Dalam tes TOEFL, kemampuan memahami tata bahasa menjadi salah satu aspek penting, terutama pada soal TOEFL written expression yang menguji kemampuan mengenali kesalahan dalam struktur kalimat bahasa Inggris. Bagian ini tidak hanya mengandalkan hafalan grammar, tetapi juga kemampuan memahami penggunaan kata dan susunan kalimat yang tepat.
Agar lebih mudah mengerjakan soal, peserta perlu mengenali pola kesalahan yang sering muncul, seperti penggunaan tenses, subject-verb agreement, preposition, dan clause. Dengan memahami pola tersebut, peserta dapat menemukan kesalahan dalam kalimat dengan lebih cepat dan tepat.
Baca juga: Contoh Soal Tes TOEFL: Materi, Bentuk Soal, Jawaban, dan Pembahasannya
Apa Itu Soal TOEFL Written Expression

Soal TOEFL written expression merupakan bagian dari tes TOEFL Structure and Written Expression yang menguji kemampuan peserta dalam menemukan kesalahan tata bahasa pada sebuah kalimat.
Dalam bagian ini, peserta biasanya diberikan sebuah kalimat dengan beberapa bagian yang diberi tanda tertentu. Tugas peserta adalah menentukan bagian yang memiliki kesalahan grammar atau memilih bentuk kalimat yang paling tepat.
Berbeda dengan soal vocabulary atau reading yang berfokus pada pemahaman makna, written expression lebih menekankan kemampuan mengenali struktur bahasa Inggris.
Beberapa kemampuan yang diuji meliputi:
- penggunaan tenses;
- kesesuaian subject dan verb;
- penggunaan kata benda dan kata sifat;
- penggunaan preposition;
- penggunaan conjunction;
- struktur clause.
Jenis Kesalahan Grammar dalam TOEFL Written Expression
Kesalahan Subject-Verb Agreement
Kata kerja tidak sesuai dengan subjek, terutama dalam bentuk tunggal dan jamak.
Contoh:
The students studies English every day.
Seharusnya study karena students merupakan subjek jamak.
Kesalahan Tenses
Penggunaan bentuk kata kerja tidak sesuai dengan waktu kejadian.
Contoh:
She go to the library yesterday.
Seharusnya went karena terdapat keterangan waktu yesterday.
Kesalahan Pronoun
Kata ganti tidak sesuai dengan noun yang dirujuk atau fungsinya dalam kalimat.
Contoh:
The students finished his assignment.
Seharusnya their karena students berbentuk jamak.
Kesalahan Preposition
Penggunaan kata depan seperti in, on, at, for, atau to tidak tepat.
Contoh:
She is interested on learning English.
Seharusnya in learning English.
Kesalahan Adjective dan Adverb
Penggunaan kata sifat atau kata keterangan tidak sesuai dengan fungsi dalam kalimat.
Contoh:
She speaks English good.
Seharusnya well karena kata tersebut menerangkan kata kerja speaks.
Kesalahan Conjunction
Penggunaan kata penghubung tidak tepat atau hubungan antarklausa tidak lengkap.
Contoh:
Although he was tired, but he continued working.
Penggunaan although dan but secara bersamaan tidak tepat dalam struktur tersebut.
Kesalahan Clause
Struktur klausa tidak lengkap atau susunan unsur dalam klausa tidak tepat.
Contoh:
The man who lives next door is a doctor.
Pada soal Written Expression, peserta perlu memperhatikan apakah klausa relatif sudah memiliki struktur yang benar.
Kesalahan Passive Voice
Bentuk be atau past participle tidak digunakan dengan tepat dalam kalimat pasif.
Contoh:
The building was construct last year.
Seharusnya was constructed.
Kesalahan Parallel Structure
Bentuk kata atau frasa yang berada dalam satu rangkaian tidak sejajar.
Contoh:
She likes reading, swimming, and to cook.
Seharusnya bentuknya sejajar, misalnya reading, swimming, and cooking.
Kesalahan Comparative
Penggunaan bentuk perbandingan tidak tepat.
Contoh:
This book is more easier than that one.
Seharusnya easier karena tidak menggunakan more sekaligus dengan bentuk -er.
Baca juga: Tes TOEFL Online Gratis untuk Cek Kemampuan Bahasa Inggrismu
Pola Soal TOEFL Written Expression yang Sering Muncul
Soal TOEFL written expression memiliki pola tertentu yang dapat dikenali melalui latihan rutin.
Berikut beberapa pola yang sering muncul:
| Jenis Pola Soal | Fokus Pemeriksaan |
|---|---|
| Subject dan Verb | Kesesuaian antara pelaku dan kata kerja |
| Tenses | Penggunaan waktu dalam kalimat |
| Noun dan Adjective | Perubahan bentuk kata |
| Preposition | Ketepatan penggunaan kata depan |
| Pronoun | Penggunaan kata ganti |
| Clause | Hubungan antarbagian kalimat |
Pada umumnya, soal berbentuk satu kalimat panjang dengan beberapa bagian yang diberi tanda. Peserta perlu membaca seluruh struktur kalimat agar tidak hanya fokus pada satu kata.
Cara Menganalisis Jawaban Soal Written Expression

Kesalahan yang sering dilakukan peserta adalah langsung melihat pilihan jawaban tanpa memahami struktur kalimat.
Berikut langkah yang dapat digunakan:
Cari Subject Utama
Tentukan siapa atau apa yang menjadi pelaku dalam kalimat.
Contoh:
The students …
Setelah mengetahui subjek, periksa apakah kata kerja yang digunakan sudah sesuai.
Periksa Kata Kerja
Lihat apakah penggunaan verb sudah sesuai dengan:
- jumlah subjek;
- waktu kejadian;
- bentuk kalimat.
Cek Struktur Kalimat
Perhatikan hubungan antarbagian kalimat.
Pastikan:
- penggunaan conjunction benar;
- tidak ada kata yang hilang;
- susunan kalimat sesuai aturan grammar.
Gunakan Teknik Eliminasi
Jika belum yakin dengan jawaban, hilangkan pilihan yang jelas salah berdasarkan aturan grammar.
Teknik ini membantu meningkatkan peluang mendapatkan jawaban benar.
Strategi Meningkatkan Skor TOEFL Written Expression
Untuk meningkatkan kemampuan mengerjakan soal TOEFL written expression, peserta dapat menerapkan beberapa strategi berikut:
Pelajari Grammar yang Sering Keluar
Tidak semua materi grammar memiliki tingkat kemunculan yang sama. Fokus terlebih dahulu pada:
- tenses;
- subject-verb agreement;
- clause;
- pronoun;
- preposition.
Latihan Soal Secara Konsisten
Latihan membantu peserta mengenali pola kesalahan yang sering muncul.
Jangan hanya melihat jawaban benar, tetapi pahami alasan mengapa pilihan lain salah.
Catat Kesalahan Pribadi
Buat daftar kesalahan yang sering dilakukan.
Contoh:
- sering salah menggunakan tenses;
- lupa aturan singular dan plural;
- keliru memilih preposition.
Dengan evaluasi tersebut, proses belajar menjadi lebih efektif.
Atur Waktu Saat Tes
Jangan terlalu lama menghabiskan waktu pada satu soal.
Jika sudah memahami pola grammar, satu soal written expression dapat dikerjakan dengan lebih cepat.
Baca juga: IELTS 6.5 Setara dengan TOEFL ITP Berapa? Simak Estimasi Skor dan Cara Mencapainya
Mini FAQ
Apa itu soal TOEFL written expression?
Soal TOEFL written expression adalah bagian tes TOEFL yang menguji kemampuan peserta dalam menemukan kesalahan tata bahasa pada sebuah kalimat bahasa Inggris.
Materi grammar apa yang sering muncul dalam written expression?
Materi yang sering diuji antara lain tenses, subject-verb agreement, pronoun, preposition, conjunction, dan clause.
Apakah soal TOEFL written expression sulit?
Tingkat kesulitan tergantung kemampuan grammar peserta. Dengan memahami pola kesalahan dan latihan rutin, soal ini dapat dikerjakan dengan lebih mudah.
Bagaimana cara cepat menemukan kesalahan dalam written expression?
Mulailah dengan memeriksa subject, verb, waktu kejadian, dan struktur kalimat. Fokus pada bagian yang paling sering menjadi sumber kesalahan grammar.
Apakah harus menghafal semua grammar untuk mengerjakan written expression?
Tidak harus. Peserta cukup memahami konsep grammar yang sering muncul dan berlatih mengenali pola kesalahan dalam soal.
Kesimpulan
Soal TOEFL written expression menguji kemampuan peserta dalam mengenali kesalahan grammar dan struktur kalimat bahasa Inggris. Kesalahan yang sering dibahas meliputi subject-verb agreement, tenses, pronoun, preposition, conjunction, clause, passive voice, parallel structure, hingga comparative. Memahami pola kesalahan tersebut dapat membantu peserta lebih mudah mengenali bagian kalimat yang tidak tepat.
Untuk meningkatkan kemampuan, peserta dapat mempelajari grammar yang sering muncul, berlatih soal secara konsisten, mencatat kesalahan yang masih sering dilakukan, dan membiasakan diri mengerjakan soal dengan batas waktu. Dengan memahami struktur kalimat dan tidak hanya mengandalkan hafalan, peserta dapat mengerjakan soal TOEFL written expression dengan lebih cepat dan tepat.


