Memahami perhitungan skor TOEFL merupakan langkah penting bagi siapa saja yang ingin meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dan meraih skor yang optimal untuk berbagai kebutuhan. Apakah kamu merasa sudah belajar dengan giat tapi belum tahu bagaimana skor TOEFL dihitung? Atau bingung bagian mana yang harus diprioritaskan untuk mendapatkan kenaikan nilai signifikan? Melalui artikel ini, kamu akan mendapatkan gambaran jelas tentang struktur tes TOEFL, jenis soal, serta bagaimana sistem perhitungan skornya bekerja, sehingga persiapanmu menjadi lebih terarah dan efektif.
Penting untuk dipahami bahwa tes TOEFL memiliki beberapa bagian dengan karakter soal berbeda yang diukur secara terpisah, kemudian digabung untuk menentukan skor akhir. Dengan mengenal lebih dalam tentang perhitungan skor TOEFL dan strategi pengerjaan setiap bagian, kamu bisa lebih percaya diri dan siap menghadapi ujian, baik TOEFL ITP maupun TOEFL iBT. Yuk, kita bahas secara lengkap mulai dari struktur tes hingga tips praktis meningkatkan skor TOEFL kamu!
Daftar Isi
1. Memahami Struktur dan Perhitungan Skor TOEFL

Sebelum mengetahui cara menghitung skor TOEFL, penting untuk memahami komponen apa saja yang diujikan dalam tes ini. TOEFL terdiri dari beberapa section utama yang mengukur kemampuan bahasa Inggris secara komprehensif. Pada TOEFL ITP (Institutional Testing Program), yang sering digunakan di Indonesia, terdapat tiga bagian utama, yaitu Listening Comprehension, Structure and Written Expression, dan Reading Comprehension. Sementara TOEFL iBT (Internet-Based Test) melengkapi dengan dua bagian tambahan: Speaking dan Writing.
Setiap bagian memiliki jumlah soal dan bobot nilai yang berbeda, sehingga skor akhir merupakan hasil penjumlahan dari skor setiap bagian yang telah diolah secara spesifik. Berikut ini rangkuman singkat tiap bagian dan cara perhitungan skornya:
1.1 Komponen Tes TOEFL ITP dan Rentang Skor
- Listening Comprehension: Menguji kemampuan mendengar dan memahami percakapan atau monolog dalam bahasa Inggris. Terdiri dari sekitar 50 soal dengan skor 31–68.
- Structure and Written Expression: Mengukur pengetahuan grammar dan tata bahasa melalui soal pilihan ganda. Terdiri dari 40 soal dengan skor 31–68.
- Reading Comprehension: Menguji kemampuan membaca, mencari ide pokok, detail, dan membuat inferensi dari teks. Terdiri dari 50 soal dengan skor 31–67.
Skor total TOEFL ITP biasanya berkisar antara 310 hingga 677, yang merupakan jumlah dari ketiga bagian di atas, setelah dilakukan konversi nilai berdasarkan aturan standar ETS (Educational Testing Service).
1.2 TOEFL iBT dan Sistem Penghitungan Skor
TOEFL iBT (Internet-Based Test) terdiri dari empat section, yaitu Reading, Listening, Speaking, dan Writing. Setiap section dinilai pada skala 0–30, sehingga skor total TOEFL iBT berada pada rentang 0–120.
Berbeda dengan TOEFL ITP, TOEFL iBT tidak memiliki section Structure and Written Expression. Kemampuan tata bahasa (grammar) tidak diuji melalui section tersendiri, melainkan menjadi bagian dari penilaian kemampuan berbahasa secara keseluruhan, terutama pada bagian Speaking dan Writing.
Sistem penilaian TOEFL iBT menggunakan kombinasi penilaian otomatis berbasis AI dan penilaian oleh penilai (human raters) yang telah dilatih oleh ETS, khususnya pada bagian Speaking dan Writing. Sementara itu, bagian Reading dan Listening dinilai berdasarkan jumlah jawaban yang benar, kemudian dikonversi menjadi scaled score. Keempat skor section tersebut dijumlahkan untuk menghasilkan skor total TOEFL iBT dengan rentang 0–120.
Baca juga: Nilai TOEFL Standar Berapa? Ketahui Target Skor dan Cara Mencapainya
2. Bagaimana Perhitungan Skor TOEFL Dilakukan?
Skor TOEFL tidak dihitung berdasarkan jumlah jawaban benar saja, melainkan ada proses penyesuaian (scaled scoring) agar hasilnya valid dan adil untuk semua peserta. Setiap bagian tes memiliki skala nilai sendiri sebelum dijumlahkan menjadi skor total.
2.1 Skor Mentah vs Skor Skala
Skor mentah (raw score) adalah jumlah jawaban benar yang didapat peserta pada suatu bagian. Contohnya, bila di bagian Listening dari 50 soal, kamu benar menjawab 40 soal, maka skor mentah kamu adalah 40. Namun, skor mentah ini kemudian diubah menjadi skor skala menggunakan tabel konversi yang sudah disediakan oleh ETS.
Perubahan ini penting karena tingkat kesulitan soal bisa berbeda antar tes. Misalnya, pada satu tes, menjawab 40 soal benar mungkin setara dengan skor 57, sementara pada tes lain mungkin 58. Konversi ini memastikan skor yang kamu dapatkan mencerminkan kemampuan secara akurat.
2.2 Contoh Perhitungan Skor TOEFL ITP
Untuk memahami cara menghitung skor TOEFL ITP, perlu diketahui bahwa skor mentah (raw score) pada setiap section terlebih dahulu dikonversi menjadi scaled score menggunakan tabel konversi yang ditetapkan oleh ETS. Hasil konversi dapat berbeda pada setiap bentuk tes karena tingkat kesulitan soal tidak selalu sama.
Sebagai ilustrasi, misalkan hasil konversi skor seorang peserta adalah sebagai berikut:
- Listening: 40 jawaban benar → scaled score 57
- Structure and Written Expression: 35 jawaban benar → scaled score 60
- Reading Comprehension: 38 jawaban benar → scaled score 58
Jumlah ketiga scaled score tersebut adalah:
57 + 60 + 58 = 175
Untuk memperoleh skor total TOEFL ITP, digunakan rumus resmi ETS:
Skor Total = (Listening + Structure + Reading) × 10 ÷ 3
Sehingga perhitungannya menjadi:
(57 + 60 + 58) × 10 ÷ 3 = 583
Dengan demikian, skor TOEFL ITP peserta tersebut adalah sekitar 583. Perlu diingat bahwa hasil konversi dari skor mentah ke scaled score dapat berbeda pada setiap bentuk tes, sehingga contoh di atas hanya bersifat ilustrasi.
3. Strategi Meningkatkan Skor TOEFL yang Efektif
Selain memahami struktur dan perhitungan skor TOEFL, kamu juga perlu menerapkan strategi belajar yang tepat agar skor bisa meningkat secara signifikan. Berikut beberapa pendekatan yang bisa kamu lakukan untuk setiap bagian tes TOEFL:
3.1 Listening Comprehension
Latihan mendengarkan percakapan, ceramah, dan diskusi dalam bahasa Inggris secara rutin akan meningkatkan kemampuan pemahamanmu. Fokus pada pengambilan ide utama, detail penting, dan sikap pembicara. Gunakan materi audio dari berbagai sumber untuk membiasakan telinga dengan aksen dan kecepatan yang berbeda.
3.2 Structure and Written Expression
Perdalam pemahaman grammar terutama tenses, clause, dan subject-verb agreement. Kerjakan latihan soal grammar secara rutin dan pelajari kesalahan yang sering terjadi agar tidak terulang. Kuasai konsep tata bahasa dan latihan soal dengan variasi bentuk kalimat.
3.3 Reading Comprehension
Melatih kemampuan membaca cepat (skimming dan scanning) sangat krusial. Latihan membaca artikel pendek dan menjawab pertanyaan yang menuntut pemahaman ide pokok, detail, serta membuat inferensi. Perbanyak membaca teks dengan topik yang beragam untuk menambah kosakata dan pemahaman konteks.
Manajemen waktu juga sangat berperan dalam semua bagian tes. Menguasai teknik menjawab cepat dan tepat akan berdampak positif pada skor akhir.
Untuk memperkuat persiapanmu, kamu bisa mengikuti latihan soal secara berkala dan simulasikan tes dengan waktu yang sama seperti ujian sesungguhnya. Platform belajar bahasa Inggris seperti TOEFL Academy https://app.toeflacademy.id/ juga menyediakan fitur latihan yang mendukung peningkatan kemampuan secara bertahap.
Baca juga: Nilai TOEFL Minimal untuk S1 Berapa? Ini Standar yang Wajib Kamu Ketahui

4. Hambatan Umum dalam Menghitung dan Meningkatkan Skor TOEFL
Salah satu tantangan utama dalam persiapan TOEFL adalah kurangnya pemahaman tentang bagaimana skor dihitung dan bagian mana yang membutuhkan fokus pembelajaran lebih. Banyak peserta mengalami kesulitan memaksimalkan skor meskipun sudah sering latihan karena teknik pengerjaan belum tepat atau manajemen waktu kurang efisien.
Sering kali, peserta terlalu fokus pada salah satu bagian dan mengabaikan bagian lain yang juga menentukan hasil akhir. Oleh karena itu, penting untuk belajar secara seimbang dengan menetapkan target capaian di tiap bagian dan mengevaluasi progress secara rutin.
4.1 Kesalahan yang Harus Dihindari
- Terburu-buru menjawab tanpa memahami soal dengan seksama.
- Kurang latihan soal yang bervariasi sehingga tidak terbiasa dengan pola soal berbeda.
- Tidak melakukan evaluasi hasil latihan sehingga tidak tahu kelemahan yang harus diperbaiki.
- Manajemen waktu yang tidak efektif saat simulasi tes.
Dengan menghindari hal-hal tersebut dan menggunakan pendekatan belajar yang strategis, perhitungan skor TOEFL dapat dimaksimalkan dengan hasil terbaik.
Mini FAQ
Bagaimana cara mengetahui skor TOEFL secara cepat setelah ujian?
Untuk TOEFL ITP, biasanya skor diumumkan setelah beberapa hari karena harus melalui proses konversi. TOEFL iBT terkadang memberikan hasil sementara pada hari yang sama, namun skor final dirilis beberapa hari kemudian.
Apakah skor TOEFL bisa meningkat tanpa mengikuti bimbingan khusus?
Bisa saja, asal kamu konsisten berlatih soal, mengevaluasi jawaban, dan mengatur waktu belajar dengan baik. Namun, bimbingan profesional sering membantu mempercepat peningkatan dengan arahan yang tepat.
Bagaimana menentukan target skor TOEFL yang realistis?
Sesuaikan target dengan kebutuhan beasiswa, pekerjaan, atau studi kamu. Pelajari passing grade yang dibutuhkan dan evaluasi kemampuan awal agar target sesuai kemampuan saat ini dan bisa dicapai dengan persiapan.
Apakah perbedaan yang signifikan antara TOEFL ITP dan TOEFL iBT?
TOEFL ITP fokus pada listening, grammar, dan reading, cocok untuk kebutuhan akademik domestik. TOEFL iBT mencakup speaking dan writing serta berbasis online, lebih komprehensif dan diakui secara internasional.
Kalau hasil tes TOEFL kurang memuaskan, bagaimana strategi terbaik untuk mencoba lagi?
Evaluasi setiap bagian yang nilainya rendah, fokus perbaiki kelemahan tersebut, latihan soal lebih banyak, dan coba simulasi tes dengan manajemen waktu baik sebelum ujian ulang.
Ringkasan
Perhitungan skor TOEFL didasarkan pada konversi nilai mentah dari tiga sampai lima bagian tes, tergantung jenis TOEFL yang diambil. Memahami struktur tes dan cara skoring membantu dalam mengarahkan fokus belajar secara efektif. Strategi latihan yang terencana, evaluasi rutin, dan manajemen waktu menjadi kunci keberhasilan meningkatkan skor TOEFL.
Teruslah belajar dengan konsisten dan evaluasi hasil latihanmu agar setiap sesi belajar membawa kemajuan nyata. Manfaatkan sumber belajar yang kredibel dan praktik simulasi ujian agar kamu siap menghadapi tes sesungguhnya. Semangat mempersiapkan diri, dan raih skor TOEFL terbaik untuk mendukung impian akademik atau karirmu!
Referensi Artikel
- TOEFL Official ETS
Sumber resmi dari ETS yang menjelaskan struktur TOEFL iBT, format tes, dan sistem penilaian skor. - TOEFL iBT Test Preparation
Panduan resmi persiapan TOEFL iBT termasuk penjelasan cara penilaian setiap section. - Understanding TOEFL Scores (ETS)
Penjelasan resmi tentang bagaimana skor TOEFL iBT dihitung (0–120) dan cara interpretasinya. - Magoosh TOEFL Guide
Sumber edukasi tambahan tentang strategi TOEFL, sistem scoring, dan tips meningkatkan skor.


