TOEFL untuk beasiswa menjadi salah satu persyaratan penting dalam program pendanaan pendidikan. Namun, setiap beasiswa memiliki ketentuan berbeda terkait jenis TOEFL, skor minimum, masa berlaku, dan lembaga penerbit sertifikat.
Pada 2026, persyaratan TOEFL, termasuk pada program LPDP, berbeda berdasarkan jenjang dan tujuan studi. Karena itu, calon pendaftar perlu memastikan jenis tes dan skor minimum sesuai ketentuan resmi beasiswa yang dituju.
Jenis TOEFL yang Dapat Digunakan untuk Beasiswa

Tidak semua program beasiswa menerima seluruh jenis TOEFL. Ada penyelenggara yang mencantumkan TOEFL ITP, ada yang meminta TOEFL iBT, dan ada pula yang menerima beberapa alternatif tes kemampuan bahasa Inggris.
Contohnya, pada LPDP SHARE 2026, persyaratan kemampuan bahasa Inggris berbeda berdasarkan jenjang dan tujuan studi. Pendaftar magister dalam negeri dapat menggunakan TOEFL ITP dengan skor minimum 500 atau TOEFL iBT 61. Untuk magister luar negeri, batas TOEFL iBT yang tercantum adalah 80.
Sementara itu, LPDP juga mencantumkan persyaratan berbeda untuk jenjang doktor. Pendaftar doktor dalam negeri dapat menggunakan TOEFL ITP dengan skor minimum 530 atau TOEFL iBT 70, sedangkan doktor luar negeri memerlukan TOEFL iBT 94 pada skema tersebut.
Karena ketentuannya dapat berbeda, jangan menentukan jenis tes hanya berdasarkan angka skor. Periksa terlebih dahulu:
- Jenis TOEFL yang diterima
- Skor minimum
- Jenjang pendidikan
- Tujuan studi dalam atau luar negeri
- Lembaga penerbit sertifikat
- Masa berlaku hasil tes
ETS juga menjelaskan bahwa institusi menetapkan sendiri persyaratan skor TOEFL iBT. Dengan demikian, tidak ada satu skor yang ditetapkan ETS sebagai standar kelulusan untuk semua program.
Baca Juga Tes TOEFL Buat Apa Bagi Beasiswa Impian Anda?
Skor TOEFL untuk Beasiswa 2026
Skor minimum TOEFL untuk beasiswa sangat bergantung pada program yang dipilih. Berikut contoh ketentuan resmi yang tercantum pada beberapa program 2026.
| Program | Jenjang / Tujuan | TOEFL ITP | TOEFL iBT |
|---|---|---|---|
| LPDP SHARE 2026 | Magister dalam negeri | 500 | 61 |
| LPDP SHARE 2026 | Magister luar negeri | — | 80 |
| LPDP SHARE 2026 | Doktor dalam negeri | 530 | 70 |
| LPDP SHARE 2026 | Doktor luar negeri | — | 94 |
Angka tersebut merupakan contoh dari ketentuan LPDP SHARE 2026, bukan standar universal untuk seluruh beasiswa. LPDP juga menyediakan alternatif seperti IELTS, PTE Academic, Duolingo English Test, TOEP, dan tes bahasa Inggris internal perguruan tinggi untuk kategori tertentu.
Hal ini menunjukkan bahwa TOEFL ITP 500 tidak otomatis menjadi skor yang cukup untuk semua beasiswa. Program lain dapat meminta skor lebih tinggi atau bahkan hanya menerima jenis tes tertentu.
Karena itu, gunakan angka yang tercantum dalam panduan resmi program sebagai acuan utama, bukan angka umum yang beredar di internet.
Baca juga: Perhitungan Skor TOEFL Ternyata Begini! Cara Mudah Memahami
TOEFL ITP dan TOEFL iBT Tidak Bisa Disamakan
TOEFL ITP dan TOEFL iBT memiliki format serta sistem penilaian yang berbeda. TOEFL ITP Level 1 menggunakan tiga bagian utama, sedangkan TOEFL iBT mengukur Reading, Listening, Speaking, dan Writing.
Perubahan TOEFL iBT pada 2026 juga membuat pengecekan skala skor semakin penting. Sejak 21 Januari 2026, TOEFL iBT menggunakan skala 1–6 dengan kenaikan 0,5 poin. Selama masa transisi, score report juga menampilkan skor pembanding pada skala 0–120.
Karena itu, jangan melakukan konversi sendiri dari TOEFL ITP ke TOEFL iBT untuk memenuhi persyaratan beasiswa. Jika program meminta TOEFL iBT 80, gunakan hasil TOEFL iBT yang memang memenuhi ketentuan tersebut.
Hal yang sama berlaku untuk TOEFL Prediction. Sertifikat Prediction tidak otomatis dianggap setara dengan TOEFL ITP atau TOEFL iBT. Penerimaannya harus dilihat secara spesifik pada panduan program.
Masa Berlaku dan Keaslian Sertifikat TOEFL

Selain skor, masa berlaku sertifikat TOEFL juga perlu diperhatikan. Program beasiswa dapat menetapkan batas waktu hasil tes yang boleh digunakan.
Sebagai contoh, LPDP SHARE 2026 mensyaratkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku paling lama dua tahun berdasarkan tanggal yang ditentukan dalam periode pendaftaran. LPDP juga menyebut bahwa TOEFL ITP yang digunakan harus berasal dari lembaga resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di Indonesia.
Dengan demikian, sertifikat yang memenuhi skor minimum belum tentu dapat digunakan jika:
- Masa berlakunya tidak sesuai ketentuan program
- Jenis TOEFL tidak tercantum sebagai tes yang diterima
- Sertifikat berasal dari penyelenggara yang tidak memenuhi persyaratan
- Skor belum memenuhi batas minimum
- Hasil tes tidak sesuai dengan jenjang atau tujuan studi
Sebaiknya simpan dokumen hasil tes dan periksa kembali tanggal penerbitan serta ketentuan sertifikat sebelum mengunggahnya ke sistem pendaftaran.
Baca juga: Cara Efektif Menghadapi Tes Toefl sebagai Syarat Wisuda
Mini FAQ
Berapa skor TOEFL untuk beasiswa?
Tidak ada satu skor yang berlaku untuk semua beasiswa. Batasnya ditentukan oleh masing-masing program, jenjang, dan tujuan studi. Contohnya, LPDP SHARE 2026 menetapkan TOEFL ITP 500 atau TOEFL iBT 61 untuk magister dalam negeri pada kriteria tertentu.
Apakah TOEFL ITP bisa digunakan untuk daftar beasiswa?
Bisa jika program beasiswa secara resmi mencantumkan TOEFL ITP sebagai salah satu tes yang diterima. Pastikan skor dan lembaga penerbitnya juga sesuai dengan ketentuan program.
Apakah TOEFL iBT bisa digunakan untuk beasiswa?
Ya. TOEFL iBT digunakan sebagai bukti kemampuan bahasa Inggris pada berbagai program akademik dan beasiswa, tetapi skor minimum serta ketentuan penerimaannya ditentukan oleh masing-masing program.
Apakah TOEFL Prediction bisa digunakan untuk beasiswa?
Tidak selalu. Penerimaan TOEFL Prediction bergantung pada ketentuan masing-masing program. Jika panduan hanya mencantumkan TOEFL ITP atau TOEFL iBT, jangan menganggap sertifikat Prediction sebagai pengganti otomatis.
Berapa lama sertifikat TOEFL berlaku untuk beasiswa?
Masa berlaku bergantung pada aturan program beasiswa. Sebagai contoh, LPDP menetapkan ketentuan masa berlaku sertifikat kemampuan bahasa Inggris dalam persyaratan periode pendaftaran tertentu.
Ringkasan
TOEFL untuk beasiswa tidak memiliki satu standar yang berlaku untuk semua program. Jenis tes dan skor minimum dapat berbeda berdasarkan penyelenggara, jenjang pendidikan, serta tujuan studi.
Pada 2026, contoh ketentuan LPDP SHARE menunjukkan perbedaan skor TOEFL ITP dan TOEFL iBT untuk magister dan doktor, baik tujuan dalam negeri maupun luar negeri.
Karena itu, jangan hanya mengejar skor tinggi. Pastikan jenis TOEFL, skor minimum, masa berlaku, dan lembaga penerbit sertifikat semuanya sesuai dengan panduan resmi beasiswa yang dituju.
Sumber Referensi
- LPDP Kementerian Keuangan — Beasiswa SHARE 2026 – Persyaratan kemampuan bahasa Inggris berdasarkan jenjang dan tujuan studi. LPDP SHARE 2026
- LPDP Kementerian Keuangan — Beasiswa Akselerasi Magister – Ketentuan skor TOEFL dan masa berlaku sertifikat. LPDP Akselerasi Magister
- ETS — TOEFL iBT Scores – Informasi penggunaan dan penerimaan skor TOEFL iBT. ETS TOEFL iBT Scores
- ETS — Understanding TOEFL Scores – Informasi sistem skor TOEFL iBT 2026 dan masa berlaku skor. ETS Understanding TOEFL Scores
- Toefl Academy — Tes TOEFL Buat Apa Bagi Beasiswa Impian Anda? – Referensi tambahan mengenai penggunaan TOEFL untuk kebutuhan beasiswa. Toefl Academy


