TOEFL ITP ETS menjadi salah satu tes kemampuan bahasa Inggris yang banyak digunakan dalam lingkungan pendidikan, program bahasa, beasiswa tertentu, hingga kebutuhan institusional. Berbeda dengan sekadar simulasi atau TOEFL Prediction, TOEFL ITP merupakan bagian dari TOEFL ITP Assessment Series yang dikembangkan oleh ETS. Tes utamanya mengukur Listening Comprehension, Structure and Written Expression, serta Reading Comprehension. Referensi yang kamu berikan juga menempatkan tiga kemampuan tersebut sebagai bagian utama yang perlu dipahami peserta sebelum mulai berlatih.
Hal penting lainnya adalah memahami format tes yang benar. TOEFL ITP ETS memiliki Level 1 dan Level 2, jumlah soal serta rentang skor keduanya berbeda. ETS juga menyediakan tes dalam format kertas maupun digital, sementara Speaking tersedia sebagai asesmen tambahan pada versi digital tertentu. Karena itu, sebelum mengejar skor tertentu, pastikan dahulu level tes, format, serta ketentuan institusi yang meminta hasil TOEFL.
TOEFL ITP ETS Itu Apa

TOEFL ITP merupakan singkatan dari Test of English as a Foreign Language Institutional Testing Program. Program ini berada dalam keluarga asesmen TOEFL dari ETS atau Educational Testing Service.
ETS menjelaskan TOEFL ITP sebagai asesmen kemampuan bahasa Inggris yang menggunakan konteks akademik dan sosial untuk mengevaluasi kemampuan peserta yang bukan penutur asli bahasa Inggris.
Berbeda dengan anggapan bahwa TOEFL ITP selalu hanya tersedia dalam bentuk paper-based test, ETS saat ini menyediakan format paper maupun digital. Kedua format Level 1 dan Level 2 tetap menguji kemampuan utama yang sama.
Perbedaan TOEFL ITP Level 1 dan Level 2
TOEFL ITP tidak hanya memiliki satu tingkat tes.
ETS membaginya menjadi:
Level 1: Intermediate to Advanced
Level 2: High Beginner to Intermediate
Perbedaan keduanya terlihat pada jumlah soal, durasi, tingkat kemampuan yang dinilai, serta rentang skornya.
Level 1 menjadi format yang sering dibicarakan ketika masyarakat Indonesia menyebut skor seperti 450, 500, 550, atau 600.
Sementara itu, Level 2 mempunyai rentang skor berbeda sehingga nilainya tidak boleh langsung dibandingkan dengan Level 1.
Jumlah Soal dan Durasi TOEFL ITP ETS
TOEFL ITP Level 1
Menurut ETS, struktur Level 1 adalah:
| Section | Jumlah Soal | Waktu | Rentang Skor |
|---|---|---|---|
| Listening Comprehension | 50 | 35 menit | 31–68 |
| Structure and Written Expression | 40 | 25 menit | 31–68 |
| Reading Comprehension | 50 | 55 menit | 31–67 |
| Total | 140 soal | 115 menit | 310–677 |
Jadi, TOEFL ITP ETS Level 1 terdiri dari 140 soal dengan waktu administrasi sekitar 115 menit.
TOEFL ITP Level 2
Struktur Level 2 berbeda:
| Section | Jumlah Soal | Waktu |
|---|---|---|
| Listening Comprehension | 30 | 22 menit |
| Structure and Written Expression | 25 | 17 menit |
| Reading and Vocabulary | 40 | 31 menit |
| Total | 95 soal | 70 menit |
Rentang skor total Level 2 adalah 200–500.
Karena itu, ketika melihat seseorang memperoleh skor TOEFL 500, pastikan dahulu apakah yang dimaksud adalah Level 1 atau Level 2.
Materi Listening Comprehension
Pada TOEFL ITP ETS Level 1, Listening Comprehension memiliki 50 soal dengan durasi sekitar 35 menit.
Peserta mendengarkan materi audio kemudian menjawab pertanyaan berdasarkan informasi yang didengar.
Kemampuan yang dibutuhkan bukan sekadar mengenali kosakata. Peserta juga perlu memahami:
- maksud pembicara;
- informasi penting;
- hubungan antaride;
- detail percakapan;
- kesimpulan berdasarkan informasi audio.
Referensi yang diberikan juga menekankan pentingnya menangkap detail dan maksud pembicara dalam bagian Listening.
Saat latihan, biasakan memahami makna keseluruhan percakapan daripada hanya menunggu satu kata yang terdengar sama dengan pilihan jawaban.
Baca juga: Panduan Cara Belajar TOEFL Cepat dan Mudah dengan Strategi Efektif
Materi Structure and Written Expression
Bagian Structure and Written Expression Level 1 terdiri dari 40 soal dengan waktu sekitar 25 menit.
Section ini menilai kemampuan mengenali struktur bahasa Inggris tertulis.
Materi latihan yang relevan antara lain:
subject-verb agreement, clause, verb form, passive voice, parallel structure, word form, conjunction, serta hubungan antarkomponen kalimat.
Referensi yang kamu berikan juga menekankan grammar seperti tenses, clauses, dan kesesuaian antara subjek dengan kata kerja sebagai area penting dalam persiapan Structure.
Namun, jangan hanya menghafalkan rumus grammar. Biasakan menganalisis struktur satu kalimat secara utuh untuk menentukan bagian yang benar atau salah.
Materi Reading Comprehension
Reading Comprehension Level 1 terdiri dari 50 soal dengan waktu sekitar 55 menit.
Pada bagian ini, peserta membaca teks kemudian menjawab pertanyaan berdasarkan informasi yang tersedia.
Bentuk kemampuan yang perlu dilatih antara lain:
main idea, factual information, vocabulary in context, reference, inference, dan hubungan antargagasan.
Karena jumlah bacaan dan soal cukup banyak, manajemen waktu sangat penting.
Teknik seperti skimming dapat membantu menemukan gambaran umum teks, sedangkan scanning berguna ketika perlu menemukan detail tertentu.
TOEFL ITP ETS Ada Speaking atau Tidak
Jawabannya perlu dibedakan.
Tes utama TOEFL ITP Level 1 dan Level 2 terdiri dari:
Listening + Structure and Written Expression + Reading.
Namun, ETS saat ini juga menyediakan TOEFL ITP Speaking Test sebagai asesmen tambahan yang tersedia bersama format digital Level 1 atau Level 2.
Tes Speaking tersebut memiliki:
4 tasks
dengan durasi sekitar:
15 menit
dan rentang skor:
31–68.
Jadi, mengatakan “TOEFL ITP sama sekali tidak memiliki Speaking” kurang tepat. Yang benar adalah Speaking bukan bagian dari tiga section utama Level 1 dan Level 2, tetapi ETS menyediakan asesmen Speaking tambahan pada format digital.
Sistem Skor TOEFL ITP ETS
TOEFL ITP tidak dihitung hanya dengan menjumlahkan jawaban benar kemudian menjadikannya skor akhir secara langsung.
ETS menjelaskan bahwa jumlah jawaban benar pada masing-masing section dikonversi menjadi scaled score.
Untuk Level 1:
- Listening: 31–68
- Structure and Written Expression: 31–68
- Reading: 31–67
- Total: 310–677
Untuk Level 2:
- Total: 200–500
Karena menggunakan konversi skor, misalnya memperoleh 40 jawaban benar pada suatu section tidak berarti otomatis mendapatkan nilai 40 pada score report.
Skor TOEFL ITP Berdasarkan CEFR
ETS juga menyediakan pemetaan skor TOEFL ITP Level 1 terhadap CEFR atau Common European Framework of Reference for Languages.
Untuk total skor Level 1, cut score yang dicantumkan ETS adalah:
| CEFR | Total Cut Score TOEFL ITP Level 1 |
|---|---|
| C1 | 620 |
| B2 | 543 |
| B1 | 433 |
| A2 | 343 |
Namun, tabel tersebut bukan berarti semua universitas atau beasiswa menggunakan skor minimum tersebut.
Misalnya, nilai 543 merupakan cut score yang dipetakan ETS ke B2 dalam studi CEFR, bukan “passing grade TOEFL universal”.
Institusi tetap dapat menentukan persyaratan nilai sendiri.
Masa Berlaku TOEFL ITP ETS
Skor TOEFL ITP berlaku selama dua tahun.
ETS menjelaskan bahwa score report TOEFL ITP valid selama 2 tahun karena kemampuan bahasa seseorang dapat berubah dalam periode waktu yang relatif singkat. Skor yang berusia lebih dari dua tahun tidak lagi dapat dilaporkan atau diverifikasi oleh ETS.
Contohnya:
Jika tes dilakukan pada:
10 Oktober 2026
maka periode dua tahunnya berlangsung hingga sekitar:
10 Oktober 2028.
Namun, lembaga tujuan tetap dapat menetapkan aturan lebih spesifik mengenai usia maksimal sertifikat yang diterima.
TOEFL ITP ETS Bisa Digunakan untuk Apa
Ini merupakan bagian penting karena TOEFL ITP dan TOEFL iBT tidak boleh dianggap mempunyai penggunaan yang selalu sama.
ETS merekomendasikan TOEFL ITP untuk sejumlah keperluan institusional, antara lain:
- penempatan dalam program bahasa Inggris;
- memantau perkembangan kemampuan bahasa;
- persyaratan keluar dari program bahasa;
- persiapan menuju TOEFL iBT;
- penerimaan program jangka pendek atau non-degree;
- penerimaan program tertentu melalui jalur yang ditetapkan institusi;
- beberapa program beasiswa sebagai dokumen kemampuan bahasa Inggris.
ETS juga secara khusus menegaskan bahwa TOEFL ITP tidak seharusnya digunakan sebagai pengganti TOEFL iBT untuk tujuan yang memang membutuhkan TOEFL iBT.
Karena itu, jika akan menggunakan TOEFL ITP untuk:
beasiswa, kuliah, rekrutmen, kelulusan, atau program tertentu,
selalu periksa apakah lembaga tersebut menerima TOEFL ITP, bukan hanya menulis “TOEFL”.
Baca juga: Cara Efektif Kuasai Rumus Grammar Bahasa Inggris untuk TOEFL
TOEFL ITP ETS dan TOEFL Prediction Apakah Sama
Tidak otomatis sama.
TOEFL ITP merupakan program asesmen dari ETS yang administrasinya dilakukan oleh institusi atau jaringan yang berwenang sesuai sistem TOEFL ITP.
Sementara istilah TOEFL Prediction, TOEFL-like, TOEFL simulation, atau EPT dapat merujuk pada tes latihan atau asesmen buatan lembaga tertentu.
Skor simulasi dapat berguna untuk mengetahui kemampuan awal, tetapi tidak otomatis memiliki status yang sama dengan score report TOEFL ITP ETS.
Karena itu, sebelum membayar tes, tanyakan:
Apakah ini TOEFL ITP resmi ETS atau hanya TOEFL Prediction/simulation?
Pertanyaan tersebut sangat penting jika sertifikat akan digunakan untuk kebutuhan administratif.
TOEFL ITP ETS Bisa Dilaksanakan Online

TOEFL ITP saat ini tersedia dalam format paper maupun digital.
ETS juga menyebut opsi digital dapat mendukung remote proctoring, sehingga penyelenggaraan dari rumah dapat tersedia dalam kondisi tertentu melalui institusi atau ETS Preferred Network.
Namun, peserta tidak bebas menentukan sendiri bahwa seluruh TOEFL ITP dapat dikerjakan dari rumah.
Mekanisme pelaksanaan bergantung pada institusi penyelenggara.
Karena itu, periksa undangan tes mengenai:
- paper atau digital;
- lokasi tes;
- ketentuan perangkat;
- sistem pengawasan;
- jadwal;
- identitas yang harus dibawa.
Cara Mempersiapkan TOEFL ITP ETS
Langkah pertama adalah melakukan diagnostic test atau tryout untuk mengetahui section yang masih lemah. Referensi yang diberikan juga menyarankan evaluasi kemampuan awal sebelum menentukan fokus belajar.
Jika skor Structure paling rendah, fokuskan latihan pada grammar dan analisis kalimat.
Jika Listening masih lemah, tingkatkan paparan terhadap bahasa Inggris sekaligus latihan soal berbasis audio.
Jika Reading membutuhkan waktu terlalu lama, berlatihlah menemukan main idea, detail, dan vocabulary in context dengan batas waktu.
ETS sendiri menyediakan contoh soal untuk TOEFL ITP Level 1 dan Level 2 sebagai bagian dari materi persiapan resmi.
Lebih baik berlatih berdasarkan format resmi daripada mengandalkan soal yang tidak jelas sumbernya.
Target Skor TOEFL ITP ETS Berapa
Tidak ada satu passing grade TOEFL ITP ETS yang berlaku untuk seluruh universitas, perusahaan, dan beasiswa.
Target skor harus mengikuti persyaratan tujuan.
Misalnya sebuah kampus dapat meminta skor minimum tertentu, sementara program lain menggunakan nilai yang berbeda.
Karena itu, tentukan target dengan urutan:
cek syarat institusi → lakukan tryout → hitung selisih skor → fokus pada section terlemah.
Jangan menggunakan angka populer seperti 450, 500, atau 550 sebagai standar universal tanpa memeriksa persyaratan sebenarnya.
Baca juga: Cara Efektif Meraih Maksimal Skor TOEFL dengan Strategi Tepat
Mini FAQ TOEFL ITP ETS
Apa itu TOEFL ITP ETS?
TOEFL ITP merupakan bagian dari TOEFL ITP Assessment Series dari ETS yang digunakan untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris dalam konteks institusional dan akademik tertentu.
Berapa jumlah soal TOEFL ITP ETS?
Level 1 terdiri dari 140 soal, sedangkan Level 2 terdiri dari 95 soal.
Berapa lama TOEFL ITP Level 1?
Waktu administrasi tiga section utamanya sekitar 115 menit.
Berapa skor maksimal TOEFL ITP ETS?
TOEFL ITP Level 1 memiliki rentang skor 310–677, sehingga skor tertingginya adalah 677.
Apakah TOEFL ITP memiliki Speaking?
Tiga section utama Level 1 dan Level 2 tidak memasukkan Speaking. Namun, ETS menyediakan TOEFL ITP Speaking sebagai asesmen tambahan pada format digital.
Berapa lama sertifikat TOEFL ITP berlaku?
Score report TOEFL ITP berlaku selama dua tahun sejak tanggal tes.
Apakah TOEFL ITP ETS sama dengan TOEFL Prediction?
Tidak. TOEFL Prediction atau simulasi tidak otomatis merupakan TOEFL ITP resmi ETS.
Apakah skor 500 sudah bagus?
Skor tersebut perlu dilihat berdasarkan kebutuhan. Tidak ada satu batas kelulusan yang berlaku untuk seluruh institusi.
Kesimpulan
TOEFL ITP ETS memiliki dua level utama. Level 1 terdiri dari 140 soal selama sekitar 115 menit dengan rentang skor 310–677, sementara Level 2 memiliki 95 soal selama sekitar 70 menit dengan rentang 200–500. Kedua level menguji Listening Comprehension, Structure and Written Expression, serta kemampuan Reading, dengan perbedaan tertentu pada format Level 2.
Sebelum mengikuti tes, jangan hanya berfokus pada skor. Pastikan kamu mengetahui level tes, status penyelenggara, format paper atau digital, kebutuhan institusi, serta masa berlaku hasilnya selama dua tahun. TOEFL ITP juga tidak otomatis dapat menggantikan TOEFL iBT untuk semua keperluan. Dengan memahami format resmi ETS sejak awal, latihan dapat diarahkan pada section yang benar dan skor yang diperoleh nantinya dapat digunakan sesuai kebutuhan.


