TOEFL iBT vs ITP sering dibandingkan karena keduanya sama-sama berada di bawah TOEFL, tetapi mempunyai struktur, sistem penilaian, dan penggunaan yang berbeda. Memilih tes yang salah dapat menjadi masalah jika universitas, beasiswa, atau institusi yang dituju ternyata hanya menerima jenis TOEFL tertentu.
Perbedaan paling mudah terlihat pada kemampuan yang diukur. TOEFL iBT menilai Reading, Listening, Writing, dan Speaking, sedangkan TOEFL ITP Level 1 dan Level 2 pada tes utamanya mengukur Listening Comprehension, Structure and Written Expression, serta Reading. TOEFL ITP juga memiliki tes Speaking tersendiri yang tersedia bersama versi digital tertentu.
TOEFL iBT vs ITP Apa Bedanya

TOEFL iBT atau Internet-Based Test merupakan tes kemampuan bahasa Inggris akademik yang mengukur empat kemampuan utama, yaitu Reading, Listening, Speaking, dan Writing.
Tes ini tersedia melalui komputer di test center resmi atau melalui TOEFL iBT Home Edition dengan pengawasan secara daring. ETS menyebut TOEFL iBT diterima oleh lebih dari 13.000 institusi di lebih dari 160 negara.
Sementara itu, TOEFL ITP atau Institutional Testing Program dirancang untuk digunakan oleh institusi dalam berbagai keperluan seperti penempatan program bahasa, pemantauan perkembangan kemampuan, seleksi internal, jalur penerimaan tertentu, serta dokumen pendukung program beasiswa.
ETS secara khusus menyatakan bahwa TOEFL ITP tidak dirancang sebagai pengganti TOEFL iBT. Karena itu, penerimaan skor ITP perlu dikonfirmasi kepada institusi yang meminta hasil tes tersebut.
Secara ringkas:
| Aspek | TOEFL iBT | TOEFL ITP |
|---|---|---|
| Pengelola | ETS | ETS |
| Fokus | Kemampuan bahasa Inggris akademik secara lengkap | Pengukuran kemampuan bahasa untuk penggunaan institusional |
| Kemampuan utama | Reading, Listening, Writing, Speaking | Listening, Structure and Written Expression, Reading |
| Speaking | Ada | Tersedia sebagai tes tambahan pada digital ITP |
| Writing produktif | Ada | Tidak terdapat pada tes utama Level 1/2 |
| Format | Komputer | Paper atau digital |
| Skor utama 2026 | 1–6 | Level 1: 310–677 |
| Penggunaan | Penerimaan akademik internasional dan kebutuhan institusi lainnya | Penempatan, evaluasi, penerimaan/jalur tertentu sesuai kebijakan institusi |
| Penerimaan | 13.000+ institusi di 160+ negara | Bergantung pada kebijakan institusi |
Perbedaan Format TOEFL iBT dan ITP
Salah satu kekeliruan yang masih sering ditemukan adalah menganggap TOEFL ITP selalu paper-based, sedangkan TOEFL iBT selalu berarti tes yang dilakukan dari rumah.
Kenyataannya berbeda.
ETS menyediakan TOEFL ITP Level 1 dan Level 2 dalam format paper maupun digital.
Sementara TOEFL iBT merupakan tes berbasis komputer yang dapat dilaksanakan:
- di authorized test center; atau
- dari rumah melalui TOEFL iBT Home Edition.
Jadi, istilah internet-based pada iBT tidak berarti peserta harus selalu mengerjakan tes dari rumah.
Struktur TOEFL iBT Terbaru 2026
Bagian ini penting karena format TOEFL iBT mengalami pembaruan mulai 21 Januari 2026.
Informasi lama yang menyebut Reading 3–4 passage, Listening 41–57 menit, Writing 50 menit, dan total tes sekitar 3 jam sudah tidak tepat digunakan untuk TOEFL iBT saat ini.
Menurut ETS, struktur TOEFL iBT terbaru terdiri dari empat bagian berikut.
| Bagian TOEFL iBT | Jenis Tugas | Perkiraan Item | Base Time |
|---|---|---|---|
| Reading | Complete the Words, Read in Daily Life, Read an Academic Passage | 50 | ±30 menit |
| Listening | Listen and Choose a Response, Conversation, Announcement, Academic Talk | 47 | ±29 menit |
| Writing | Build a Sentence, Write an Email, Academic Discussion | 12 | ±23 menit |
| Speaking | Listen and Repeat, Take an Interview | 11 | ±8 menit |
ETS menyebut peserta sebaiknya menyediakan waktu sekitar 2 jam untuk menyelesaikan keseluruhan proses tes.
Jumlah item dan durasi dapat sedikit berbeda karena TOEFL iBT sekarang menggunakan unsur adaptive testing.
Reading

Reading TOEFL iBT terbaru tidak lagi hanya berbentuk passage akademik panjang.
Jenis tugasnya meliputi:
- Complete the Words;
- Read in Daily Life;
- Read an Academic Passage.
Bagian ini mempunyai sekitar 50 item dengan base time kurang lebih 30 menit.
Listening
Listening terdiri dari beberapa konteks berbeda seperti:
- memilih respons yang tepat;
- percakapan;
- pengumuman;
- pembicaraan akademik.
ETS mencantumkan sekitar 47 item dengan base time sekitar 29 menit.
Writing
Writing TOEFL iBT 2026 juga berbeda dengan format lama.
Jenis tugasnya meliputi:
- Build a Sentence;
- Write an Email;
- Write for an Academic Discussion.
Terdapat sekitar 12 item dengan base time sekitar 23 menit.
Speaking
Speaking saat ini mencakup:
- Listen and Repeat;
- Take an Interview.
Bagian ini mempunyai sekitar 11 item dengan base time sekitar 8 menit.
Baca juga: Tingkatan Skor TOEFL: Kenali Level Kemampuan Bahasa Inggris Anda
Struktur TOEFL ITP
Berbeda dengan TOEFL iBT, struktur utama TOEFL ITP masih berfokus pada tiga kemampuan.
ETS menyediakan dua level TOEFL ITP.
TOEFL ITP Level 1
Level 1 ditujukan untuk tingkat kemampuan Intermediate hingga Advanced.
| Bagian | Jumlah Soal | Waktu | Skala Skor |
|---|---|---|---|
| Listening Comprehension | 50 | 35 menit | 31–68 |
| Structure and Written Expression | 40 | 25 menit | 31–68 |
| Reading Comprehension | 50 | 55 menit | 31–67 |
| Total | 140 | 115 menit | 310–677 |
Struktur tersebut dikonfirmasi langsung oleh ETS.
TOEFL ITP Level 2
Level 2 ditujukan untuk kemampuan High Beginner hingga Intermediate.
| Bagian | Jumlah Soal | Waktu | Skala Skor |
|---|---|---|---|
| Listening Comprehension | 30 | 22 menit | 20–50 |
| Structure and Written Expression | 25 | 17 menit | 20–50 |
| Reading and Vocabulary | 40 | 31 menit | 20–50 |
| Total | 95 | 70 menit | 200–500 |
Di Indonesia, ketika orang membicarakan skor TOEFL ITP seperti 450, 500, 550, atau 600, biasanya konteks yang dimaksud adalah skala TOEFL ITP Level 1.
TOEFL ITP apakah Ada Speaking
Pernyataan bahwa TOEFL ITP sama sekali tidak memiliki Speaking perlu diberi penjelasan.
Tes utama TOEFL ITP Level 1 dan Level 2 memang terdiri dari tiga bagian:
- Listening;
- Structure and Written Expression;
- Reading.
Namun, ETS juga menyediakan TOEFL ITP Speaking Test untuk digital TOEFL ITP Level 1 atau Level 2.
Speaking tersebut terdiri dari empat tugas dan membutuhkan waktu sekitar 15 menit.
Jadi, penjelasan yang lebih tepat adalah:
TOEFL ITP standar tidak memasukkan Speaking dalam tiga subtes utamanya, tetapi ETS memiliki tes Speaking tambahan untuk digital TOEFL ITP.
Sementara TOEFL iBT sejak awal memang menilai Speaking sebagai salah satu dari empat bagian utama.
Perbedaan Skor TOEFL iBT vs ITP
Ini adalah bagian TOEFL iBT vs ITP yang mengalami perubahan cukup besar pada 2026.
Skor TOEFL iBT Terbaru
Sejak 21 Januari 2026, ETS menggunakan skala baru TOEFL iBT:
1–6 dengan interval 0,5.
Peserta memperoleh:
- skor Reading;
- skor Listening;
- skor Writing;
- skor Speaking;
- skor keseluruhan.
Overall score dihitung berdasarkan rata-rata empat section dan dibulatkan ke setengah band terdekat.
Selama masa transisi dua tahun setelah Januari 2026, score report juga memberikan comparable overall score pada skala 0–120.
Artinya, artikel yang menyebut “skor maksimal TOEFL iBT adalah 120” perlu diberikan konteks terbaru.
Pada sistem 2026, skala utama yang dilaporkan adalah 1–6, sedangkan nilai pembanding 0–120 masih dicantumkan selama masa transisi.
Gambaran konversinya antara lain:
| TOEFL iBT Baru | Comparable 0–120 | CEFR |
|---|---|---|
| 6 | 114+ | C2 |
| 5.5 | 107+ | C1 |
| 5 | 95+ | C1 |
| 4.5 | 86+ | B2 |
| 4 | 72+ | B2 |
| 3.5 | 58+ | B1 |
Angka tersebut berasal dari tabel perbandingan resmi ETS.
Skor TOEFL ITP
Skala TOEFL ITP tidak sama dengan iBT.
Untuk Level 1:
310–677
Sedangkan Level 2:
200–500.
Karena kedua tes memakai struktur dan skala berbeda, skor TOEFL ITP seperti 550 tidak boleh langsung dianggap setara secara sederhana dengan angka TOEFL iBT tertentu tanpa menggunakan tabel atau panduan resmi yang relevan.
Baca juga: Menghadapi Contoh Soal TOEFL Structure and Written Expression
TOEFL iBT dan ITP Digunakan untuk Apa
Pemilihan TOEFL iBT vs ITP sebaiknya berdasarkan tujuan tes, bukan berdasarkan tes mana yang dianggap lebih mudah.
TOEFL iBT
TOEFL iBT dirancang untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris akademik secara menyeluruh.
ETS menyebut TOEFL iBT diterima oleh lebih dari 13.000 institusi di lebih dari 160 negara.
TOEFL iBT dapat relevan ketika:
- mendaftar universitas yang secara spesifik menerima TOEFL iBT;
- mendaftar program internasional;
- membutuhkan bukti kemampuan Reading, Listening, Speaking, dan Writing;
- mengikuti proses yang mensyaratkan official TOEFL iBT score.
Tetap periksa persyaratan lembaga tujuan karena masing-masing institusi menetapkan skor minimum sendiri.
TOEFL ITP
ETS merekomendasikan TOEFL ITP untuk berbagai penggunaan institusional, antara lain:
- placement program bahasa Inggris;
- pemantauan perkembangan kemampuan;
- exit test program bahasa;
- latihan menuju TOEFL iBT;
- penerimaan program jangka pendek atau non-degree;
- penerimaan degree melalui tes yang diselenggarakan institusi untuk penggunaan internal;
- jalur penerimaan tertentu;
- dokumen pendukung program beasiswa.
Karena itu, tidak tepat mengatakan bahwa TOEFL ITP pasti hanya berlaku di Indonesia atau tidak dapat digunakan untuk kebutuhan akademik sama sekali.
Yang tepat adalah:
penerimaan TOEFL ITP lebih bergantung pada kebijakan institusi yang menyelenggarakan atau meminta tes tersebut, sedangkan TOEFL iBT dirancang untuk penggunaan penerimaan akademik yang jauh lebih luas secara internasional.
TOEFL iBT vs ITP Mana yang Lebih Sulit
Tidak ada jawaban resmi bahwa satu tes selalu lebih sulit daripada tes lainnya.
Kesulitannya berbeda karena kemampuan yang diukur juga tidak sama.
TOEFL ITP Level 1 menuntut peserta mengerjakan:
- 50 soal Listening;
- 40 soal Structure and Written Expression;
- 50 soal Reading.
Totalnya mencapai 140 soal dalam 115 menit.
Sementara TOEFL iBT tidak memiliki section Structure and Written Expression khusus, tetapi mengharuskan peserta menunjukkan kemampuan produktif melalui Speaking dan Writing.
Karena itu:
- peserta yang kuat grammar tetapi kurang percaya diri Speaking mungkin merasa ITP lebih nyaman;
- peserta yang terbiasa menggunakan bahasa Inggris secara aktif tetapi kurang menyukai soal grammar eksplisit dapat merasakan hal berbeda.
Jadi, jangan menentukan pilihan berdasarkan label “lebih mudah”.
Gunakan persyaratan institusi tujuan sebagai pertimbangan utama.
Baca juga: Skor TOEFL Tertinggi Berapa? Ini Nilai Maksimalnya
TOEFL iBT atau ITP untuk Kuliah dan Beasiswa
Sebelum mendaftar tes, buka persyaratan program yang dituju dan cari nama tes yang tertulis secara spesifik.
Jika tertulis:
TOEFL iBT
maka jangan menggantinya dengan TOEFL ITP tanpa konfirmasi.
Jika tertulis:
TOEFL ITP
pastikan sertifikat yang digunakan berasal dari penyelenggara yang diterima oleh institusi tersebut.
Jika tertulis beberapa alternatif, misalnya TOEFL iBT, TOEFL ITP, IELTS, atau tes bahasa lainnya, bandingkan:
- skor minimum;
- biaya;
- jadwal tes;
- lokasi atau sistem pelaksanaan;
- masa berlaku sertifikat;
- batas akhir pendaftaran.
ETS sendiri menegaskan bahwa setiap institusi menentukan score requirement masing-masing. Tidak ada satu skor TOEFL iBT yang otomatis menjadi passing grade seluruh universitas.
Hal yang sama berlaku ketika institusi menerima TOEFL ITP.
Mini FAQ
Apa perbedaan TOEFL iBT dan ITP?
TOEFL iBT mengukur Reading, Listening, Writing, dan Speaking, sedangkan TOEFL ITP Level 1 dan Level 2 utamanya mengukur Listening, Structure and Written Expression, serta Reading. Keduanya juga memiliki skala skor dan fungsi yang berbeda.
Berapa skor maksimal TOEFL iBT 2026?
Sejak 21 Januari 2026, TOEFL iBT menggunakan skala utama 1–6 dalam interval 0,5. Selama masa transisi dua tahun, ETS juga mencantumkan comparable overall score pada skala lama 0–120.
Berapa skor maksimal TOEFL ITP?
TOEFL ITP Level 1 memiliki rentang skor 310–677. TOEFL ITP Level 2 memiliki rentang skor 200–500.
Apakah TOEFL ITP ada Speaking?
Tiga bagian utama TOEFL ITP Level 1 dan 2 tidak mencakup Speaking. Namun, ETS menyediakan TOEFL ITP Speaking Test yang dapat digunakan bersama versi digital Level 1 atau Level 2.
Apakah TOEFL ITP hanya paper-based?
Tidak. ETS menyatakan TOEFL ITP Level 1 dan Level 2 tersedia dalam format paper maupun digital.
Berapa lama TOEFL iBT terbaru?
ETS meminta peserta menyediakan waktu sekitar dua jam. Base time setiap section sekitar 30 menit untuk Reading, 29 menit Listening, 23 menit Writing, dan 8 menit Speaking. Waktu dan jumlah item dapat bervariasi karena tes bersifat adaptif.
TOEFL iBT atau ITP untuk kuliah luar negeri?
TOEFL iBT memiliki penerimaan internasional yang jauh lebih luas dan diterima lebih dari 13.000 institusi di lebih dari 160 negara. Namun, selalu cek persyaratan universitas tujuan karena masing-masing institusi menentukan jenis tes dan skor yang diterima.
Apakah TOEFL ITP bisa digunakan untuk beasiswa?
Bisa jika program beasiswa tersebut menerimanya. ETS memasukkan program beasiswa sebagai salah satu penggunaan yang direkomendasikan untuk TOEFL ITP, tetapi keputusan penerimaan tetap berada pada penyelenggara beasiswa.
Berapa lama skor TOEFL berlaku?
Skor TOEFL iBT dan TOEFL ITP sama-sama berlaku selama dua tahun menurut ETS.
Kesimpulan
Perbandingan TOEFL iBT vs ITP tidak hanya terletak pada soal Speaking dan Writing. Keduanya memiliki struktur, format, skala skor, dan tujuan penggunaan yang berbeda.
TOEFL iBT terbaru 2026 mengukur Reading, Listening, Writing, dan Speaking serta menggunakan skala skor utama 1–6. ETS meminta peserta menyediakan waktu sekitar dua jam dan menyebut TOEFL iBT diterima oleh lebih dari 13.000 institusi di lebih dari 160 negara.
Sementara TOEFL ITP Level 1 terdiri dari 140 soal selama 115 menit dengan rentang skor 310–677. Level 2 terdiri dari 95 soal selama 70 menit dengan skor 200–500. Tes utamanya mengukur Listening, Structure and Written Expression, dan Reading.
Jika kebutuhanmu berkaitan dengan pendaftaran universitas atau program internasional yang mensyaratkan TOEFL iBT, gunakan iBT. Jika institusi secara jelas menerima TOEFL ITP untuk seleksi, placement, kelulusan, atau beasiswa, ITP dapat menjadi pilihan.


