Mendapatkan skor TOEFL yang tinggi bukan hanya soal menghafalkan banyak vocabulary atau mengerjakan soal sebanyak mungkin. Hasil yang baik biasanya datang dari kombinasi antara pemahaman materi, latihan yang konsisten, kemampuan mengatur waktu, dan strategi menghadapi setiap bagian tes.
Banyak peserta juga masih mencari tahu skor TOEFL tertinggi berapa. Jawabannya bergantung pada jenis TOEFL yang diikuti. Pada TOEFL iBT, skor keseluruhan berada pada rentang 0–120, sedangkan TOEFL ITP menggunakan skala yang berbeda. Karena itu, sebelum menentukan target, pastikan kamu mengetahui jenis tes dan skor yang diminta oleh kampus, perusahaan, atau lembaga tujuan.
Tentukan Target Skor dari Awal
Jangan mulai belajar tanpa mengetahui skor yang ingin dicapai.
Cari tahu terlebih dahulu skor minimal yang dibutuhkan untuk keperluanmu. Setelah itu, buat target pribadi yang sedikit lebih tinggi agar memiliki ruang jika hasil tes ternyata tidak sesuai perkiraan.
Misalnya, jika suatu program membutuhkan skor tertentu, jangan hanya belajar sampai merasa “cukup”. Jadikan angka tersebut sebagai batas minimal dan gunakan hasil latihan untuk melihat seberapa dekat kemampuanmu dengan target.
Target yang jelas juga membuat proses belajar lebih mudah dievaluasi.
Baca juga: Skor TOEFL Tertinggi Berapa? Ini Nilai Maksimalnya
Kenali Bagian yang Paling Lemah
Setiap orang memiliki kemampuan bahasa Inggris yang berbeda.
Ada peserta yang kuat dalam reading tetapi kesulitan listening. Ada juga yang memahami percakapan dengan baik, tetapi masih sering salah dalam grammar atau vocabulary.
Sebelum memperbanyak latihan, lakukan tes awal. Catat bagian mana yang paling banyak menghasilkan kesalahan.
Dengan begitu, waktu belajar dapat difokuskan pada kemampuan yang memang perlu ditingkatkan.
Perbanyak Vocabulary Secara Bertahap
Vocabulary menjadi salah satu dasar penting dalam memahami bahasa Inggris.
Namun, menghafalkan ratusan kata sekaligus bukan cara yang paling efektif. Lebih baik belajar secara bertahap dan menggunakannya dalam konteks kalimat.
Saat menemukan kata baru, catat:
- Arti kata.
- Contoh penggunaannya.
- Sinonim atau antonimnya.
- Bentuk kata lainnya.
- Kalimat yang menggunakan kata tersebut.
Cara ini membuat vocabulary lebih mudah diingat ketika muncul kembali dalam soal.
Jangan Mengabaikan Grammar
Grammar tidak hanya penting untuk menjawab soal struktur. Pemahaman grammar juga membantu ketika membaca teks dan memahami hubungan antarbagian kalimat.
Mulailah dari konsep yang sering digunakan seperti subject-verb agreement, tenses, pronouns, conjunction, preposition, dan bentuk kalimat.
Setelah memahami konsep dasarnya, lanjutkan dengan latihan soal. Jangan hanya menghafalkan pola jawaban karena bentuk pertanyaan dapat berubah.
Latih Listening dengan Cara yang Beragam

Listening sering menjadi bagian yang menantang karena informasi hanya terdengar dalam waktu singkat.
Untuk melatihnya, biasakan mendengarkan bahasa Inggris secara rutin. Kamu dapat menggunakan podcast, video pembelajaran, wawancara, atau materi audio lainnya.
Tidak perlu langsung menggunakan materi yang terlalu sulit.
Mulai dengan audio yang dapat dipahami, kemudian secara bertahap tingkatkan kecepatannya dan gunakan materi dengan topik yang lebih beragam.
Tingkatkan Kemampuan Reading

Reading membutuhkan kemampuan memahami informasi dengan cepat.
Jangan membiasakan diri menerjemahkan setiap kata ketika membaca. Cara tersebut dapat menghabiskan banyak waktu.
Cobalah memahami gagasan utama terlebih dahulu. Setelah itu, cari informasi spesifik yang dibutuhkan untuk menjawab pertanyaan.
Perhatikan juga kata penghubung seperti however, therefore, although, dan in contrast karena kata-kata tersebut dapat membantu memahami hubungan antaride.
Latihan Soal dengan Timer
Kemampuan menjawab dengan benar harus diimbangi dengan kecepatan.
Pada awal latihan, kamu boleh mengerjakan tanpa batas waktu untuk memahami konsep. Setelah mulai terbiasa, gunakan timer.
Catat berapa banyak soal yang berhasil diselesaikan dan berapa banyak yang masih salah.
Jika sering kehabisan waktu, jangan hanya mempercepat pengerjaan. Cari tahu bagian mana yang paling banyak menghabiskan waktu dan perbaiki strategi pada bagian tersebut.
Evaluasi Setiap Kesalahan
Jangan hanya menghitung berapa soal yang benar.
Kesalahan justru bisa menjadi sumber informasi paling penting dalam proses belajar.
Setiap kali salah, tanyakan penyebabnya. Apakah karena tidak mengetahui vocabulary, salah memahami pertanyaan, kurang teliti, atau tidak memahami konsep?
Buat catatan kesalahan sederhana. Setelah beberapa kali latihan, kamu akan mengetahui pola kesalahan yang sering muncul.
Gunakan Latihan Simulasi
Setelah menguasai materi dasar, lakukan simulasi TOEFL secara berkala.
Kerjakan dalam kondisi yang mendekati tes sebenarnya. Gunakan timer, hindari membuka catatan, dan usahakan menyelesaikan seluruh bagian sesuai waktu yang tersedia.
Setelah selesai, evaluasi hasilnya.
Jangan hanya melihat skor. Bandingkan hasil dari beberapa simulasi untuk melihat apakah kemampuanmu benar-benar mengalami peningkatan.
Jangan Terlalu Sering Berganti Materi
Ada banyak materi TOEFL yang tersedia di internet. Namun, terlalu sering berpindah dari satu sumber ke sumber lainnya justru dapat membuat belajar tidak terarah.
Pilih beberapa sumber yang benar-benar sesuai dengan kebutuhanmu. Gunakan satu sumber utama untuk memahami konsep dan sumber lainnya sebagai tambahan latihan.
Yang terpenting bukan berapa banyak materi yang dikumpulkan, tetapi seberapa banyak materi yang benar-benar dipahami.
Buat Jadwal Belajar yang Bisa Dipertahankan
Jadwal belajar tidak harus berlangsung berjam-jam setiap hari.
Lebih baik belajar secara konsisten daripada belajar terlalu lama tetapi hanya dilakukan sesekali.
Kamu bisa membagi latihan berdasarkan kemampuan. Misalnya, satu hari fokus listening, hari berikutnya reading, kemudian grammar dan vocabulary.
Sisakan waktu untuk mengerjakan soal campuran agar kemampuan tetap seimbang.
Perhatikan Perkembangan Skor
Setiap hasil latihan sebaiknya dicatat.
Dengan mencatat skor dari waktu ke waktu, kamu dapat melihat apakah strategi belajar yang digunakan benar-benar memberikan hasil.
Jika skor meningkat, pertahankan pola belajar tersebut. Jika hasilnya tidak mengalami perubahan, lakukan evaluasi dan ubah bagian latihan yang kurang efektif.
Jangan kecewa jika skor belum langsung tinggi. Peningkatan kemampuan bahasa biasanya membutuhkan proses.
Hindari Belajar dengan Sistem Kebut Semalam
Belajar secara berlebihan sehari sebelum tes tidak menjamin skor akan meningkat.
Justru tubuh yang lelah dapat membuat konsentrasi menurun ketika menghadapi tes.
Gunakan hari terakhir untuk mengulang materi penting, melihat kembali kesalahan, dan melakukan latihan ringan. Hindari memaksakan diri mempelajari terlalu banyak hal baru.
Persiapkan Kondisi Sebelum Tes
Selain kemampuan akademik, kondisi tubuh juga perlu diperhatikan.
Tidur cukup, siapkan perlengkapan yang diperlukan, dan pastikan mengetahui jadwal serta lokasi atau mekanisme tes.
Datang dengan kondisi terburu-buru dapat membuat konsentrasi berkurang bahkan sebelum tes dimulai.
Jangan Terpaku pada Angka Tertinggi
Mengetahui skor TOEFL tertinggi berapa memang berguna untuk memahami sistem penilaian, tetapi jangan menjadikan skor maksimal sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan.
Target yang paling penting adalah skor yang sesuai dengan kebutuhanmu.
Jika skor tertentu sudah memenuhi persyaratan kampus, beasiswa, pekerjaan, atau tujuan lainnya, fokuslah untuk mencapainya dengan strategi yang realistis.
Baca juga: Target Skor TOEFL Minimal S1: Cara Mencapai Nilai yang Dibutuhkan
Mini FAQ
Kalau skor TOEFL tertinggi berapa untuk beasiswa luar negeri?
Skor maksimum TOEFL iBT adalah 120, tapi biasanya universitas atau pemberi beasiswa menetapkan batas minimal antara 80-100 tergantung program dan negara tujuan.
Berapa lama waktu ideal persiapan untuk dapat skor tinggi TOEFL?
Idealnya 2-3 bulan dengan latihan rutin dan fokus pada materi lemah, tapi bisa bervariasi tergantung kemampuan awal peserta.
Apakah bisa mendapatkan skor tinggi tanpa pelatihan khusus?
Bisa, jika sudah punya dasar bahasa Inggris yang kuat dan disiplin latihan mandiri dengan simulasi tes. Namun, bimbingan profesional biasanya mempercepat kemajuan.
Bagaimana cara meningkatkan skor Listening yang rendah?
Latihan intensif dengan mendengarkan materi asli bahasa Inggris (podcast, video, berita) serta rutin mengikuti tes simulasi Listening TOEFL.
Apakah hasil TOEFL bisa diperbaiki dengan mengikuti ujian ulang?
Bisa, banyak peserta ulang tes agar mendapatkan skor lebih tinggi. Yang penting evaluasi belajar dan rencana lebih baik pada tes berikutnya.
Baca juga: Kesalahan Fatal Saat Ikut Tes TOEFL dan Cara Menghindarinya
Kesimpulan
Mengejar skor TOEFL tertinggi membutuhkan strategi yang lebih terarah daripada sekadar mengerjakan soal sebanyak-banyaknya. Mulailah dengan menentukan target, mengetahui kelemahan, memperkuat vocabulary dan grammar, melatih listening serta reading, kemudian biasakan mengerjakan soal menggunakan batas waktu. Setiap kesalahan juga perlu dievaluasi agar latihan memberikan perkembangan yang nyata.
Selain latihan, jangan melupakan kondisi tubuh dan konsistensi belajar. Pahami terlebih dahulu skor TOEFL tertinggi berapa sesuai jenis tes yang akan diikuti, lalu tentukan target berdasarkan kebutuhanmu. Dengan jadwal yang realistis, simulasi rutin, dan evaluasi yang konsisten, peluang untuk mendapatkan skor TOEFL yang lebih tinggi akan semakin terbuka.


