Bagi pelajar, mahasiswa, maupun pencari kerja, TOEFL menjadi salah satu tes kemampuan bahasa Inggris yang cukup sering digunakan untuk berbagai kebutuhan akademik dan profesional. Karena itu, contoh soal tes TOEFL banyak dicari untuk mengetahui gambaran pertanyaan sebelum mengikuti tes yang sebenarnya.
Dengan mempelajari contoh soal tes TOEFL, peserta dapat mengenali apakah pertanyaan berkaitan dengan kemampuan membaca, mendengarkan, tata bahasa, menulis, atau berbicara. Artikel berikut membahas format TOEFL terbaru sekaligus memberikan beberapa contoh pertanyaan beserta jawaban dan pembahasannya.
Apa Itu Tes TOEFL?

TOEFL atau Test of English as a Foreign Language merupakan tes yang digunakan untuk mengukur kemampuan seseorang menggunakan dan memahami bahasa Inggris. Salah satu penyelenggara sekaligus pengembang resmi tes TOEFL adalah Educational Testing Service atau ETS.
Dalam praktiknya, peserta perlu membedakan TOEFL iBT dan TOEFL ITP. TOEFL iBT mengukur empat kemampuan, yaitu Reading, Listening, Writing, dan Speaking. Struktur TOEFL iBT juga mengalami pembaruan yang mulai berlaku secara global pada 21 Januari 2026.
Sementara itu, TOEFL ITP Level 1 dan Level 2 menggunakan soal pilihan ganda untuk mengukur Listening Comprehension, Structure and Written Expression, serta Reading. ETS juga menyediakan TOEFL ITP Speaking sebagai tes tambahan yang tersedia bersama versi digital TOEFL ITP Level 1 atau Level 2.
Karena perbedaan tersebut, contoh soal tes TOEFL yang dipelajari sebaiknya disesuaikan dengan jenis tes yang nantinya akan diikuti.
Apa Saja Materi yang Ada dalam Tes TOEFL?

Materi yang ditemui peserta bergantung pada jenis TOEFL. Untuk TOEFL ITP Level 1, ETS mencantumkan tiga bagian utama, yaitu Listening Comprehension, Structure and Written Expression, serta Reading Comprehension.
TOEFL ITP Level 1 terdiri dari 140 pertanyaan dengan waktu administrasi sekitar 115 menit. Listening terdiri dari 50 pertanyaan, Structure and Written Expression 40 pertanyaan, sedangkan Reading Comprehension memiliki 50 pertanyaan.
Berbeda dengan TOEFL ITP, struktur TOEFL iBT yang berlaku saat ini mencakup empat kemampuan berikut.
| Bagian TOEFL iBT | Bentuk Tugas |
|---|---|
| Reading | Complete the Words, Read in Daily Life, Read an Academic Passage |
| Listening | Listen and Choose a Response, Listen to a Conversation, Listen to an Announcement, Listen to an Academic Talk |
| Writing | Build a Sentence, Write an Email, Write for an Academic Discussion |
| Speaking | Listen and Repeat, Take an Interview |
ETS mencantumkan waktu dasar sekitar 30 menit untuk Reading, 29 menit untuk Listening, 23 menit untuk Writing, dan 8 menit untuk Speaking. Karena TOEFL iBT menggunakan sistem adaptif pada bagian tertentu, jumlah item dan waktu pengerjaan dapat bervariasi. Secara keseluruhan, peserta disarankan menyediakan waktu sekitar dua jam untuk menyelesaikan tes.
Baca juga contoh soal TOEFL Structure and Written Expression
Contoh Soal Tes TOEFL Listening
Listening mengukur kemampuan memahami bahasa Inggris yang disampaikan secara lisan. Pada TOEFL ITP Level 1, bagian Listening Comprehension terdiri dari 50 pertanyaan dengan waktu sekitar 35 menit.
Sementara dalam TOEFL iBT terbaru, tugas Listening antara lain mendengarkan respons, percakapan, pengumuman, dan pembicaraan akademik.
Berikut contoh soal tes TOEFL Listening sederhana yang dibuat sebagai gambaran latihan dan bukan merupakan soal resmi ETS.
Soal 1
Man: Are you going to attend the seminar tomorrow?
Woman: I would, but I have an exam at the same time.
What does the woman mean?
A. She has already attended the seminar.
B. She cannot attend the seminar.
C. She does not know about the seminar.
D. She wants to postpone her examination.
Jawaban: B. She cannot attend the seminar.
Pembahasan:
Kalimat “I would, but I have an exam at the same time” menunjukkan bahwa sebenarnya perempuan tersebut ingin mengikuti seminar, tetapi tidak dapat melakukannya karena memiliki ujian pada waktu yang sama.
Soal 2
Woman: Why didn’t Kevin come to class this morning?
Man: He wasn’t feeling well.
Why did Kevin miss the class?
A. He overslept.
B. He had another class.
C. He was sick.
D. He forgot the schedule.
Jawaban: C. He was sick.
Pembahasan:
Ungkapan “wasn’t feeling well” berarti seseorang sedang merasa tidak sehat. Karena itu, jawaban yang paling tepat adalah Kevin tidak mengikuti kelas karena sakit.
Contoh Soal TOEFL Structure and Written Expression
Structure and Written Expression merupakan salah satu bagian yang terdapat pada TOEFL ITP Level 1 dan Level 2. Bagian ini mengukur kemampuan mengenali struktur serta penggunaan bahasa Inggris secara tepat. Untuk Level 1, ETS mencantumkan 40 pertanyaan dengan waktu sekitar 25 menit.
Soal pada bagian ini biasanya mengharuskan peserta memahami hubungan antara subjek dan kata kerja, bentuk kata, klausa, susunan kalimat, serta unsur tata bahasa lainnya.
Berikut contoh sederhananya.
Soal 3
The students _____ their assignments before the deadline.
A. completes
B. completing
C. completed
D. completion
Jawaban: C. completed
Pembahasan:
Subjek “The students” membutuhkan kata kerja. Dari pilihan yang tersedia, completed merupakan bentuk kata kerja yang dapat membentuk kalimat lengkap: “The students completed their assignments before the deadline.”
Soal 4
_____ the heavy rain, the football match continued as scheduled.
A. Although
B. Despite
C. Because
D. Since
Jawaban: B. Despite
Pembahasan:
Setelah bagian kosong terdapat frasa nomina “the heavy rain”. Kata despite dapat langsung diikuti frasa nomina sehingga struktur kalimat menjadi tepat.
Contoh Soal Tes TOEFL Reading
Kemampuan membaca juga diukur dalam TOEFL iBT maupun TOEFL ITP. Pada TOEFL ITP Level 1, Reading Comprehension terdiri dari 50 soal dengan waktu sekitar 55 menit.
Dalam TOEFL iBT terbaru, Reading mencakup tugas Complete the Words, Read in Daily Life, dan Read an Academic Passage. ETS mencantumkan sekitar 50 item dengan waktu dasar kurang lebih 30 menit, meski jumlahnya dapat berubah karena sifat tes yang adaptif.
Berikut contoh soal tes TOEFL pada bagian Reading.
Teks
Many university students choose to study in libraries because these places provide a quiet environment for reading and completing assignments. Modern university libraries may also provide computers, internet access, digital databases, and collaborative study rooms.
Soal 5
Why do many students choose to study in libraries?
A. Libraries provide free meals.
B. Libraries provide a quiet environment.
C. Students are required to live there.
D. Libraries only provide printed books.
Jawaban: B. Libraries provide a quiet environment.
Pembahasan:
Jawaban dapat ditemukan langsung pada kalimat pertama yang menjelaskan bahwa mahasiswa memilih belajar di perpustakaan karena tersedia lingkungan yang tenang untuk membaca dan mengerjakan tugas.
Soal 6
According to the passage, modern university libraries may provide all of the following EXCEPT:
A. Internet access
B. Digital databases
C. Study rooms
D. Free transportation
Jawaban: D. Free transportation
Pembahasan:
Teks menyebut komputer, akses internet, database digital, serta ruang belajar bersama. Tidak ada informasi mengenai transportasi gratis.
Contoh Soal TOEFL Writing
Writing merupakan salah satu bagian TOEFL iBT. Dalam struktur TOEFL iBT terbaru, ETS mencantumkan tiga jenis tugas utama, yaitu Build a Sentence, Write an Email, dan Write for an Academic Discussion. Bagian ini memiliki sekitar 12 item dengan waktu dasar sekitar 23 menit. (ETS)
Berbeda dari pilihan ganda, kemampuan menulis membutuhkan peserta untuk menyusun atau menghasilkan bahasa Inggris sesuai konteks yang diberikan.
Soal 7
Susun kata berikut menjadi kalimat yang benar:
students / the library / usually / after class / visit
Jawaban:
Students usually visit the library after class.
Pembahasan:
Kalimat mengikuti susunan subjek, kata keterangan frekuensi, kata kerja, objek atau tempat, dan keterangan waktu.
Soal 8
Imagine your professor has changed the deadline for an assignment, but you have another important examination on the same day. Write a short email explaining your situation and asking whether an alternative arrangement is available.
Dalam soal seperti ini, tidak hanya tata bahasa yang diperhatikan. Peserta perlu memberikan respons yang sesuai dengan konteks, menyampaikan maksud secara jelas, serta mengembangkan jawaban menggunakan bahasa Inggris yang dapat dipahami.
Contoh tersebut dibuat sebagai simulasi berdasarkan kategori tugas Writing yang tercantum pada struktur resmi TOEFL iBT, bukan pertanyaan resmi yang digunakan ETS dalam tes sebenarnya.
Contoh Soal TOEFL Speaking
TOEFL iBT juga mengukur kemampuan berbicara. Pada format terbaru, bagian Speaking mencakup tugas Listen and Repeat serta Take an Interview. ETS mencantumkan sekitar 11 item dengan waktu dasar kurang lebih delapan menit.
Peserta perlu memberikan jawaban secara lisan. Karena itu, kemampuan pengucapan, penyampaian gagasan, serta pemahaman terhadap instruksi menjadi bagian penting dalam mengerjakan tugas.
Soal 9
Listen and repeat:
The university library will remain open until midnight during examination week.
Peserta diminta mendengarkan kalimat kemudian mengucapkannya kembali sesuai instruksi tes.
Soal 10
What is one activity you enjoy doing in your free time, and why do you enjoy it?
Pada pertanyaan seperti ini, peserta perlu memberikan respons langsung secara lisan dan mengembangkan jawabannya berdasarkan pertanyaan yang diberikan.
Contoh di atas hanya digunakan untuk memberikan gambaran latihan. ETS menyediakan sample test dan sumber persiapan resmi bagi peserta yang ingin melihat materi yang lebih dekat dengan pengalaman TOEFL iBT sebenarnya.
Berapa Jumlah Soal TOEFL?
Tidak ada satu jumlah soal yang berlaku untuk seluruh jenis TOEFL. Peserta perlu terlebih dahulu memastikan apakah tes yang akan diikuti merupakan TOEFL ITP Level 1, Level 2, atau TOEFL iBT.
TOEFL ITP Level 1 memiliki total 140 soal dan waktu sekitar 115 menit. TOEFL ITP Level 2 memiliki 95 soal dengan waktu sekitar 70 menit. Keduanya mengukur Listening, Structure and Written Expression, serta kemampuan Reading sesuai level masing-masing.
Untuk TOEFL iBT saat ini, ETS mencantumkan sekitar 50 item Reading, 47 Listening, 12 Writing, dan 11 Speaking. ETS juga menjelaskan bahwa waktu dan jumlah item dapat bervariasi karena tes dapat menyesuaikan tingkat kemampuan peserta.
Itulah sebabnya informasi jumlah pertanyaan perlu dilihat berdasarkan jenis TOEFL, bukan hanya berdasarkan istilah “tes TOEFL” secara umum.
Bagaimana Sistem Skor TOEFL?

Sistem penilaian TOEFL juga berbeda sesuai jenis tes. TOEFL ITP Level 1 memiliki rentang total skor 310–677, sedangkan Level 2 memiliki rentang 200–500. Nilai setiap bagian ditentukan berdasarkan jumlah jawaban benar yang kemudian dikonversikan menjadi skor berskala.
ETS juga telah memperbarui sistem pelaporan skor TOEFL iBT. Pada TOEFL iBT yang berlaku sejak Januari 2026, peserta memperoleh skor masing-masing bagian serta skor keseluruhan dalam skala 1–6. Selama periode transisi dua tahun setelah Januari 2026, peserta juga mendapatkan skor keseluruhan pembanding pada skala 0–120.
Artinya, peserta yang menemukan informasi bahwa TOEFL iBT hanya menggunakan skala 0–120 perlu memperhatikan tanggal informasi tersebut. TOEFL iBT telah menggunakan sistem pelaporan skor baru sejak pembaruan 2026.
Baca juga tingkatan skor TOEFL
Apakah Contoh Soal TOEFL Sama dengan Soal Asli?
Tidak selalu. Contoh soal tes TOEFL yang ditemukan pada berbagai situs belajar umumnya dibuat untuk memberikan latihan berdasarkan kemampuan yang diukur dalam TOEFL. Bentuknya dapat menyerupai pola tes, tetapi bukan berarti soal tersebut akan muncul dalam ujian.
Jika ingin mendapatkan gambaran yang berasal langsung dari pengembang TOEFL, peserta dapat menggunakan materi persiapan ETS. ETS menyediakan full-length practice tests, sample questions, dan berbagai sumber persiapan TOEFL resmi.
ETS juga menyediakan TOEFL TestReady yang berisi sumber latihan untuk berbagai kemampuan bahasa yang diukur dalam TOEFL iBT. Materi resmi menjadi rujukan penting karena disusun untuk mengikuti format tes yang berlaku.
Sementara itu, seluruh contoh pertanyaan dalam artikel ini merupakan soal latihan yang disusun untuk menjelaskan bentuk kemampuan yang diuji. Soal tersebut bukan soal rahasia, bocoran, maupun pertanyaan resmi yang pernah digunakan dalam tes TOEFL.
Apakah TOEFL ITP dan TOEFL iBT Memiliki Soal yang Sama?
Tidak. TOEFL ITP Level 1 dan Level 2 berfokus pada Listening Comprehension, Structure and Written Expression, serta Reading. TOEFL iBT mengukur Reading, Listening, Writing, dan Speaking.
Perbedaan tersebut membuat persiapan peserta juga perlu disesuaikan. Seseorang yang akan mengikuti TOEFL ITP, misalnya, perlu memahami bagian Structure and Written Expression. Sebaliknya, peserta TOEFL iBT akan menemukan tugas Writing dan Speaking.
Oleh sebab itu, sebelum mulai mengerjakan contoh soal tes TOEFL, periksa nama tes yang dipersyaratkan oleh kampus, lembaga, program beasiswa, atau instansi tujuan.
Berapa Lama Skor TOEFL Berlaku?
Untuk TOEFL ITP, ETS menyatakan bahwa laporan skor berlaku selama dua tahun. ETS menjelaskan bahwa kemampuan bahasa dapat berubah dalam waktu relatif singkat sehingga skor yang berusia lebih dari dua tahun tidak dapat lagi dilaporkan atau diverifikasi melalui sistem tersebut.
Peserta tetap perlu memperhatikan ketentuan lembaga tujuan. Kampus, perusahaan, atau penyelenggara program tertentu dapat menentukan jenis TOEFL maupun skor minimum yang mereka terima sesuai kebijakan masing-masing.
Baca juga skor masikmal toefl
Kesimpulan
Mengerjakan contoh soal tes TOEFL dapat memberikan gambaran mengenai jenis kemampuan bahasa Inggris yang akan diuji. Namun, peserta perlu membedakan terlebih dahulu antara TOEFL ITP dan TOEFL iBT karena keduanya memiliki struktur tes yang berbeda.
TOEFL ITP Level 1 dan Level 2 mengukur Listening, Structure and Written Expression, serta Reading, sedangkan TOEFL iBT terbaru mengukur Reading, Listening, Writing, dan Speaking. TOEFL iBT juga telah mengalami pembaruan format dan pelaporan skor sejak Januari 2026.
Untuk mendapatkan gambaran tes yang paling sesuai dengan format resmi, peserta dapat menjadikan materi latihan dan sample test yang diterbitkan ETS sebagai rujukan utama. Dengan begitu, latihan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada banyaknya soal, tetapi juga sesuai dengan jenis TOEFL yang benar.
Kata kunci SEO yang sudah masuk: contoh soal tes TOEFL, soal TOEFL, materi TOEFL, latihan TOEFL, TOEFL ITP, TOEFL iBT, pembahasan soal TOEFL, dan tes TOEFL.


