Menghadapi persaingan global dalam melanjutkan studi, meniti karier, atau meraih beasiswa internasional, penguasaan bahasa Inggris menjadi langkah strategis yang tak bisa diabaikan. Kemampuan bahasa Inggris yang terukur tidak hanya menentukan kelayakan calon mahasiswa atau profesional di dunia internasional, tetapi juga mencerminkan kesiapan akademik serta keterampilan komunikasi yang diperlukan di lingkungan yang multikultural.
Dalam konteks ini, tes kemampuan bahasa Inggris memegang peran sentral sebagai standar pengukuran yang diakui secara luas. Memahami dasar tentang apa itu tes toefl dan ielts, serta perbedaan dan kesamaan antara dua tes ini menjadi vital, terutama bagi para pelajar dan profesional Indonesia yang ingin memilih dengan cermat jenis tes yang sesuai dengan tujuan dan target institusi mereka.
Daftar Isi
Perbedaan Tes TOEFL dan IELTS

TOEFL dan IELTS sama-sama mengukur kemampuan bahasa Inggris melalui empat keterampilan utama: membaca, mendengarkan, berbicara, dan menulis. Namun, fokus dan pendekatan keduanya sangat berbeda. TOEFL dikembangkan khusus untuk kebutuhan akademik di universitas luar negeri, terutama di Amerika Serikat. Tes ini menekankan pemahaman materi akademik yang relevan dengan gaya pengajaran dan komunikasi di kampus Amerika.
Di sisi lain, IELTS menawarkan dua versi utama sesuai kebutuhan: Academic dan General Training. IELTS Academic cocok untuk studi tinggi, sedangkan General Training lebih difokuskan pada keperluan imigrasi dan karier non-akademik. Sesi speaking pada IELTS menggunakan interaksi tatap muka yang memungkinkan penguji menilai kemampuan komunikasi secara langsung, berbeda dengan TOEFL yang menggunakan rekaman suara.
Bagi pelajar yang menargetkan universitas di Amerika Serikat atau Kanada, TOEFL iBT menjadi pilihan utama karena format dan materi tesnya sangat relevan. Sebaliknya, calon mahasiswa atau pekerja yang mengarah ke Inggris, Australia, atau Selandia Baru biasanya memilih IELTS karena variasi aksen bahasa Inggris yang lebih beragam dan pengakuan luas di negara-negara anggota Commonwealth.
Baca Juga: Tes TOEFL Bagaimana Persiapan Tepat Raih Skor Tinggi!
Jenis Tes TOEFL dan IELTS

1. Varian TOEFL
TOEFL menawarkan beberapa jenis tes. TOEFL iBT adalah yang paling populer dan diakui secara internasional untuk tujuan akademik, meliputi empat bagian: Reading, Listening, Speaking, dan Writing. Tes ini dilakukan secara online dan berdurasi sekitar tiga jam. Ada juga TOEFL ITP yang berbentuk tes kertas dengan durasi dua jam dan hanya menguji tiga bagian tanpa speaking dan writing secara penuh, biasanya digunakan untuk keperluan lokal.
2. Versi IELTS
IELTS terdiri dari dua versi: Academic untuk keperluan studi tinggi dan General Training yang difokuskan pada imigrasi dan karier. Durasi tes sekitar tiga jam dengan sesi reading, listening, writing, serta sesi speaking yang dilakukan secara tatap muka. Pengalaman langsung ini membantu peserta dalam berkomunikasi natural, terutama dalam konteks wawancara kerja atau proses imigrasi.
- TOEFL iBT menggunakan komputer penuh dengan metode skor hingga 120.
- IELTS menawarkan ragam aksen dalam pengujian yang membantu adaptasi peserta.
- TOEFL Essentials hadir sebagai tes yang lebih singkat dan fleksibel untuk kebutuhan yang lebih praktis.
Perbedaan ini membuat peserta dapat memilih jenis tes sesuai kenyamanan dan tujuan. TOEFL lebih cocok untuk yang nyaman dengan komputer dan soal pilihan ganda, sedangkan IELTS cocok untuk mereka yang ingin mengasah kemampuan berbicara secara langsung dan menulis esai dengan variasi soal yang beragam.
Baca Juga: Tes TOEFL Isinya Apa Saja ? Rahasia Skor Tinggi Terungkap!
Strategi Persiapan Tes TOEFL dan IELTS
Perencanaan belajar yang terarah membantu menguasai tiap komponen TOEFL iBT dan IELTS Academic secara efektif. Pemahaman karakter tes dan latihan yang konsisten akan memaksimalkan skor sekaligus meningkatkan kemampuan bahasa Inggris praktis.
1. Fokus Persiapan TOEFL iBT
Supaya berhasil pada TOEFL iBT, penting mempersiapkan diri dengan memahami teks akademik dan kuliah dalam bahasa Inggris. Selain itu, melatih kemampuan menulis esai akademik yang sistematis serta melakukan latihan speaking dengan merekam suara dapat meningkatkan hasil tes. Banyak latihan soal resmi dan sesi simulasi membantu peserta membiasakan diri dengan format dan durasi tes.
2. Persiapan IELTS Academic
Untuk IELTS Academic, latihan spesifik meliputi pemahaman berbagai aksen bahasa Inggris, latihan berbicara secara langsung dengan penguji, serta mengasah kemampuan menulis esai dengan tata bahasa yang baik dan logis. Mock interview dengan tutor sangat penting untuk membangun rasa percaya diri. Latihan membaca konteks nyata dan menggali ide sangat membantu untuk menjawab soal yang beragam.
- Mulai dari latihan dasar untuk membangun kosakata dan tata bahasa.
- Gunakan sumber belajar resmi dan terpercaya baik online maupun offline.
- Mengikuti kelas persiapan resmi untuk pengalaman belajar terarah.
- Lakukan simulasi tes untuk mengelola waktu dengan efektif.
- Perbanyak praktik speaking dan writing dengan masukan dari instruktur berpengalaman.
Siap secara teknis dan mental, dengan fokus pada karakteristik unik tiap tes setelah memahami sungguh-sungguh apa itu tes toefl dan ielts, akan meningkatkan peluang meraih skor tinggi. Ini adalah investasi penting yang membuka peluang lebih luas di dunia akademik, karier, dan beasiswa internasional. Apakah kamu sudah mulai menentukan strategi belajarmu?
Ingat, konsistensi dan semangat belajar adalah kunci utama untuk mencapai hasil optimal. Jangan hanya fokus pada skor, tapi juga pada penguasaan bahasa Inggris yang efektif dan aplikatif untuk berbagai situasi internasional. Dengan cara ini, kamu tidak hanya memenuhi syarat resmi tapi juga siap berkomunikasi lancar di dunia nyata.
Sumber Referensi
- LAC.TELKOMUNIVERSITY.AC.ID – TOEFL, TOEIC, dan IELTS: Pahami Perbedaan serta Manfaatnya
- IELTSPRESSO.COM – Perbedaan IELTS vs TOEFL iBT
- EDUPAC-ID.COM – Informasi Umum tentang IELTS dan TOEFL
- LBIFIB.UI.AC.ID – Perbedaan TOEFL dan IELTS yang Wajib Diketahui


