Skor TOEFL menjadi salah satu patokan penting bagi banyak pelajar dan profesional yang ingin memperkuat kemampuan bahasa Inggris mereka. Namun, tahukah Anda bahwa ada perbedaan standar skor antara TOEFL iBT dan TOEFL ITP? Membedakan kedua jenis tes ini bukan hanya soal nama, tetapi juga terkait dengan format ujian, tujuan penggunaan skor, dan bagaimana hasilnya diinterpretasikan. Memahami bedanya standar skor TOEFL iBT dan TOEFL ITP bisa menjadi kunci bagi Anda yang ingin mempersiapkan diri dengan tepat dan meningkatkan skor secara optimal.
Banyak peserta tes yang bingung menentukan jenis TOEFL mana yang sebaiknya diambil sesuai kebutuhan mereka, baik untuk studi, beasiswa, pekerjaan, maupun syarat administrasi lainnya. Artikel ini akan membahas secara jelas dan runtut mengenai perbedaan tersebut serta memberikan insight bagaimana Anda bisa mempersiapkan tes TOEFL dengan strategi yang sesuai pada masing-masing jenis tes.
Daftar Isi
1. Membuka Pintu Bedanya Standar Skor TOEFL iBT dan TOEFL ITP

Saat membahas bedanya standar skor TOEFL iBT dan TOEFL ITP, penting untuk memahami format dan fungsi dasar dari kedua tes ini. TOEFL iBT (Internet-Based Test) merupakan tes yang dilakukan melalui internet dengan cakupan materi lebih lengkap, termasuk kemampuan berbicara dan menulis. Sebaliknya, TOEFL ITP (Institutional Testing Program) adalah tes berbasis kertas yang lebih fokus pada tiga bagian utama, yakni Listening, Structure and Written Expression, dan Reading.
Skor kedua tes ini tidak bisa langsung disamakan karena ukuran dan komponennya berbeda. TOEFL iBT menggunakan skala 0-120, sedangkan TOEFL ITP menggunakan skala 310-677. Faktor inilah yang membuat standar skor keduanya perlu dipetakan dengan cermat agar tidak terjadi kesalahpahaman saat menggunakannya untuk berbagai kebutuhan resmi.
Baca juga: Berapa Lama Batas Berlaku Sertifikat TOEFL? Ini Penjelasan Lengkapnya
2. Mengupas Struktur dan Skor TOEFL iBT serta TOEFL ITP
Pada dasarnya, kedua jenis TOEFL ini menilai kemampuan bahasa Inggris Anda secara menyeluruh, tetapi dengan fokus yang sedikit berbeda. TOEFL iBT memiliki empat bagian utama: Listening, Speaking, Reading, dan Writing, yang masing-masing bernilai maksimal 30 poin. Sementara itu, TOEFL ITP hanya menguji tiga bagian: Listening Comprehension, Structure and Written Expression, serta Reading Comprehension.
| Aspek | TOEFL iBT | TOEFL ITP |
|---|---|---|
| Mode Tes | Online (Internet-Based) | Offline (Paper-Based) |
| Jumlah Bagian | 4 (Listening, Speaking, Reading, Writing) | 3 (Listening, Structure, Reading) |
| Skala Skor | 0-120 | 310-677 |
| Penggunaan Umum | Studi & Imigrasi Internasional | Seleksi Karyawan & Penilaian Institusi |
Tabel di atas memperlihatkan perbedaan utama dalam standar skor TOEFL iBT dan TOEFL ITP. TOEFL iBT biasanya digunakan untuk kebutuhan studi luar negeri karena mengukur kemampuan komunikasi aktif seperti berbicara dan menulis. Sebaliknya, TOEFL ITP lebih banyak digunakan untuk kebutuhan internal institusi, seperti seleksi kerja atau asesmen internal.
Baca juga: Perbedaan TOEFL ITP dan TOEFL iBT untuk Beasiswa yang Wajib Kamu Ketahui
3. Strategi Ampuh Meningkatkan Skor TOEFL ITP dan iBT
Karena perbedaan format dan fokus soal, strategi belajar yang efektif untuk kedua jenis TOEFL ini juga berbeda. Untuk TOEFL iBT, penting untuk melatih kemampuan speaking dan writing secara khusus di samping memahami Listening dan Reading. Anda bisa menggunakan sumber belajar interaktif, simulasi tes berbasis internet, dan latihan menulis esai untuk mengasah keterampilan tersebut.
Sementara itu, persiapan TOEFL ITP biasanya berfokus pada penguasaan grammar, vocabulary, dan strategi membaca cepat. Latihan soal Listening dan pemahaman struktur kalimat sangat dianjurkan agar bisa menjawab soal dengan tepat dan efisien. Management waktu saat mengerjakan juga menjadi faktor penentu karena waktu tiap bagian relatif terbatas.
Untuk memudahkan, Anda bisa memulai proses belajar dengan mengidentifikasi bagian mana yang paling lemah dan kemudian memperkuatnya secara bertahap. Penggunaan platform latihan soal TOEFL seperti Toefl Academy sangat membantu dalam simulasi dan evaluasi kemajuan belajar secara detil.
4. Menyikapi Perbedaan Skor dalam Dunia Studi dan Kerja

Bagi Anda yang hendak mendaftar beasiswa atau melanjutkan studi ke luar negeri, TOEFL iBT biasanya menjadi pilihan utama karena pengakuannya secara internasional, terutama di Amerika dan negara-negara berbahasa Inggris. Skor minimal yang sering diminta berkisar antara 70-90 untuk program sarjana maupun pascasarjana.
Di sisi lain, TOEFL ITP umum digunakan oleh perusahaan atau institusi pemerintahan di Indonesia sebagai salah satu syarat seleksi. Skor yang diharapkan biasanya menyesuaikan dengan level posisi yang dilamar, sehingga penting memahami standar konversi skor antara TOEFL ITP dan TOEFL iBT agar target bisa dicapai sesuai kebutuhan.
Baca juga: Berapa Jawaban Benar untuk Skor TOEFL 500 ? Ini Perhitungannya
Mini FAQ
Apakah skor TOEFL ITP bisa digunakan untuk beasiswa luar negeri?
TOEFL ITP biasanya tidak cukup untuk beasiswa luar negeri karena kurang menguji kemampuan berbicara dan menulis secara langsung. Sebaiknya ambil TOEFL iBT jika targetnya adalah studi internasional.
Bagaimana cara konversi skor TOEFL ITP ke skor TOEFL iBT?
Konversi skor tidak resmi dan bisa berbeda antar institusi, tetapi biasanya ada tabel prediksi yang digunakan untuk memetakan skor TOEFL ITP ke skor TOEFL iBT sebagai referensi.
Apa yang paling sulit dalam TOEFL iBT dibandingkan TOEFL ITP?
Bagian Speaking dan Writing menjadi tantangan utama di TOEFL iBT karena memerlukan kemampuan ekspresi dan argumentasi secara aktif, sementara TOEFL ITP lebih fokus pada pemahaman baca dan dengar.
Apakah belajar TOEFL ITP membantu untuk mengerjakan TOEFL iBT?
Belajar TOEFL ITP membantu mengasah kemampuan grammar, vocabulary, dan reading yang juga dibutuhkan di TOEFL iBT, tapi Anda tetap perlu latihan khusus speaking dan writing untuk iBT.
Berapa lama waktu efektif untuk persiapan kedua tes ini?
Waktu persiapan sebaiknya minimal 1-2 bulan dengan latihan rutin dan evaluasi berkala agar ada progres signifikan dalam peningkatan skor.
Ringkasan
Memahami bedanya standar skor TOEFL iBT dan TOEFL ITP sangat penting untuk menyesuaikan persiapan dan strategi belajar Anda. Setiap jenis TOEFL memiliki format dan penilaian yang berbeda, sehingga memilih tes yang tepat sesuai kebutuhan dapat meningkatkan peluang meraih skor yang diinginkan.
Mulailah persiapan dengan fokus pada bagian tes yang paling menantang bagi Anda dan manfaatkan sumber belajar terpercaya seperti TOEFL Academy untuk latihan dan simulasi. Tetap konsisten dan evaluasi hasil belajar secara berkala, sehingga langkah Anda lebih terarah dan percaya diri menghadapi tes TOEFL.
Referensi
- ETS – Understanding TOEFL iBT Scores
- Menjelaskan sistem penilaian TOEFL iBT, interpretasi skor, masa berlaku skor, dan kebijakan penilaian terbaru.
- ETS – TOEFL ITP Scoring
- Menjelaskan cara perhitungan skor TOEFL ITP, rentang skor (310–677), interpretasi hasil, serta pemetaan ke CEFR.
- ETS Global – Understanding TOEFL iBT and TOEFL ITP Test Scores
- Memberikan gambaran mengenai perbedaan sistem skor TOEFL iBT dan TOEFL ITP beserta penggunaannya.


