tes toefl berapa jam Rahasia Durasi Asli Biar Nggak Kewalahan!

Tes TOEFL Berlaku Berapa Lama

Tes TOEFL Berapa Jam – pertanyaan ini hampir selalu muncul di kepala para pejuang beasiswa dan pencari sertifikat TOEFL ITP bersertifikat, apalagi yang baru pertama kali ikut ujian resmi. Bukan cuma soal “berapa lama duduk di depan komputer atau kertas soal”, tapi juga soal kuat tidaknya fokus, telinga, dan mata kamu selama hampir dua jam (untuk TOEFL ITP) atau bahkan sampai lebih dari tiga jam (untuk format TOEFL iBT lama). Di era sekarang, ketika banyak kampus dan institusi di Indonesia mensyaratkan skor TOEFL ITP tertentu untuk wisuda, daftar S2, atau seleksi CPNS, memahami durasi dan ritme ujian itu sama pentingnya dengan belajar grammar dan vocabulary.

Berapa Jam Sih TOEFL Itu? Bedakan Dulu: TOEFL iBT vs TOEFL ITP

Berapa Jam Sih TOEFL Itu? Bedakan Dulu: TOEFL iBT vs TOEFL ITP

Sebelum membahas lebih jauh soal tes toefl berapa jam, kamu perlu membedakan dulu dua jenis TOEFL yang paling sering dibicarakan: TOEFL iBT dan TOEFL ITP. Banyak peserta yang masih tertukar, padahal durasi, format, dan fungsinya berbeda cukup jauh.

1. Durasi TOEFL iBT (Internet-Based Test) – Versi Terbaru dan Versi Lama

TOEFL iBT adalah tes resmi dari ETS yang paling sering dipakai untuk daftar kuliah ke luar negeri. Tes ini menguji empat kemampuan: Reading, Listening, Speaking, dan Writing. Nah, jawaban untuk tes toefl berapa jam di TOEFL iBT ternyata tidak satu angka saja, karena ada format terbaru dan format lama.

a. Format TOEFL iBT terbaru (lebih singkat, sekitar 116 menit)
Dalam format terkini, durasi TOEFL iBT sudah dipangkas sehingga lebih singkat dan terasa lebih “manusiawi”. Total waktu tes inti sekitar 116 menit atau kurang lebih 1 jam 56 menit, tanpa jeda istirahat panjang di tengah.

Pembagiannya kira-kira seperti ini:

  • Reading – 35 menit
    Kamu akan mengerjakan sekitar 2 teks bacaan, masing-masing sekitar 700 kata, dengan total 20 pertanyaan. Waktunya padat, jadi kamu tidak bisa terlalu lama “nyangkut” di satu soal. Di sinilah latihan skimming dan scanning sangat penting.
  • Listening – 36 menit
    Di sesi ini, kamu mendengarkan 3 ceramah (lectures) dan 2 percakapan (conversations) dengan total 28 pertanyaan. Rekaman hanya diputar sekali, jadi fokus adalah kunci. Banyak peserta yang merasa sesi ini paling menguras energi mental karena harus konsentrasi penuh tanpa bisa mengulang audio.
  • Speaking – 16 menit
    Ada 4 tugas speaking. Biasanya kamu diberi waktu 15–30 detik untuk bersiap, lalu 45–60 detik untuk menjawab tiap tugas. Walaupun hanya 16 menit, tekanan di sini cukup tinggi karena kamu harus berpikir cepat, menyusun kalimat, dan berbicara dengan jelas dalam waktu sangat terbatas.
  • Writing – 29 menit
    Terdiri dari 2 tugas: satu tugas terintegrasi (menggabungkan membaca/mendengar lalu menulis) dan satu tugas mandiri (opinion/argument). Waktu yang singkat menuntut kamu punya template dan struktur tulisan yang sudah terlatih.

Kalau kamu bertanya tes toefl berapa jam untuk iBT versi terbaru, jawaban resminya sekitar 116 menit. Namun, kalau dihitung dengan proses login, verifikasi identitas, cek perangkat (untuk home edition), dan instruksi awal, kamu bisa berada di depan layar sekitar 2,5 jam total. Jadi, siapkan stamina seolah-olah akan “maraton” dua setengah jam.

b. Format TOEFL iBT lama (sekitar 3–3,5 jam)
Beberapa sumber dan pengalaman peserta lama menyebutkan bahwa format iBT sebelumnya bisa memakan waktu sekitar 3 jam tanpa jeda, atau 3,5 jam dengan break 10 menit di tengah. Pembagian waktunya kira-kira:

  • Reading: 60–80 menit (36–56 soal)
  • Listening: 60–90 menit (34–51 soal)
  • Speaking: 20 menit (6 tugas)
  • Writing: 50 menit (20 menit integrated + 30 menit independent)

Kalau kamu menemukan cerita teman yang bilang tes toefl berapa jam itu sampai 3,5 jam, besar kemungkinan mereka merujuk ke format iBT lama. Sekarang, ETS sudah menyederhanakan durasi agar lebih efisien, tapi tetap menantang.

2. Durasi TOEFL ITP – Favorit Kampus dan Institusi di Indonesia

Sekarang kita masuk ke yang paling relevan untuk banyak pejuang sertifikat di Indonesia: TOEFL ITP. Ini adalah tes berbasis institusi (Institutional Testing Program) yang sering dipakai untuk:

  • Syarat kelulusan S1/S2 di kampus Indonesia
  • Seleksi beasiswa dalam negeri
  • Seleksi CPNS atau kenaikan pangkat di beberapa instansi
  • Persyaratan administrasi di lembaga-lembaga lokal

Berbeda dengan iBT, TOEFL ITP tidak menguji Speaking dan Writing. Tes ini fokus pada tiga kemampuan:

  • Listening Comprehension
  • Structure and Written Expression
  • Reading Comprehension

Nah, untuk menjawab tes toefl berapa jam khusus TOEFL ITP, kita bisa merujuk pada format resmi yang cukup konsisten: total durasi sekitar 115 menit atau 1 jam 55 menit. Tidak ada jeda istirahat resmi di tengah tes, jadi kamu akan “lari” hampir dua jam non-stop.

Strukturnya seperti ini:

  • Listening Comprehension – 35 menit – 50 soal
    Kamu akan mendengarkan berbagai dialog pendek, percakapan, dan ceramah singkat. Soal langsung dibacakan setelah audio, dan kamu harus menjawab dengan cepat. Karena audio hanya diputar sekali, banyak peserta merasa sesi ini paling menegangkan.
  • Structure and Written Expression – 25 menit – 40 soal
    Di bagian ini, kamu diuji kemampuan grammar dan struktur kalimat. Ada dua tipe soal: melengkapi kalimat dan menemukan kesalahan dalam kalimat. Waktunya hanya 25 menit untuk 40 soal, artinya rata-rata sekitar 37,5 detik per soal. Di sinilah latihan kecepatan dan penguasaan pola grammar sangat krusial.
  • Reading Comprehension – 55 menit – 50 soal
    Kamu akan membaca beberapa teks bacaan dan menjawab pertanyaan pemahaman. Durasi 55 menit untuk 50 soal berarti sekitar 1 menit lebih sedikit per soal. Kalau kamu lambat membaca, bagian ini bisa terasa sangat melelahkan, apalagi di akhir tes ketika otak sudah mulai capek.

Secara total, kalau ada yang bertanya tes toefl berapa jam untuk TOEFL ITP, jawaban resminya adalah 115 menit. Namun, di lapangan, beberapa penyelenggara di Indonesia (misalnya universitas besar seperti UI) mengalokasikan waktu sekitar 3,5 jam untuk keseluruhan rangkaian, termasuk:

  • Registrasi dan verifikasi identitas
  • Penjelasan tata tertib
  • Pengaturan teknis (untuk remote proctoring/online)
  • Pengumpulan lembar jawaban atau penutupan sesi

Artinya, kamu mungkin hanya mengerjakan soal sekitar 1 jam 55 menit, tetapi berada di ruang ujian (fisik atau virtual) selama kurang lebih 3 jam atau lebih. Ini penting untuk kamu antisipasi dari sisi stamina, makan, dan minum sebelum ujian.

Kenapa Durasi TOEFL Terasa Melelahkan? (Dan Bagaimana Mengatasinya)

Kenapa Durasi TOEFL Terasa Melelahkan? (Dan Bagaimana Mengatasinya)

Setelah tahu tes toefl berapa jam untuk masing-masing jenis, pertanyaan berikutnya biasanya: “Kenapa kok rasanya capek banget, ya?” Jawabannya bukan hanya karena angka jamnya, tetapi juga karena intensitas konsentrasi yang dibutuhkan.

1. Listening: Mental Block Saat Audio Mulai Jalan

Banyak peserta mengeluh bahwa begitu sesi Listening dimulai, pikiran langsung blank. Padahal, durasi Listening di TOEFL ITP “hanya” 35 menit, dan di TOEFL iBT sekitar 36 menit. Kenapa terasa berat?

  • Audio hanya diputar sekali
  • Aksen native speaker kadang terasa cepat
  • Tidak ada kesempatan untuk “pause” atau “rewind”
  • Kamu harus mendengarkan sambil membaca opsi jawaban

Akibatnya, walaupun tes toefl berapa jam secara total tidak sampai setengah hari, sesi Listening bisa menguras energi seperti lari sprint.

Cara mengatasi mental block di Listening:

  • Latihan dengan audio pendek setiap hari, bukan langsung audio panjang. Misalnya, mulai dari video 1–2 menit di YouTube, podcast pendek, atau listening practice singkat.
  • Biasakan telinga dengan berbagai aksen (American, British, dll.), tapi jangan terlalu perfeksionis. Fokus pada menangkap ide utama, bukan setiap kata.
  • Latih diri untuk tetap tenang ketika ketinggalan satu kalimat. Jangan panik. Fokus ke kalimat berikutnya, karena sering kali jawaban ada di bagian lain, bukan di kalimat yang terlewat.
  • Gunakan catatan singkat (note-taking) untuk TOEFL iBT. Tulis keyword saja, bukan kalimat lengkap, agar tidak ketinggalan audio.

Semakin sering kamu latihan dengan timer dan audio real, semakin kecil kemungkinan kamu “beku” saat ujian asli.

2. Structure: Waktu Singkat, Soal Banyak

Di TOEFL ITP, bagian Structure and Written Expression hanya 25 menit untuk 40 soal. Kalau dihitung, kamu punya sekitar 37,5 detik per soal. Di sinilah banyak peserta merasa “dikejar-kejar waktu”.

Padahal, secara teori, kalau kamu sudah mengenali pola grammar yang sering muncul, kamu tidak perlu membaca kalimat terlalu lama. Kamu cukup mencari “sinyal” tertentu, misalnya:

  • Apakah sudah ada subject dan verb?
  • Apakah bentuk verb sudah sesuai dengan tense dan subject?
  • Apakah ada parallel structure yang tidak seimbang?
  • Apakah ada preposition yang janggal?

Untuk menjawab tes toefl berapa jam secara mental di bagian Structure, sebenarnya bukan soal jam, tetapi soal seberapa cepat otakmu mengenali pola. Ini bisa dilatih dengan:

  • Mengelompokkan jenis soal grammar (tenses, clause, parallelism, comparison, dll.)
  • Menghafal contoh kalimat benar dan salah
  • Latihan mengerjakan 40 soal dengan timer 25 menit secara rutin

Kalau kamu sudah terbiasa, bagian Structure bisa menjadi “penyelamat skor” karena polanya relatif lebih bisa diprediksi dibanding Listening dan Reading.

3. Reading: Kelelahan di Ujung Tes

Di TOEFL ITP, Reading Comprehension berada di bagian terakhir dengan durasi 55 menit untuk 50 soal. Di TOEFL iBT, Reading justru di awal (35 menit), tetapi tetap membutuhkan konsentrasi tinggi. Banyak peserta mengeluh:

  • Mata lelah membaca teks panjang
  • Pikiran mulai melayang karena sudah capek dari sesi sebelumnya
  • Sulit fokus pada detail pertanyaan

Padahal, di sinilah banyak poin bisa “bocor” kalau kamu tidak hati-hati. Walaupun tes toefl berapa jam secara total mungkin terasa “hanya” dua jam, tetapi kalau kamu tidak terbiasa membaca teks bahasa Inggris panjang, 55 menit bisa terasa seperti selamanya.

Tips mengatasi kelelahan Reading:

  • Biasakan membaca teks bahasa Inggris setiap hari, minimal 10–15 menit. Tidak harus artikel akademik; bisa berita, blog, atau artikel edukasi.
  • Latih teknik skimming dan scanning:
    • Skimming: membaca cepat untuk menangkap ide utama per paragraf.
    • Scanning: mencari informasi spesifik yang diminta soal.
  • Jangan terlalu lama di satu soal. Kalau bingung, tandai (di kertas atau mental) dan lanjut dulu. Kembali lagi kalau masih ada waktu.
  • Jaga postur dan pernapasan. Kedengarannya sepele, tapi duduk terlalu tegang dan menahan napas bisa membuatmu cepat lelah.

Manajemen Waktu: Biar 115 Menit TOEFL ITP Terasa Lebih Terkendali

Sekarang, mari kita fokus ke TOEFL ITP yang durasinya 115 menit. Kalau kamu sudah tahu tes toefl berapa jam, langkah berikutnya adalah menyusun strategi agar setiap menitnya efektif. Ingat, ini bukan sekadar “bertahan hidup” selama hampir dua jam, tapi bagaimana memaksimalkan skor.

1. Listening (35 Menit): Fokus Penuh, Tanpa Lihat Jam

Di bagian Listening, kamu tidak bisa mengatur waktu sendiri karena ritme ditentukan oleh audio. Jadi, strategi utamanya adalah:

  • Datang (atau login) dalam kondisi segar. Jangan begadang malam sebelumnya.
  • Gunakan 1–2 menit awal untuk menenangkan diri. Tarik napas dalam, fokuskan pikiran.
  • Jangan terpaku pada satu kata yang tidak kamu mengerti. Fokus pada konteks keseluruhan.
  • Segera tandai jawaban begitu yakin. Jangan menunda, karena soal akan terus berjalan.

Di sesi ini, pertanyaan tes toefl berapa jam sebenarnya kurang relevan, karena yang lebih penting adalah seberapa siap telingamu menghadapi 35 menit audio nonstop.

2. Structure (25 Menit): Targetkan 30–35 Soal Pasti Benar

Dengan waktu 25 menit, kamu tidak harus memaksa semua soal dikerjakan dengan kecepatan sama. Strategi yang lebih realistis:

  • Bagi waktu menjadi dua putaran:
    • Putaran 1 (15 menit): Kerjakan soal-soal yang kamu anggap mudah/sedang. Jangan lebih dari 25–30 detik per soal.
    • Putaran 2 (10 menit): Kembali ke soal yang kamu ragu atau belum terjawab.
  • Gunakan “insting grammar” yang sudah dilatih. Kalau kamu sudah sering latihan, banyak soal bisa dijawab hanya dengan melihat struktur, tanpa membaca kalimat penuh.
  • Jangan kosongkan jawaban. Kalau waktu hampir habis, isi semua yang belum terjawab dengan tebakan terarah (misalnya pilih opsi yang secara grammar paling masuk akal).

Dengan cara ini, walaupun tes toefl berapa jam tidak bisa kamu ubah, kamu bisa mengatur “jam internal” di kepala agar setiap detik di bagian Structure lebih produktif.

3. Reading (55 Menit): Atur Ritme per Teks

Untuk 50 soal dalam 55 menit, kamu bisa membagi waktu seperti ini:

  • Misal ada 5 teks bacaan, masing-masing 10 soal.
  • Alokasikan sekitar 10–11 menit per teks:
    • 3–4 menit membaca teks (skimming)
    • 6–7 menit menjawab 10 soal

Strategi praktis:

  • Baca dulu pertanyaan secara cepat sebelum membaca teks, agar kamu tahu informasi apa yang perlu dicari.
  • Jangan baca teks kata per kata. Fokus pada kalimat topic sentence di awal paragraf dan kalimat penutup.
  • Kalau ada soal vocabulary in context, baca satu kalimat sebelum dan sesudah kata tersebut untuk menangkap makna.

Dengan latihan, kamu akan terbiasa mengatur ritme ini secara otomatis. Jadi, ketika orang lain masih panik memikirkan tes toefl berapa jam, kamu sudah tahu persis bagaimana memanfaatkan setiap menit.

TOEFL iBT vs TOEFL ITP: Mana yang Harus Kamu Pilih?

Setelah memahami tes toefl berapa jam untuk masing-masing jenis, mungkin kamu bertanya: “Saya sebaiknya ambil yang mana?”

TOEFL iBT:

  • Menguji 4 skill: Reading, Listening, Speaking, Writing
  • Skor 0–120
  • Dipakai luas untuk pendaftaran kuliah ke luar negeri
  • Durasi sekitar 116 menit (format terbaru), tapi total proses bisa mendekati 2,5–3 jam

TOEFL ITP:

  • Menguji 3 skill: Listening, Structure, Reading
  • Skor 310–677
  • Banyak dipakai untuk keperluan institusi lokal (kampus, lembaga, instansi)
  • Durasi 115 menit, tapi total rangkaian bisa sekitar 3–3,5 jam termasuk administrasi

Kalau tujuanmu adalah:

  • Beasiswa luar negeri / kuliah S1/S2/S3 di luar negeri → biasanya diminta TOEFL iBT.
  • Syarat wisuda, daftar S2 dalam negeri, atau seleksi kerja/CPNS → seringnya cukup TOEFL ITP.

Mengetahui tes toefl berapa jam untuk masing-masing jenis akan membantumu menyiapkan mental dan strategi belajar yang tepat. Jangan sampai kamu latihan Speaking mati-matian, padahal yang diminta kampus adalah TOEFL ITP yang tidak punya sesi Speaking sama sekali.

Latihan dengan Timer: Cara Termudah Melatih Otak dan Mental

Salah satu cara paling efektif untuk mengatasi rasa takut terhadap tes toefl berapa jam adalah membiasakan diri dengan simulasi durasi asli. Bukan hanya latihan soal, tapi juga latihan duduk dan fokus dalam waktu yang sama panjangnya.

1. Simulasi TOEFL ITP di Rumah

Coba lakukan ini seminggu sekali:

  1. Siapkan paket soal TOEFL ITP lengkap (Listening, Structure, Reading).
  2. Set timer:
    • Listening: 35 menit
    • Structure: 25 menit
    • Reading: 55 menit
  3. Jalankan semuanya tanpa jeda panjang, seolah-olah kamu sedang ikut tes resmi.

Awalnya, kamu mungkin merasa sangat lelah. Tapi setelah 2–3 kali simulasi, tubuh dan pikiranmu mulai terbiasa. Ketika hari H tiba, durasi 115 menit tidak lagi terasa menakutkan karena otakmu sudah “kenal” ritmenya.

2. Latihan Parsial dengan Fokus Spesifik

Selain simulasi penuh, kamu juga bisa latihan parsial:

  • Hari A: Fokus Listening 35 menit penuh
  • Hari B: Fokus Structure 25 menit penuh
  • Hari C: Fokus Reading 55 menit penuh

Tujuannya adalah melatih stamina di setiap bagian, sekaligus mengasah teknik khusus (misalnya note-taking di Listening, atau skimming di Reading).

Mengelola Kecemasan: Biar Durasi Panjang Tidak Bikin “Drop” di Tengah Jalan

Sering kali, masalah terbesar bukan pada tes toefl berapa jam, tetapi pada kecemasan yang menguras energi. Kamu mungkin sudah menguasai materi, tapi begitu duduk di ruang ujian, tiba-tiba:

  • Tangan dingin
  • Jantung berdebar
  • Pikiran sulit fokus
  • Merasa waktu berjalan terlalu cepat

Berikut beberapa cara sederhana untuk mengelola kecemasan:

  1. Persiapan yang realistis, bukan perfeksionis.
    Jangan menunggu “sempurna” baru berani daftar tes. Fokus pada kemajuan bertahap: hari ini lebih baik dari kemarin.
  2. Bangun rutinitas sebelum tes.
    Misalnya:
    • Tidur cukup malam sebelumnya
    • Sarapan ringan (jangan terlalu kenyang)
    • Datang atau login 30–45 menit lebih awal
    • Latihan napas dalam 2–3 menit sebelum tes dimulai
  3. Ubah cara pandang terhadap durasi.
    Alih-alih berpikir “Aduh, 115 menit lama banget”, coba ubah menjadi:
    • “Aku punya 115 menit untuk mengumpulkan skor sebanyak mungkin.”
    • “Setiap menit adalah kesempatan menambah poin.”
  4. Terima bahwa tidak semua soal harus sempurna.
    Dalam tes panjang seperti TOEFL, wajar kalau ada beberapa soal yang kamu tebak. Fokus pada soal yang bisa kamu jawab dengan yakin, jangan habiskan energi untuk menyesali satu soal yang terlewat.

Pada akhirnya, pertanyaan tes toefl berapa jam bukan lagi sesuatu yang menakutkan ketika kamu sudah memahami struktur, durasi, dan strategi di setiap bagiannya. Justru, dengan mengetahui detail ini, kamu bisa menyusun rencana belajar yang lebih terarah: kapan latihan Listening, berapa set Structure per hari, dan bagaimana membangun stamina Reading.

Baca Juga : Berapa biaya tes TOEFL terupdate trik hemat dan bocoran pola soal!

Sumber Referensi

  • ONESTOPENGLISHEDUCATION.COM – Durasi Tes TOEFL ITP & IBT: Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan?
  • TRYOUT.ID – Durasi Tes TOEFL: Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan untuk Menyelesaikannya?
  • LBLIA.COM – Panduan dan Tips Sukses Tes TOEFL Online
  • IELTS.IDP.COM – TOEFL Exam Format
  • ENGLISHVERSITY.SCH.ID – Format dan Struktur Tes TOEFL ITP
  • LBIFIB.UI.AC.ID – TOEFL ITP (Institutional Testing Program) Online Remote Proctoring

Program tes Toefl

Persiapan TOEFL tidak cukup hanya membaca materi.
Kamu perlu latihan terarah, simulasi real test, dan pembahasan yang mudah dipahami agar skor benar-benar meningkat.

📋 Cara Membeli dengan Mudah:

  1. Unduh Aplikasi TOEFL Academy
    Temukan aplikasi TOEFL Academy di Play Store atau App Store, atau akses langsung melalui website resmi.
  2. Masuk ke Akun Anda
    Login ke akun TOEFL Academy melalui aplikasi atau situs web.
  3. Pilih Paket yang Cocok
    Masuk ke menu “Beli”, lalu pilih paket TOEFL yang sesuai dengan target skor dan kebutuhan belajar Anda. Pastikan membaca detail setiap paket.
  4. Gunakan Kode Voucher
    Masukkan kode “SIAPTOEFL” untuk mendapatkan diskon Rp20.000 sesuai ketentuan promo.
  5. Selesaikan Pembayaran
    Pilih metode pembayaran yang tersedia dan selesaikan transaksi dengan aman.
  6. Aktivasi Cepat
    Paket akan aktif secara otomatis dalam waktu singkat setelah pembayaran berhasil.

🎯 Ayo Mulai Persiapan TOEFL Bersama TOEFL Academy

TOEFL Academy membantu kamu belajar lebih terarah agar skor benar-benar meningkat, bukan sekadar coba-coba soal.

Dengan TOEFL Academy, kamu akan mendapatkan:

  • Ribuan soal TOEFL dengan pembahasan mudah dipahami (teks & video)
  • Simulasi TOEFL sesuai format tes asli
  • Materi belajar TOEFL terstruktur dan terupdate
  • Latihan bertahap untuk meningkatkan skor secara konsisten
  • Progres belajar yang bisa dipantau

Gunakan kode voucher: SIAPTOEFL
Dapatkan diskon Rp20.000 dan mulai persiapan TOEFL dari sekarang.