panduan ETS adalah:

TOEFL iBT SCORE GUIDE
Tabel Konversi Skor TOEFL iBT 2026
Perbandingan skala baru 1–6 dengan skala lama 0–120.
Skala TOEFL iBT 2026 Skala 0–120 yang Sebanding
Skor 6 114+
Skor 5,5 107+
Skor 5 95+
Skor 4,5 86+
Skor 4 72+
Skor 3,5 58+
Skor 3 44+
Catatan: Angka di atas merupakan tabel perbandingan yang dicantumkan sebagai acuan. Skala baru dan lama tidak selalu dapat dianggap sebagai konversi langsung untuk setiap kebutuhan; periksa panduan resmi ETS.

Angka tersebut merupakan rentang pembanding, bukan konversi satu banding satu. ETS menjelaskan bahwa beberapa skor pada skala 0–120 dapat berada dalam band yang sama pada skala 1–6.

Baca juga: Cara Efektif Meningkatkan Standar Nilai TOEFL untuk S3

Ketentuan Skor TOEFL per Universitas Bisa Berbeda

Perbedaan persyaratan menjadi hal penting ketika memilih kampus untuk S2. Dua universitas dapat sama-sama menerima TOEFL iBT, tetapi menetapkan skor minimum yang berbeda.

Bahkan dalam satu universitas, program pascasarjana dapat memiliki persyaratan tersendiri. Stanford, misalnya, menyatakan bahwa setiap graduate program dapat menetapkan minimum yang lebih tinggi sesuai bidang studinya.

Selain skor total, beberapa program juga memperhatikan section score. ETS merekomendasikan institusi mempertimbangkan skor setiap bagian karena nilai Reading, Listening, Speaking, dan Writing dapat memberikan informasi kemampuan bahasa Inggris yang lebih lengkap.

Karena itu, ketika mencari TOEFL untuk S2 luar negeri, jangan hanya mencari angka seperti 80, 90, atau 100. Periksa juga apakah program menetapkan batas tertentu untuk setiap kemampuan.

Contohnya, persyaratan dapat ditulis dalam bentuk:

  • TOEFL iBT minimum 90
  • TOEFL iBT minimum 4,5 pada skala baru
  • Minimum skor tertentu untuk Speaking
  • Minimum skor tertentu untuk Writing
  • TOEFL iBT Home Edition diterima atau tidak
  • Official score harus dikirim langsung melalui ETS

TOEFL untuk S2 Luar Negeri pada Sistem Skor 2026

Perubahan skala TOEFL iBT pada 2026 perlu diperhatikan oleh calon mahasiswa yang mendaftar S2. Untuk tes yang diambil mulai 21 Januari 2026, ETS menggunakan skala 1–6 untuk skor keseluruhan dan setiap section.

Skala tersebut diselaraskan dengan Common European Framework of Reference for Languages (CEFR). Dalam tabel ETS, skor 5 dan 5,5 berada pada level C1, sedangkan skor 6 berada pada level C2.

TOEFL ACADEMY
Tabel Skor TOEFL iBT 2026 ke CEFR
Kenali tingkat kemampuan bahasa Inggris berdasarkan skala skor TOEFL iBT terbaru.
Skor TOEFL iBT 2026 Level CEFR
6 C2
5,5 C1
5 C1
4,5 B2
4 B2
3,5 B1
3 B1
2,5 A2
2 A2
1,5 A1
1 A1
Catatan: Tabel ini menyajikan pemetaan skor TOEFL iBT 2026 ke level CEFR sesuai data yang dicantumkan. Untuk kebutuhan resmi seperti kuliah, beasiswa, atau pekerjaan, periksa kembali ketentuan lembaga tujuan dan panduan ETS.

Jika halaman penerimaan universitas masih mencantumkan persyaratan dalam skala lama 0–120, periksa bagaimana kampus tersebut menerapkan persyaratan untuk skor yang diperoleh setelah perubahan 2026. ETS menyediakan tabel perbandingan untuk membantu institusi dan peserta memahami kedua skala tersebut.

Yang paling aman adalah mengikuti persyaratan resmi program S2 yang dituju. Jangan menyimpulkan bahwa satu skor tertentu pasti berlaku untuk semua universitas atau negara.

Baca juga: Cara Efektif Maksimalkan Skor dengan Belajar TOEFL 30 Hari

Mini FAQ

Berapa skor TOEFL untuk S2 luar negeri?

Tidak ada satu skor yang berlaku untuk seluruh program S2 luar negeri. Persyaratan ditentukan oleh masing-masing universitas dan program studi. Karena itu, calon mahasiswa perlu melihat ketentuan resmi program yang dituju.

Apakah TOEFL iBT bisa digunakan untuk daftar S2 luar negeri?

Ya. TOEFL iBT digunakan oleh lebih dari 13.000 institusi di lebih dari 160 negara. Namun, peserta tetap perlu memastikan universitas dan program S2 yang dituju menerima TOEFL iBT.

Berapa skor TOEFL iBT yang setara dengan 90?

Pada panduan skala baru ETS, skor 4,5 memiliki rentang pembanding sekitar 86 atau lebih pada skala 0–120. Namun, persyaratan resmi tetap mengikuti kebijakan universitas atau program studi.

Apakah TOEFL iBT Home Edition bisa untuk daftar S2?

TOEFL iBT Home Edition menggunakan tes yang sama dengan TOEFL iBT di test center. Banyak universitas menerimanya, tetapi peserta tetap perlu mengecek ketentuan universitas atau program yang dituju.

Apakah skor TOEFL untuk semua universitas sama?

Tidak. Persyaratan TOEFL dapat berbeda berdasarkan universitas, program studi, dan jenjang pendidikan. Program tertentu juga dapat menetapkan minimum untuk section score.

Ringkasan

TOEFL untuk S2 luar negeri umumnya merujuk pada persyaratan kemampuan bahasa Inggris yang ditetapkan oleh universitas atau program pascasarjana. TOEFL iBT menjadi salah satu tes yang diterima secara luas, tetapi skor minimum tidak sama di setiap kampus.

Mulai 21 Januari 2026, TOEFL iBT menggunakan skala 1–6, dengan skor pembanding 0–120 yang tetap ditampilkan selama masa transisi. Contohnya, Stanford menggunakan minimum 4,5 untuk pertimbangan penerimaan pada tes yang diambil mulai tanggal tersebut, tetapi program tertentu dapat menetapkan batas lebih tinggi.

Karena itu, sebelum menggunakan sertifikat TOEFL untuk pendaftaran S2, cek langsung persyaratan resmi universitas dan program studi yang dituju, termasuk skor total, section score, jenis TOEFL, dan ketentuan Home Edition.

Sumber Referensi

  • ETS — TOEFL iBT Where to Study — informasi penerimaan TOEFL iBT dan perbedaan persyaratan antaruniversitas. ETS TOEFL iBT Where to Study
  • ETS — Setting TOEFL iBT Score Requirements — informasi mengenai penetapan skor minimum dan section score. ETS Score Requirements
  • ETS — TOEFL iBT Score Scale Update — informasi perubahan skala TOEFL iBT menjadi 1–6 pada 2026. ETS Score Scale Update
  • ETS — TOEFL iBT Home Edition Acceptance — ketentuan penggunaan skor TOEFL iBT Home Edition. ETS Home Edition Acceptance
  • Stanford Graduate Admissions — Test Scores — contoh persyaratan TOEFL untuk penerimaan program pascasarjana. Stanford Graduate Admissions Test Scores
Bagikan :

Artikel Terbaru Lainnya :

Cari Artikel

Cari artikel dan panduan belajar untuk menemukan berbagai informasi, tips, dan strategi seputar persiapan ujian.

Akses Bimbel Toefl Academy