TOEFL Prediction Test bisa menjadi pilihan bagi kamu yang ingin mengetahui gambaran kemampuan bahasa Inggris sebelum mengikuti tes TOEFL untuk kebutuhan kuliah, beasiswa, maupun pekerjaan. Melalui tes ini, peserta dapat melihat kemampuan pada bagian Listening, Structure, dan Reading.
Namun, perlu dipahami bahwa TOEFL Prediction Test umumnya digunakan sebagai tes prediksi atau simulasi, sehingga hasilnya tidak otomatis sama dengan skor TOEFL resmi. Karena itu, tes ini lebih tepat digunakan untuk mengetahui kemampuan awal sekaligus menentukan strategi belajar.
Daftar Isi
- Apa Itu TOEFL Prediction Test?
- Materi TOEFL Prediction Test
- Perkiraan Skor TOEFL Prediction
- Manfaat TOEFL Prediction Test
- Apakah Sertifikatnya Bisa Digunakan?
- Tips Mengerjakan TOEFL Prediction Test
1. Apa Itu TOEFL Prediction Test?

TOEFL Prediction Test merupakan tes yang digunakan untuk memperkirakan kemampuan bahasa Inggris seseorang. Formatnya biasanya dibuat menyerupai tes TOEFL, terutama pada kemampuan listening, grammar, dan reading.
Tes ini cocok digunakan sebagai langkah awal sebelum mengikuti tes sebenarnya. Dari hasil prediction test, peserta dapat mengetahui bagian mana yang sudah cukup baik dan bagian mana yang masih membutuhkan banyak latihan.
Misalnya, jika skor Listening cukup tinggi tetapi Structure masih rendah, kamu dapat memberikan waktu belajar lebih banyak untuk memahami grammar dan pola kalimat bahasa Inggris.
Meski bentuknya menyerupai TOEFL, hasil TOEFL Prediction Test tetap perlu dibedakan dengan hasil tes resmi. Sistem soal dan penilaiannya dapat berbeda tergantung lembaga penyelenggara.
2. Materi TOEFL Prediction Test

Materi TOEFL Prediction Test dapat berbeda pada setiap penyelenggara. Namun, jika menggunakan pola yang menyerupai TOEFL ITP, terdapat tiga bagian utama yang biasanya diujikan.
| Bagian | Materi yang Diujikan | Tips Mengerjakan |
|---|---|---|
| Listening Comprehension | Percakapan, ide utama, maksud pembicara, informasi detail, dan kesimpulan. | Fokus pada konteks, keyword, dan informasi penting tanpa menerjemahkan seluruh percakapan. |
| Structure and Written Expression | Subject-verb, tenses, conjunction, passive voice, clause, adjective, adverb, dan parallel structure. | Cari subject dan verb utama, lalu periksa struktur kalimatnya. |
| Reading Comprehension | Gagasan utama, informasi detail, vocabulary, reference, dan kesimpulan. | Gunakan skimming untuk memahami isi umum dan scanning untuk mencari informasi tertentu. |
Dengan memahami ketiga bagian tersebut, peserta dapat mengetahui materi yang perlu dipelajari dan menentukan strategi yang tepat sebelum mengikuti TOEFL Prediction Test.
3. Berapa Perkiraan Skor TOEFL Prediction?
Jika TOEFL Prediction Test menggunakan sistem skor yang menyerupai TOEFL ITP Level 1, skor total biasanya berada pada rentang 310 sampai 677.
Sebagai gambaran:
| Perkiraan Skor | Gambaran Kemampuan |
|---|---|
| 310–400 | Kemampuan dasar masih perlu ditingkatkan |
| 400–450 | Mulai memahami dasar bahasa Inggris |
| 450–500 | Kemampuan berada pada tingkat menengah |
| 500–550 | Kemampuan bahasa Inggris cukup baik |
| 550 ke atas | Kemampuan relatif kuat |
Sebagai acuan, ETS menetapkan cut score TOEFL ITP Level 1 sekitar 343 untuk A2, 433 untuk B1, 543 untuk B2, dan 620 untuk C1.
Namun, tabel tersebut hanya dapat digunakan sebagai gambaran apabila prediction test menggunakan skala yang menyerupai TOEFL ITP.
Skor prediction juga sebaiknya digunakan untuk melihat perkembangan belajar. Jika skor pertama 430 dan beberapa minggu kemudian meningkat menjadi 480, berarti latihan yang dilakukan mulai memberikan perkembangan.
4. Manfaat TOEFL Prediction Test
Mengikuti TOEFL Prediction Test memiliki beberapa manfaat bagi peserta yang sedang mempersiapkan kemampuan bahasa Inggris.
Mengetahui Kemampuan Awal
Prediction test membantu mengetahui kemampuan sebelum mulai belajar secara intensif. Hasil tes dapat menunjukkan apakah kelemahan terbesar berada pada Listening, Structure, atau Reading.
Dengan begitu, kamu tidak perlu mempelajari semua materi dengan porsi yang sama.
Menentukan Target Skor
Hasil TOEFL Prediction Test juga dapat membantu menentukan target belajar.
Misalnya, jika skor saat ini berada di angka 450 sedangkan targetmu 500, kamu dapat melihat berapa peningkatan yang masih perlu dicapai.
Target tersebut membuat proses belajar menjadi lebih terarah.
Membiasakan Diri dengan Pola Soal
Peserta yang belum pernah mengikuti tes TOEFL sering membutuhkan waktu untuk memahami bentuk soal.
Dengan mengikuti prediction test, peserta dapat mengenali tipe pertanyaan yang sering muncul dan mengetahui bagaimana cara mengatur waktu pengerjaan.
Mengetahui Kelemahan
Jangan hanya memperhatikan total skor. Lihat juga hasil masing-masing bagian.
Jika Reading menjadi bagian dengan nilai paling rendah, kamu dapat meningkatkan latihan vocabulary dan pemahaman bacaan. Jika Structure lebih rendah, fokuslah memperbaiki grammar.
5. Apakah Sertifikat TOEFL Prediction Bisa Digunakan?
Sertifikat TOEFL Prediction tidak otomatis dapat digunakan untuk semua kebutuhan.
Setiap universitas, beasiswa, perusahaan, atau instansi dapat menentukan jenis sertifikat bahasa Inggris yang diterima.
Ada lembaga yang menerima hasil English Proficiency Test atau prediction test tertentu. Namun, ada juga yang secara khusus meminta:
- TOEFL ITP;
- TOEFL iBT;
- IELTS; atau
- tes bahasa Inggris dari penyelenggara tertentu.
Karena itu, sebelum mengikuti tes hanya untuk mendapatkan sertifikat, periksa terlebih dahulu persyaratan dari institusi tujuan.
Jika persyaratan menyebutkan TOEFL ITP secara khusus, sebaiknya jangan langsung menggunakan TOEFL Prediction sebagai penggantinya.
baca juga: masa berlaku sertifikat toefl
6.Contoh Soal TOEFL Prediction Test

Mengerjakan contoh soal TOEFL Prediction Test dapat membantu peserta mengenali bentuk soal yang akan dihadapi. Berikut beberapa contoh berdasarkan tiga bagian utama TOEFL.
A. Listening Comprehension
Soal:
Man: “Did you finish the assignment?”
Woman: “Not yet. I’m still working on it.”
Question: What does the woman mean?
A. She has finished the assignment.
B. She has not started the assignment.
C. She is still doing the assignment.
D. She does not have an assignment.
Jawaban: C. She is still doing the assignment.
Pembahasan:
Wanita mengatakan bahwa ia masih mengerjakan tugas, sehingga jawaban yang tepat adalah C.
B. Structure and Written Expression
Soal:
The students _____ English every morning.
A. study
B. studies
C. studying
D. studied
Jawaban: A. study
Pembahasan:
Subjek the students berbentuk jamak, sehingga kata kerja yang digunakan adalah study.
C. Reading Comprehension
Bacaan:
Exercise is important for maintaining a healthy body. Regular exercise can improve fitness and support overall health.
Question: What is the main idea of the passage?
A. Different types of exercise
B. The importance of exercise
C. How to become an athlete
D. The history of exercise
Jawaban: B. The importance of exercise
Pembahasan:
Bacaan membahas pentingnya olahraga untuk menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh. Jadi, jawaban yang tepat adalah B.
Kesimpulan
TOEFL Prediction Test dapat digunakan untuk mengetahui perkiraan kemampuan bahasa Inggris sekaligus menjadi bahan evaluasi sebelum mengikuti tes yang dibutuhkan.
Melalui hasil Listening, Structure, dan Reading, peserta dapat mengetahui kemampuan awal, menentukan target skor, serta menemukan materi yang perlu lebih banyak dipelajari.
Jika menggunakan skala menyerupai TOEFL ITP Level 1, hasil prediction dapat berada pada kisaran 310–677. Namun, skor tersebut tetap perlu dipahami sebagai hasil tes prediksi dan tidak otomatis mempunyai status yang sama dengan TOEFL resmi.
Karena itu, gunakan TOEFL Prediction Test terutama sebagai alat latihan dan evaluasi. Jika membutuhkan sertifikat untuk kuliah, beasiswa, atau pekerjaan, pastikan terlebih dahulu jenis tes bahasa Inggris yang diterima oleh institusi tujuan


