Ketika mempersiapkan diri menghadapi tes TOEFL, sering muncul pertanyaan penting: “Score TOEFL paling rendah berapa yang diterima untuk kebutuhan akademik atau beasiswa?” Memahami skor minimum ini sangat krusial agar Anda bisa menentukan target belajar dan merencanakan strategi persiapan dengan lebih tepat. TOEFL sendiri merupakan salah satu tes bahasa Inggris yang paling banyak digunakan untuk menilai kemampuan bahasa asing, khususnya dalam lingkup akademik dan profesional.
Banyak peserta pemula yang masih bingung mengenai struktur tes TOEFL, jenis soal yang diujikan, serta bagaimana menentukan strategi belajar efektif agar bisa mencapai target skor minimal tersebut. Artikel ini akan mengupas tuntas mengenai score TOEFL paling rendah berapa yang biasanya menjadi syarat, lengkap dengan penjelasan format tes dan kiat belajar yang efisien. Dengan begitu, Anda bisa mempersiapkan diri secara optimal dan percaya diri menghadapi tes TOEFL.
Daftar Isi

1. Menyimak Struktur Tes TOEFL dan Jenis Soalnya
Penting untuk memahami terlebih dahulu struktur dan tahapan tes TOEFL yang umum diikuti, agar Anda tahu apa saja yang harus dipelajari dan strategi apa yang tepat untuk tiap bagian. TOEFL ada dua versi utama, yaitu TOEFL ITP dan TOEFL iBT, tetapi yang paling sering dipakai dalam konteks universitas dan beasiswa adalah TOEFL iBT. Versi ini menguji empat keterampilan utama bahasa Inggris:
- Listening Comprehension: Mengukur kemampuan memahami percakapan dan monolog dalam bahasa Inggris.
- Structure and Written Expression: Bagian ini hanya ada di TOEFL ITP, menguji tata bahasa (grammar) dan struktur kalimat.
- Reading Comprehension: Menguji kemampuan memahami teks bacaan akademik dan mengambil informasi penting.
- Speaking dan Writing: Hanya ada di TOEFL iBT, mengukur kemampuan berbicara dan menulis dalam bahasa Inggris secara langsung.
Memahami tiap bagian tersebut membantu Anda membagi waktu belajar secara proporsional dan memahami jenis soal yang dihadapi saat tes berlangsung.
2.Menentukan Score TOEFL Paling Rendah Berapa yang Perlu Dicapai
Jika Anda bertanya, “Score TOEFL paling rendah berapa?”, jawabannya adalah tidak ada skor minimum atau skor kelulusan yang ditetapkan secara resmi oleh ETS sebagai penyelenggara TOEFL. Setiap universitas, perusahaan, instansi, maupun lembaga pemberi beasiswa memiliki kebijakan masing-masing mengenai skor TOEFL yang harus dipenuhi sesuai dengan tujuan penggunaan sertifikat.
Sebagai gambaran, TOEFL ITP memiliki rentang skor 310–677, sedangkan TOEFL iBT memiliki rentang skor 0–120. Di Indonesia, banyak perguruan tinggi menetapkan skor TOEFL ITP sekitar 500–550 sebagai salah satu persyaratan akademik. Sementara itu, beberapa universitas atau program beasiswa internasional umumnya mensyaratkan skor TOEFL iBT minimal 61–80, bahkan ada yang menetapkan 80–100 atau lebih, tergantung kebijakan institusi yang bersangkutan.
Oleh karena itu, sebelum mengikuti tes, pastikan Anda mencari informasi mengenai persyaratan skor TOEFL dari universitas, perusahaan, atau lembaga pemberi beasiswa yang dituju. Dengan mengetahui target skor sejak awal, Anda dapat menyusun strategi belajar yang lebih terarah dan mempersiapkan diri secara optimal untuk mencapai hasil yang diharapkan.
3. Strategi Belajar Menghadapi TOEFL secara Efektif
Setelah mengetahui target skor yang harus dicapai, langkah berikutnya adalah menyusun strategi belajar yang terarah. Mulailah dengan memahami jenis soal pada setiap bagian tes dan kelebihan serta kendala yang Anda miliki.
Berikut beberapa tips praktis yang bisa diaplikasikan:
- Jadwalkan latihan rutin dengan durasi belajar yang realistis, misalnya 1-2 jam setiap hari agar kemampuan bahasa Inggris Anda berkembang secara bertahap.
- Latihan soal asli TOEFL sangat penting untuk mengenali pola soal dan mengasah kecepatan serta ketepatan menjawab.
- Tingkatkan kosakata dan grammar yang sering muncul pada tes, termasuk tenses, kalimat majemuk, dan subject-verb agreement.
- Perbanyak mendengarkan materi bahasa Inggris melalui podcast, video, dan percakapan sehari-hari guna menyesuaikan telinga Anda dengan berbagai aksen.
- Gunakan teknologi dan aplikasi bimbingan belajar seperti TOEFL Academy yang menyediakan berbagai latihan soal dan pembahasan untuk membantu Anda persiapan dengan lebih baik.
Memiliki mentor atau bergabung dalam kelas persiapan TOEFL juga sangat membantu untuk menemukan kesalahan dan mendapatkan feedback secara langsung.
Baca juga: Cara Efektif Persiapan dengan Soal TOEFL Terbagi Rinci
4. Mengenal Pola Soal dan Tantangan pada Bagian TOEFL
Penting untuk mengetahui pola soal agar tidak mudah terkecoh pada jebakan yang sering muncul. Dalam bagian Listening, soal biasanya berisi percakapan singkat atau monolog akademik yang menguji pemahaman konteks dan detail. Tantangannya adalah kecepatan dan variasi aksen suara.
Pada Structure and Written Expression, kesalahan grammar atau struktur kalimat harus cepat dikenali. Di bagian Reading, Anda akan diuji kemampuan menarik kesimpulan, memahami ide pokok, dan informasi tersirat. Kunci mengatasi sulitnya soal Reading adalah membaca dengan teknik skimming dan scanning.
Setiap bagian memiliki tingkat kesulitan tersendiri, tetapi bagian Listening dan Reading sering menyita waktu paling banyak sehingga pengelolaan waktu sangat krusial.

5. Cara Mengoptimalkan Skor TOEFL Anda
Untuk mengoptimalkan skor TOEFL, Anda harus menerapkan beberapa strategi saat tes berlangsung. Pahami dulu petunjuk setiap soal dan jangan menghabiskan terlalu banyak waktu pada satu soal sulit. Jika ragu, lewati dulu dan kembali lagi jika masih ada waktu.
Teknik eliminasi jawaban salah akan menambah peluang Anda memilih opsi benar. Selain itu, menjaga fokus dan kondisi fisik pada hari ujian sangat berpengaruh terhadap performa.
Latihan manajemen waktu saat simulasi tes juga membantu Anda mengenali kecepatan ideal saat mengerjakan setiap section.
Baca juga: Jangan Ikut Tes TOEFL Sebelum Mencoba Contoh Soal Reading Ini
Mini FAQ
Score TOEFL minimal berapa untuk beasiswa luar negeri?
Biasanya skor minimal TOEFL iBT sekitar 80-90 tergantung universitas dan program beasiswanya. Selalu cek persyaratan resmi dari lembaga terkait.
Apakah skor TOEFL bisa diturunkan jika tidak mencapai target?
Skor TOEFL tidak bisa dinegosiasikan, tetapi Anda bisa mengikuti tes ulang setelah mempersiapkan diri lebih matang.
Bagaimana cara cepat meningkatkan skor Reading TOEFL?
Latihlah teknik skimming dan scanning dalam membaca, serta perbanyak latihan soal untuk memahami pola pertanyaan.
Bisakah saya berhasil tanpa mengikuti bimbingan belajar TOEFL?
Bisa, tapi bimbingan seperti di TOEFL Academy memberikan struktur belajar dan feedback yang membantu mempercepat peningkatan kemampuan.
Berapa lama waktu persiapan yang disarankan untuk mencapai skor minimal TOEFL?
Idealnya 2-3 bulan dengan latihan rutin. Namun, bisa bervariasi tergantung level awal kemampuan bahasa Inggris Anda.
Ringkasan
Score TOEFL paling rendah berapa sebenarnya tidak memiliki jawaban yang sama untuk semua peserta karena ETS tidak menetapkan skor minimum atau skor kelulusan resmi. Skor TOEFL yang dibutuhkan bergantung pada persyaratan universitas, perusahaan, atau lembaga pemberi beasiswa yang dituju. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui target skor sejak awal agar strategi belajar dapat disusun dengan lebih efektif.
Dengan memahami struktur tes, pola soal, serta menerapkan latihan yang konsisten, Anda dapat meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dan memperbesar peluang memperoleh skor TOEFL sesuai kebutuhan. Selalu gunakan sumber belajar tepercaya dan pastikan untuk memeriksa persyaratan resmi dari institusi tujuan sebelum mengikuti tes.
Jangan ragu untuk memanfaatkan sumber belajar terpercaya seperti TOEFL Academy untuk bimbingan dan latihan soal yang berkualitas. Semangat terus dan pastikan Anda memiliki target skor yang jelas agar perjalanan persiapan tes TOEFL menjadi lebih efektif dan menyenangkan.


