Score TOEFL yang Bagus Berapa, Cek Nilai untuk S2, Beasiswa, Kerja, dan iBT 2026

score toefl yang bagus

Score TOEFL yang bagus tidak bisa ditentukan hanya dengan satu angka. Skor yang dianggap bagus bergantung pada jenis TOEFL dan kebutuhan penggunaannya, misalnya untuk mendaftar S2, beasiswa, pekerjaan, atau memenuhi persyaratan akademik.

Untuk TOEFL ITP Level 1, ETS menggunakan rentang skor 310–677. Dalam pemetaan CEFR, skor 433 menjadi cut score B1, 543 untuk B2, dan 620 untuk C1. Sementara itu, TOEFL iBT sejak 21 Januari 2026 sudah menggunakan skala utama 1–6, sehingga angka iBT 80, 90, atau 100 yang sering ditemukan pada informasi lama perlu dibaca dengan konteks sistem skor sebelumnya.

Score TOEFL yang Bagus Berapa

Tidak ada satu angka yang secara resmi menjadi passing grade TOEFL untuk semua kebutuhan.

Institusi yang menggunakan TOEFL dapat menentukan sendiri skor minimum yang diterima. Artinya, kampus, perusahaan, maupun penyelenggara beasiswa bisa memiliki standar berbeda.

Namun, untuk melihat tingkat kemampuan bahasa Inggris, pemetaan TOEFL ITP Level 1 terhadap CEFR dapat digunakan sebagai acuan.

Skor TOEFL ITPLevel CEFRGambaran
343A2Dasar
433B1Menengah
543B2Menengah atas
620C1Mahir

Dari pemetaan tersebut, skor 543 ke atas sudah mencapai level B2, sedangkan 620 mencapai C1.

Meski demikian, skor 450 atau 500 tetap dapat memenuhi kebutuhan tertentu jika institusi memang menetapkan batas minimum pada angka tersebut.

Jadi, ada dua hal yang perlu dibedakan:

skor yang menunjukkan level kemampuan bahasa yang tinggi dan skor yang sudah memenuhi syarat administrasi.

Keduanya tidak selalu sama.

Baca juga: Tips Meningkatkan Skor TOEFL 400 untuk Hasil Lebih Baik

Patokan Skor TOEFL ITP yang Bagus

Skor seperti 450, 500, 550, atau 600 biasanya dibahas dalam konteks TOEFL ITP Level 1.

Berikut gambaran posisinya berdasarkan cut score CEFR:

SkorPosisi
450Sudah di atas B1
500Di antara B1 dan B2
543Mencapai B2
550Sudah melewati B2
600Di atas B2, belum C1
620Mencapai C1

Dari tabel tersebut, skor 543 atau lebih dapat menjadi patokan kemampuan yang cukup kuat karena sudah mencapai level B2.

Namun, untuk kepentingan pendaftaran, tetap periksa angka minimum yang ditetapkan institusi.

Baca juga: Cara Efektif Menguasai Materi Tes TOEFL untuk Skor Tinggi

TOEFL 450 Apakah Sudah Bagus

TOEFL ITP 450 sudah berada di atas cut score B1 sebesar 433, tetapi masih belum mencapai level B2 yang dimulai pada 543.

Artinya, skor 450 dapat dianggap cukup untuk sejumlah kebutuhan tertentu.

Contohnya:

  • syarat minimal 400 → memenuhi;
  • syarat minimal 450 → memenuhi;
  • syarat minimal 500 → belum memenuhi;
  • target level B2 → belum mencapai.

Jadi, TOEFL 450 bukan skor yang buruk, tetapi posisinya masih berada di bawah B2.

Apakah TOEFL 500 Sudah Bagus

TOEFL ITP 500 termasuk skor yang cukup baik, terutama karena sudah berada di atas B1.

Namun, skor ini masih berada di bawah cut score B2 sebesar 543.

Posisinya dapat digambarkan seperti berikut:

433 = B1
500 = di antara B1 dan B2
543 = B2

Jika sebuah universitas atau perusahaan meminta TOEFL ITP minimal 500, maka skor tersebut sudah memenuhi persyaratan.

Namun, jika ingin mencapai level B2 berdasarkan pemetaan CEFR, targetnya perlu dinaikkan hingga minimal 543.

Jadi, TOEFL 500 dapat disebut cukup baik, tetapi belum termasuk skor B2.

TOEFL 550 Apakah Termasuk Tinggi

TOEFL ITP 550 sudah melewati cut score B2 sebesar 543.

Artinya, nilai ini sudah berada dalam wilayah B2 berdasarkan pemetaan CEFR.

Urutannya:

543 → B2
550 → sudah melewati batas B2
620 → C1

Karena itu, skor 550 dapat dianggap bagus untuk banyak kebutuhan akademik, selama TOEFL ITP memang diterima oleh institusi tujuan.

Namun, skor 550 masih belum mencapai level C1.

Skor TOEFL yang Bagus untuk S2

Tidak ada satu skor TOEFL yang berlaku sebagai standar nasional untuk seluruh program S2.

Setiap universitas dan program studi dapat menentukan:

  • jenis TOEFL yang diterima;
  • skor minimum;
  • lembaga penyelenggara;
  • masa berlaku sertifikat;
  • ketentuan tambahan lainnya.

Karena itu, skor TOEFL yang bagus untuk S2 adalah skor yang memenuhi atau berada di atas persyaratan program tujuan.

Contohnya jika program S2 meminta TOEFL ITP minimal 500:

SkorStatus
475Belum memenuhi
500Tepat memenuhi minimum
525Memenuhi
550Memenuhi dan sudah melewati B2
600Memenuhi dengan skor lebih tinggi

Angka tersebut hanya contoh.

Jangan menganggap semua program S2 di Indonesia mensyaratkan TOEFL 500 karena standar setiap kampus dapat berbeda.

Skor TOEFL yang Bagus untuk Beasiswa

Untuk beasiswa, ketentuannya juga berbeda-beda.

Penyelenggara dapat menerima:

  • TOEFL ITP;
  • TOEFL iBT;
  • IELTS;
  • atau tes bahasa lainnya.

Skor minimum juga dapat berbeda berdasarkan:

  • jenjang pendidikan;
  • negara tujuan;
  • kategori peserta;
  • jenis program beasiswa.

Karena itu, sebelum menentukan target skor TOEFL, periksa terlebih dahulu:

  1. jenis sertifikat bahasa yang diterima;
  2. skor minimum;
  3. masa berlaku sertifikat;
  4. ketentuan khusus untuk kategori pendaftar.

Misalnya, jika sebuah beasiswa meminta TOEFL ITP minimal 550, skor 500 masih belum memenuhi.

Sebaliknya, jika batas minimumnya 500, skor 550 sudah berada di atas persyaratan tersebut.

Baca juga: Cara Efektif Menghadapi Soal TOEFL yang Bervariasi dengan Strategi Tepat

Skor TOEFL yang Bagus untuk Kerja

Tidak ada satu skor TOEFL yang berlaku untuk seluruh perusahaan.

Persyaratan dapat berbeda berdasarkan:

  • posisi;
  • jenjang pendidikan;
  • kebutuhan komunikasi bahasa Inggris;
  • kebijakan perusahaan.

Sebuah lowongan dapat menetapkan TOEFL minimal 450, sedangkan posisi lain dapat meminta 500 atau lebih tinggi.

Contohnya:

Jika lowongan meminta minimal TOEFL 450, maka skor 500 sudah memenuhi.

Namun, jika posisi meminta minimal TOEFL 550, skor 500 masih belum cukup.

Karena itu, saat menggunakan TOEFL untuk melamar kerja, cek selalu jenis tes dan nilai minimum yang tertulis pada lowongan.

Skor TOEFL iBT yang Bagus 2026

Mulai 21 Januari 2026, TOEFL iBT menggunakan skala utama baru:

1–6 dengan kenaikan 0,5 poin.

Peserta memperoleh skor untuk:

  • Reading;
  • Listening;
  • Speaking;
  • Writing;
  • overall score.

Pemetaan skala terbaru terhadap CEFR dapat digambarkan seperti berikut:

TOEFL iBT 2026CEFR
1–1,5A1
2–2,5A2
3–3,5B1
4–4,5B2
5–5,5C1
6C2

Jadi, pada sistem terbaru:

4–4,5 = B2
5–5,5 = C1
6 = C2

Jika mencari score TOEFL iBT yang bagus pada 2026, skor 4 atau lebih sudah mencapai B2, sedangkan 5 atau lebih sudah berada pada C1.

Bagaimana dengan TOEFL iBT 80, 90, dan 100

Angka seperti 80, 90, dan 100 berasal dari sistem TOEFL iBT sebelumnya yang menggunakan rentang 0–120.

Dalam masa transisi, perbandingan sederhananya dapat dibaca seperti berikut:

Skala LamaSkala Baru
703,5
804
904,5
1005

Jadi, skor lama TOEFL iBT 90 kira-kira berkaitan dengan skor 4,5 pada sistem terbaru.

Selama masa transisi, peserta juga masih dapat melihat comparable overall score pada skala lama sehingga perubahan sistem tidak terlalu membingungkan.

Hal penting yang perlu diperhatikan adalah:

TOEFL ITP 550 tidak sama dengan TOEFL iBT 5.

Keduanya memakai format dan sistem skor berbeda.

Jadi, Score TOEFL yang Bagus Sebaiknya Berapa

Jika menggunakan TOEFL ITP, gambaran sederhananya adalah:

  • 450: di atas B1;
  • 500: cukup baik, tetapi belum B2;
  • 543: mencapai B2;
  • 550: sudah melewati B2;
  • 600: tinggi, tetapi belum C1;
  • 620: mencapai C1.

Sementara TOEFL iBT terbaru menggunakan:

  • 4–4,5: B2;
  • 5–5,5: C1;
  • 6: C2.

Jika belum mempunyai target institusi tertentu, level B2 dapat menjadi acuan kemampuan bahasa yang cukup kuat.

Namun, untuk S2, beasiswa, atau kerja, target paling tepat tetap mengikuti persyaratan resmi institusi tujuan.

Kesimpulan

Score TOEFL yang bagus tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan satu angka.

Untuk TOEFL ITP Level 1, posisi beberapa skor yang sering dicari adalah:

450 = sudah di atas B1
500 = di antara B1 dan B2
543 = mencapai B2
550 = sudah melewati B2
600 = tinggi, tetapi belum C1
620 = mencapai C1

Sementara TOEFL iBT sejak 21 Januari 2026 menggunakan skala utama 1–6. Skor 4–4,5 berada pada B2, sedangkan skor 5–5,5 berada pada C1.

Karena itu, untuk menentukan score TOEFL yang bagus, jangan hanya melihat besar angkanya. Periksa juga jenis TOEFL, level kemampuan, tujuan penggunaan, serta skor minimum yang ditetapkan oleh kampus, beasiswa, atau perusahaan.

Bagikan :

Artikel Terbaru Lainnya :

Cari Artikel

Cari artikel dan panduan belajar untuk menemukan berbagai informasi, tips, dan strategi seputar persiapan ujian.

Akses Bimbel Toefl Academy