Mengikuti tes TOEFL adalah langkah penting bagi banyak orang yang ingin mengembangkan kemampuan bahasa Inggrisnya, terutama untuk kebutuhan akademik maupun profesional. Namun, banyak di antara pemula yang sering bertanya-tanya, apakah tes TOEFL bisa diulang jika hasil yang diperoleh belum memuaskan? Pertanyaan ini sangat wajar mengingat pentingnya skor TOEFL yang baik untuk melengkapi syarat beasiswa, kerja, atau studi di luar negeri.
Pada artikel ini, kita akan membahas secara lengkap terkait struktur dan materi tes TOEFL, serta bagaimana strategi belajar yang efektif agar persiapan TOEFL berjalan optimal. Selain itu, kita juga akan mengupas apakah tes TOEFL bisa diulang dan bagaimana memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan skor secara konsisten. Dengan pemahaman yang jelas dan strategi yang tepat, kamu bisa memaksimalkan hasil tes TOEFL dan mencapai target yang diinginkan.
Daftar Isi
1. Menyelami Struktur dan Tahapan Tes TOEFL
Penting untuk memahami terlebih dahulu bagaimana tes TOEFL disusun agar persiapan bisa lebih terarah. Secara umum, ada dua format utama TOEFL yang sering digunakan, yaitu TOEFL ITP dan TOEFL iBT. TOEFL ITP lebih banyak menguji pemahaman dasar bahasa Inggris lewat tiga bagian utama, sedangkan TOEFL iBT lebih lengkap termasuk kemampuan berbicara dan menulis.
1.1 Komponen Utama Tes TOEFL ITP
TOEFL ITP terdiri dari tiga sesi utama:
- Listening Comprehension: Menguji kemampuan mendengar dan memahami percakapan maupun monolog dalam bahasa Inggris.
- Structure and Written Expression: Menguji tata bahasa dan pemahaman gramatikal dalam menulis dan struktur kalimat.
- Reading Comprehension: Menguji kemampuan memahami ide pokok, detail penting, dan membuat inferensi dari teks bacaan.
1.2 Format Lengkap TOEFL iBT
TOEFL iBT, yang berbasis internet, meliputi empat bagian:
- Listening: Sama seperti ITP, namun dengan format yang lebih interaktif dan variatif.
- Speaking: Mengukur kemampuan berbicara secara langsung dengan memberikan pertanyaan yang harus dijawab secara lisan.
- Reading: Fokus pada pemahaman bacaan akademik dengan tingkat kesulitan yang beragam.
- Writing: Menilai kemampuan menulis esai dengan argumen yang jelas dan struktural.
Memahami perbedaan struktur ini sangat penting agar kamu tahu bagian mana yang perlu mendapatkan perhatian lebih dalam proses persiapan.

2. Apakah Tes TOEFL Bisa Diulang? Ini Jawabannya
Menjawab pertanyaan utama, jawaban singkatnya adalah: ya, tes TOEFL bisa diulang. Baik TOEFL ITP maupun iBT tidak membatasi jumlah pengulangan tes. Peserta dapat mengambil tes berkali-kali sesuai kebutuhan untuk mencapai skor yang diinginkan. Ini menjadi kesempatan berharga agar kamu bisa memperbaiki skor setelah melakukan evaluasi dan perbaikan strategi belajar.
Akan tetapi, perlu diperhatikan bahwa beberapa lembaga atau institusi yang menerima skor TOEFL biasanya hanya mempertimbangkan hasil tes dengan masa berlaku tertentu, umumnya dua tahun. Oleh karena itu, penting untuk merencanakan pengulangan tes dengan matang dan memastikan persiapan yang lebih baik sebelum tes berikutnya.
Baca juga: Cara Efektif Meningkatkan Skor dengan Aplikasi Belajar TOEFL Online
3. Mengenal Materi Tes TOEFL yang Diujikan
Setiap bagian dalam tes TOEFL menguji kemampuan bahasa Inggris yang berbeda. Memahami materi yang diujikan akan membantu kamu memprioritaskan fokus belajar.
3.1 Grammar dan Structure
Bagian Structure and Written Expression menguji pemahaman tata bahasa, seperti penggunaan tenses, klausa, dan kesesuaian subjek-predikat (subject-verb agreement). Mengerjakan soal di bagian ini membutuhkan ketelitian dan pemahaman aturan bahasa Inggris yang kuat.
3.2 Vocabulary dan Sinonim
Kemampuan kosakata penting dalam semua section, terutama dalam Reading dan Listening. Memahami sinonim dan konteks kata sangat membantu dalam menjawab soal yang sering menggunakan sinonim atau frasa yang mirip untuk mengelabui peserta.
3.3 Listening Comprehension
Tes listening menguji kemampuan memahami percakapan sehari-hari maupun dialog akademik. Tantangan utama adalah menangkap inti pembicaraan, detail penting, dan tujuan pembicara. Latihan mendengarkan materi dalam berbagai aksen dan situasi sangat dianjurkan.
3.4 Reading Comprehension
Di bagian reading, peserta diuji untuk mengidentifikasi ide pokok, detail, arti kata dalam konteks, serta membuat inferensi berdasarkan teks. Kunci suksesnya adalah kemampuan membaca cepat dan akurat serta mempraktikkan teknik scanning dan skimming.
Baca juga: Cara Efektif Menguasai Kata Kerja untuk Skor TOEFL Lebih Baik
4. Strategi Persiapan TOEFL yang Efektif
Memulai persiapan TOEFL harus direncanakan secara sistematis. Mulailah dengan mengenali level kemampuan bahasa Inggris yang dimiliki melalui tes awal atau tryout.
Penyusunan jadwal belajar yang realistis sangat penting. Tentukan waktu belajar harian yang teratur, fokus pada bagian yang paling lemah, dan jangan lupa menyisipkan latihan soal TOEFL secara rutin untuk membiasakan diri dengan pola soal.
Selain latihan soal, tingkatkan kemampuan bahasa Inggris secara bertahap dengan membaca artikel, mendengarkan podcast berbahasa Inggris, serta berlatih menulis dan berbicara.
5. Pola Soal dan Tantangan Umum pada Tes TOEFL
Setiap bagian tes memiliki pola soal yang khas. Pada Listening, soal biasanya berupa pertanyaan berbasis percakapan singkat atau monolog. Bagian Structure sering menipu dengan opsi yang mirip, sehingga fokus detail sangat penting.
Reading memiliki tingkat kesulitan yang meningkat pada paragraf-paragraf akhir, di mana inferensi dan pemahaman konteks sangat diuji. Banyak peserta kesulitan pada bagian ini karena soal dirancang untuk menguji kemampuan berpikir kritis dalam bahasa Inggris.
Salah satu jebakan umum adalah terburu-buru saat mengerjakan soal tanpa membaca dengan teliti. Oleh karena itu, manajemen waktu menjadi kunci utama agar seluruh soal dapat diselesaikan dengan baik.

6. Pendekatan Efisien untuk Meningkatkan Skor TOEFL
Dalam mengerjakan tiap section, mulailah dengan menjawab soal yang paling mudah terlebih dahulu untuk menghemat waktu dan meningkatkan rasa percaya diri. Gunakan strategi eliminasi jawaban yang tidak mungkin untuk memperbesar peluang menjawab benar.
Manajemen waktu juga harus dilatih dengan ketat selama simulasi tes agar kamu bisa menyelesaikan semua soal hingga akhir tanpa terburu-buru. Teknik membaca cepat dan memindai kata kunci dalam soal sangat membantu dalam bagian Reading dan Listening.
Perlu diingat juga untuk selalu mengevaluasi hasil latihan dan mengidentifikasi area yang membutuhkan perbaikan. Konsistensi adalah kunci meningkatkan skor TOEFL secara signifikan.
Mini FAQ
Apakah skor TOEFL yang lama masih berlaku untuk pendaftaran beasiswa?
Skor TOEFL umumnya berlaku selama dua tahun. Jika sudah lewat masa berlaku, kamu perlu mengulang tes untuk mendapatkan skor yang valid.
Berapa kali saya boleh mengulang tes TOEFL?
Tidak ada batasan jumlah pengulangan tes TOEFL, kamu bisa mengulang sesuai kebutuhan untuk memperbaiki skor.
Bagaimana jika belum cukup waktu belajar sebelum tes ulang?
Fokuslah pada latihan soal serta perbaiki kelemahan utama agar hasil ulang lebih maksimal. Jangan khawatir, kualitas belajar lebih penting daripada kuantitas.
Apakah ada perbedaan kesiapan antara TOEFL ITP dan iBT?
TOEFL iBT lebih kompleks karena ada bagian speaking dan writing, sehingga persiapannya perlu dimaksimalkan terutama untuk dua skill tersebut.
Bagaimana cara mengurangi kecemasan saat tes TOEFL?
Persiapan yang matang dan simulasi tes secara rutin dapat membantu mengurangi rasa gugup saat hari ujian sebenarnya.
Ringkasan
Mengetahui bahwa tes TOEFL bisa diulang memberikan kesempatan bagi setiap peserta untuk terus memperbaiki skor sampai mencapai target. Memahami struktur tes dan materi yang diujikan menjadi pondasi utama dalam menyusun strategi belajar yang efektif. Dengan perencanaan yang baik, latihan rutin, serta evaluasi berkelanjutan, kamu dapat meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dan meraih skor TOEFL yang optimal.
Teruslah berusaha dan jangan ragu memanfaatkan kesempatan pengulangan tes jika diperlukan. Untuk bantuan persiapan lebih sistematis, kamu bisa mengakses platform belajar terpercaya seperti TOEFL Academy untuk latihan soal dan bimbingan yang lengkap.
Referensi
ETS TOEFL iBT Registration, Rescheduling, and Retaking the Test — Menjelaskan aturan resmi mengenai pengulangan (retake) TOEFL iBT, termasuk jeda minimal antar tes, pendaftaran ulang, serta informasi penting bagi peserta yang ingin meningkatkan skor.
ETS TOEFL iBT Scores — Menjelaskan masa berlaku skor TOEFL selama dua tahun, waktu keluarnya hasil tes, serta cara mengakses dan mengirimkan skor ke institusi tujuan.
Educational Testing Service (ETS) – TOEFL Test Content — Menjelaskan struktur lengkap TOEFL iBT, termasuk bagian Reading, Listening, Speaking, dan Writing beserta kompetensi yang diukur pada masing-masing section.
Magoosh TOEFL Blog – How Many Times Can You Take the TOEFL? — Membahas ketentuan pengulangan tes TOEFL, strategi sebelum mengikuti tes ulang, serta tips meningkatkan skor berdasarkan pengalaman dan panduan persiapan TOEFL.


