Dalam dunia pendidikan dan karier internasional, Tes TOEFL menjadi salah satu tolok ukur penting kemampuan bahasa Inggris. Pertanyaan “soal TOEFL ada berapa?” sering muncul di benak para peserta yang ingin mempersiapkan diri agar bisa mencapai skor maksimal sesuai kebutuhan mereka, baik untuk studi, beasiswa, maupun persiapan kerja. Memahami struktur, jenis soal, dan strategi yang tepat sangat krusial untuk memaksimalkan hasil tes.
Artikel ini akan mengupas secara lengkap mengenai jumlah dan jenis soal TOEFL, khususnya TOEFL ITP dan iBT, serta memberikan panduan strategis belajar yang efektif. Dengan memahami setiap bagian secara runtut, kamu pun bisa menyusun langkah persiapan yang terarah dan meningkatkan skor TOEFL secara optimal.
Daftar Isi
1. Mengenal Struktur Soal TOEFL ada Berapa
Penting untuk dipahami bahwa soal TOEFL terbagi menjadi beberapa bagian utama, yang berbeda tergantung pada jenis tesnya, yaitu TOEFL ITP (Institutional Testing Program) dan TOEFL iBT (Internet-Based Test). Kedua jenis ini memiliki format dan fokus soal yang berbeda, sehingga sangat penting mengetahui perbedaan dan jumlah soal yang harus dihadapi.
1.1 TOEFL ITP: Tiga Bagian Utama
TOEFL ITP dirancang dengan tiga bagian utama yang menguji aspek ketrampilan dasar bahasa Inggris. Berikut ini pembagian soal yang harus kamu ketahui:
- Listening Comprehension: terdiri dari 50 soal yang diujikan melalui perekaman suara berisi percakapan dan monolog singkat.
- Structure and Written Expression: ada 40 soal yang menguji kemampuan tata bahasa dan struktur kalimat bahasa Inggris melalui pilihan ganda.
- Reading Comprehension: sebanyak 50 soal yang menguji pemahaman bacaan dengan berbagai teks dan pertanyaan terkait ide pokok, detail, serta inferensi.
Jadi, secara total, soal TOEFL ada berapa untuk TOEFL ITP? Jawabannya adalah 140 soal yang terbagi dalam tiga bagian tersebut dengan durasi sekitar 2,5 jam.
1.2 TOEFL iBT: Empat Komponen Penting
Sedangkan TOEFL iBT lebih interaktif dengan menguji kemampuan keempat aspek bahasa: Listening, Speaking, Reading, dan Writing. Porsi soal di tiap bagian berbeda, antara lain:
- Reading: 3-4 passage, masing-masing dengan 10 soal, total sekitar 30-40 soal.
- Listening: 4-6 bagian dengan total sekitar 28-39 soal berbasis percakapan dan kuliah.
- Speaking: 6 tugas yang menguji kemampuan berbicara secara langsung merekam jawaban.
- Writing: 2 tugas esai untuk mengukur kemampuan menulis terstruktur.
Jumlah soal di TOEFL iBT tidak sama seperti tes berbasis pilihan ganda tradisional, tetapi terdiri dari tugas dan soal yang mengasah bagian aktif dalam berbahasa.
2. Memahami Materi dan Jenis Soal TOEFL ada Berapa
Mengetahui jumlah soal saja tidak cukup. Kamu juga harus mengerti materi dan tipe soal yang biasa muncul agar bisa mempersiapkan strategi pengerjaan yang tepat. Berikut gambaran materi yang diujikan dalam TOEFL ITP dan iBT.
2.1 Grammar dan Structure
Di bagian Structure and Written Expression, terutama untuk TOEFL ITP, soal berkisar pada:
- Tenses (simple present, past, future, dan variasinya)
- Penggunaan klausa (adjective, adverb, noun clauses)
- Subject-verb agreement (kesesuaian subjek dan kata kerja)
Pengerjaan soal ini membutuhkan pemahaman tata bahasa yang kuat dan latihan mengenali pola kalimat yang tepat dalam konteks tertentu.
2.2 Memperkaya Vocabulary dan Listening
Vocabulary diuji lewat sinonim dan konteks kata dalam teks maupun percakapan. Pada listening comprehension, kamu akan mendengarkan penggalan percakapan dan monolog yang mengharuskan memahami ide utama, fakta detail, dan implikasi tersirat.
Soal pada bagian reading mengukur kemampuan memahami ide pokok, detail penting, serta menyimpulkan informasi secara inferensial dari teks akademik maupun umum.
Penting untuk mempraktikkan strategi seperti membaca pertanyaan terlebih dahulu, menandai kata kunci, serta menebak makna kata dari konteks bacaan.
Baca juga: Cara Efektif Meningkatkan Skor dengan Persiapan TOEFL Beasiswa

3. Strategi Persiapan Teknis dan Jadwal Belajar
Setelah memahami soal TOEFL ada berapa dan jenis materi yang akan diujikan, selanjutnya kamu perlu membuat rencana belajar yang efektif. Langkah pertama adalah mengenali kemampuan awal melalui simulasi tes gratis. Kemudian, susun jadwal belajar yang realistis dengan porsi latihan soal rutin setiap hari minimal 1-2 jam.
Latihan soal secara konsisten sangat penting untuk membangun kecepatan dan akurasi menjawab. Jangan lupa memanfaatkan soal-soal latihan dari TOEFL Academy yang sudah teruji kualitasnya. Fokus utama adalah perbaikan pada bagian yang dirasa paling sulit, entah listening, grammar, atau reading.
Jangan lupa pula mengembangkan kemampuan bahasa Inggris sehari-hari, seperti mendengarkan podcast berbahasa Inggris, membaca artikel, dan berlatih menulis singkat. Metode ini membantu mengasah skill secara natural sehingga skor meningkat bertahap.
Baca juga: Cara Efektif Menghadapi Tes Toefl sebagai Syarat Wisuda
4. Pola Soal TOEFL ada Berapa dan Biasanya Bagian Tersulit
Banyak peserta bertanya, “soal TOEFL ada berapa yang sebenarnya jadi tantangan utama?” Dari pengalaman, pola soal yang sering jadi jebakan adalah pada bagian structure yang menguji grammar secara mendetail dan listening dengan berbagai logat serta kecepatan berbicara berbeda.
Untuk reading, soal inferensi dan vocabulary sering memerlukan pemikiran ekstra. Oleh karena itu, investasi waktu lebih banyak untuk mengasah bagian tersebut amat disarankan. TOEFL iBT juga menantang pada bagian speaking dan writing yang mewajibkan ekspresi bahasa secara spontan dan terstruktur.
Untuk coba latihan soal TOEFL gratis dan simulasi ujian online, kamu bisa mengakses layanan TOEFL Academy di toeflacademy.id. Disana tersedia materi lengkap dengan pembahasan yang membantu persiapanmu semakin matang.

5. Cara Cerdas Meningkatkan Skor TOEFL
Pendekatan pengerjaan soal tiap bagian harus disesuaikan dengan karakter soal tersebut. Misalnya, untuk listening, dengarkan dengan fokus dan tangkap informasi utama tanpa terpaku pada setiap kata. Untuk reading, biasakan membaca cepat dan identifikasi pertanyaan kunci. Struktur dan grammar harus dilatih dengan soal latihan yang berulang.
Manajemen waktu saat tes juga krusial. Pastikan tidak terlalu lama pada satu soal agar semua bagian dapat terjawab. Gunakan teknik skimming untuk reading passage dan catat poin penting secara singkat bagi membantu memahami soal terkait.
Teknik menjawab soal dengan cepat dan tepat akan menjadi kunci untuk meningkatkan skor secara konsisten. Latihan soal secara rutin dan evaluasi hasil belajar memudahkan identifikasi kelemahan sehingga strategi belajar bisa disesuaikan dengan tepat.
Baca juga: Cara Efektif Meningkatkan Skor dengan Strategi Belajar TOEFL
Mini FAQ
Kalau belum pernah belajar bahasa Inggris secara formal, apakah bisa lulus TOEFL?
Bisa, dengan latihan rutin dan fokus pada bagian dasar grammar serta vocabulary. Mulailah dengan materi sederhana dan gunakan banyak sumber latihan terpercaya.
Perlukah belajar speaking untuk TOEFL ITP?
Tidak wajib, karena TOEFL ITP tidak menguji spoken English. Namun latihan speaking tetap berguna untuk TOEFL iBT atau kebutuhan lain.
Apa perbedaan utama jumlah soal TOEFL ITP dan iBT?
TOEFL ITP memiliki 140 soal pilihan ganda, sementara TOEFL iBT lebih variatif dengan tugas speaking dan writing tambahan serta soal reading-listening yang jumlahnya bervariasi.
Bisakah skor TOEFL diulang untuk memperbaiki hasil?
Ya, peserta boleh mengulang tes berkali-kali sesuai kebutuhan untuk meningkatkan skor.
Berapa lama idealnya persiapan sebelum tes TOEFL?
Disarankan minimal 2-3 bulan persiapan intensif dengan latihan soal rutin dan pembelajaran terstruktur.
Ringkasan
Menjawab pertanyaan “soal TOEFL ada berapa” penting untuk memilih strategi belajar yang tepat dan fokus. TOEFL ITP terdiri dari 140 soal terbagi pada listening, structure, dan reading, sementara TOEFL iBT terdiri dari empat bagian termasuk speaking dan writing dengan soal yang lebih beragam.
Pemahaman mendalam soal dan materi, pengelolaan waktu, serta latihan rutin adalah kunci sukses meningkatkan skor TOEFL. Selalu evaluasi kemampuan dan konsisten berlatih agar dapat meraih hasil maksimal sesuai target yang kamu inginkan. Jangan ragu untuk menggunakan platform pembelajaran terpercaya seperti TOEFL Academy sebagai mitra persiapanmu.
Referensi
- TOEFL iBT Test Content and Structure — Menjelaskan struktur resmi TOEFL iBT, termasuk bagian Reading, Listening, Speaking, dan Writing beserta format, durasi, dan kompetensi yang diukur.
- English Grammar Lessons & Exercises — Kumpulan materi grammar bahasa Inggris mulai dari tenses, clauses, subject-verb agreement, hingga latihan yang relevan untuk persiapan TOEFL.
- Grammar Lessons and English Learning Resources — Menyediakan pembahasan grammar dasar, vocabulary, serta berbagai materi bahasa Inggris yang dapat membantu meningkatkan kemampuan untuk menghadapi TOEFL.


