tes toefl terdiri dari apa aja sering kali baru dicari saat deadline beasiswa sudah di depan mata dan pendaftaran kampus hampir tutup.
Banyak pemburu beasiswa yang sebenarnya pintar secara akademik tersandung di tahap bahasa karena salah strategi belajar tanpa benar-benar memahami struktur tesnya.
Pahami Tes Toefl Terdiri Dari Apa Aja

Di tahun-tahun terakhir tren beasiswa internasional bergerak makin ketat karena hampir semua universitas luar negeri sudah menjadikan TOEFL iBT sebagai standar utama penilaian kemampuan bahasa Inggris akademik. Sementara itu beberapa kampus atau lembaga di Indonesia masih memakai TOEFL ITP yang bentuk ujiannya beda total. Kalau kamu tidak paham perbedaan format ini kamu bisa salah fokus belajar seperti sibuk menghafal grammar untuk ITP padahal kampus yang dituju meminta iBT yang menekankan komunikasi.
Memahami struktur tes dari sudut pandang pihak kampus dan lembaga beasiswa membuat kamu bermain seperti orang dalam. Dengan begitu kamu tidak hanya tahu soalnya tetapi juga alasan penilaian durasi tipe pertanyaan dan pengaruhnya terhadap strategi belajar serta peluang lolos beasiswa kamu.
Perbedaan Format iBT dan ITP
Pertanyaan paling krusial sebelum membahas detail adalah mengetahui format mana yang kamu butuhkan karena ada dua format utama dalam dunia beasiswa. Berikut adalah gambaran besar perbedaannya secara garis besar:
- TOEFL iBT merupakan tes berbasis internet yang diakui luas oleh universitas luar negeri dan dipakai sebagai standar utama seleksi beasiswa internasional. Tes ini menguji empat kemampuan yaitu Reading, Listening, Speaking, dan Writing.
- TOEFL ITP adalah tes berbasis kertas yang banyak dipakai institusi lokal untuk keperluan internal seperti syarat lulus atau administrasi dalam negeri. Format ini menguji Listening, Structure and Written Expression, serta Reading tanpa ada sesi Speaking dan Writing.
Komite beasiswa cenderung lebih tertarik pada TOEFL iBT karena menilai kemampuan bahasa Inggris akademik secara menyeluruh termasuk berbicara dan menulis. Selain itu format ini mencerminkan situasi kuliah internasional yang nyata dan skornya sudah distandarkan secara global. Sebaliknya TOEFL ITP lebih sering digunakan untuk kebutuhan internal institusi dan tidak selalu diterima sebagai bukti kemampuan bahasa Inggris oleh universitas luar negeri terutama untuk program degree.
Jika tujuan akhir kamu adalah beasiswa luar negeri atau kuliah di kampus internasional sebaiknya prioritaskan TOEFL iBT. Namun jika tujuannya adalah syarat kampus lokal atau seleksi administratif dalam negeri maka TOEFL ITP masih cukup relevan tetapi tetap periksa syarat resminya.
Baca Juga : Tes TOEFL Buat Apa Bagi Beasiswa Impian Anda?
Rincian Tes Toefl Terdiri Dari Apa Aja

TOEFL iBT dirancang bukan sekadar tes bahasa Inggris tetapi seperti miniatur aktivitas di kampus internasional. Setiap bagian merepresentasikan pengalaman nyata yang nanti kamu alami di kelas perpustakaan atau saat mengerjakan tugas. Secara resmi struktur singkat tes ini memiliki total durasi sekitar 116 menit dengan rincian sebagai berikut:
- Reading berdurasi 35 menit dengan sekitar 20 pertanyaan.
- Listening berdurasi 36 menit dengan sekitar 28 pertanyaan.
- Speaking berdurasi 16 menit yang terdiri dari 4 tugas.
- Writing berdurasi 50 menit yang terdiri dari 2 tugas.
Biasanya terdapat jeda istirahat selama 10 menit setelah sesi Listening selesai. Mari kita bahas satu per satu dari sudut pandang penilaian dan strategi beasiswa.
1. Tantangan Bagian Reading iBT
Dalam banyak kasus kegagalan kuliah di luar negeri bermula dari ketidaksiapan membaca teks akademik panjang dalam bahasa Inggris sehingga bagian ini berperan sebagai filter awal. Bagian Reading memiliki durasi sekitar 35 menit dengan jumlah soal sekitar 20 pertanyaan yang mencakup 2 teks bacaan akademik dari berbagai bidang. Materi yang diuji menggunakan gaya tulisan mirip textbook kuliah atau jurnal pengantar.
Bagian ini bukan sekadar menguji kemampuan membaca tetapi seberapa cepat kamu menangkap ide utama teks dan mengenali detail penting di tengah paragraf panjang. Selain itu kamu juga diuji dalam kemampuan menghubungkan ide menyimpulkan serta melihat maksud tersembunyi penulis sebagai persiapan membaca bahan kuliah sungguhan. Terdapat beberapa tipe pertanyaan khas yang perlu kamu kuasai:
- Inference questions meminta kamu menarik kesimpulan logis yang tidak tertulis eksplisit.
- Vocabulary in context mengharuskan kamu menebak makna kata berdasarkan konteks kalimat.
- Rhetorical purpose questions menuntut analisis alasan penulis menulis kalimat tertentu.
- Sentence insertion questions meminta kamu memilih posisi paling tepat untuk sebuah kalimat.
- Summary completion mengharuskan kamu merangkum ide utama bacaan ke dalam ringkasan terstruktur.
Universitas ingin tahu apakah kamu bisa bertahan membaca puluhan halaman per minggu dan mengambil poin penting untuk diskusi kelas. Jika kamu masih sering lelah membaca satu artikel bahasa Inggris saja maka ini adalah tanda bahwa latihan khusus Reading harus diprioritaskan.
2. Simulasi Kuliah Bagian Listening
Bayangkan duduk di kelas internasional di mana dosen bicara dengan tempo normal tanpa teks dan kamu harus menangkap ide penting. Bagian Listening mereplikasi situasi ini dengan durasi sekitar 36 menit dan jumlah soal sekitar 28 pertanyaan. Materi yang diujikan merupakan kombinasi ceramah singkat dan diskusi kelas antara dosen serta mahasiswa.
Jenis konten mencakup situasi akademik seperti penjelasan materi serta situasi kampus terkait urusan administrasi. Kemampuan yang diukur meliputi pemahaman topik utama tujuan pembicara serta detail spesifik seperti nama angka atau urutan kejadian. Selain itu tes ini juga mengukur kepekaan kamu terhadap sikap pembicara dan fungsi kalimat.
Dalam kuliah internasional kegagalan menangkap penjelasan lisan bisa berakibat salah mengerjakan tugas atau tertinggal materi penting. Lembaga beasiswa tidak mau mengirim penerima beasiswa yang kesulitan mengikuti kelas sehingga nilai Listening sangat berpengaruh terhadap penilaian kesiapan akademikmu.
Format Tes Toefl Terdiri Dari Apa Aja
Sekarang mari kembali ke pertanyaan mengenai komponen tes dalam format ITP yang memiliki struktur lebih klasik. Format ini berbasis kertas dan tidak menguji kemampuan Speaking maupun Writing dengan total durasi sekitar 1 jam 55 menit. Rentang skor total berkisar antara 310 sampai 677 yang terbagi dalam tiga bagian utama.
1. Listening Comprehension ITP
Bagian ini berdurasi sekitar 35 menit dengan jumlah soal sebanyak 50 butir yang berisi percakapan pendek dan monolog singkat. Berbeda dengan iBT yang berbasis komputer di sini kamu akan mendengarkan rekaman dan menjawab di lembar jawaban kertas. Fokus utamanya adalah menangkap inti percakapan menyimak detail penting serta menyimpulkan maksud tersirat dalam dialog.
2. Structure and Written Expression
Inilah bagian yang biasanya membuat peserta Indonesia bernostalgia dengan latihan grammar sekolah karena fokus utamanya adalah tata bahasa. Bagian ini berdurasi sekitar 25 menit dengan 40 soal dan rentang skor bagian sekitar 31 sampai 68. Terdapat dua tipe utama soal dalam sesi ini:
- Structure menyajikan kalimat dengan satu bagian kosong di mana kamu harus memilih kata yang tepat untuk melengkapi struktur kalimat. Ini menguji pemahaman tenses clause conjunction dan pola kalimat formal.
- Written Expression menyajikan satu kalimat utuh dengan beberapa bagian digarisbawahi dan kamu diminta memilih bagian yang salah. Ini menguji kemampuan menemukan kesalahan grammar halus dan frasa yang tidak sesuai aturan baku.
3. Reading Comprehension ITP
Bagian terakhir ini berdurasi sekitar 55 menit dengan jumlah soal sebanyak 50 butir dan rentang skor sekitar 31 sampai 67. Di sini kamu akan membaca beberapa teks bacaan akademik lalu menjawab pertanyaan pemahaman. Fokusnya mirip dengan Reading di iBT meskipun bentuk dan cara penyajiannya disesuaikan dengan format kertas.
Karena TOEFL ITP tidak mencakup Speaking banyak universitas luar negeri tidak menggunakannya sebagai standar utama penerimaan. Format ini lebih sering dipakai internal kampus di Indonesia untuk syarat lulus atau pemetaan level bahasa. Kalaupun beasiswa meminta TOEFL ITP biasanya hanya untuk tahap seleksi awal atau program non-degree tertentu.
Baca Juga : Tes toefl yang diakui bikin gagal LPDP atau lolos?
Strategi Belajar Skor Maksimal
Setelah mengetahui komponen tes langkah berikutnya adalah menyusun strategi yang rasional dan tepat sasaran. Bukan sekadar latihan soal sebanyak mungkin melainkan latihan yang efektif sesuai kebutuhan beasiswa.
1. Patokan Skor Beasiswa
Sebagai gambaran umum banyak universitas dan beasiswa internasional meminta TOEFL iBT minimal 80 sampai 100 atau setara dengan TOEFL ITP 550 sampai 600. Namun beberapa jurusan atau kampus top bisa saja meminta skor lebih tinggi terutama untuk program pascasarjana. Sebaiknya cek persyaratan resmi dari kampus incaranmu dan targetkan skor sedikit di atas minimum agar posisi kompetitifmu semakin kuat.
2. Menentukan Prioritas Keterampilan
Untuk TOEFL iBT jika kamu kuat di Reading tetapi lemah di Speaking atau Writing maka kamu perlu latihan bicara rutin dan menulis esai pendek. Jika kamu sering bingung dalam Listening biasakan mendengarkan podcast atau kuliah online dan mencatat kata kunci.
Sedangkan untuk TOEFL ITP bagian Structure and Written Expression sering kali menjadi penentu skor. Jika grammar kamu lemah buatlah daftar kesalahan grammar yang sering dilakukan dan latih soal secara bertahap fokus pada satu jenis error per sesi.
3. Manfaatkan Fleksibilitas Retake
Toefl bisa diambil beberapa kali dan karena durasinya sekitar 2 jam tes ini tidak terlalu menguras waktu seperti ujian panjang lain. Gunakan tes pertama sebagai tes diagnostik untuk mengidentifikasi bagian mana yang paling lemah tanpa menunggu merasa sempurna. Gunakan hasil skor tersebut untuk menyusun rencana belajar 1 sampai 3 bulan ke depan secara lebih fokus.
Ambil tes lagi setelah periode latihan terarah dengan tujuan menaikkan nilai di bagian yang sebelumnya rendah. Pendekatan ini jauh lebih efisien ketimbang menunda terus menunggu siap sepenuhnya tetapi tidak pernah menguji diri di kondisi ujian resmi.
Ketika kamu mulai memahami komponen tes secara mendalam kamu sudah selangkah lebih dekat dari mayoritas pelamar beasiswa lain. Kamu sekarang tahu bahwa TOEFL iBT adalah mata uang utama beasiswa internasional sedangkan TOEFL ITP bisa menjadi batu loncatan administratif. Mulailah dari langkah paling nyata hari ini dengan menentukan format tes yang dibutuhkan dan menyusun rencana belajar yang menjangkau semua skill.
Sumber Referensi
- ETS.ORG – TOEFL iBT Test Content
- LBLIA.COM – Struktur Soal Tes TOEFL Online: Panduan Lengkap ITP
- IELTS.IDP.COM – TOEFL Exam Format
- EDUPAC-ID.COM – Apa Itu Tes TOEFL?


