TOEFL dan IELTS merupakan dua tes kemampuan bahasa Inggris yang banyak digunakan untuk kebutuhan pendidikan, beasiswa, pekerjaan, hingga keperluan internasional tertentu. Walaupun sama-sama mengukur kemampuan bahasa Inggris, cara pengerjaan, format Speaking, sistem skor, durasi, dan penggunaannya memiliki sejumlah perbedaan.
Memahami perbedaan TOEFL dan IELTS penting sebelum mendaftar karena tidak semua universitas, program beasiswa, perusahaan, atau lembaga meminta jenis tes yang sama. Selain itu, TOEFL iBT mengalami pembaruan besar sejak 21 Januari 2026, sehingga struktur dan skornya kini berbeda dari format TOEFL yang mungkin masih ditemukan pada informasi lama.
Apa Itu TOEFL dan IELTS

TOEFL merupakan singkatan dari Test of English as a Foreign Language. Untuk kebutuhan pendidikan internasional, jenis yang paling banyak dibandingkan dengan IELTS adalah TOEFL iBT.TOEFL iBT mengukur empat kemampuan bahasa Inggris, yaitu Reading, Listening, Writing, dan Speaking. ETS menjelaskan bahwa tes ini berfokus pada kemampuan bahasa Inggris yang digunakan dalam lingkungan akademik.
Selain TOEFL iBT, terdapat pula TOEFL ITP. Keduanya jangan dianggap sama. TOEFL ITP memiliki struktur dan penggunaan yang berbeda, sehingga calon peserta harus memeriksa jenis TOEFL yang sebenarnya diminta oleh universitas, beasiswa, maupun lembaga tujuan.
Sementara itu, IELTS merupakan singkatan dari International English Language Testing System. IELTS juga menilai empat kemampuan utama, yaitu Listening, Reading, Writing, dan Speaking.
IELTS memiliki beberapa jenis. Dua yang paling dikenal adalah IELTS Academic dan IELTS General Training. IELTS Academic ditujukan terutama untuk calon mahasiswa undergraduate atau postgraduate serta kebutuhan registrasi profesional tertentu. IELTS General Training memiliki konteks yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari, pekerjaan, pelatihan, dan kebutuhan migrasi tertentu.
Jadi, perbandingan yang paling tepat untuk kebutuhan kuliah internasional biasanya adalah TOEFL iBT vs IELTS Academic, bukan TOEFL ITP vs IELTS secara umum.
Baca juga: Perbedaan TOEFL ITP dan TOEFL iBT untuk Beasiswa yang Wajib Kamu Ketahui
Perbedaan TOEFL dan IELTS dari Format, Materi, dan Speaking
Secara umum, TOEFL iBT dan IELTS Academic sama-sama menguji Reading, Listening, Writing, dan Speaking. Perbedaannya terlihat pada jenis tugas, cara pengerjaan, dan pengalaman peserta ketika mengikuti tes.
TOEFL iBT mengalami perubahan sejak 21 Januari 2026. ETS kini menggunakan pengalaman tes adaptif dengan tipe tugas yang diperbarui. Struktur dasarnya adalah:
| Bagian | TOEFL iBT 2026 | Perkiraan Waktu Dasar |
|---|---|---|
| Reading | Complete the Words, Read in Daily Life, Read an Academic Passage | 30 menit |
| Listening | Response, Conversation, Announcement, Academic Talk | 29 menit |
| Writing | Build a Sentence, Write an Email, Academic Discussion | 23 menit |
| Speaking | Listen and Repeat, Take an Interview | 8 menit |
Jumlah item dasarnya adalah 50 untuk Reading, 47 Listening, 12 Writing, dan 11 Speaking. Karena tes bersifat adaptif, jumlah item serta waktu aktual dapat bervariasi. ETS menyarankan menyediakan waktu sekitar dua jam untuk menyelesaikan keseluruhan tes.
IELTS Academic mempertahankan empat bagian utama dengan struktur yang berbeda:
| Bagian | IELTS Academic | Waktu |
|---|---|---|
| Listening | Empat bagian Listening | Sekitar 30 menit |
| Reading | Academic Reading | 60 menit |
| Writing | Dua Writing Task | 60 menit |
| Speaking | Interview dengan examiner | 11–14 menit |
Total waktu IELTS Academic sekitar 2 jam 45 menit.
Perbedaan Speaking TOEFL dan IELTS
Speaking menjadi salah satu pembeda paling jelas.
Pada TOEFL iBT 2026, peserta mengerjakan Speaking melalui komputer. Jenis tugas dasarnya adalah Listen and Repeat dan Take an Interview, dengan perkiraan waktu sekitar delapan menit.
IELTS menggunakan examiner manusia.
IELTS Speaking terdiri dari tiga bagian dan berlangsung sekitar 11–14 menit. Peserta menjawab pertanyaan mengenai topik personal, berbicara mengenai topik tertentu, kemudian berdiskusi lebih mendalam bersama examiner.
Karena itu, peserta yang kurang nyaman berbicara langsung dengan orang lain mungkin lebih menyukai format TOEFL. Sebaliknya, peserta yang lebih mudah mengembangkan jawaban melalui percakapan dapat merasa format IELTS lebih natural.
Baca juga: Skor TOEFL Tertinggi Berapa? Ini Nilai Maksimalnya
Perbedaan Skor TOEFL dan IELTS serta Konversinya
Sistem skor TOEFL berubah pada 2026.
Mulai 21 Januari 2026, TOEFL iBT menggunakan skala utama 1–6 dengan kenaikan setengah poin. Peserta menerima skor Reading, Listening, Writing, Speaking, serta satu overall score.
Overall score diperoleh dari rata-rata empat section kemudian dibulatkan ke setengah band terdekat. Selama periode transisi dua tahun setelah Januari 2026, score report juga menampilkan comparable overall score pada skala lama 0–120.
IELTS menggunakan band score 0–9. Peserta menerima nilai pada Listening, Reading, Writing, Speaking, dan overall band score.
Perbandingan sederhananya:
| Aspek | TOEFL iBT 2026 | IELTS |
|---|---|---|
| Skala skor | 1–6 | 0–9 |
| Kenaikan skor | 0,5 | 0,5 |
| Skor per skill | Ada | Ada |
| Overall score | Rata-rata empat bagian | Rata-rata empat bagian sesuai ketentuan IELTS |
Konversi Skor TOEFL ke IELTS
ETS menyediakan tabel perbandingan skor TOEFL terbaru dengan IELTS untuk tes yang dilakukan sejak 21 Januari 2026.
| IELTS | TOEFL Overall 1–6 |
|---|---|
| 9.0 | 6.0 |
| 8.5 | 6.0 |
| 8.0 | 6.0 |
| 7.5 | 5.5 |
| 7.0 | 5.0 |
| 6.5 | 4.5 |
| 6.0 | 4.0 |
| 5.5 | 3.5 |
| 5.0 | 2.5 |
| 4.5 | 2.0 |
| 4.0 | 1.5 |
Tabel tersebut merupakan perbandingan resmi ETS untuk membantu interpretasi skor, tetapi tidak sebaiknya diperlakukan sebagai jaminan bahwa sebuah kampus akan menerima skor tertentu secara otomatis. Institusi tetap dapat menentukan overall score dan minimum section score masing-masing.
Misalnya, apabila sebuah universitas meminta IELTS 7.0, jangan langsung beranggapan TOEFL 5.0 pasti memenuhi syarat tanpa membuka halaman admission universitas tersebut.
TOEFL atau IELTS untuk Kuliah, Beasiswa, dan Pekerjaan
Pilihan tes yang tepat sangat bergantung pada tujuan penggunaan skor.
Untuk Kuliah
TOEFL iBT dan IELTS Academic dapat menjadi pilihan untuk pendidikan tinggi selama universitas tujuan menerima skor tersebut.
IELTS Academic memang dirancang untuk calon mahasiswa undergraduate maupun postgraduate. TOEFL iBT juga menguji kemampuan Reading, Listening, Writing, dan Speaking dalam konteks akademik.
Namun, jangan menentukan tes hanya berdasarkan popularitas.
Kampus dapat menetapkan sendiri:
- Jenis tes yang diterima
- Minimum overall score
- Minimum skor per section
- Format online yang diterima
- Masa berlaku score report
Karena itu, halaman admission program studi tujuan sebaiknya diperiksa sebelum mendaftar tes.
Untuk Beasiswa
Prinsip yang sama berlaku untuk beasiswa.
Jika program beasiswa menerima TOEFL iBT dan IELTS Academic, peserta dapat memilih berdasarkan format tes yang paling nyaman. Namun, jika hanya salah satu yang diterima, persyaratan beasiswa harus menjadi prioritas.
Periksa juga apakah lembaga meminta minimum section score. Bisa saja overall score sudah memenuhi tetapi Writing atau Speaking masih berada di bawah batas yang ditentukan.
Untuk Pekerjaan
Untuk kebutuhan pekerjaan, tidak ada satu tes yang otomatis paling tepat.
Perusahaan dapat meminta TOEFL, IELTS, atau bentuk tes bahasa Inggris lainnya. Sementara untuk profesi dan kebutuhan internasional tertentu, jenis tes yang diterima dapat ditentukan oleh badan registrasi atau regulasi.
IELTS Academic secara resmi juga digunakan untuk registrasi profesional tertentu, misalnya dokter dan perawat. Sementara IELTS General Training memiliki penggunaan yang lebih luas pada konteks kerja dan migrasi tertentu.
Kesimpulannya, untuk kuliah, beasiswa, dan pekerjaan, persyaratan lembaga tujuan selalu lebih penting daripada preferensi pribadi.
Baca juga: Kosakata TOEFL yang Paling Sering Keluar di Reading
Perbedaan Biaya, Durasi, dan Pelaksanaan Tes

Selain isi tes, biaya dan cara pelaksanaan menjadi pertimbangan sebelum menentukan pilihan.
Biaya TOEFL dan IELTS
ETS menentukan biaya registrasi TOEFL iBT berdasarkan lokasi tes. Karena itu, halaman resmi meminta calon peserta memilih negara/lokasi terlebih dahulu untuk melihat registration fee yang berlaku. ETS juga menetapkan biaya tambahan untuk layanan tertentu, misalnya rescheduling US$69 dan additional score report US$29 per institusi.
Sebagai gambaran lokal, IDP Indonesia memperkirakan biaya TOEFL di Indonesia sekitar Rp3,3 juta, tetapi tarif akhir TOEFL tetap sebaiknya diperiksa melalui ETS ketika melakukan registrasi.
Untuk IELTS di Indonesia, IDP saat ini mencantumkan:
| Jenis IELTS | Biaya yang Ditampilkan |
|---|---|
| IELTS Regular | Rp3.600.000 |
| IELTS for UKVI | Rp4.060.000 |
| IELTS Life Skills | Rp3.021.000 |
| IELTS Online | US$215 |
Harga dapat berubah sehingga nominal ketika booking tetap menjadi acuan akhir.
Durasi TOEFL vs IELTS
TOEFL iBT terbaru relatif lebih singkat.
TOEFL membutuhkan sekitar dua jam, sedangkan IELTS Academic berlangsung sekitar 2 jam 45 menit.
Perbedaan sekitar 45 menit dapat menjadi pertimbangan bagi peserta yang lebih mudah kehilangan konsentrasi ketika mengikuti tes panjang.
Pelaksanaan TOEFL
TOEFL iBT dapat diikuti melalui:
- Authorized test center
- TOEFL iBT Home Edition
Home Edition dikerjakan melalui komputer dari rumah dan dipantau oleh live human proctor.
Pelaksanaan IELTS
IELTS dapat dikerjakan melalui komputer di test center. Speaking tetap dilakukan secara langsung dengan trained IELTS examiner.
IELTS Academic juga memiliki IELTS Online di negara tertentu. Untuk versi online, Speaking dilakukan melalui video call dengan examiner manusia.
Namun, institusi pendidikan dapat menentukan sendiri apakah menerima IELTS Online. Selain itu, IELTS Online saat ini tidak berlaku untuk keperluan visa dan imigrasi.
Jadi, jangan hanya memilih tes online karena lebih praktis. Pastikan lembaga tujuan menerima format tes tersebut.
Mini FAQ
Apa perbedaan utama TOEFL dan IELTS?
Keduanya mengukur Reading, Listening, Writing, dan Speaking, tetapi berbeda pada format soal, cara Speaking, skor, durasi, dan opsi pelaksanaan.
IELTS menggunakan skor berapa?
IELTS menggunakan band score 0–9 dan memberikan skor untuk setiap kemampuan serta overall band score.
TOEFL atau IELTS lebih mudah?
Tidak ada yang otomatis lebih mudah. TOEFL dapat lebih nyaman bagi peserta yang terbiasa dengan komputer, sedangkan IELTS dapat lebih nyaman bagi peserta yang menyukai Speaking bersama examiner.
Speaking TOEFL dan IELTS berbeda?
Ya. TOEFL Speaking dilakukan melalui komputer. IELTS Speaking dilakukan bersama trained examiner, baik secara tatap muka maupun video call pada IELTS Online.
Berapa lama TOEFL dan IELTS?
TOEFL iBT terbaru sekitar dua jam, sedangkan IELTS Academic sekitar dua jam 45 menit.
Kesimpulan
Memahami perbedaan TOEFL dan IELTS membantu calon peserta menentukan tes yang benar-benar sesuai dengan kebutuhannya. Keduanya sama-sama mengukur Reading, Listening, Writing, dan Speaking, tetapi format dan pengalaman pengerjaannya berbeda.
TOEFL iBT 2026 memiliki durasi sekitar dua jam, menggunakan format adaptif, Speaking melalui komputer, serta skala skor utama 1–6. IELTS Academic membutuhkan sekitar dua jam 45 menit, menggunakan band score 0–9, dan Speaking dilakukan bersama examiner.
Untuk kuliah dan beasiswa, TOEFL iBT maupun IELTS Academic dapat menjadi pilihan apabila keduanya diterima. Untuk pekerjaan, registrasi profesi, visa, atau migrasi, peserta perlu lebih teliti karena jenis tes yang dipersyaratkan dapat berbeda.
Jangan menentukan pilihan hanya berdasarkan pertanyaan mana yang lebih mudah atau lebih murah.
Pilih TOEFL atau IELTS berdasarkan kebutuhanmu. Periksa terlebih dahulu lembaga tujuan, skor minimum, jenis tes yang diterima, format pelaksanaan, biaya, jadwal, serta kenyamanan pribadi sebelum melakukan pembayaran.
Sumber Artikel
- ETS – TOEFL iBT Test Content and Structure
- ETS – TOEFL iBT Score Guidance
- ETS – TOEFL Score Scale Update
- ETS – TOEFL iBT Test Fees
- IELTS – IELTS Academic Test Format
- IELTS – IELTS Speaking Test Format
- IELTS – Ways to Take IELTS
- IELTS – IELTS Online
- IDP IELTS Indonesia – IELTS Fees


