Listening TOEFL: Materi, Jenis Soal, Contoh, dan Cara Meningkatkan Kemampuan

listening toefl

Kemampuan memahami bahasa Inggris melalui audio menjadi bagian penting dalam tes TOEFL. Pada bagian Listening TOEFL , peserta tidak cukup hanya memahami pemahaman yang terdengar, tetapi juga harus memahami maksud pembicara, informasi penting, hubungan antaride, hingga makna yang tidak disampaikan secara langsung.

Format TOEFL iBT juga mengalami pembaruan. Saat ini bagian Listening menggunakan materi yang lebih dekat dengan kehidupan akademik modern, seperti percakapan, pengumuman, dan pembicaraan akademik. Oleh karena itu, peserta perlu menyesuaikan latihan dengan format terbaru, bukan hanya mengandalkan pola soal TOEFL versi lama. BestMyTest menyediakan latihan berdasarkan tipe-tipe tersebut, sementara ETS sebagai penyelenggara resmi juga mencantumkannya dalam struktur TOEFL iBT terbaru.

Baca juga: Apa Bedanya TOEFL dan IELTS? Kenali Perbedaannya Sebelum Memilih Tes

Mengenal Listening TOEFL dalam Format Terbaru

Mendengarkan TOEFL iBT digunakan untuk mengukur kemampuan memahami bahasa Inggris lisan dalam situasi akademik maupun kehidupan kampus. Peserta perlu menangkap bukan hanya kata-kata yang diucapkan, tetapi juga tujuan pembicaraan, detail penting, maksud pembicara, serta kesimpulan yang dapat ditarik dari audio.

Dalam format TOEFL iBT terbaru, ETS mencantumkan empat jenis tugas Listening, yaitu Listen and Choose a Response, Listen to a Conversation, Listen to an Noticement, dan Listen to an Academic Talk . Mendengarkan juga menggunakan sistem multistage adaptif , sehingga tes dapat menyesuaikan dengan kinerja peserta.

Pada informasi ETS saat ini, Listening memiliki sekitar 47 item dengan waktu dasar sekitar 29 menit , meskipun jumlah maupun durasi aktual dapat berubah karena sifat tes yang adaptif.

Jenis Soal Listening TOEFL yang Perlu Dipahami

1.1 Dengarkan dan Pilih Jawaban

Peserta mendengarkan ucapan atau pertanyaan singkat, kemudian memilih respons yang paling sesuai. Bagian ini membutuhkan pemahaman terhadap maksud pembicara, bukan sekadar mencocokkan kata yang terdengar.

Misalnya seseorang berkata:

“Bisakah Anda mengirimkan presentasi tersebut sebelum makan siang?”

Jawaban paling sesuai dapat berupa:

“Tentu, saya akan mengirimkannya melalui email pagi ini.”

Peserta harus mengenali bahwa pembicara sedang menyampaikan permintaan sehingga pilihan jawaban harus berupa respons yang relevan.

1.2 Dengarkan Percakapan

Peserta mendengarkan percakapan yang umumnya berkaitan dengan kehidupan kampus atau aktivitas sehari-hari. Soal dapat menanyakan ide utama, masalah yang sedang dibicarakan, maksud salah satu pembicara, maupun informasi tersirat.

BestMyTest juga membagi latihan Listening berdasarkan percakapan sehingga peserta dapat membiasakan diri memahami dialog dan konteks pembicaraan.

1.3 Dengarkan Pengumuman

Pada bagian ini, peserta mendengar pengumuman singkat dalam konteks kampus atau lingkungan akademik.

Informasi yang perlu diperhatikan biasanya mencakup:

  • tujuan pengumuman;
  • perubahan jadwal;
  • waktu atau lokasi;
  • tindakan yang perlu dilakukan pendengar.

ETS menjelaskan bahwa tipe ini menilai pemahaman terhadap tujuan pembicara, informasi penting, makna tersirat, dan kemungkinan tindakan selanjutnya.

1.4 Dengarkan Ceramah Akademik

Peserta mendengarkan pembicaraan akademik singkat dari dosen atau pembicara mengenai suatu topik tertentu. Tidak diperlukan pengetahuan khusus terhadap topiknya karena informasi yang diperlukan tersedia dalam audio.

Pertanyaan dapat berkaitan dengan:

  • topik utama;
  • informasi pendukung;
  • hubungan sebab-akibat;
  • kesimpulan;
  • alasan pembicara menyebutkan contoh tertentu.

Kemampuan yang Dinilai dalam Listening TOEFL

Mendengarkan TOEFL tidak hanya menguji seberapa banyak kosakata yang dikuasai. Peserta juga perlu memahami hubungan antarinformasi dan maksud pembicara.

Beberapa kemampuan yang perlu diperkuat adalah memahami gagasan utama , menangkap detail, mengenali tujuan pembicara, menarik kesimpulan, serta memahami organisasi suatu pembicaraan. Dalam perbincangan, peserta akademik juga dapat membahas pemahaman yang kurang umum atau ungkapan berdasarkan konteks.

Kemampuan membuat catatan juga dapat membantu. ETS memperbolehkan peserta membuat catatan selama mendengarkan bagian Listening.

Baca juga: Cara Menyusun Strategi Setelah Hasil Nilai TOEFL Keluar

Contoh Soal Listening TOEFL

Berikut 5 contoh soal Listening TOEFL yang dapat digunakan untuk latihan memahami percakapan dalam bahasa Inggris.

1. Contoh Soal Listening TOEFL

Man: Did you finish the assignment for Professor Brown?

Woman: Not yet. I’m planning to finish it tonight.

Man: The deadline is tomorrow morning, isn’t it?

Woman: Yes, so I have to hurry.

Question: What does the woman mean?

A. She has already submitted the assignment.

B. She will finish the assignment tonight.

C. She does not know the deadline.

D. She wants to ask the professor for more time.

Jawaban: B. She will finish the assignment tonight.

Wanita tersebut mengatakan, “I’m planning to finish it tonight,” yang berarti ia berencana menyelesaikan tugas malam ini.

2. Contoh Soal Listening TOEFL

Woman: Are you going to the library this afternoon?

Man: I was, but it closes earlier today.

Woman: Really? What time does it close?

Man: At four o’clock.

Question: Why won’t the man go to the library this afternoon?

A. He has another class.

B. The library is too far away.

C. The library closes early.

D. He has forgotten his library card.

Jawaban: C. The library closes early.

Pria tersebut tidak pergi ke perpustakaan karena perpustakaan tutup lebih awal pada hari itu.

3. Contoh Soal Listening TOEFL

Man: How was your presentation yesterday?

Woman: It went well, but I was really nervous at first.

Man: You didn’t look nervous at all.

Woman: That’s good to hear!

Question: What can be inferred about the woman’s presentation?

A. She canceled the presentation.

B. She performed well despite feeling nervous.

C. She forgot most of the material.

D. She did not prepare for the presentation.

Jawaban: B. She performed well despite feeling nervous.

Wanita tersebut mengatakan presentasinya berjalan dengan baik meskipun awalnya merasa gugup. Jadi, ia tetap dapat melakukan presentasi dengan baik.

4. Contoh Soal Listening TOEFL

Woman: Did you buy the textbook for economics?

Man: No. It’s cheaper to rent it from the bookstore.

Woman: That’s a good idea. How much does it cost to rent?

Man: Only twenty dollars for the semester.

Question: Why does the man want to rent the textbook?

A. The textbook is difficult to find.

B. He needs it for only one day.

C. Renting it is less expensive.

D. The bookstore does not sell the book.

Jawaban: C. Renting it is less expensive.

Pria tersebut mengatakan bahwa menyewa buku lebih murah daripada membelinya. Kata “cheaper” menjadi petunjuk utama untuk menentukan jawaban.

5. Contoh Soal Listening TOEFL

Man: I heard you’re moving to a new apartment.

Woman: Yes. My new place is closer to campus.

Man: That must make commuting easier.

Woman: Definitely. I can walk there in about ten minutes.

Question: What is one advantage of the woman’s new apartment?

A. It is larger than her old apartment.

B. It is closer to her campus.

C. It is cheaper than her old apartment.

D. It has more furniture.

Jawaban: B. It is closer to her campus.

Wanita tersebut mengatakan bahwa tempat tinggal barunya lebih dekat dengan kampus dan dapat ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 10 menit.

Cara Meningkatkan Kemampuan Mendengarkan TOEFL

Latihan akan lebih efektif jika audio yang digunakan mendekati karakter tes sebenarnya. BestMyTest menekankan pentingnya berlatih menggunakan materi Listening yang sesuai dengan konteks TOEFL, kemudian memancarkan bagian audio yang tidak dipahami setelah menyelesaikan soal.

Gunakan latihan secara bertahap. Kerjakan satu simulasi menggunakan batas waktu, periksa jawaban, lalu dengarkan kembali bagian yang salah. Terjadinya apakah berasal dari kosakata, kecepatan pembicara, kehilangan informasi detail, atau salah memahami maksud kalimat.

Membaca transkrip setelah latihan juga dapat membantu menemukan kata atau struktur yang sebelumnya tidak terdengar jelas. Setelah memahami kesalahan tersebut, ulangi audio melihat tanpa transkrip untuk mengetahui apakah pemahaman sudah meningkat.

Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Latihan Listening TOEFL

Peserta sering terlalu fokus menerjemahkan setiap kata sehingga kehilangan informasi berikutnya. Dalam Mendengarkan, memahami gagasan dan menghubungkan informasi jauh lebih penting daripada mengetahui arti keseluruhan secara umum.

Kesalahan lain adalah hanya memutar audio tanpa jawaban. Jika suatu pertanyaan salah, cari tahu penyebabnya: apakah kehilangan detail, tidak memahami idiom, salah menangkap maksud pembicara, atau terlalu fokus mencatat.

Hindari pula menjadikan musik atau film sebagai satu-satunya bahan latihan. Keduanya tetap bermanfaat untuk membiasakan telinga dengan bahasa Inggris, tetapi materi TOEFL lebih banyak menggunakan konteks akademik dan kehidupan kampus sehingga latihan sebaiknya juga mencakup percakapan, pengumuman, serta percakapan akademik.

Baca juga: Cara Efektif Menghadapi Soal TOEFL yang Bervariasi dengan Strategi Tepat

Mini faq

Apa saja jenis soal Listening TOEFL terbaru?

Listening TOEFL iBT terbaru mencakup Listen and Choose a Response, Listen to a Conversation, Listen to an Announcement, dan Listen to an Academic Talk.

Apakah Listening TOEFL ITP dan iBT sama?

Tidak. Format dan jenis tugas keduanya berbeda. Pastikan latihan disesuaikan dengan jenis TOEFL yang akan diikuti.

Apakah boleh mencatat saat Listening TOEFL iBT?

Ya. ETS menyatakan peserta dapat membuat catatan selama mendengarkan untuk membantu menjawab pertanyaan.

Apa yang perlu diperhatikan saat mendengarkan audio TOEFL?

Fokus pada ide utama, detail penting, tujuan pembicara, hubungan informasi, serta makna yang tersirat dari percakapan atau pembicaraan.

Bagaimana cara meningkatkan kemampuan Listening TOEFL?

Gunakan latihan sesuai format tes, kerjakan dengan batas waktu, evaluasi kesalahan, dengarkan kembali audio yang sulit, dan perkuat vocabulary yang belum dikuasai.

kesimpulan

Mendengarkan TOEFL mengukur kemampuan memahami bahasa Inggris lisan dalam konteks kehidupan akademik. Pada TOEFL iBT terbaru, peserta menghadapi empat tipe tugas utama, yaitu memilih respons, memahami percakapan, memahami pengumuman, dan memahami pembicaraan akademik.

Untuk meningkatkan kemampuan, latihan sebaiknya tidak hanya fokus pada jumlah soal. Evaluasi audio yang sulit, pahami penyebab kesalahan, tingkatkan kosakata, serta biasakan diri dengan konteks akademik. Cara tersebut membuat latihan Listening lebih terarah dibandingkan sekadar mendengarkan audio berulang kali tanpa mengetahui bagian yang perlu diperbaiki.

Bagikan :

Artikel Terbaru Lainnya :

Cari Artikel

Cari artikel dan panduan belajar untuk menemukan berbagai informasi, tips, dan strategi seputar persiapan ujian.

Akses Bimbel Toefl Academy