Toefl Tes Apa Saja? Kenali Jenis dan Cara Suksesnya!

toefl tes apa saja

TOEFL adalah ujian bahasa Inggris penting untuk persiapan studi, karier, dan beasiswa internasional. Saat menghadapi seleksi masuk universitas atau rekrutmen perusahaan multinasional, pemahaman jenis dan format tes TOEFL menjadi aspek fundamental. Tidak sekadar bukti kemampuan bahasa. Mengetahui perbedaan setiap jenis TOEFL dan peran tiap komponen tes terhadap skor menjadi kunci peluang sukses.

Daftar Isi

Jenis TOEFL Tes Apa Saja

toefl tes apa saja

Saat membahas toefl tes apa saja, perlu dicermati bahwa TOEFL bukan satu ujian sederhana. Ujian ini terdiri dari beberapa jenis dengan format dan tujuan berbeda. Secara garis besar ada empat jenis utama yang pernah maupun masih digunakan: TOEFL iBT, TOEFL PBT, TOEFL ITP, dan TOEFL CBT yang sudah usang.

1. TOEFL iBT

TOEFL iBT (Internet-Based Test) adalah jenis paling populer dan paling direkomendasikan. Tes ini dipakai untuk persyaratan akademik internasional, karier profesional, dan pengajuan beasiswa. Tes ini menilai empat keterampilan utama: Reading, Listening, Speaking, dan Writing secara online. Durasi berkisar 3–4 jam, dengan skor maksimal 120 poin.

Struktur tes iBT menyerupai situasi akademik nyata, seperti mendengarkan kuliah dan membaca teks ilmiah. Peserta juga berdiskusi dalam seminar dan menulis esai argumentatif. Karena itu, tes ini relevan untuk menilai kesiapan studi dan kerja di lingkungan internasional.

2. TOEFL PBT

TOEFL PBT (Paper-Based Test) masih digunakan di area dengan akses internet terbatas. Format mencakup Listening, Structure/Writing, dan Reading. TWE (Test of Written English) bersifat opsional. Durasi lebih singkat, sekitar 2–3 jam, dengan rentang skor 310–677.

Meski begitu, TOEFL PBT mulai kalah pamor karena tidak menguji keterampilan berbicara secara langsung dan kurang sesuai dengan kebutuhan akademik modern.

3. TOEFL ITP

Kemudian ada TOEFL ITP (Institutional Testing Program) yang digunakan untuk tujuan penilaian internal di institusi pendidikan atau organisasi tertentu, bukan untuk syarat beasiswa atau penerimaan universitas internasional. ITP menguji kemampuan dalam Listening, Structure/Written Expression, dan Reading dengan durasi sekitar 2 jam serta rentang skor 310-677, terdiri dari Level 1 dan Level 2.

Model tes ini membantu lembaga dalam mengukur kemampuan bahasa Inggris peserta didiknya secara lebih murah dan praktis, tetapi tidak memiliki bobot resmi di luar institusi tersebut.

4. TOEFL CBT

Terakhir, TOEFL CBT (Computer-Based Test) digunakan pada 1998–2005 dan kini digantikan TOEFL iBT. CBT menilai Listening, Reading, dan Structure dengan durasi 2–2,5 jam. Skor berkisar 217–677.

Meskipun sudah usang, pemahaman akan sejarah TOEFL ini memberikan gambaran perkembangan standar pengujian bahasa Inggris yang semakin menyesuaikan dengan kebutuhan global.

Baca Juga: Kapan Tes TOEFL Penting Untuk Sukses Studi dan Karier!

Relevansi Jenis Tes TOEFL

Mengetahui toefl tes apa saja belum cukup tanpa memahami implikasi praktisnya terhadap tujuan Anda. Di dunia akademik, TOEFL iBT menjadi tolok ukur utama. Skor tinggi, biasanya di atas 90 poin, krusial untuk peluang masuk program S2/S3 di perguruan tinggi dalam dan luar negeri.

Contohnya, banyak universitas ternama di Amerika Serikat, Kanada, dan Australia mensyaratkan TOEFL iBT. Bukti ini menunjukkan kemampuan bahasa yang memenuhi standar akademik. Pada pengujian ini, kemampuan membaca artikel jurnal, mendengarkan kuliah, berdiskusi, dan menulis karya ilmiah diujikan dengan ketelitian.

Dalam konteks karier, TOEFL iBT juga menjadi alat ukur valid untuk menunjang pengembangan profesional, terutama di perusahaan multinasional. Kemampuan berkomunikasi efektif dalam bahasa Inggris baik secara verbal maupun tertulis merupakan nilai tambah besar.

Misalnya, perusahaan teknologi besar serta perusahaan minyak dan gas mengharapkan kandidat memiliki skor yang cukup. Skor ini mendukung pekerjaan yang melibatkan rapat internasional, presentasi, dan pembuatan laporan berbahasa Inggris.

Untuk pemohon beasiswa seperti LPDP, Fulbright, atau Chevening, TOEFL iBT adalah syarat mutlak. Masa berlaku skor dua tahun. Karena itu, pilih jenis tes yang diakui internasional dan siapkan diri sedini mungkin. Tujuannya bukan hanya memenuhi kriteria, tetapi juga mengungguli pesaing.

Meski TOEFL ITP dan PBT masih ada dalam beberapa konteks tertentu, mereka tidak direkomendasikan untuk kepentingan internasional karena keterbatasan jangkauan penilaian, terutama tidak adanya bagian speaking yang esensial untuk komunikasi global.

Baca Juga: Apa Saja Isi Tes TOEFL? Rahasia Skor Tinggi Terungkap!

Strategi TOEFL Tes Apa Saja

toefl tes apa saja

Memahami struktur dan karakteristik tiap jenis TOEFL adalah langkah awal. Yang tak kalah penting adalah strategi persiapan yang sesuai kebutuhan. Bagi peserta yang menargetkan skor TOEFL iBT, fokus pada empat keterampilan utama: Reading, Listening, Speaking, dan Writing.

Gunakan sumber belajar resmi ETS atau simulasi yang sangat mendekati format tes asli. Langkah ini menghindari kejutan pada hari ujian.

1. Latihan Reading

Peserta disarankan membiasakan diri membaca teks akademik yang kompleks dan menguasai teknik skimming dan scanning untuk menjawab pertanyaan dengan efisien. Latihan ini sangat membantu dalam menghemat waktu saat menghadapi tes sebenarnya.

2. Asah Listening

Listening perlu diasah melalui simulasi mendengarkan kuliah dan diskusi, termasuk mengenali berbagai aksen internasional. Keterampilan ini penting agar peserta dapat menangkap inti pembicaraan dan detail yang relevan saat tes berlangsung.

3. Latihan Speaking

Speaking dapat dilatih dengan berbicara secara aktif dalam bahasa Inggris, merekam, dan meminta feedback dari pelatih atau mentor bahasa Inggris. Praktik langsung ini membantu mengatasi rasa gugup dan meningkatkan kefasihan berbicara.

4. Keterampilan Writing

Writing menuntut latihan menulis esai argumentatif yang runtut, menggunakan tata bahasa yang tepat dan kosakata akademik. Konsistensi latihan akan memperbaiki struktur dan gaya penulisan peserta.

Jika masih menggunakan TOEFL PBT, fokuskan pada penguasaan grammar, serta kemampuan mendengarkan dan membaca secara cepat dan akurat. Karena durasi tes lebih singkat dan komponen berbeda, latihan harus menyesuaikan format.

Untuk TOEFL ITP, arahkan persiapan pada struktur soal Listening, Structure, dan Reading. Latih intensif menjawab pilihan ganda dan uji kemampuan grammar. Karena tidak ada speaking dan writing resmi, tidak perlu meluangkan waktu untuk dua aspek itu, kecuali bila dibutuhkan internal.

Membidik skor kompetitif, terutama 90 poin ke atas di TOEFL iBT, menuntut disiplin dan metode belajar sistematis. Fasilitas tryout online dengan skor otomatis dan pembahasan soal membantu memahami kesalahan serta memperbaiki strategi.

Manajemen waktu saat mengerjakan soal bersifat vital karena waktu terbatas sering menurunkan performa. Memahami seluruh aspek ini menghasilkan pendekatan belajar terukur dan sesuai kebutuhan, sehingga persiapan lebih tepat sasaran dan efisien.

Persiapan TOEFL bukan sekadar mempelajari bahasa Inggris secara umum. Pahami jenis tes yang paling relevan dengan tujuan akademik, karier, atau beasiswa Anda. Kuasai format dan materi tes spesifik. Susun strategi latihan berdasarkan pola soal dan bobot penilaian tiap segmen.

Dengan pendekatan disiplin dan terencana, skor tinggi bukan lagi impian. Target ini nyata dan terukur.

Sumber Referensi
  • GRAMEDIA.COM – Pengertian Tes TOEFL
  • DETIK.COM – Tes TOEFL: Pengertian, Struktur Soal, dan Jenis-jenisnya
  • EDUPAC-ID.COM – Apa Itu Tes TOEFL?
  • WALLSTREETENGLISH.CO.ID – TOEFL
  • TRYOUT.ID – Pengertian TOEFL: Tes Kemampuan Bahasa Inggris yang Wajib Kamu Kuasai
Bagikan :

Artikel Terbaru Lainnya :

Cari Artikel

Cari artikel dan panduan belajar untuk menemukan berbagai informasi, tips, dan strategi seputar persiapan ujian.

Akses Bimbel Toefl Academy