TOEFL Prediction Adalah Apa, Pengertian, Contoh Soal, Kegunaan, dan Tips Mendapatkan Skor Tinggi

toefl prediction adalah

Istilah TOEFL Prediction cukup sering muncul ketika seseorang sedang mencari tes bahasa Inggris untuk keperluan kuliah, beasiswa, pekerjaan, atau sekadar mengukur kemampuan. Banyak yang menganggap TOEFL Prediction sama dengan TOEFL resmi, padahal keduanya bisa memiliki tujuan dan penggunaan yang berbeda.

Sebelum mengikuti tes, penting untuk mengetahui TOEFL Prediction adalah apa, digunakan untuk apa, bagaimana format soalnya, seperti apa sistem skornya, dan apakah hasilnya bisa digunakan untuk memenuhi persyaratan institusi tertentu. Dengan begitu, peserta tidak salah memilih jenis tes.

TOEFL Prediction Adalah

TOEFL Prediction adalah tes yang digunakan untuk memperkirakan kemampuan bahasa Inggris seseorang melalui soal-soal yang memiliki karakteristik atau format yang menyerupai tes TOEFL tertentu.

Tes ini biasanya dimanfaatkan sebagai latihan atau alat untuk mengetahui gambaran kemampuan peserta sebelum mengikuti tes bahasa Inggris yang sebenarnya.

Secara sederhana, TOEFL Prediction dapat dianggap sebagai simulasi untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris. Peserta mengerjakan sejumlah soal, kemudian mendapatkan hasil atau skor yang dapat digunakan untuk mengevaluasi kemampuan.

Misalnya, seseorang berencana mengikuti tes TOEFL tetapi belum mengetahui sejauh mana kemampuan bahasa Inggrisnya. Dengan mengikuti TOEFL Prediction terlebih dahulu, peserta bisa mengetahui bagian yang sudah dikuasai dan bagian yang masih perlu dipelajari.

Namun, perlu diperhatikan bahwa istilah TOEFL Prediction tidak berarti semua tes yang menggunakan nama tersebut memiliki format, penyelenggara, maupun status sertifikat yang sama. Informasi dari penyelenggara tes tetap perlu diperiksa.

TOEFL Prediction Digunakan untuk Apa

TOEFL Prediction dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan. Fungsi yang paling umum adalah mengukur kemampuan bahasa Inggris dan membantu peserta mempersiapkan diri sebelum mengikuti tes.

Latihan dan Mengukur Kemampuan

TOEFL Prediction dapat menjadi alat latihan karena peserta dapat mencoba soal dalam kondisi yang menyerupai tes.

Hasilnya dapat digunakan untuk mengetahui kemampuan awal. Jika skor masih belum sesuai target, peserta dapat menentukan materi yang perlu lebih banyak dipelajari.

Tes seperti ini juga berguna untuk melihat perkembangan. Peserta dapat melakukan Prediction kembali setelah beberapa waktu belajar dan membandingkan hasilnya dengan tes sebelumnya.

Kebutuhan Kuliah

TOEFL Prediction terkadang dicari oleh calon mahasiswa yang membutuhkan bukti kemampuan bahasa Inggris. Namun, tidak semua perguruan tinggi menerima hasil TOEFL Prediction sebagai persyaratan masuk.

Setiap kampus atau program studi dapat menetapkan jenis tes dan skor yang berbeda. Karena itu, calon mahasiswa perlu membaca persyaratan resmi sebelum menggunakan hasil TOEFL Prediction untuk pendaftaran.

Beasiswa

Kebutuhan bahasa Inggris juga cukup umum dalam pendaftaran beasiswa. Akan tetapi, penerimaan TOEFL Prediction tetap bergantung pada ketentuan program beasiswa.

Jika penyelenggara beasiswa secara khusus meminta jenis tes tertentu, peserta harus memastikan bahwa sertifikat yang dimiliki sesuai dengan persyaratan tersebut.

Lamaran Kerja

Dalam beberapa proses rekrutmen, kemampuan bahasa Inggris dapat menjadi salah satu persyaratan. TOEFL Prediction mungkin dapat digunakan sebagai gambaran kemampuan apabila perusahaan tidak menentukan jenis sertifikat tertentu.

Namun, jika perusahaan meminta sertifikat atau tes tertentu, peserta harus mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan.

Baca juga: Tips Efektif Agar Cara Melatih Listening TOEFL Lebih Maksimal

Apakah TOEFL Prediction Resmi

Salah satu hal yang paling sering membingungkan adalah apakah TOEFL Prediction resmi.

Jawabannya tidak bisa disamaratakan. TOEFL Prediction yang diselenggarakan oleh suatu lembaga merupakan tes dari penyelenggara tersebut dan tidak otomatis sama dengan tes TOEFL resmi.

Istilah Prediction pada dasarnya menunjukkan fungsi prediksi atau simulasi. Tes ini dapat membantu peserta mengetahui perkiraan kemampuan, tetapi status sertifikat dan penggunaannya harus dilihat berdasarkan penyelenggara serta pihak yang menerima hasil tes.

Karena itu, jangan hanya melihat tulisan “TOEFL” pada sertifikat. Jika hasil akan digunakan untuk kepentingan resmi, periksa dengan teliti jenis tes yang dipersyaratkan.

Perbedaan TOEFL Prediction dan TOEFL Resmi

Perbedaan TOEFL Prediction dan TOEFL resmi dapat dilihat dari beberapa aspek.

Tujuan menjadi salah satu perbedaan utama. TOEFL Prediction lebih sering digunakan sebagai simulasi atau alat mengukur kemampuan, sedangkan tes TOEFL resmi memiliki tujuan dan sistem penyelenggaraan yang ditetapkan oleh penyelenggara resminya.

Penyelenggara juga dapat berbeda. TOEFL Prediction dapat ditawarkan oleh berbagai lembaga atau institusi, sedangkan tes TOEFL resmi mengikuti sistem penyelenggara yang bersangkutan.

Dari sisi format, soal TOEFL Prediction dapat dibuat menyerupai format tes tertentu, tetapi jumlah soal, durasi, dan susunannya tidak selalu sama.

Kemudian dari sisi sertifikat, sertifikat TOEFL Prediction belum tentu memiliki status penerimaan yang sama dengan sertifikat TOEFL resmi.

Yang terakhir adalah penggunaan hasil. Hasil TOEFL resmi dapat memiliki cakupan penerimaan yang lebih luas sesuai jenis tesnya, sedangkan hasil Prediction harus diperiksa terlebih dahulu apakah diterima oleh kampus, perusahaan, atau lembaga yang dituju.

Materi dan Format Soal TOEFL Prediction

Materi dan format TOEFL Prediction dapat berbeda-beda tergantung penyelenggara. Karena itu, peserta sebaiknya melihat informasi resmi dari lembaga yang mengadakan tes.

Dalam format yang mengacu pada TOEFL konvensional, beberapa bagian yang sering dijumpai antara lain:

Listening

Listening menguji kemampuan peserta memahami bahasa Inggris yang disampaikan secara lisan.

Peserta dapat mendengarkan percakapan atau informasi tertentu kemudian menjawab pertanyaan berdasarkan apa yang didengar.

Kemampuan yang dibutuhkan antara lain memahami gagasan utama, informasi tertentu, dan maksud pembicara.

Structure

Structure berhubungan dengan kemampuan memahami tata bahasa bahasa Inggris.

Soal biasanya menguji penggunaan kata, bentuk kalimat, atau susunan kalimat yang tepat.

Peserta perlu memahami pola grammar agar dapat memilih jawaban dengan cepat dan tepat.

Reading

Reading menguji kemampuan memahami teks berbahasa Inggris.

Peserta dapat diminta menentukan gagasan utama, mencari informasi tertentu, memahami arti kata berdasarkan konteks, atau menarik kesimpulan dari bacaan.

Jumlah soal dan waktu pengerjaan tidak selalu sama pada setiap TOEFL Prediction. Jika penyelenggara mencantumkan jumlah soal dan durasi, gunakan informasi tersebut sebagai acuan utama.

Baca juga: 7 Cara Mempersiapkan TOEFL agar Tidak Bingung Saat Tes

Skor TOEFL Prediction dan Cara Membacanya

Skor TOEFL Prediction menunjukkan hasil yang diperoleh peserta berdasarkan sistem penilaian yang digunakan oleh penyelenggara.

Hal yang perlu dipahami adalah tidak ada satu standar skor TOEFL Prediction yang berlaku untuk semua penyelenggara. Rentang skor dan cara menghitungnya dapat berbeda.

Karena itu, peserta sebaiknya tidak hanya melihat angka akhir. Perhatikan juga jenis tes, jumlah soal, bagian yang diujikan, serta sistem penilaian yang digunakan.

Rentang Skor

Rentang skor bergantung pada format dan penyelenggara TOEFL Prediction. Ada tes yang menggunakan skala yang menyerupai TOEFL tertentu, tetapi hal tersebut tidak berarti skor tersebut otomatis setara dengan skor dari tes resmi.

Arti Skor

Skor dapat digunakan untuk melihat gambaran kemampuan peserta. Semakin tinggi hasil yang diperoleh dalam sistem penilaian yang sama, semakin baik performa peserta pada tes tersebut.

Namun, skor Prediction sebaiknya lebih banyak digunakan sebagai bahan evaluasi dan penentuan target belajar, bukan sebagai patokan universal kemampuan bahasa Inggris.

Berapa Skor yang Dianggap Bagus

Tidak ada satu angka yang bisa disebut sebagai skor TOEFL Prediction yang pasti bagus untuk semua orang.

Target sebaiknya mengikuti kebutuhan. Jika sebuah kampus menetapkan batas skor tertentu, misalnya, batas tersebut dapat dijadikan target latihan.

Dengan demikian, peserta tidak sekadar mengejar skor tinggi, tetapi mengejar skor yang sesuai dengan tujuan.

TOEFL PREDICTION

Contoh Soal TOEFL Prediction dan Jawabannya

Berikut beberapa contoh sederhana yang dapat digunakan untuk mengenali bentuk soal TOEFL Prediction.

1

Contoh Soal Listening

Man: Are you going to the library this afternoon?

Woman: No, I have to finish my assignment at home.

Question: What will the woman probably do this afternoon?

A. Go to the library
B. Finish her assignment
C. Meet her friend
D. Attend a class

Jawaban: B. Finish her assignment

Pembahasan: Perempuan tersebut mengatakan bahwa ia harus menyelesaikan tugas di rumah. Jadi, jawaban yang paling tepat adalah menyelesaikan tugas.

2

Contoh Soal Structure

The students ___ studying in the library now.

A. is
B. are
C. was
D. be

Jawaban: B. are

Pembahasan: Subjek the students berbentuk jamak dan kalimat menggunakan present continuous, sehingga kata kerja bantu yang tepat adalah are.

3

Contoh Soal Reading

Online learning provides students with greater flexibility. Students can access learning materials from different locations and manage their study schedules according to their needs.

Question: What is the main idea of the passage?

A. Online learning is difficult for students.
B. Students should only study at home.
C. Online learning provides flexibility for students.
D. Students cannot access learning materials online.

Jawaban: C. Online learning provides flexibility for students.

Pembahasan: Inti bacaan menjelaskan bahwa pembelajaran online memberikan fleksibilitas kepada siswa dalam mengakses materi dan mengatur waktu belajar.

i

Contoh di atas merupakan contoh latihan, bukan kisi-kisi resmi dari penyelenggara TOEFL Prediction tertentu.

Baca juga: Tes TOEFL Online Gratis untuk Cek Kemampuan Bahasa Inggrismu

Apakah TOEFL Prediction Bisa untuk Kuliah, Beasiswa, dan Kerja

Pertanyaan ini penting karena banyak orang mengikuti TOEFL Prediction dengan tujuan mendapatkan sertifikat untuk kebutuhan tertentu.

Jawabannya adalah tergantung persyaratan institusi yang dituju.

Untuk kuliah, periksa persyaratan dari universitas dan program studi. Jangan hanya melihat apakah mereka menerima “TOEFL”, tetapi perhatikan jenis tes yang disebutkan.

Untuk beasiswa, baca ketentuan program secara keseluruhan. Beberapa program dapat meminta jenis tes bahasa Inggris tertentu dan menetapkan skor minimum.

Untuk pekerjaan, periksa informasi pada lowongan atau instruksi dari perusahaan. Jika tidak ada ketentuan jenis tes, peserta dapat menanyakan kepada pihak perekrut apabila penggunaan sertifikat Prediction masih diragukan.

Jadi, sebelum membayar atau mengikuti tes, pastikan terlebih dahulu jenis sertifikat yang dibutuhkan.

Cara Mengikuti TOEFL Prediction

Cara mengikuti TOEFL Prediction bergantung pada lembaga penyelenggaranya. Namun, secara umum prosesnya dapat dilakukan melalui beberapa tahap.

Pertama, pilih penyelenggara. Cari lembaga yang memberikan informasi jelas mengenai format, jadwal, biaya, dan hasil tes.

Kedua, lakukan pendaftaran. Isi data yang diperlukan dan pilih jadwal pelaksanaan sesuai ketentuan.

Ketiga, ikuti tes. Tes dapat dilakukan secara online maupun offline, tergantung sistem yang disediakan penyelenggara.

Keempat, dapatkan hasil. Setelah tes selesai, peserta biasanya mendapatkan hasil atau sertifikat sesuai ketentuan lembaga penyelenggara.

Sebelum mendaftar, pastikan kembali bahwa jenis tes yang dipilih sesuai dengan tujuan.

Tips Mendapatkan Skor TOEFL Prediction Tinggi

Mendapatkan skor tinggi tidak cukup hanya dengan menghafal banyak soal. Latihan perlu dilakukan secara konsisten dan disertai evaluasi.

Beberapa tips yang dapat dilakukan yaitu:

  • pelajari kosakata bahasa Inggris secara rutin;
  • pahami grammar dasar dan pola kalimat;
  • biasakan mendengarkan percakapan bahasa Inggris;
  • latihan membaca teks bahasa Inggris;
  • kerjakan latihan dengan batas waktu;
  • catat soal yang sering salah;
  • pelajari kembali materi dari kesalahan tersebut;
  • lakukan simulasi secara berkala.

Jangan lupa memperhatikan bagian yang paling lemah. Jika nilai Reading sudah cukup baik tetapi Structure masih sering salah, waktu belajar dapat lebih banyak diarahkan pada grammar.

Dengan cara tersebut, TOEFL Prediction tidak hanya menjadi tes untuk mendapatkan angka, tetapi juga menjadi alat untuk mengetahui perkembangan kemampuan.

FAQ

FAQ TOEFL Prediction

Temukan jawaban atas beberapa pertanyaan yang sering diajukan mengenai TOEFL Prediction.

TOEFL Prediction adalah apa? +

TOEFL Prediction adalah tes yang digunakan untuk memperkirakan kemampuan bahasa Inggris peserta melalui soal yang memiliki karakteristik atau format yang menyerupai tes TOEFL tertentu.

Apakah TOEFL Prediction sama dengan TOEFL resmi? +

Tidak selalu. TOEFL Prediction umumnya digunakan sebagai simulasi atau alat pengukuran kemampuan, sedangkan TOEFL resmi memiliki sistem dan ketentuan penyelenggaraan tersendiri.

Apakah TOEFL Prediction bisa digunakan untuk kuliah? +

Tergantung kebijakan kampus dan program studi. Peserta harus memastikan terlebih dahulu apakah hasil TOEFL Prediction diterima sebagai persyaratan.

Apakah TOEFL Prediction bisa digunakan untuk beasiswa? +

Tergantung ketentuan program beasiswa. Periksa jenis tes bahasa Inggris yang tercantum dalam persyaratan resmi.

Berapa skor TOEFL Prediction yang bagus? +

Tidak ada satu standar yang berlaku untuk semua tes Prediction. Skor yang dianggap baik sebaiknya disesuaikan dengan target dan persyaratan institusi yang dituju.

Apakah TOEFL Prediction bisa untuk melamar kerja? +

Bisa saja jika perusahaan menerima hasil tersebut, tetapi ketentuannya berbeda-beda. Jika perusahaan meminta jenis tes tertentu, ikuti persyaratan tersebut.

Kesimpulan

TOEFL Prediction adalah tes yang dapat digunakan untuk memperkirakan kemampuan bahasa Inggris sekaligus membantu peserta mempersiapkan diri sebelum mengikuti tes tertentu. Tes ini dapat menjadi sarana latihan untuk mengenali pola soal, mengukur kemampuan, dan mengetahui bagian yang masih perlu ditingkatkan.

Meski demikian, TOEFL Prediction tidak otomatis dapat menggantikan TOEFL resmi. Jika hasil tes akan digunakan untuk kuliah, beasiswa, atau pekerjaan, pastikan terlebih dahulu jenis sertifikat yang diterima oleh institusi tujuan. Dengan memahami fungsi, format, skor, dan penggunaannya, peserta dapat memilih tes yang benar-benar sesuai dengan kebutuhannya.

Bagikan :

Artikel Terbaru Lainnya :

Cari Artikel

Cari artikel dan panduan belajar untuk menemukan berbagai informasi, tips, dan strategi seputar persiapan ujian.

Akses Bimbel Toefl Academy