apakah tes toefl bisa diulang – Pertanyaan seperti apakah tes toefl bisa diulang hampir pasti muncul ketika seseorang sedang serius mengejar target: lulus seleksi CASN/CPNS, masuk BUMN, lolos beasiswa LPDP, atau mendaftar S2 luar negeri.
Di tengah tekanan skor minimal, masa berlaku sertifikat yang terbatas, dan biaya tes yang tidak murah, wajar jika muncul rasa cemas: “Bagaimana kalau skor saya kurang? Apa saya bisa tes lagi? Seberapa sering boleh diulang tanpa melanggar aturan?”
Tulisan ini akan mengurai semua itu secara runtut, dengan konteks kebijakan lembaga di Indonesia, supaya Anda bisa menyusun strategi yang tenang, terukur, dan tetap hemat waktu maupun biaya.
TOEFL bukan sekadar tes, tetapi komponen penting dalam seleksi akademik dan karier. Untuk beberapa kampus seperti Universitas Tidar, TOEFL bahkan menjadi syarat wajib wisuda, dengan skor minimal tertentu.
Di ranah beasiswa dan rekrutmen CPNS atau BUMN, sertifikat TOEFL yang valid dan mutakhir bisa menjadi pembeda antara pelamar yang lolos dan yang tersisih.
Karena itu, memahami aturan pengulangan tes sejak awal adalah langkah strategis, bukan sekadar antisipasi “kalau-kalau gagal”.
Aturan dan Alasan Mengulang TOEFL ITP

Secara prinsip, ya, tes TOEFL bisa diulang. Namun, detail aturannya bergantung pada dua hal utama: jenis TOEFL yang Anda ambil dan kebijakan lembaga penyelenggara. Di Indonesia, dalam konteks persiapan CASN/BUMN, beasiswa, dan syarat kampus, tipe yang paling sering muncul adalah TOEFL ITP dan TOEFL iBT.
1. Perbedaan Singkat: TOEFL ITP vs TOEFL iBT
TOEFL ITP
- Umumnya digunakan untuk keperluan internal lembaga: syarat wisuda, seleksi beasiswa dalam negeri, seleksi CPNS/BUMN tertentu, atau pemetaan kemampuan bahasa Inggris.
- Soal berbasis paper-based test (PBT) atau digital internal, dengan tiga komponen utama: Listening Comprehension, Structure and Written Expression, dan Reading Comprehension.
- Sertifikat biasanya dikeluarkan oleh lembaga bahasa atau perguruan tinggi penyelenggara di Indonesia, dan masa berlakunya umumnya 2 tahun, sesuai kebijakan banyak pusat bahasa.
TOEFL iBT
- Tes resmi berbasis internet dari ETS, dipakai luas untuk aplikasi studi ke luar negeri, beasiswa internasional, dan lembaga global.
- Mengukur empat skills: Reading, Listening, Speaking, dan Writing.
- Kebijakan pengulangan diatur langsung oleh ETS di situs resmi mereka, termasuk jeda minimal antar tes.
Dalam konteks ini, fokus pembahasan akan lebih banyak pada TOEFL ITP karena ini yang paling sering digunakan untuk syarat wisuda, seleksi administratif CASN/BUMN, dan berbagai program beasiswa nasional, dengan merujuk kebijakan beberapa lembaga di Indonesia.
2. Seberapa Sering TOEFL ITP Boleh Diulang?
Pertanyaan apakah tes toefl bisa diulang pada TOEFL ITP tidak cukup dijawab “bisa”, yang penting adalah: “Seberapa sering?” dan “Apa risikonya jika terlalu sering?”
Berdasarkan informasi lembaga bahasa dan panduan umum TOEFL ITP di Indonesia, pola besarnya adalah:
- Banyak lembaga tidak mencantumkan batas eksplisit jumlah pengulangan.
- Namun, ada aturan umum yang sangat penting: peserta TOEFL ITP dianjurkan hanya mengambil tes maksimal 1 kali per bulan di lembaga manapun.
Informasi ini ditegaskan misalnya oleh LBI FIB UI yang mempersyaratkan maksimal 1 kali tes TOEFL ITP per bulan di lembaga manapun. Sumber panduan umum TOEFL ITP juga menyebut aturan serupa.
Artinya, sekalipun Anda daftar di lembaga yang berbeda, skor bisa dibatalkan jika ternyata Anda melanggar batas ini. Di sini banyak peserta lengah karena berpikir “asal lembaganya beda, tidak masalah”. Padahal, data peserta tes umumnya dapat ditelusuri secara terpusat.
Secara praktis, ini berarti:
- Anda boleh mengulang TOEFL ITP bulan depan, bahkan di lembaga berbeda, selama di bulan yang sama Anda tidak tes TOEFL ITP lagi.
- Mengulang berkali-kali dalam satu tahun diperbolehkan, asalkan mematuhi batas 1 kali per bulan dan aturan administratif lembaga.
Dengan memahami ritme ini, Anda bisa menyusun timeline yang realistis. Misalnya, mulai tes 6 bulan sebelum deadline, sehingga ada cukup ruang untuk 2–3 kali percobaan tanpa melanggar aturan.
Baca Juga : Tes TOEFL Minimal Berapa Biar Nggak Kecewa di Akhir?!
Alasan Umum Mengulang Tes TOEFL

Munculnya kebutuhan mengulang TOEFL hampir selalu terkait target besar: lulus, wisuda, mendapatkan beasiswa, atau lolos rekrutmen. Memahami alasannya membantu Anda menyusun strategi belajar yang fokus. Berikut adalah tiga alasan utamanya:
Skor Tidak Memenuhi Syarat Minimal
Ini adalah penyebab paling umum. Setiap lembaga menerapkan ambang skor yang berbeda. Contohnya, Universitas Tidar mensyaratkan skor minimal TOEFL ITP 400 sebagai syarat wajib wisuda, sementara beasiswa atau rekrutmen mungkin meminta 450 hingga 550 ke atas.
Jika skor pertama jauh di bawah batas minimal, lakukan langkah berikut:
- Menganalisis komponen skor: Lihat kelemahan Anda, apakah di Listening, Structure, atau Reading. Catat pola kesulitannya.
- Menyusun rencana perbaikan terarah: Jika Listening lemah, latih telinga dengan aksen natural. Jika Structure bermasalah, fokus pada tata bahasa inti. Jika Reading lambat, latihan membaca dengan target waktu.
- Memberi jeda belajar yang cukup: Mengulang hanya selisih beberapa hari tanpa latihan bermakna biasanya tidak efektif. Jeda beberapa minggu hingga 1 bulan dengan latihan serius jauh lebih baik.
Mengulang tes bukan tanda gagal, tetapi bagian dari proses pengukuran progres untuk lompatan skor berikutnya.
Masa Berlaku Sertifikat Habis
Kebanyakan lembaga di Indonesia, termasuk pusat bahasa universitas, memberlakukan masa berlaku sertifikat TOEFL selama 2 tahun. Setelah itu, sertifikat dianggap tidak lagi merefleksikan kemampuan aktual.
Alasan pembatasan 2 tahun ini adalah:
- Bahasa adalah skill dinamis: Kemampuan bisa meningkat atau menurun tergantung penggunaan.
- Standar yang adil: Penyelenggara ingin menilai kemampuan terkini, bukan kemampuan 3–4 tahun lalu.
Jika sertifikat mendekati kedaluwarsa, hitung mundur dari deadline. Jika beasiswa tutup September dan sertifikat habis Agustus, sebaiknya tes ulang 3–4 bulan sebelumnya. Siapkan rencana cadangan untuk satu kali kesempatan lagi jika skor pertama belum cukup.
Persyaratan Universitas, Beasiswa, atau Kerja
Banyak institusi menjadikan TOEFL syarat teknis seleksi, mulai dari pendaftaran S2, beasiswa LPDP, rekrutmen BUMN/CPNS, hingga sertifikasi dosen. Aturan umumnya adalah sertifikat harus masih berlaku, skor memenuhi minimal, dan jenis tes harus sesuai (misalnya hanya menerima TOEFL ITP resmi).
Langkah praktisnya:
- Selalu baca panduan resmi: Cek dokumen syarat, jenis tes, dan ketentuan waktu pengambilan.
- Konfirmasi langsung: Jika ragu, hubungi pihak kampus atau panitia.
Jika skor atau masa berlaku belum sesuai, jadwalkan ulang tes agar tidak kaget menjelang deadline.
Kebijakan Lembaga dan Strategi Mengulang
Sekarang mari melihat bagaimana kebijakan pengulangan dan jadwal TOEFL ITP diterapkan di beberapa lembaga bahasa di Indonesia, dan bagaimana Anda bisa menyikapinya.
1. UPA Bahasa UPN Veteran Jakarta
Di UPA Bahasa UPN Veteran Jakarta, penjadwalan ulang biasanya harus dilakukan paling lambat 7 hari sebelum hari tes. Tes dilakukan dengan sistem paper-based on-site (hadir langsung). Biaya dibayarkan via sistem billing bank dan umumnya tidak dapat dikembalikan jika batal di luar ketentuan.
Implikasi: Perencanaan sangat penting. Pastikan mendaftar sesuai jadwal. Tetap rujuk aturan umum 1 kali per bulan.
2. Universitas Tidar (UPT Bahasa)
UPT Bahasa Universitas Tidar menetapkan skor minimal 400 untuk syarat wisuda. Jika kurang, mahasiswa wajib mengulang. Tes rutin diadakan berkala (misal: Februari, April, Juni, September) dengan masa berlaku sertifikat 2 tahun.
Implikasi: Mahasiswa kadang wajib mengulang. Karena tes terjadwal berkala, perencanaan wisuda harus disesuaikan dengan jadwal tes yang tersedia.
3. Lembaga Bahasa USD
Lembaga Bahasa Universitas Sanata Dharma (USD) tidak memberikan batasan eksplisit jumlah pengulangan. Terdapat opsi tes remote (dari rumah) dan layanan cetak ulang sertifikat berbayar.
Implikasi: Meski fleksibel, Anda tetap harus sadar aturan umum 1 kali per bulan. Untuk tes remote, pastikan koneksi internet (kuota >10 GB) dan perangkat sangat stabil.
4. LBI FIB UI
Lembaga Bahasa Internasional FIB UI memiliki aturan tegas: maksimal 1 kali TOEFL ITP per bulan di lembaga mana pun. Tidak ada reschedule setelah pembayaran. Sertifikat berlaku 2 tahun. Tes remote memiliki syarat teknis spesifik (Laptop Windows, Zoom, ruangan kondusif).
Implikasi: Harus sangat cermat merencanakan tanggal. Mengambil tes di lembaga lain pada bulan yang sama berisiko melanggar aturan.
5. Pusat Bahasa Universitas Airlangga
Pusat Bahasa Unair menyelenggarakan tes rutin (misal: Selasa dan Kamis) baik on-site maupun remote. Tidak ada batas eksplisit jumlah pengulangan selama jadwal tersedia.
Implikasi: Jadwal yang sering memberi keleluasaan, namun tetap patuhi aturan 1 kali per bulan. Gunakan kesempatan ini untuk menyusun ritme belajar yang baik.
6. Aturan Umum TOEFL ITP (Lintas Lembaga)
Selain kebijakan spesifik di atas, panduan umum TOEFL ITP di Indonesia menekankan agar peserta hanya mengikuti tes maksimal 1 kali per bulan di lembaga apa pun. Pelanggaran dapat berisiko pembatalan skor.
Strategi efektifnya adalah menjadikan tes pertama sebagai pemetaan, diikuti fase belajar intensif 4-8 minggu, baru kemudian melakukan tes ulang. Ini menjaga integritas skor dan menghemat biaya.
Tips Praktis Mengulang TOEFL dengan Cerdas
Agar pengulangan tes Anda efektif dan efisien, perhatikan tips-tips berikut:
a. Periksa Persyaratan Spesifik
Sebelum mendaftar, pastikan Anda tahu skor minimal, jenis TOEFL yang diterima, masa berlaku, dan ketentuan tanggal pengambilan tes. Informasi yang jelas membantu menentukan target realistis.
b. Analisis Skor Sebelumnya
Jangan hanya melihat angka total. Cermati komponen mana yang lemah (Listening, Structure, atau Reading) dan apakah ada masalah non-teknis seperti panik. Gunakan analisis ini untuk membagi porsi latihan yang tepat sasaran.
c. Rencanakan Finansial
Tes TOEFL memerlukan biaya. Susun anggaran dan hindari pola “uji coba terus” tanpa belajar. Jadikan setiap tes momen serius yang dipersiapkan matang agar tidak membuang uang untuk hasil yang stagnan.
d. Jaga Kesiapan Teknis
Khusus untuk tes remote, pastikan internet stabil, kuota cukup, dan perangkat sesuai aturan (misal: wajib laptop Windows). Gangguan teknis bisa berujung pada pembatalan tes.
e. Kelola Mental
Mengulang bukan aib. Banyak profesional sukses yang harus mengulang tes berkali-kali. Lihatlah ini sebagai feedback objektif dan kesempatan untuk bertumbuh. Mental yang positif membuat persiapan lebih produktif.
Pada akhirnya, jawaban atas apakah tes toefl bisa diulang bukan hanya “bisa”, tetapi “boleh dan wajar, selama dilakukan dengan strategi yang tepat”. Sekarang Anda tahu bahwa:
- Secara umum, TOEFL ITP dapat diulang, dengan aturan penting maksimal 1 kali per bulan di lembaga mana pun.
- Banyak lembaga menyediakan jadwal rutin dengan sertifikat berlaku 2 tahun.
- Kunci utamanya bukan seberapa sering Anda tes, tetapi seberapa berkualitas persiapan Anda di antara setiap tes.
Baca Juga : TOEFL tes apa aja bikin gagal beasiswa? Cek ini!
Jika saat ini skor Anda belum sampai ke angka target, itu tidak berarti pintu tertutup. Justru dari titik inilah Anda punya kesempatan untuk merancang ulang strategi. Terus jaga fokus pada tujuan besar Anda: wisuda, CASN, BUMN, atau beasiswa. TOEFL hanyalah salah satu rintangan yang perlu dilewati dengan tenang dan terencana.
Sumber Referensi
- ONESTOPENGLISHEDUCATION.COM – Masa Berlaku Sertifikat TOEFL: Mengapa Hanya 2 Tahun
- UNTIDAR.AC.ID – Syarat Wajib Wisuda, 414 Mahasiswa Ikuti Tes TOEFL
- LBIFIB.UI.AC.ID – TOEFL ITP Institutional Testing Program Online Remote Proctoring
- UPABAHASA.UPNVJ.AC.ID – TOEFL ITP UPN Veteran Jakarta
- LEMBAGABAHASAUSD.COM – Tes TOEFL ITP Lembaga Bahasa USD
- PUSATBAHASA.UNAIR.AC.ID – TOEFL ITP Pusat Bahasa Universitas Airlangga
- BROFESIONAL.ID – Panduan Lengkap TOEFL ITP
Program tes Toefl
Persiapan TOEFL tidak cukup hanya membaca materi.
Kamu perlu latihan terarah, simulasi real test, dan pembahasan yang mudah dipahami agar skor benar-benar meningkat.
📋 Cara Membeli dengan Mudah:
- Unduh Aplikasi TOEFL Academy
Temukan aplikasi TOEFL Academy di Play Store atau App Store, atau akses langsung melalui website resmi. - Masuk ke Akun Anda
Login ke akun TOEFL Academy melalui aplikasi atau situs web. - Pilih Paket yang Cocok
Masuk ke menu “Beli”, lalu pilih paket TOEFL yang sesuai dengan target skor dan kebutuhan belajar Anda. Pastikan membaca detail setiap paket. - Gunakan Kode Voucher
Masukkan kode “SIAPTOEFL” untuk mendapatkan diskon Rp20.000 sesuai ketentuan promo. - Selesaikan Pembayaran
Pilih metode pembayaran yang tersedia dan selesaikan transaksi dengan aman. - Aktivasi Cepat
Paket akan aktif secara otomatis dalam waktu singkat setelah pembayaran berhasil.
🎯 Ayo Mulai Persiapan TOEFL Bersama TOEFL Academy
TOEFL Academy membantu kamu belajar lebih terarah agar skor benar-benar meningkat, bukan sekadar coba-coba soal.
Dengan TOEFL Academy, kamu akan mendapatkan:
- Ribuan soal TOEFL dengan pembahasan mudah dipahami (teks & video)
- Simulasi TOEFL sesuai format tes asli
- Materi belajar TOEFL terstruktur dan terupdate
- Latihan bertahap untuk meningkatkan skor secara konsisten
- Progres belajar yang bisa dipantau
Gunakan kode voucher: SIAPTOEFL
Dapatkan diskon Rp20.000 dan mulai persiapan TOEFL dari sekarang.
