Materi TOEFL Grammar: Pelajari Rumus, Pola Soal, dan Grammar yang Sering Muncul

materi toefl grammar

Menguasai materi TOEFL grammar menjadi salah satu langkah penting bagi siapa pun yang sedang mempersiapkan tes TOEFL untuk kebutuhan pendidikan, beasiswa, maupun karier. Banyak peserta merasa kesulitan ketika menghadapi bagian grammar karena soal TOEFL tidak hanya menguji kemampuan menghafal kosakata, tetapi juga kemampuan memahami struktur kalimat, penggunaan kata kerja, hingga hubungan antarbagian dalam sebuah kalimat bahasa Inggris.

Pada dasarnya, grammar dalam TOEFL memiliki pola soal yang sering muncul dan dapat dipelajari secara bertahap. Dengan memahami konsep seperti tenses, subject verb agreement, clause, passive voice, hingga conjunction, peserta dapat lebih mudah mengenali pola soal dan mengurangi kesalahan saat mengerjakan tes. Artikel ini akan membahas materi TOEFL grammar yang wajib dipahami, jenis soal yang sering keluar, serta strategi belajar agar persiapan TOEFL menjadi lebih terarah dan efektif.

Baca juga: Contoh Soal Tes TOEFL: Materi, Bentuk Soal, Jawaban, dan Pembahasannya

Mengapa Materi TOEFL Grammar Penting Dipahami

Grammar menjadi bagian penting dalam tes TOEFL karena kemampuan tata bahasa berpengaruh terhadap pemahaman kalimat secara keseluruhan.

Pada TOEFL ITP, salah satu bagian yang diuji adalah Structure and Written Expression, yaitu bagian yang mengukur kemampuan peserta dalam memahami struktur kalimat dan menemukan kesalahan tata bahasa.

Banyak peserta kehilangan poin bukan karena tidak memahami arti kalimat, tetapi karena kurang teliti melihat aturan grammar yang digunakan.

Contohnya:

She ____ to the office every day.

A. go
B. goes
C. going
D. gone

Jawaban:

B. goes

Alasannya karena subjek She menggunakan kata kerja bentuk tunggal.

Dengan memahami pola grammar seperti ini, peserta dapat mengerjakan soal lebih efektif tanpa harus menerjemahkan seluruh kalimat.

Materi TOEFL Grammar yang Sering Muncul dalam Tes

Subject Verb Agreement

Subject Verb Agreement adalah aturan yang mengatur kesesuaian antara subjek dan kata kerja.

Dalam bahasa Inggris, bentuk verb harus mengikuti jumlah subjek.

Contoh:

The student studies English.

Subjek student berbentuk tunggal sehingga menggunakan studies.

Sedangkan:

The students study English.

Subjek students berbentuk jamak sehingga menggunakan study.

Kesalahan subject verb agreement sering muncul dalam soal TOEFL karena pilihan jawaban biasanya terlihat hampir sama.

Tenses

Tenses digunakan untuk menunjukkan waktu terjadinya sebuah kejadian.

Beberapa tense yang sering muncul dalam TOEFL antara lain:

Simple Present

Digunakan untuk fakta atau kebiasaan.

Contoh:

The sun rises in the east.

Simple Past

Digunakan untuk kejadian yang sudah terjadi.

Contoh:

She visited her friend yesterday.

Present Perfect

Digunakan untuk kejadian yang sudah terjadi dan masih berkaitan dengan kondisi sekarang.

Contoh:

They have completed the assignment.

Peserta perlu memahami kata penanda waktu seperti:

  • yesterday
  • since
  • for
  • already
  • every day

karena dapat membantu menentukan tense yang tepat.

Sentence Structure

Sentence structure membahas susunan dasar sebuah kalimat.

Sebuah kalimat bahasa Inggris umumnya terdiri dari:

  • Subject
  • Verb
  • Object
  • Complement

Contoh:

The researcher conducts an experiment.

Penjelasan:

  • The researcher = Subject
  • conducts = Verb
  • an experiment = Object

Dalam TOEFL, peserta sering menemukan soal yang memiliki tambahan kata panjang sehingga harus tetap fokus menemukan struktur utama kalimat.

Clause

Clause adalah kelompok kata yang memiliki subject dan verb.

Terdapat dua jenis clause:

Independent Clause

Clause yang dapat berdiri sendiri.

Contoh:

I study English.

Dependent Clause

Clause yang membutuhkan tambahan informasi.

Contoh:

Because I study English.

Dalam TOEFL, clause sering muncul bersama kata penghubung seperti:

  • because
  • although
  • when
  • while
  • if

Passive Voice

Passive voice merupakan perubahan struktur kalimat ketika objek menjadi fokus utama.

Rumus umum:

Subject + be + Verb 3

Contoh:

Active:

The company produces cars.

Passive:

Cars are produced by the company.

Dalam soal TOEFL, peserta perlu memperhatikan bentuk to be dan perubahan kata kerja menjadi bentuk ketiga.

Gerund dan Infinitive

Gerund dan infinitive merupakan materi yang sering menjadi jebakan dalam soal grammar.

Gerund

Menggunakan kata kerja + ing.

Contoh:

Reading is my hobby.

Infinitive

Menggunakan:

to + verb

Contoh:

She wants to study abroad.

Beberapa kata kerja hanya bisa diikuti bentuk tertentu sehingga peserta perlu memahami pola penggunaannya.

Pronoun

Pronoun adalah kata ganti yang digunakan untuk menggantikan kata benda.

Jenis pronoun:

  • Subject pronoun: I, You, He, She, They
  • Object pronoun: Me, Him, Her, Them
  • Possessive: My, His, Their

Contoh:

Salah:

John likes she.

Benar:

John likes her.

Dalam TOEFL, penggunaan pronoun biasanya diuji melalui posisi kata dalam kalimat.

Preposition

Preposition adalah kata depan yang menunjukkan hubungan waktu, tempat, atau arah.

Contoh:

  • in
  • on
  • at
  • for
  • since
  • during

Contoh:

She was born in 2005.

The class starts at 8 AM.

Peserta perlu memahami konteks penggunaan karena beberapa preposition memiliki arti yang hampir sama.

Comparative dan Superlative

Materi ini digunakan untuk membandingkan sesuatu.

Comparative

Digunakan untuk membandingkan dua hal.

Contoh:

This book is better than that book.

Superlative

Digunakan untuk menunjukkan tingkat paling tinggi.

Contoh:

This is the best book.

Kesalahan yang sering muncul adalah penggunaan bentuk kata yang tidak sesuai.

Conjunction

Conjunction berfungsi menghubungkan kata atau kalimat.

Contoh conjunction:

  • and
  • but
  • because
  • although
  • therefore

Contoh:

She studied hard because she wanted to pass the test.

Dalam TOEFL, peserta harus memahami hubungan antar kalimat agar dapat memilih conjunction yang tepat.

Baca juga: Trik Menjawab Soal Structure TOEFL agar Skor Meningkat

Pola Soal Grammar TOEFL yang Sering Keluar

Beberapa pola soal grammar TOEFL yang sering muncul antara lain:

Melengkapi Kalimat

Contoh:

The students ____ preparing for the exam.

A. is
B. are
C. was
D. be

Jawaban:

B. are

Karena subject students berbentuk jamak.

Mencari Kesalahan Kalimat

Contoh:

She don’t like mathematics.

Kesalahan:

don’t

Seharusnya:

doesn’t

Menentukan Struktur Kalimat

Peserta harus menemukan:

  • Subject
  • Verb
  • Object
  • Hubungan antar klausa

Strategi ini membantu menghindari pilihan jawaban yang terlihat benar tetapi memiliki struktur salah.

Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Mengerjakan Grammar TOEFL

Beberapa kesalahan umum peserta antara lain:

Hanya Menghafal Rumus

Grammar tidak cukup dipelajari melalui hafalan. Peserta perlu memahami penggunaan dalam kalimat.

Tidak Memperhatikan Subject

Banyak peserta langsung memilih jawaban tanpa melihat apakah subjek tunggal atau jamak.

Mengabaikan Kata Kunci Waktu

Kata seperti:

  • yesterday
  • since
  • already
  • every day

dapat membantu menentukan tense.

Kurang Latihan Soal

Tanpa latihan, peserta akan sulit mengenali pola soal yang sering muncul.

Baca juga: Latihan TOEFL Online : Strategi Belajar agar Skor Tes Lebih Tinggi

Strategi Belajar Materi TOEFL Grammar agar Lebih Efektif

Agar belajar grammar lebih maksimal, peserta dapat menerapkan beberapa strategi:

Mulai dari Grammar Dasar

Pelajari konsep utama seperti:

  • Tenses
  • Subject verb agreement
  • Clause
  • Pronoun
  • Preposition

Latihan Soal Secara Konsisten

Latihan membantu peserta terbiasa dengan pola soal TOEFL.

Evaluasi Kesalahan

Catat materi yang masih sering salah dan pelajari kembali.

Latihan dengan Waktu

Biasakan mengerjakan soal dengan batas waktu agar terbiasa saat ujian.

Mini FAQ

Apa saja materi TOEFL grammar yang harus dipelajari?

Materi utama meliputi tenses, subject verb agreement, clause, passive voice, pronoun, dan sentence structure.

Apakah grammar sulit dipelajari untuk TOEFL?

Tidak, selama memahami pola soal dan rutin berlatih, grammar dapat dipelajari secara bertahap.

Apakah harus menghafal semua rumus grammar?

Tidak. Fokus pada grammar yang sering muncul dalam soal TOEFL.

Bagian TOEFL mana yang membutuhkan grammar paling banyak?

Grammar paling banyak digunakan pada bagian Structure and Written Expression, tetapi juga membantu Reading dan Writing.

Berapa lama belajar grammar TOEFL?

Tergantung kemampuan awal peserta. Dengan latihan rutin, kemampuan grammar dapat meningkat secara bertahap.

kesimpulan

Menguasai materi TOEFL grammar merupakan bagian penting dalam persiapan menghadapi tes TOEFL. Pemahaman mengenai subject verb agreement, tenses, clause, passive voice, hingga conjunction dapat membantu peserta menjawab soal dengan lebih cepat dan tepat.

Belajar grammar TOEFL tidak cukup hanya dengan menghafal aturan, tetapi perlu dibarengi latihan soal dan evaluasi kesalahan. Dengan memahami pola soal yang sering muncul serta belajar secara konsisten, peserta dapat meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dan lebih siap menghadapi ujian TOEFL.

Bagikan :

Artikel Terbaru Lainnya :

Cari Artikel

Cari artikel dan panduan belajar untuk menemukan berbagai informasi, tips, dan strategi seputar persiapan ujian.

Akses Bimbel Toefl Academy