Jangan Sampai Kedaluwarsa! Panduan Masa Berlaku Sertifikat TOEFL

Jangan Sampai Kedaluwarsa! Panduan Masa Berlaku Sertifikat TOEFL

Sertifikat menjadi salah satu dokumen yang sering digunakan untuk berbagai kebutuhan akademik, seperti sidang, yudisium, wisuda, maupun pendaftaran tertentu. Karena itu, penting bagi mahasiswa untuk mengetahui masa berlaku sertifikat TOEFL sebelum menggunakannya sebagai dokumen persyaratan.

Mengetahui masa berlaku sertifikat Tjuga membantu kamu menentukan apakah sertifikat yang dimiliki masih bisa digunakan atau perlu mengikuti tes TOEFL kembali. Lalu, berapa lama sebenarnya masa berlaku sertifikat dan bagaimana cara menghitungnya?

Berapa Lama Masa Berlaku Sertifikat?

Secara umum, masa berlaku sertifikat TOEFL adalah 2 tahun sejak tanggal pelaksanaan tes. Artinya, perhitungan masa berlaku sertifikat tidak hanya berdasarkan tahun yang tertera pada sertifikat, tetapi juga tanggal ketika tes TOEFL dilakukan.

Misalnya, kamu mengikuti tes TOEFL pada Senin, 10 Agustus 2026. Maka, secara umum, skor tersebut berlaku sampai 10 Agustus 2028. Jika kamu ingin menggunakan sertifikat tersebut untuk mendaftar sidang pada tahun 2028, pastikan tanggal pendaftaran dan pengumpulan dokumen masih sesuai dengan masa berlaku sertifikat yang ditentukan

Cara Menghitung Masa Berlaku Sertifikat

Cara mengetahui masa berlaku sertifikat sebenarnya cukup sederhana. Kamu hanya perlu melihat tanggal pelaksanaan tes yang tercantum pada dokumen TOEFL, kemudian menghitung dua tahun dari tanggal tersebut.

Rumus sederhananya:

Tanggal tes TOEFL + 2 tahun = batas masa berlaku sertifikat TOEFL

Sebagai contoh, jika tes dilakukan pada 10 Agustus 2026, maka satu tahun setelah tes adalah 10 Agustus 2027, sedangkan dua tahun setelah tes adalah 10 Agustus 2028. Jadi, tanggal tersebut menjadi patokan untuk masa berlaku sertifikat.

Baca juga Tingkatan Skor TOEFL: Kenali Level Kemampuan Bahasa Inggris Anda

Contoh Masa Berlaku Sertifikat

Untuk mengetahui masa berlaku sertifikat TOEFL, kamu bisa melihat tanggal pelaksanaan tes kemudian menambahkan waktu dua tahun. Contohnya:

  • 10 Agustus 2026 → berlaku sampai 10 Agustus 2028.
  • 15 September 2026 → berlaku sampai 15 September 2028.
  • 20 November 2026 → berlaku sampai 20 November 2028.
  • 5 Januari 2027 → berlaku sampai 5 Januari 2029.
  • 20 Februari 2027 → berlaku sampai 20 Februari 2029.

Jadi, masa berlaku sertifikat dihitung berdasarkan tanggal pelaksanaan tes, bukan hanya berdasarkan tahun penerbitan sertifikat

Baca Juga Tes TOEFL Online Gratis untuk Cek Kemampuan Bahasa Inggrismu

Sertifikat TOEFL untuk Syarat Sidang

Sertifikat TOEFL untuk syarat sidang merupakan bukti kemampuan bahasa Inggris yang pada beberapa perguruan tinggi diwajibkan sebelum mahasiswa mengikuti ujian tugas akhir atau sidang. Namun, ketentuan sertifikat untuk syarat sidang tidak sama di setiap kampus.

Contohnya, Universitas Muhammadiyah Jakarta menetapkan skor minimal TOEFL 450 sebagai syarat sidang skripsi mulai Semester Ganjil 2026/2027. Sementara itu, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro menetapkan ketentuan skor dan jenis sertifikat tertentu untuk persyaratan ujian tugas akhir.

Karena itu, sebelum menggunakan sertifikat untuk syarat sidang, mahasiswa perlu mengecek beberapa hal, seperti:

  • Jenis TOEFL yang diterima kampus.
  • Skor minimal TOEFL yang harus diperoleh.
  • Masa berlaku sertifikat.
  • Lembaga atau penyelenggara TOEFL yang diakui.
  • Batas waktu pengumpulan sertifikat.
  • Apakah sertifikat TOEFL harus diterbitkan oleh pusat bahasa kampus atau boleh dari lembaga lain.

Apa yang Harus Dicek Sebelum Menggunakan Sertifikatnya?

Sebelum menggunakan sertifikat TOEFL sebagai dokumen persyaratan, pastikan beberapa hal berikut:

  • Masa berlaku sertifikat
  • Tanggal pelaksanaan tes
  • Jenis TOEFL yang diterima
  • Skor minimal yang ditentukan
  • Batas waktu pengumpulan dokumen
  • Ketentuan khusus dari kampus atau program studi

Hal ini penting karena masa berlaku sertifikat TOEFL bukan satu-satunya persyaratan. Sertifikat yang masih berlaku pun bisa saja tidak diterima apabila jenis tes atau skor yang diperoleh tidak sesuai dengan ketentuan kampus

Baca juga cara mempersiapkan TOEFL

Bagaimana Jika Masa Berlaku Sertifikat Sudah Habis?

Jika masa berlaku sertifikat sudah habis, sertifikat tersebut belum tentu bisa digunakan untuk memenuhi persyaratan sidang. Untuk TOEFL iBT, ETS menyatakan bahwa skor berlaku selama 2 tahun sejak tanggal tes dan setelah melewati periode tersebut, skor tidak lagi dapat dilaporkan atau dikirimkan oleh ETS.

Karena itu, jika masa berlaku sertifikat TOEFL sudah berakhir sebelum pendaftaran atau pelaksanaan sidang, mahasiswa sebaiknya mengecek kembali ketentuan dari kampus atau program studi. Setiap perguruan tinggi dapat memiliki aturan berbeda mengenai sertifikat toefl untuk syarat sidang, termasuk jenis tes, skor minimal, dan masa berlaku sertifikat yang diterima.

Jika kampus mewajibkan sertifikat yang masih berlaku, mahasiswa kemungkinan perlu mengikuti tes TOEFL kembali. Dengan begitu, sertifikat yang digunakan untuk syarat sidang masih berada dalam masa berlaku sertifikat yang dipersyaratkan

Kesimpulan

Mengetahui masa berlaku sertifikat penting, terutama bagi mahasiswa yang menggunakan sertifikat TOEFL untuk syarat sidang. Secara umum, skor TOEFL berlaku selama 2 tahun sejak tanggal pelaksanaan tes. Karena itu, pastikan sertifikat yang digunakan masih berada dalam masa berlaku sertifikat dan sesuai dengan ketentuan kampus.

Jika masa berlaku sertifikat sudah habis, cek kembali aturan kampus atau program studi. Apabila sertifikat yang sudah kedaluwarsa tidak diterima, kamu perlu mengikuti tes TOEFL kembali agar dapat memenuhi persyaratan sidang.

Bagikan :

Artikel Terbaru Lainnya :

Cari Artikel

Cari artikel dan panduan belajar untuk menemukan berbagai informasi, tips, dan strategi seputar persiapan ujian.

Akses Bimbel Toefl Academy