Daftar Isi
Berapa lama tes TOEFL biasanya menjadi pertanyaan pertama yang muncul saat Anda mulai mempersiapkan ujian ini. Memahami durasi setiap bagian tes sangat penting agar Anda dapat mengatur strategi belajar dan manajemen waktu dengan efektif saat ujian berlangsung. Tes TOEFL sendiri memiliki beberapa format yang perlu diketahui, seperti TOEFL ITP dan TOEFL iBT, yang masing-masing memiliki waktu pengerjaan dan struktur yang sedikit berbeda.
Selain durasi, mengenal secara mendalam materi dan pola soal yang diujikan juga sangat membantu dalam meningkatkan skor TOEFL Anda. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas secara komprehensif tentang waktu pelaksanaan tes TOEFL, struktur dan tahapan tiap bagian, serta strategi belajar persiapan yang tepat agar Anda bisa menghadapi tes dengan lebih percaya diri dan sukses meraih skor yang diinginkan.

1. Memahami Berapa Lama Tes TOEFL Berlangsung
Penting untuk dipahami bahwa durasi tes TOEFL dapat berbeda tergantung jenis ujian yang Anda pilih, yaitu TOEFL ITP (Institutional Testing Program) atau TOEFL iBT (Internet-based Test). Keduanya mengukur kemampuan berbahasa Inggris, tetapi bentuk dan waktu pelaksanaannya tidak sama. Dengan mengetahui berapa lama tes TOEFL berlangsung, Anda bisa merancang strategi belajar dan latihan manajemen waktu dengan lebih tepat.
1.1 Durasi Tes TOEFL ITP
TOEFL ITP terdiri dari tiga bagian utama, dengan durasi total sekitar 2 jam dan 10 menit, yaitu:
- Listening Comprehension: sekitar 35 menit, berisi percakapan dan monolog yang harus dipahami secara seksama.
- Structure and Written Expression: sekitar 25 menit, menguji kemampuan tata bahasa (grammar) dan ekspresi tertulis.
- Reading Comprehension: sekitar 55 menit, menilai keterampilan memahami isi bacaan dan menarik kesimpulan.
Setiap bagian diatur dalam urutan yang sama dan tidak ada jeda istirahat resmi, sehingga kemampuan fokus dan stamina Anda juga akan diuji selama tes.
1.2 Durasi Tes TOEFL iBT
TOEFL iBT mencakup empat bagian utama: Listening, Reading, Speaking, dan Writing. Tes ini dilakukan secara online dan total durasinya berkisar antara 3 hingga 3,5 jam, dengan rincian:
- Reading: 54–72 menit, terdiri dari 3–4 teks akademik dan soal terkait.
- Listening: 41–57 menit, berisi rekaman percakapan dan kuliah singkat.
- Speaking: 17 menit, meliputi enam tugas untuk menguji kemampuan berbicara.
- Writing: 50 menit, terdiri dari dua tugas menulis esai.
Durasi fleksibel karena jumlah soal dan topik sebagian bergantung pada versi tes, serta ada jeda singkat antara bagian Speaking dan Writing untuk persiapan.
2. Kenali Materi dan Pola Soal TOEFL yang Diujikan
Setelah memahami berapa lama tes TOEFL berlangsung, hal berikutnya yang harus Anda kuasai adalah materi yang diujikan pada masing-masing bagian dan pola soal yang sering muncul. Pengetahuan ini sangat menentukan efektivitas latihan yang Anda lakukan.
2.1 Materi Utama TOEFL ITP dan iBT
Materi tes TOEFL pada dasarnya menguji empat kemampuan bahasa Inggris utama, namun dengan perhatian khusus pada aspek-aspek berikut:
- Grammar (Structure & Written Expression): Pemahaman struktur kalimat, tenses, klausa, dan aturan kesesuaian subjek-predikat.
- Vocabulary: Sinonim, antonim, serta kosakata konteks akademik yang sering muncul dalam soal reading dan listening.
- Listening: Cara memahami percakapan sehari-hari maupun percakapan formal seperti kuliah, dengan penekanan pada ide utama dan detail penting.
- Reading: Keterampilan mengidentifikasi ide utama, mencari informasi spesifik, inferensi, dan memahami struktur teks.
Untuk TOEFL iBT, kemampuan berbicara dan menulis juga menjadi fokus penting, dengan tugas yang menuntut penyampaian ide yang jelas dan terperinci.
2.2 Pola Soal yang Sering Muncul
Beberapa jenis soal yang kerap Anda temui antara lain:
- Listening: Pilihan ganda berdasarkan percakapan dan monolog pendek.
- Structure: Pilih kalimat yang paling benar secara tata bahasa.
- Written Expression: Menentukan kesalahan tata bahasa dalam kalimat.
- Reading: Soal identifikasi ide utama, detail, makna kata dalam konteks, dan makna implisit.
- Speaking (iBT): Menjawab pertanyaan singkat dan menjelaskan isi pembicaraan.
- Writing (iBT): Menulis esai berdasarkan topik dan bahan bacaan atau audio.
Memahami pola ini akan membantu Anda fokus latihan pada jenis soal yang utama, sekaligus mengenali “jebakan” yang sering muncul.
Baca juga: Cara Efektif Memahami Struktur Tes TOEFL untuk Persiapan

3. Langkah Persiapan dan Strategi Belajar TOEFL
Setelah paham berapa lama tes TOEFL berlangsung dan materi yang diujikan, selanjutnya Anda perlu menyusun strategi belajar yang terstruktur. Langkah persiapan yang baik akan memberikan fondasi kuat untuk meningkatkan skor TOEFL.
3.1 Memulai dengan Penilaian Kemampuan
Mulailah dengan mengukur kemampuan bahasa Inggris Anda saat ini melalui tes praktek yang menyerupai kondisi ujian sebenarnya. Ini akan membantu mengidentifikasi bagian mana yang paling perlu perhatian khusus dalam latihan.
3.2 Jadwal dan Latihan Rutin
Susun jadwal belajar yang realistis dengan waktu fokus tiap hari, misalnya 1-2 jam per sesi. Selain belajar materi, rutinkan latihan soal dengan batasan waktu agar terbiasa mengerjakan sesuai durasi tes.
Latihan soal secara bertahap dan evaluasi hasilnya sangat penting untuk mengetahui progres skor dan memperbaiki kelemahan. Gunakan sumber belajar yang kredibel dan update, seperti platform Toefl Academy yang menyediakan bank soal dan tryout simulasi tes online.
4. Strategi Menghadapi Setiap Bagian Tes TOEFL
Untuk dapat mengerjakan tes TOEFL secara efektif dalam waktu yang sudah ditentukan, diperlukan teknik khusus pada setiap bagian agar tidak kehabisan waktu dan dapat menjawab soal secara optimal.
4.1 Listening: Fokus Mendengar Inti Informasi
Dengar dengan cermat dan catat poin penting selama percakapan atau monolog. Jawaban biasanya berhubungan dengan ide utama, tujuan pembicara, atau detail spesifik. Menghindari distraksi dan mengelola waktu untuk tidak terlalu lama berpikir soal satu pertanyaan sangat dianjurkan.
4.2 Structure dan Written Expression: Perhatikan Grammar Kritis
Pelajari aturan-aturan grammar dasar yang sering keluar: tenses, subject-verb agreement, penggunaan klausa, bentuk kalimat pasif dan aktif. Menjawab soal ini dengan cepat memerlukan kepekaan pada konstruksi kalimat dan pengenalan pola kesalahan umum.
4.3 Reading: Baca dengan Sistematis
Baca teks dengan fokus pada paragraf pertama dan terakhir untuk ide utama, kemudian sampai pada bagian yang berisi kata kunci yang dicari dalam soal. Biasakan skimming dan scanning, serta jangan terpaku terlalu lama pada satu pertanyaan sulit.
4.4 Speaking dan Writing (TOEFL iBT)
Untuk Speaking, latih kejelasan pengucapan, tuturkan jawaban dengan singkat tapi lengkap, serta gunakan kosakata yang familiar tapi tepat. Pada Writing, fokuslah menyusun kerangka esai terlebih dahulu agar isi tersusun logis dan mendukung topik.
Baca juga: Cara Memilih Lembaga Tes TOEFL yang Diakui LPDP dengan Tepat
5. Hindari Kesalahan yang Sering Terjadi Peserta TOEFL
Banyak peserta tes TOEFL gagal mencapai skor maksimal karena beberapa faktor umum yang bisa dicegah. Kesalahan tersebut antara lain kurang latihan, tidak memahami pola soal dengan baik, serta pengelolaan waktu yang buruk saat tes.
Jangan sampai Anda tergesa-gesa menjawab tanpa perhitungan, atau terlalu lama terpaku pada soal sulit sehingga mengurangi waktu untuk soal lainnya. Latihan simulasi dengan batas waktu akan membantu mengatasi masalah ini.
Mini FAQ
Berapa lama waktu persiapan ideal sebelum tes TOEFL?
Idealnya, persiapan minimal 1-3 bulan dengan latihan rutin agar materi dan pola soal benar-benar dikuasai.
Apakah skor TOEFL bisa diperbaiki setelah sekali tes?
Bisa. Anda dapat mengambil tes ulang jika merasa belum mencapai skor yang diinginkan, tapi pastikan lebih banyak latihan dan evaluasi sebelum mencoba lagi.
Bagaimana cara mengatasi kesulitan memahami bagian Listening?
Biasakan mendengarkan sumber bahasa Inggris sehari-hari seperti podcast, audiobook, atau film dengan subtitle untuk melatih pendengaran dan pemahaman Anda.
Skor TOEFL berapa yang umumnya dibutuhkan untuk beasiswa?
Biasanya skor TOEFL iBT di atas 80-90 dianggap cukup untuk program beasiswa internasional, tapi periksa persyaratan masing-masing lembaga.
Apakah memperbanyak kosa kata efektif dalam waktu singkat?
Bisa, tapi lebih efektif jika kosa kata tersebut dipelajari dalam konteks soal dan penggunaan sehari-hari daripada menghafal tanpa konteks.
Baca juga: Cara Efektif Meningkatkan Skor TOEFL 400 dengan Strategi Tepat
Ringkasan
Memahami berapa lama tes TOEFL berlangsung beserta struktur dan materi yang diuji menjadi dasar penting sebelum menyusun strategi persiapan. Baik TOEFL ITP maupun iBT memiliki alokasi waktu dan jenis soal yang berbeda, sehingga manajemen waktu dan pemahaman pola soal menjadi kunci agar dapat menjawab setiap bagian dengan optimal.
Dengan latihan yang teratur, penggunaan strategi belajar yang tepat, dan mengenali kesalahan umum yang perlu dihindari, peluang Anda untuk meraih skor TOEFL tinggi pun semakin terbuka. Tetap semangat berlatih dan jangan ragu menggunakan sumber pembelajaran kredibel seperti Toefl Academy untuk mendukung pencapaian target skor Anda.
Sumber Referensi
- ETS TOEFL Official – Informasi resmi format, durasi, dan struktur tes TOEFL.
- Educational Testing Service (ETS) – TOEFL Test Content – Penjelasan resmi materi yang diujikan pada TOEFL ITP dan iBT.
- Cambridge English – Referensi pembelajaran grammar, vocabulary, listening, dan reading untuk persiapan tes bahasa Inggris.
- Magoosh TOEFL Blog – Panduan strategi belajar TOEFL, manajemen waktu, dan tips menghadapi setiap section.
- British Council – Learn English – Referensi latihan reading, listening, speaking, dan writing untuk persiapan TOEFL.


