Banyak peserta yang sudah mengikuti tes TOEFL masih memiliki pertanyaan penting, yaitu “sertifikat TOEFL berlaku berapa lama?” Hal ini menjadi perhatian terutama bagi seseorang yang ingin menggunakan sertifikat tersebut untuk melamar pekerjaan, mendaftar universitas, mengajukan beasiswa, atau memenuhi persyaratan administrasi tertentu. Mengetahui masa berlaku sertifikat TOEFL membantu peserta menentukan waktu yang tepat untuk mengikuti tes agar hasil yang diperoleh masih dapat digunakan.
Secara umum, sertifikat TOEFL memiliki masa berlaku tertentu dan tidak dapat digunakan selamanya. Masa berlaku ini diterapkan karena kemampuan bahasa Inggris seseorang dapat mengalami perubahan seiring waktu. Oleh karena itu, memahami jenis TOEFL, aturan masa berlaku, serta kapan waktu terbaik mengambil tes menjadi bagian penting agar sertifikat yang dimiliki tetap sesuai dengan kebutuhan.
Baca juga: Contoh Soal Tes TOEFL: Materi, Bentuk Soal, Jawaban, dan Pembahasannya
Sertifikat TOEFL Berlaku Berapa Lama

Pertanyaan mengenai sertifikat TOEFL berlaku berapa lama sering muncul dari peserta yang sudah pernah mengikuti tes sebelumnya.
Secara umum, sertifikat TOEFL berlaku selama 2 tahun sejak tanggal pelaksanaan tes. Setelah melewati periode tersebut, skor TOEFL biasanya tidak lagi dianggap valid oleh banyak institusi seperti universitas, perusahaan, maupun lembaga pemberi beasiswa.
Aturan masa berlaku ini berlaku karena kemampuan bahasa Inggris seseorang dapat berubah. Lembaga yang meminta sertifikat TOEFL biasanya membutuhkan bukti kemampuan bahasa Inggris yang masih terbaru dan relevan dengan kondisi peserta saat ini.
Namun, setiap institusi dapat memiliki kebijakan berbeda. Beberapa lembaga mungkin memiliki persyaratan khusus terkait batas waktu sertifikat yang diterima sehingga peserta tetap perlu memeriksa aturan resmi dari tujuan penggunaannya.
Mengapa Sertifikat TOEFL Memiliki Masa Berlaku
Mungkin banyak peserta bertanya, mengapa sertifikat TOEFL tidak berlaku seumur hidup?
Hal ini karena kemampuan bahasa Inggris bukan kemampuan yang bersifat tetap. Jika seseorang jarang menggunakan bahasa Inggris dalam waktu lama, kemampuan seperti listening, vocabulary, grammar, dan reading dapat mengalami perubahan.
Dengan adanya batas waktu sertifikat, institusi dapat memastikan bahwa skor yang diberikan masih menggambarkan kemampuan bahasa Inggris peserta saat ini.
Contohnya, seseorang yang mendapatkan skor TOEFL tinggi lima tahun lalu belum tentu memiliki kemampuan yang sama jika tidak pernah berlatih kembali.
Perbedaan Masa Berlaku TOEFL ITP dan TOEFL iBT
TOEFL memiliki beberapa jenis tes yang umum digunakan, terutama:
TOEFL ITP
TOEFL ITP merupakan tes yang biasanya mengukur:
- Listening Comprehension
- Structure and Written Expression
- Reading Comprehension
Tes ini sering digunakan untuk kebutuhan akademik atau administrasi tertentu sesuai kebijakan institusi.
TOEFL iBT
TOEFL iBT dilakukan secara online dan mengukur empat kemampuan utama:
- Listening
- Reading
- Speaking
- Writing
Baik TOEFL ITP maupun TOEFL iBT umumnya memiliki masa berlaku 2 tahun sejak tanggal tes.
Meskipun masa berlaku sama, penerimaan kedua jenis sertifikat dapat berbeda tergantung kebutuhan universitas, perusahaan, atau lembaga yang meminta.
Struktur Tes TOEFL yang Perlu Dipahami Sebelum Mengambil Tes
Selain mengetahui masa berlaku sertifikat, peserta juga perlu memahami bagian tes TOEFL agar persiapan lebih terarah.
Listening Comprehension
Bagian Listening menguji kemampuan memahami percakapan dan materi berbahasa Inggris.
Peserta harus mampu menangkap:
- Ide utama pembicaraan
- Informasi detail
- Maksud pembicara
Latihan mendengarkan percakapan bahasa Inggris secara rutin dapat membantu meningkatkan kemampuan pada bagian ini.
Structure and Written Expression
Bagian ini menguji kemampuan grammar atau tata bahasa Inggris.
Materi yang sering muncul:
- Tenses
- Subject verb agreement
- Clause
- Penggunaan kata penghubung
Peserta perlu memahami struktur kalimat agar dapat menemukan pilihan jawaban yang tepat.
Reading Comprehension
Reading menguji kemampuan memahami teks berbahasa Inggris.
Jenis pertanyaan yang sering muncul:
- Ide utama teks
- Informasi detail
- Kesimpulan bacaan
Kemampuan membaca cepat dan memahami konteks sangat membantu dalam bagian ini.
Speaking dan Writing TOEFL iBT
Pada TOEFL iBT terdapat tambahan Speaking dan Writing.
Bagian ini menguji kemampuan peserta dalam:
- Menyampaikan pendapat
- Menjelaskan informasi
- Menulis jawaban dengan struktur yang jelas
Bagian Speaking dan Writing tidak terdapat pada TOEFL ITP.
Baca juga: Kosakata TOEFL yang Paling Sering Keluar di Reading
Tips Mempersiapkan TOEFL Sebelum Sertifikat Kedaluwarsa

Agar mendapatkan hasil maksimal sebelum mengambil tes TOEFL, beberapa hal yang dapat dilakukan:
Tentukan Target Penggunaan Sertifikat
Ketahui terlebih dahulu sertifikat akan digunakan untuk:
- Kuliah
- Beasiswa
- Kerja
Karena setiap tujuan dapat memiliki standar skor berbeda.
Latihan Sesuai Struktur TOEFL
Fokuskan latihan berdasarkan bagian tes:
- Listening
- Grammar
- Reading
- Speaking dan Writing (TOEFL iBT)
Lakukan Simulasi Tes
Simulasi membantu peserta terbiasa dengan batas waktu dan pola soal TOEFL.
Evaluasi Kesalahan
Jangan hanya melihat jawaban benar, tetapi pahami alasan kesalahan agar kemampuan meningkat.
Baca juga: Cara Agar Lolos Tes TOEFL Strategi Meraih Skor Tinggi
Mini FAQ
Sertifikat TOEFL berlaku berapa lama?
Umumnya sertifikat TOEFL berlaku selama 2 tahun sejak tanggal tes.
Apakah TOEFL ITP dan TOEFL iBT memiliki masa berlaku berbeda?
Tidak, keduanya umumnya memiliki masa berlaku yang sama, yaitu 2 tahun.
Apakah sertifikat TOEFL lama masih bisa digunakan?
Tergantung kebijakan institusi. Namun, sertifikat yang sudah melewati masa berlaku biasanya tidak diterima.
Kapan waktu terbaik mengikuti tes TOEFL?
Sebaiknya mengikuti tes beberapa bulan sebelum sertifikat dibutuhkan.
Apakah harus mengulang TOEFL jika sertifikat habis masa berlaku?
Jika institusi membutuhkan sertifikat aktif, peserta biasanya perlu mengikuti tes kembali.
kesimpulan
Mengetahui sertifikat TOEFL berlaku berapa lama sangat penting agar peserta dapat merencanakan tes dengan tepat. Secara umum, sertifikat TOEFL berlaku selama 2 tahun sejak tanggal pelaksanaan tes, baik untuk TOEFL ITP maupun TOEFL iBT.
Selain memperhatikan masa berlaku sertifikat, peserta juga perlu mempersiapkan kemampuan bahasa Inggris melalui latihan Listening, Grammar, Reading, Speaking, dan Writing sesuai jenis TOEFL yang diikuti. Dengan persiapan yang matang dan waktu tes yang tepat, sertifikat TOEFL dapat digunakan secara optimal untuk mendukung kebutuhan akademik maupun karier.


