bagaimana tes toefl – Bagi banyak calon CASN dan pelamar BUMN, pertanyaan “bagaimana tes TOEFL itu sebenarnya?” sering kali jadi sumber cemas tersendiri.
Wajar, karena kini skor TOEFL semakin sering dijadikan syarat administrasi untuk seleksi, pendaftaran beasiswa, hingga program pelatihan di dalam dan luar negeri.
Di tengah persaingan ketat, punya pemahaman yang jelas tentang format, alur, hingga strategi menghadapi TOEFL bisa menjadi pembeda yang sangat signifikan.
Apalagi jika Anda sedang menyiapkan diri tidak hanya untuk tes bahasa Inggris, tetapi juga untuk rangkaian seleksi lain seperti SKD, SKB, atau tes potensi akademik.
Di artikel ini, Anda akan diajak memahami langkah demi langkah bagaimana tes TOEFL: jenisnya apa saja, format tiap sesi seperti apa, bagaimana proses pendaftaran, sampai bagaimana strategi belajar yang realistis untuk Anda yang sibuk bekerja atau sedang intensif mempersiapkan seleksi CASN/BUMN maupun beasiswa.
Tujuannya sederhana, agar TOEFL tidak lagi terasa seperti “monster menakutkan”, tetapi jadi proyek yang bisa dipecah, direncanakan, dan ditaklukkan dengan cara yang terukur.
Apa Itu Tes TOEFL, Jenisnya, dan Mengapa Penting?

Sebelum membahas teknis bagaimana tes TOEFL berlangsung, penting untuk memahami dulu apa yang sebenarnya diukur. TOEFL, atau Test of English as a Foreign Language, adalah ujian kemampuan bahasa Inggris yang berfokus pada konteks akademik. Tes ini diselenggarakan oleh ETS (Educational Testing Service) dan dirancang untuk mengukur empat keterampilan utama: reading, listening, speaking, dan writing.
Skor TOEFL biasanya berlaku selama 2 tahun. Banyak universitas luar negeri, lembaga beasiswa internasional, dan institusi pendidikan tinggi dalam negeri menjadikan TOEFL sebagai bukti kemampuan bahasa Inggris pelamar. Di Indonesia, makin banyak instansi pemerintah, program CASN, dan BUMN yang mensyaratkan atau mengutamakan pelamar dengan skor TOEFL memadai, terutama untuk posisi yang berkaitan dengan kerja sama internasional, riset, atau program pelatihan luar negeri.
Manfaat Skor TOEFL untuk Karier dan Studi
Secara praktis, memiliki skor TOEFL yang bagus akan memberikan keuntungan sebagai berikut:
- Memperkuat CV saat melamar CASN atau BUMN, terutama ketika jumlah pelamar sangat besar.
- Membuka akses ke berbagai skema beasiswa, baik yang dikelola kementerian, LPDP, maupun pihak asing.
- Memberi sinyal bahwa Anda siap mengikuti pelatihan, seminar, atau studi lanjut yang menggunakan bahasa Inggris.
Karena itu, memahami bagaimana tes TOEFL bekerja akan membantu Anda merancang strategi persiapan yang tidak sekadar “belajar bahasa Inggris”, tetapi benar-benar berlatih sesuai format ujian yang akan Anda hadapi.
Sering kali kebingungan justru terjadi di tahap awal: pilih TOEFL yang mana? Ada beberapa jenis tes yang beredar di Indonesia, tetapi secara garis besar ada dua versi utama yang diakui secara luas, yaitu TOEFL iBT dan TOEFL ITP. Di luar itu, ada pula versi prediction atau simulasi yang cocok untuk latihan. Masing-masing punya fungsi dan konteks pemakaian yang berbeda, sehingga penting untuk memilih yang paling selaras dengan tujuan Anda.
Baca Juga : Apakah tes TOEFL bisa diulang untuk CASN dan beasiswa?!
TOEFL iBT: Standar Internasional untuk Studi dan Beasiswa

TOEFL iBT (internet-based test) adalah format TOEFL yang paling dikenal secara global. Tes ini sepenuhnya berbasis komputer dan terhubung ke internet, baik di test center resmi maupun lewat Home Edition (dari rumah dengan pengawasan online). Jika Anda mengincar:
- Beasiswa luar negeri,
- Penerimaan di universitas internasional,
- Program pertukaran atau short course di luar negeri,
maka TOEFL iBT hampir selalu menjadi pilihan utama yang diminta.
Struktur tes TOEFL iBT yang berlaku saat ini relatif lebih singkat dibanding versi lama, dengan durasi sekitar 2 hingga 3 jam. Format umumnya adalah sebagai berikut:
- Sesi Reading: 20 pertanyaan, sekitar 35 menit. Anda akan membaca teks akademik yang mirip artikel jurnal atau buku kuliah, lalu menjawab pertanyaan pemahaman, inferensi, dan kosakata.
- Sesi Listening: 28 pertanyaan, sekitar 36 menit. Audio berisi cuplikan kuliah, diskusi di kelas, atau percakapan kampus, lalu Anda menjawab soal berdasarkan isi dan detail penting.
- Sesi Speaking: 4 tugas, sekitar 16 menit. Anda diminta berbicara tentang topik sederhana maupun merespons bacaan dan listening singkat. Jawaban direkam via komputer.
- Sesi Writing: 2 tugas, sekitar 29 menit. Terdiri dari 1 tugas integrated (menggabungkan bacaan dan listening) dan 1 tugas independent (menulis esai opini).
Setiap bagian akan berkontribusi pada skor total TOEFL iBT, yang berada di rentang 0 sampai 120. Untuk beasiswa dan universitas luar negeri, batas minimal umum sering berada di kisaran 70 sampai 100, tergantung ketentuan masing-masing institusi. Dalam konteks CASN dan BUMN, TOEFL iBT kadang dijadikan bukti kemampuan bahasa Inggris untuk posisi tertentu atau saat mendaftar program pengembangan internasional. Nilai tambahnya, sertifikat ini diakui luas hingga ke level global.
Baca Juga : Tes TOEFL Minimal Berapa Biar Nggak Kecewa di Akhir?!
TOEFL ITP: Pilihan Praktis untuk Kebutuhan Institusi
TOEFL ITP (Institutional Testing Program) adalah format tes TOEFL berbasis kertas maupun komputer yang digunakan untuk keperluan institusional. Artinya, hasilnya biasanya digunakan di dalam lingkup lembaga tertentu, seperti:
- Universitas di Indonesia, misalnya sebagai syarat wisuda, yudisium, atau seleksi program studi S2/S3.
- Lembaga pelatihan bahasa atau pusat bahasa kampus.
- Instansi atau lembaga yang ingin memotret kemampuan bahasa Inggris karyawannya.
Berbeda dengan TOEFL iBT, TOEFL ITP tidak menguji speaking dan writing. Struktur tesnya terdiri dari tiga bagian utama dengan durasi total sekitar 115 sampai 120 menit:
- Listening Comprehension: 50 soal. Anda akan mendengarkan percakapan pendek, percakapan panjang, dan kuliah singkat, kemudian menjawab pertanyaan.
- Structure and Written Expression: 40 soal. Bagian ini menguji tata bahasa (grammar) dan struktur kalimat dalam bentuk pilihan ganda.
- Reading Comprehension: 50 soal. Berisi beberapa teks bacaan dengan panjang sedang hingga cukup panjang, disertai soal pemahaman.
Skor TOEFL ITP biasanya berada di rentang 310 sampai 677. Banyak kampus dan lembaga di Indonesia mensyaratkan skor tertentu, misalnya 450, 500, atau 550, tergantung tingkatan program atau kebijakan internal. Untuk Anda yang sedang mempersiapkan diri menjadi CASN atau mendaftar program internal BUMN, TOEFL ITP sering menjadi persyaratan minimal kemampuan bahasa Inggris, terutama pada seleksi pendidikan lanjutan atau pelatihan bersertifikat.
TOEFL Prediction dan Alur Pendaftaran
Selain dua format di atas, banyak lembaga di Indonesia yang menyediakan TOEFL Prediction atau simulasi TOEFL. Bentuknya bisa online atau offline, dengan fungsi utama:
- Mengukur kemampuan awal Anda sebelum mengikuti tes resmi.
- Memberikan pengalaman “rasa ujian” lengkap dengan batas waktu dan format soal mirip TOEFL ITP atau iBT.
- Memberikan skor prediksi dan, di beberapa platform, sertifikat internal.
Contoh penyedia simulasi atau prediction antara lain berbagai lembaga bahasa, platform belajar online, serta penyedia tryout berbasis web. Beberapa di antaranya menyediakan simulasi berbayar dengan sertifikat, sementara yang lain memberi tes gratis dengan skor instan. Untuk Anda yang sedang merencanakan langkah besar, seperti mendaftar beasiswa atau seleksi BUMN, mengikuti simulasi TOEFL lebih dulu sangat dianjurkan. Dari sana Anda bisa melihat titik lemah, jarak skor dengan target, dan estimasi waktu persiapan yang Anda perlukan.
Tahapan Pendaftaran Tes TOEFL (iBT, ITP, dan Simulasi)
Setelah memahami jenisnya, langkah berikutnya adalah menjawab tuntas “bagaimana tes TOEFL dijalankan dari awal hingga akhir?”. Di sinilah pemahaman alur menjadi sangat membantu, terutama bila Anda tengah menyeimbangkan persiapan TOEFL dengan SKD, TPA, atau seleksi lainnya.
- Pendaftaran TOEFL iBT: Resmi umumnya dilakukan langsung melalui situs ETS dengan alur: membuat akun, mengisi data sesuai identitas, memilih lokasi atau Home Edition, menentukan tanggal tes yang selaras dengan tenggat pendaftaran, lalu melakukan pembayaran. Konfirmasi akan dikirim melalui email, dan sangat penting untuk Anda arsipkan.
- Pendaftaran TOEFL ITP: Biasanya melalui pusat bahasa kampus atau lembaga mitra ETS. Anda mengisi formulir, melampirkan identitas, membayar biaya tes, lalu menunggu konfirmasi jadwal dan lokasi. Untuk format online, sering kali ada tahap check readiness perangkat dan koneksi.
- TOEFL Prediction dan Simulasi Online: Lebih sederhana, cukup membuat akun di platform, memilih paket tes (gratis atau berbayar), menjadwalkan tes, dan melakukan pembayaran bila diperlukan. Model ini sangat membantu bila Anda butuh latihan intensif dari rumah.
Poin penting yang sering dilupakan: tes resmi (seperti iBT dan ITP) membutuhkan dokumen identitas yang valid dan masa berlaku skor yang harus sesuai dengan ketentuan instansi tujuan. Karena itu, rencanakan jadwal tes dengan mundur dari tenggat pendaftaran CASN, BUMN, atau beasiswa yang Anda incar.
Persiapan, Pelaksanaan Hari H, dan Pengelolaan Sertifikat
Memahami format dan alur tanpa persiapan yang tepat hanya akan membuat Anda “tahu tapi belum siap”. Di titik ini, Anda butuh strategi belajar yang realisitis dan berkelanjutan, terutama bila sedang bekerja atau paralel mempersiapkan seleksi lain.
1. Pahami Format dan Tipe Soal Secara Spesifik
Mulailah dengan mengenali secara detail karakter tiap sesi:
- Reading: Fokus pada jenis teks (artikel akademik), tipe pertanyaan (main idea, detail, inference, vocabulary in context, reference).
- Listening: Kenali jenis audio (percakapan, kuliah, diskusi), teknik mencatat poin kunci, dan cara tetap fokus tanpa mengandalkan pengulangan.
- Speaking (iBT): Pelajari pola soal, durasi waktu berpikir dan menjawab, serta pola jawaban yang runtut (statement – reasons – examples – conclusion).
- Writing (iBT): Kuasai struktur esai (pendahuluan, paragraf isi, penutup), cara menggabungkan informasi bacaan dan listening, serta manajemen waktu.
Dengan pemahaman ini, Anda bisa membuat peta belajar: bagian mana yang sudah cukup kuat, dan bagian mana yang perlu “diselamatkan” lebih dulu. Banyak peserta, misalnya, cukup baik di grammar tetapi kesulitan di listening karena jarang terpapar aksen asli penutur bahasa Inggris.
2. Susun Jadwal Belajar dan Manfaatkan Simulasi
Alih-alih menunggu waktu luang besar yang jarang datang, lebih baik membuat jadwal belajar harian pendek namun konsisten. Beberapa pola yang bisa dicoba:
- Dua sesi 30 menit per hari: satu untuk skill-building (misal listening), satu untuk latihan soal.
- Hari kerja fokus ke latihan ringan (listening singkat, kosakata, 1–2 set reading), akhir pekan untuk simulasi yang lebih panjang.
- Kombinasikan materi resmi (buku ETS, modul lembaga bahasa) dengan paparan alami seperti podcast, kuliah online, atau artikel akademik.
Ingat, TOEFL menguji ketahanan berpikir dalam bahasa Inggris selama 2–3 jam. Jadi, selain kemampuan teknis, Anda juga sedang membangun “stamina bahasa”.
Simulasi dan Tryout: Simulasi bukan sekadar “tes tambahan”, tetapi alat untuk melatih manajemen waktu di bawah tekanan, mengukur perkembangan skor dari minggu ke minggu, dan mengidentifikasi pola kesalahan yang berulang (misalnya sering salah di inference atau detail listening). Idealnya, lakukan simulasi lengkap minimal 2–3 kali sebelum hari H. Setelah itu, analisis bagian mana yang paling sering membuat Anda kehilangan poin dan apa penyebabnya.
3. Persiapan Teknis dan Alur Hari H
Untuk TOEFL iBT Home Edition, ITP remote proctoring, atau simulasi online, aspek teknis perlu Anda jaga seketat persiapan akademik:
- Perangkat: Gunakan laptop/PC yang stabil, hindari tes resmi dengan ponsel.
- Koneksi Internet: Pilih jaringan paling stabil di rumah atau kantor, sebisa mungkin gunakan kabel (LAN) atau posisi paling kuat bila memakai Wi-Fi.
- Audio: Gunakan headphone yang nyaman untuk sesi listening dan speaking.
- Lingkungan: Pilih ruangan tenang, pastikan keluarga atau rekan sekamar tahu jadwal tes Anda, dan nonaktifkan gangguan seperti notifikasi gawai.
Latih diri Anda duduk dan fokus selama durasi penuh simulasi. Ini akan mengurangi kejutan fisik dan mental pada hari H.
Saat Hari H: Untuk tes di test center, usahakan tiba 30–45 menit lebih awal untuk registrasi dan pengecekan identitas. Untuk tes online, login beberapa belas menit sebelum jadwal, lakukan pengecekan kamera, mikrofon, dan koneksi.
Urutan sesi TOEFL iBT umumnya: reading, listening, speaking, kemudian writing. TOEFL ITP biasanya: listening, dilanjutkan structure & written expression, lalu reading. Beberapa strategi praktis saat tes:
- Reading: Jangan terjebak di satu soal sulit. Lebih baik lanjut dan kembali jika waktu masih cukup.
- Listening: Fokus pada ide utama, hubungan antar pembicara, dan transisi topik. Tulis poin penting, bukan semua kata.
- Speaking: Gunakan pola “jawaban utama – dua alasan/contoh – penutup singkat”. Jelas dan runtut lebih berharga daripada rumit tapi berantakan.
- Writing: Buat kerangka singkat sebelum menulis. Sisihkan beberapa menit di akhir untuk mengoreksi tata bahasa dan ejaan.
4. Skor dan Pengelolaan Sertifikat
Pada TOEFL iBT, speaking dan writing dinilai oleh kombinasi sistem otomatis dan penilai manusia. Hasil berupa skor per bagian dan total (0–120) yang umumnya tersedia dalam 4–8 hari kerja di akun “My TOEFL”. Untuk TOEFL ITP, skor dikonversi ke skala 310–677 dan hasil biasanya keluar dalam beberapa hari kerja melalui lembaga penyelenggara.
Strategi Mengelola Sertifikat:
- Pastikan jenis tes sesuai syarat lembaga tujuan (iBT untuk beasiswa/luar negeri, ITP/prediction untuk internal).
- Jangan menjadwalkan tes terlalu mepet dengan tenggat pendaftaran; beri ruang untuk mengulang bila skor belum sesuai.
- Simpan salinan digital sertifikat di beberapa tempat (email, cloud, perangkat).
- Catat masa berlaku skor (biasanya 2 tahun) di kalender Anda.
Penutup
Pada akhirnya, memahami bagaimana tes TOEFL dari hulu ke hilir akan mengurangi kecemasan dan memberi Anda rasa kontrol. TOEFL bukan lagi sekadar “tes bahasa Inggris yang menakutkan”, tetapi sebuah proyek yang bisa dipecah menjadi langkah-langkah jelas: memilih jenis tes yang tepat, mendaftar di jalur resmi, menyusun jadwal belajar yang realistis, berlatih dengan simulasi, lalu menghadapi hari H dengan persiapan teknis yang matang.
Jika saat ini Anda sedang berada di fase persiapan CASN, BUMN, atau tengah mengejar beasiswa, ingat bahwa skor TOEFL yang baik tidak datang dari bakat semata, tetapi dari latihan konsisten dan strategi yang cerdas. Mulailah dari langkah kecil: satu sesi listening hari ini, satu bacaan akademik besok, lalu satu set soal simulasi di akhir pekan. Perlahan, kemampuan Anda akan terkumpul menjadi kepercayaan diri yang nyata.
Jangan menunggu merasa “sempurna” dulu baru berani daftar tes. Justru dengan mendaftar dan menargetkan tanggal pasti, Anda memberi diri sendiri alasan kuat untuk disiplin belajar. Dengan pendekatan yang terukur, TOEFL tidak lagi menjadi penghalang, melainkan pintu pembuka untuk karier di instansi impian, BUMN, dan kesempatan beasiswa yang selama ini Anda cita-citakan.
Sumber Referensi
- TRYOUT.ID – 5 Cara Mendapatkan Sertifikat TOEFL Dengan Mudah dan Cepat
- AUGSTUDY.COM – Panduan Tes TOEFL iBT
- ETS.ORG – TOEFL Test: Test of English as a Foreign Language
- ITC-INDONESIA.COM – TOEFL iBT dan TOEFL ITP
- AKADEMIBAHASA.SCH.ID – Panduan Mengikuti Tes TOEFL
- CAKAP.COM – Simulasi Tes TOEFL
- ENGLISHVERSITY.SCH.ID – Tes TOEFL Gratis
- LBIFIB.UI.AC.ID – TOEFL ITP Institutional Testing Program Online Remote Proctoring
- EF.CO.ID – TOEFL Preparation Guide
Program tes Toefl
Persiapan TOEFL tidak cukup hanya membaca materi.
Kamu perlu latihan terarah, simulasi real test, dan pembahasan yang mudah dipahami agar skor benar-benar meningkat.
📋 Cara Membeli dengan Mudah:
- Unduh Aplikasi TOEFL Academy
Temukan aplikasi TOEFL Academy di Play Store atau App Store, atau akses langsung melalui website resmi. - Masuk ke Akun Anda
Login ke akun TOEFL Academy melalui aplikasi atau situs web. - Pilih Paket yang Cocok
Masuk ke menu “Beli”, lalu pilih paket TOEFL yang sesuai dengan target skor dan kebutuhan belajar Anda. Pastikan membaca detail setiap paket. - Gunakan Kode Voucher
Masukkan kode “SIAPTOEFL” untuk mendapatkan diskon Rp20.000 sesuai ketentuan promo. - Selesaikan Pembayaran
Pilih metode pembayaran yang tersedia dan selesaikan transaksi dengan aman. - Aktivasi Cepat
Paket akan aktif secara otomatis dalam waktu singkat setelah pembayaran berhasil.
🎯 Ayo Mulai Persiapan TOEFL Bersama TOEFL Academy
TOEFL Academy membantu kamu belajar lebih terarah agar skor benar-benar meningkat, bukan sekadar coba-coba soal.
Dengan TOEFL Academy, kamu akan mendapatkan:
- Ribuan soal TOEFL dengan pembahasan mudah dipahami (teks & video)
- Simulasi TOEFL sesuai format tes asli
- Materi belajar TOEFL terstruktur dan terupdate
- Latihan bertahap untuk meningkatkan skor secara konsisten
- Progres belajar yang bisa dipantau
Gunakan kode voucher: SIAPTOEFL
Dapatkan diskon Rp20.000 dan mulai persiapan TOEFL dari sekarang.
