TOEFL ITP practice test menjadi salah satu cara yang paling praktis untuk mengenali bentuk soal TOEFL ITP sebelum mengikuti tes sebenarnya. Melalui practice test, kamu dapat mengetahui kemampuan Listening, Structure and Written Expression, serta Reading Comprehension sekaligus melihat bagian mana yang masih perlu ditingkatkan.
Latihan juga membantu kamu membiasakan diri dengan jumlah soal dan batas waktu tes. Namun, practice test akan lebih bermanfaat jika dikerjakan mengikuti format TOEFL ITP yang sebenarnya dan hasilnya dievaluasi setelah selesai.
Apa Itu TOEFL ITP Practice Test

TOEFL ITP practice test adalah latihan yang dibuat untuk memberikan gambaran mengenai bentuk, pola, dan tingkat kesulitan soal yang dapat ditemui dalam TOEFL ITP. Practice test biasanya mengikuti tiga kemampuan utama yang diukur dalam TOEFL ITP, yaitu Listening Comprehension, Structure and Written Expression, serta Reading Comprehension.
Practice test berbeda dengan tes TOEFL ITP resmi. Nilai yang diperoleh dari latihan tidak otomatis dapat digunakan sebagai sertifikat TOEFL untuk keperluan akademik, pekerjaan, beasiswa, atau persyaratan lainnya.
Meski demikian, practice test sangat berguna untuk mengukur kemampuan awal. Kamu dapat membandingkan hasil dari beberapa simulasi untuk mengetahui perkembangan skor dari waktu ke waktu.
ETS sendiri menyediakan sample questions TOEFL ITP Level 1 dan Level 2 untuk membantu peserta mengenali jenis tugas yang muncul dalam tes.
Baca juga: Cara Atur Jadwal Agar Masa Berlaku TOEFL Tetap Valid
Format dan Struktur TOEFL ITP
TOEFL ITP tersedia dalam Level 1 dan Level 2. Level 1 ditujukan untuk kemampuan intermediate hingga advanced, sedangkan Level 2 berada pada rentang high beginner hingga intermediate.
TOEFL ITP Level 1 terdiri dari 140 soal dengan total waktu administrasi sekitar 115 menit. Struktur resminya adalah sebagai berikut.
| Bagian Tes | Jumlah Soal | Waktu | Rentang Skor |
|---|---|---|---|
| Listening Comprehension | 50 | 35 menit | 31–68 |
| Structure and Written Expression | 40 | 25 menit | 31–68 |
| Reading Comprehension | 50 | 55 menit | 31–67 |
| Total | 140 | 115 menit | 310–677 |
Listening Comprehension
Bagian Listening mengukur kemampuan memahami bahasa Inggris yang disampaikan secara lisan. Peserta perlu mendengarkan percakapan atau pembicaraan dan menentukan jawaban yang paling sesuai.
Karena audio berjalan dalam waktu terbatas, kemampuan menangkap informasi utama dengan cepat menjadi penting.
Structure and Written Expression
Bagian ini mengukur kemampuan mengenali penggunaan tata bahasa Inggris tertulis yang tepat.
Soalnya dapat berupa kalimat yang belum lengkap maupun bagian kalimat yang perlu diidentifikasi kesalahannya. Materi yang sering berkaitan dengan soal antara lain subject-verb agreement, clause, verb form, conjunction, pronoun, comparison, dan berbagai struktur kalimat lainnya.
Reading Comprehension
Reading Comprehension mengukur kemampuan memahami teks bahasa Inggris.
Peserta biasanya perlu menentukan ide utama, detail informasi, arti kosakata berdasarkan konteks, referensi kata, hingga kesimpulan yang dapat ditarik dari sebuah bacaan.
Contoh Soal TOEFL ITP Practice Test dan Jawabannya
Berikut beberapa contoh sederhana untuk mengenali bentuk soal yang dapat ditemukan ketika mengerjakan TOEFL ITP practice test.
| No. | Bagian | Contoh Soal | Jawaban |
|---|---|---|---|
| 1 | Structure |
The students _____ their assignments before the class started.
A. finish B. finished C. finishing D. finishes |
B. finished |
| 2 | Structure |
_____ the heavy rain, the event continued as planned.
A. Although B. Despite C. Because D. Therefore |
B. Despite |
| 3 | Written Expression | The new computers was installed in the laboratory yesterday. | was installed → were installed |
| 4 | Reading |
The word “rapid” is closest in meaning to…
A. slow B. quick C. weak D. small |
B. quick |
| 5 | Reading | If a paragraph mainly discusses the causes of climate change, its main idea most likely concerns… | Causes of climate change |
Pada soal Structure nomor pertama, bentuk finished digunakan karena kejadian berlangsung sebelum titik waktu lampau yang disebutkan dalam kalimat.
Untuk soal seperti ini, jangan hanya menghafal jawaban. Cobalah memahami alasan pilihan lain salah. Dengan begitu, satu soal dapat membantu kamu memahami beberapa konsep sekaligus.
TOEFL ITP Practice Test Online Gratis
Kamu juga bisa menemukan TOEFL ITP practice test online gratis untuk mengetahui gambaran kemampuan sebelum mengikuti tes sebenarnya.
Salah satu pilihan yang paling relevan adalah sample questions dari ETS. Pada halaman persiapan TOEFL ITP, tersedia contoh interaktif untuk Level 1 dan Level 2 yang mencakup bagian Listening, Structure and Written Expression, serta Reading atau Vocabulary and Reading sesuai level tes.
Selain menggunakan contoh soal, usahakan melakukan simulasi penuh secara berkala. Atur waktu agar mendekati kondisi tes sebenarnya.
Untuk TOEFL ITP Level 1, simulasi dapat dibuat dengan pola:
- Listening: 50 soal dalam sekitar 35 menit.
- Structure and Written Expression: 40 soal dalam sekitar 25 menit.
- Reading Comprehension: 50 soal dalam sekitar 55 menit.
- Total: 140 soal dalam sekitar 115 menit.
Simulasi dengan batas waktu penting karena kemampuan mengerjakan soal TOEFL tidak hanya dipengaruhi pemahaman bahasa Inggris, tetapi juga pengelolaan waktu selama tes.
Cara Menghitung Skor TOEFL ITP
Salah satu hal yang sering membingungkan ketika mengerjakan practice test adalah cara menghitung skor TOEFL ITP.
Perlu diketahui bahwa jumlah jawaban benar atau raw score tidak langsung sama dengan skor yang tercantum dalam hasil TOEFL ITP. ETS mengonversi jumlah jawaban benar setiap bagian menjadi scaled score melalui proses equating.
Setelah memperoleh scaled score ketiga bagian, total skor dapat dihitung menggunakan rumus:
(Listening + Structure + Reading) × 10 ÷ 3
Sebagai contoh:
- Listening = 48
- Structure = 56
- Reading = 52
Maka:
48 + 56 + 52 = 156
Kemudian:
156 × 10 ÷ 3 = 520
Jadi, skor totalnya adalah 520.
Metode tersebut juga dijelaskan dalam materi resmi TOEFL ITP dari ETS. Namun, ketika mengerjakan practice test tidak resmi, tabel konversi yang digunakan penyedia latihan dapat berbeda sehingga hasilnya sebaiknya dianggap sebagai estimasi.
Skor maksimum TOEFL ITP Level 1 adalah 677, sedangkan skor minimumnya berada pada 310.
Baca juga: Cara Efektif Memahami Grammar Dasar dalam Tes TOEFL
Target Skor TOEFL ITP yang Perlu Dicapai
Tidak ada satu nilai TOEFL ITP yang otomatis dinyatakan sebagai skor lulus untuk semua orang.
ETS menjelaskan bahwa setiap institusi dapat menetapkan sendiri skor yang dianggap dapat diterima sesuai kebutuhan program atau institusi tersebut. Dengan demikian, target skor sebaiknya mengikuti persyaratan kampus, program, perusahaan, atau lembaga yang kamu tuju.
Sebagai gambaran kemampuan berdasarkan pemetaan CEFR dari ETS untuk TOEFL ITP Level 1:
| Level CEFR | Minimum Total Score TOEFL ITP |
|---|---|
| A2 | 343 |
| B1 | 433 |
| B2 | 543 |
| C1 | 620 |
Data tersebut bukan berarti skor 543, misalnya, menjadi batas kelulusan universal. Angka tersebut digunakan untuk membantu menginterpretasikan kemampuan bahasa Inggris berdasarkan level CEFR.
Karena itu, sebelum menentukan target, cek dahulu ketentuan lembaga tujuan.
Jika sebuah institusi meminta minimal 500, kamu dapat membuat target latihan sedikit lebih tinggi, misalnya 520–530. Tujuannya agar terdapat ruang jika performa pada hari tes tidak sama dengan hasil simulasi.
Tips Efektif Mengerjakan TOEFL ITP Practice Test

Mengerjakan banyak soal belum tentu memberikan hasil maksimal jika setiap kesalahan tidak dianalisis. Practice test sebaiknya digunakan sekaligus untuk mengenali kemampuan dan memperbaiki kelemahan.
Beberapa hal yang bisa dilakukan yaitu:
- Kerjakan simulasi menggunakan batas waktu.
- Jangan terlalu lama berhenti pada satu soal.
- Catat jenis soal yang paling sering salah.
- Pelajari kembali grammar yang sering menjadi sumber kesalahan.
- Biasakan mendengarkan percakapan atau materi bahasa Inggris untuk membantu Listening.
- Tingkatkan kemampuan membaca cepat tanpa mengabaikan pemahaman isi teks.
- Kerjakan semua soal jika memungkinkan.
Dalam TOEFL ITP, jawaban salah tidak mendapatkan penalti tambahan. Karena itu, soal yang belum diketahui jawabannya tetap sebaiknya diisi daripada dibiarkan kosong. ETS menyatakan setiap jawaban benar dihitung terhadap skor bagian tes dan tidak terdapat penalti untuk jawaban yang salah.
Untuk Reading, hindari membaca seluruh teks dengan kecepatan yang sama. Cari informasi sesuai kebutuhan soal dan pahami hubungan antara pertanyaan dengan paragraf yang relevan.
Sementara pada Structure, mengenali pola kalimat sering kali jauh lebih efektif dibanding mencoba menerjemahkan seluruh kalimat ke bahasa Indonesia.
Baca juga: Menghadapi Contoh Soal TOEFL Structure and Written Expression
Mini FAQ
Apakah TOEFL ITP practice test sama dengan tes TOEFL resmi?
Tidak. Practice test digunakan sebagai latihan dan simulasi, sedangkan skor resmi diperoleh melalui penyelenggaraan TOEFL ITP yang sah.
Berapa jumlah soal TOEFL ITP?
TOEFL ITP Level 1 terdiri dari 140 soal, yaitu 50 Listening Comprehension, 40 Structure and Written Expression, dan 50 Reading Comprehension.
Berapa skor maksimal TOEFL ITP?
Skor maksimal TOEFL ITP Level 1 adalah 677, sedangkan rentang total skornya berada pada 310–677.
Apakah skor 500 TOEFL ITP sudah bagus?
Skor 500 menunjukkan kemampuan yang cukup baik, tetapi kecukupan skor tetap bergantung pada persyaratan institusi yang dituju. ETS tidak menetapkan satu skor lulus TOEFL ITP yang berlaku untuk semua lembaga.
Di mana bisa mengerjakan TOEFL ITP practice test gratis?
ETS menyediakan sample questions TOEFL ITP Level 1 dan Level 2 secara online. Kamu juga dapat menggunakan simulasi TOEFL ITP lainnya selama format dan pembahasannya sesuai dengan jenis tes yang akan diikuti.
Berapa lama waktu TOEFL ITP Level 1?
Waktu administrasi TOEFL ITP Level 1 sekitar 115 menit untuk tiga section utama dengan total 140 soal.
Kesimpulan
TOEFL ITP practice test dapat digunakan untuk mengenali format tes, mengukur kemampuan awal, membiasakan diri dengan batas waktu, dan mengetahui section yang masih perlu ditingkatkan. TOEFL ITP Level 1 sendiri memiliki tiga bagian utama, yaitu Listening Comprehension, Structure and Written Expression, dan Reading Comprehension dengan total 140 soal serta rentang skor 310–677.
Jangan hanya mengejar jumlah practice test yang diselesaikan. Evaluasi jawaban salah, lihat skor setiap section, identifikasi pola kelemahan, lalu ulangi simulasi setelah mempelajari materi yang masih kurang. Selain itu, tentukan target skor berdasarkan persyaratan institusi tujuan karena TOEFL ITP tidak memiliki satu batas kelulusan universal yang ditetapkan ETS.
Sumber Referensi
- Educational Testing Service (ETS) – TOEFL ITP Test Content
- Educational Testing Service (ETS) – TOEFL ITP Scoring
- Educational Testing Service (ETS) – TOEFL ITP Preparation and Sample Questions
- Educational Testing Service (ETS) – TOEFL ITP Test Taker Handbook


