Jika Anda bertanya-tanya “selain tes TOEFL apa saja yang bisa diambil?”, penting juga untuk mengenal alternatif lain yang kini semakin relevan bagi peserta yang mempersiapkan studi, karier, maupun beasiswa. Berbagai jenis tes bahasa Inggris memberikan opsi yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing, sehingga Anda bisa memilih tanpa kebingungan. Mengenal opsi ini membantu menghindari kesalahan dalam menentukan strategi dan memaksimalkan peluang diterima.
Daftar Isi
Variasi Jenis Tes dan Relevansi

TOEFL iBT adalah format yang paling dikenal dan banyak digunakan secara internasional karena menguji empat keterampilan: reading, listening, speaking, dan writing. Skor maksimal 120 membuatnya cukup lengkap sebagai bukti kemampuan bahasa Inggris yang dibutuhkan universitas dan lembaga visa pelajar.
Sebaliknya, TOEFL ITP lebih banyak dipakai dalam konteks domestik, seperti seleksi mahasiswa lokal atau persyaratan beasiswa dalam negeri seperti LPDP. Formatnya simpel dan ekonomis karena hanya menguji listening, structure (grammar), dan reading dengan skor maksimal 677. Ini menjadikan ITP pilihan praktis untuk kebutuhan nasional.
Selain itu, ada TOEFL PBT yang berbasis kertas dan kini jarang digunakan kecuali di daerah dengan keterbatasan fasilitas internet. Skornya sama dengan ITP, namun kurang direkomendasikan untuk tujuan internasional. Sedangkan TOEFL CBT yang dulu berbasis komputer sudah tidak dioperasikan lagi.
- TOEFL iBT: empat keterampilan, internasional, skor maksimum 120
- TOEFL ITP: tiga keterampilan, nasional, skor maksimum 677
- TOEFL PBT: kertas, terbatas, jarang dipakai
- TOEFL CBT: sudah dihentikan
Memahami perbedaan ini membantu Anda menjawab pertanyaan “selain tes TOEFL apa saja” dan menyesuaikan jenis tes dengan tujuan, apakah untuk beasiswa internasional atau evaluasi lokal. Jadi, jangan sampai memilih jenis tes yang kurang relevan yang justru menghabiskan waktu dan biaya percuma.
Baca Juga: Tes TOEFL yang Diakui di Indonesia untuk Lolos CPNS 2026!
Alternatif Utama dan Dinamika
IELTS sering dianggap pesaing utama TOEFL iBT. Menguji keahlian yang serupa dengan metode berbicara tatap muka, IELTS cocok untuk yang menargetkan universitas di Inggris, Australia, dan Kanada. Skor dalam band 0-9 memberikan gambaran kemampuan yang cukup berbeda namun setara dengan TOEFL.
Di sisi lain, TOEIC dirancang untuk kebutuhan bisnis dan profesional. Fokus utamanya pada listening dan reading, dengan skor maksimum 990, serta speaking dan writing diuji secara terpisah. TOEIC sangat relevan bagi yang berkarier di perusahaan multinasional dan pemerintah Indonesia.
- IELTS: cocok studi asing, berbicara tatap muka, band 0-9
- TOEIC: fokus bisnis, listening & reading, skor 990
- PTE: berbasis teknologi AI, hasil cepat, populer untuk Australia dan Selandia Baru
- EPT: produk lokal, biaya murah, kurang diakui internasional
PTE sebagai tes baru semakin diminati karena penilaian berbasis teknologi, memberikan hasil dalam 48 jam. Ini membuatnya ideal untuk yang membutuhkan hasil cepat dan fleksibel, terutama untuk beasiswa. Sementara EPT lebih digunakan dalam lingkup lokal dan kurang cocok untuk kebutuhan global.
Baca Juga: Apa Tes TOEFL? Rahasia Meningkatkan Skor dengan Cepat!
Strategi Pemilihan Tes

Jika persiapan Anda untuk studi luar negeri, TOEFL iBT dan IELTS menjadi pilihan utama karena penerimaan luas dan pengujian lengkap. Pahami bahwa TOEFL ITP, meski dipakai di beberapa skema nasional, tidak cukup untuk membuktikan kemampuan dalam seleksi universitas asing dengan standar tinggi.
Dalam dunia karier, TOEIC lebih sering menjadi persyaratan karena fokusnya mengukur kemampuan komunikasi di lingkungan pekerjaan dan bisnis. Skor tinggi di TOEIC membuka peluang posisi manajerial, sedangkan TOEFL ITP juga kadang diperlukan untuk administrasi internal tertentu.
- Cek persyaratan resmi dari universitas atau lembaga beasiswa secara seksama
- Latih semua kemampuan bahasa Inggris yang diujikan secara intensif
- Perhatikan masa berlaku skor dan waktu pendaftaran program
- Sesuaikan biaya tes dengan anggaran yang tersedia
- Rencanakan strategi pengambilan tes untuk hasil maksimal
Memilih tes bukan hanya soal memenuhi syarat administratif, melainkan bagian dari strategi yang dapat meningkatkan peluang diterima sesuai target Anda. Pastikan pemilihan tes didasarkan pada analisis kebutuhan dan tujuan akhir agar investasi waktu dan biaya lebih optimal.
Memahami beragam jenis tes bahasa Inggris yang tersedia membantu Anda lebih percaya diri dan adaptif menghadapi persyaratan institusi yang dinamis. Dengan strategi tepat, kesempatan meraih skor terbaik dan mencapai impian studi, karier, atau beasiswa jadi lebih terbuka lebar. Jadikan pengetahuan ini sebagai fondasi kuat dalam merancang langkah sukses Anda ke depan.
Sumber Referensi
- RUANGGURU.COM – Perbedaan TOEFL, IELTS, dan TOEIC
- ENGLISHVERSITY.SCH.ID – Jenis Tes TOEFL
- GOLDEN-COURSE.COM – 5 Jenis TOEFL yang Wajib Kamu Ketahui
- LAC.TELKOMUNIVERSITY.AC.ID – Perbedaan TOEFL iBT dan TOEFL ITP
- SLC.SEBI.AC.ID – Jenis-Jenis Tes TOEFL


