Persiapan sebelum mengikuti TOEFL tidak hanya berkaitan dengan kemampuan bahasa Inggris, tetapi juga pemahaman terhadap format tes yang akan dihadapi. Salah satu cara mengenali bentuk ujian adalah melalui TOEFL practice test, terutama latihan yang menggunakan materi dan struktur sesuai tes resmi.
Educational Testing Service (ETS), lembaga penyelenggara TOEFL, menyediakan sejumlah materi persiapan TOEFL melalui situs resminya. Peserta dapat menemukan sample test, practice questions, hingga TOEFL TestReady yang dirancang untuk membantu mengenali pengalaman mengerjakan TOEFL iBT.
Format TOEFL iBT sendiri mengalami pembaruan dari waktu ke waktu. Karena itu, calon peserta sebaiknya menggunakan informasi terbaru agar latihan yang dilakukan tetap sesuai dengan struktur tes resmi.
Apa Itu TOEFL Practice Test?

Practice test adalah simulasi atau latihan yang digunakan untuk memberikan gambaran mengenai tipe soal, bentuk tugas, serta situasi yang dapat ditemui ketika mengikuti tes.
Dalam konteks TOEFL, latihan tersebut dapat mencakup Reading, Listening, Speaking, dan Writing. Peserta dapat memanfaatkannya untuk mengetahui kemampuan yang sudah dikuasai maupun bagian yang masih perlu dipelajari.
ETS juga menyediakan latihan TOEFL resmi melalui TOEFL TestReady. Platform tersebut menghadirkan berbagai materi latihan, termasuk full-length practice test dan feedback untuk membantu peserta mengevaluasi hasil latihan.
Bagaimana Format TOEFL iBT Terbaru?
TOEFL iBT mengukur empat kemampuan utama dalam bahasa Inggris, yaitu Reading, Listening, Writing, dan Speaking.
Peserta perlu memperhatikan format terbaru sebelum mencari soal TOEFL, karena jenis tugas yang muncul dapat berubah mengikuti pembaruan yang dilakukan ETS.
Secara umum, struktur TOEFL iBT saat ini dapat dilihat melalui tabel berikut.
| Bagian | Jenis Tugas | Jumlah Item | Perkiraan Waktu Dasar |
|---|---|---|---|
| Reading | Complete the Words, Read in Daily Life, Read an Academic Passage | 50 | 30 menit |
| Listening | Listen and Choose a Response, Listen to a Conversation, Listen to an Announcement, Listen to an Academic Talk | 47 | 29 menit |
| Writing | Build a Sentence, Write an Email, Write for an Academic Discussion | 12 | 23 menit |
| Speaking | Listen and Repeat, Take an Interview | 11 | 8 menit |
ETS menjelaskan bahwa durasi tersebut merupakan perkiraan waktu dasar. Keseluruhan pelaksanaan tes dapat berlangsung sekitar dua jam karena terdapat instruksi dan penyesuaian lain dalam proses tes.
Apa yang Diujikan pada Reading?

Bagian Reading mengukur kemampuan peserta dalam memahami informasi tertulis dalam konteks kehidupan sehari-hari maupun akademik.
Dalam format terbaru, beberapa jenis tugas yang dapat muncul antara lain Complete the Words, Read in Daily Life, dan Read an Academic Passage.
Peserta dapat menemukan teks berupa informasi sehari-hari, pengumuman, pesan, maupun bacaan akademik. Pertanyaan yang diberikan kemudian digunakan untuk menilai sejauh mana peserta memahami isi bacaan.
Kemampuan yang dinilai dapat mencakup pemahaman ide utama, detail, kosakata berdasarkan konteks, serta hubungan informasi di dalam teks.
Apa yang Diujikan pada Listening?
Bagian Listening digunakan untuk mengukur kemampuan memahami bahasa Inggris yang disampaikan secara lisan.
Jenis tugasnya dapat berupa mendengarkan respons singkat, percakapan, pengumuman, hingga pembicaraan dalam konteks akademik. Oleh karena itu, peserta perlu mampu menangkap informasi penting dari rekaman yang diperdengarkan.
Bagaimana Bentuk Writing TOEFL?
Bagian Writing tidak hanya menilai kemampuan menulis teks panjang. Format TOEFL iBT terbaru menggunakan beberapa jenis tugas dengan karakter berbeda.
Peserta dapat menemukan tugas Build a Sentence, Write an Email, serta Write for an Academic Discussion.
Pada bagian ini, kemampuan tata bahasa, penyusunan kalimat, pengembangan gagasan, dan penggunaan bahasa Inggris yang sesuai konteks menjadi bagian penting dalam penilaian.
Bagaimana Bentuk Speaking TOEFL?
Speaking digunakan untuk menilai kemampuan peserta menyampaikan informasi secara lisan dalam bahasa Inggris.
Dalam format terbaru, ETS mencantumkan tugas Listen and Repeat serta Take an Interview. Peserta harus memberikan respons secara langsung sesuai instruksi yang diberikan.
Latihan Speaking menjadi penting karena peserta tidak hanya perlu memahami pertanyaan, tetapi juga harus menyampaikan jawaban secara jelas dalam waktu yang tersedia.
Karena itu, saat menggunakan TOEFL practice test, bagian Speaking sebaiknya ikut dilatih bersama kemampuan lain agar peserta mendapatkan gambaran tes yang lebih menyeluruh.
Baca juga contoh soal toefl dan pembahasannya
Apakah Ada TOEFL Practice Test Resmi?
Ada. ETS menyediakan berbagai sumber latihan resmi untuk calon peserta TOEFL iBT melalui TOEFL TestReady dan halaman persiapan TOEFL.
Materi yang tersedia dapat berupa sample questions, latihan per bagian, hingga full-length practice test. Beberapa fasilitas juga memberikan feedback terhadap performa peserta.
Penggunaan materi resmi penting karena format dan karakter tugasnya disusun berdasarkan TOEFL iBT yang dikembangkan ETS.
Baca juga toefl prediction test
Apa Itu TOEFL TestReady?
TOEFL TestReady merupakan platform persiapan resmi yang disediakan ETS untuk membantu peserta mempersiapkan TOEFL iBT.
Melalui platform tersebut, pengguna dapat mengakses berbagai aktivitas latihan dan memperoleh informasi mengenai perkembangan kemampuan mereka.
Selain latihan soal, terdapat pula fasilitas feedback yang dapat membantu peserta mengenali bagian Reading, Listening, Speaking, atau Writing yang membutuhkan perhatian lebih.
Peserta dapat menggunakan platform tersebut sebagai salah satu sumber tes TOEFL online sebelum mengikuti ujian sebenarnya.
Apakah Hasil Practice Test Sama dengan Skor TOEFL Resmi?
Tidak. Hasil latihan tidak sama dengan skor TOEFL resmi yang diperoleh setelah mengikuti tes resmi ETS.
Practice test pada dasarnya digunakan untuk latihan, simulasi, dan evaluasi kemampuan. Skor atau hasil yang muncul dari latihan tidak dapat diperlakukan sebagai sertifikat TOEFL resmi untuk keperluan pendaftaran universitas atau institusi tertentu.
Mengapa Perlu Mengenali Format Sebelum Tes?
Mengenali format tes membantu peserta memahami jenis aktivitas yang akan ditemui ketika TOEFL berlangsung. Hal ini juga membuat proses latihan lebih terarah karena setiap bagian memiliki karakter tugas yang berbeda.
Misalnya, Reading lebih banyak berhubungan dengan pemahaman teks, sedangkan Listening membutuhkan kemampuan menangkap informasi dari audio.
Sementara itu, Speaking dan Writing mengharuskan peserta menghasilkan respons menggunakan bahasa Inggris.
Dengan memahami perbedaan tersebut sejak awal, TOEFL practice test dapat digunakan sebagai sarana untuk mengenali seluruh bagian tes secara lebih menyeluruh.
Apa Saja Kata Kunci yang Berkaitan dengan TOEFL?
Saat mencari informasi mengenai persiapan TOEFL, terdapat beberapa istilah yang sering digunakan dan saling berkaitan.
Beberapa di antaranya adalah TOEFL iBT, latihan TOEFL, soal TOEFL, tes TOEFL online, dan persiapan TOEFL. Kelima istilah tersebut dapat membantu peserta menemukan informasi yang lebih spesifik sesuai kebutuhan.
Namun, peserta tetap perlu memperhatikan sumber informasi yang digunakan. Untuk perubahan format, jenis soal, biaya, jadwal, serta kebijakan TOEFL, informasi resmi ETS sebaiknya menjadi rujukan utama.
Kesimpulan
Latihan sebelum tes dapat membantu calon peserta mengenali format TOEFL iBT dan memahami karakter setiap bagian ujian. Reading, Listening, Speaking, dan Writing memiliki bentuk tugas yang berbeda sehingga perlu dipahami secara menyeluruh.
ETS menyediakan sejumlah sumber latihan resmi melalui situs persiapan TOEFL dan TOEFL TestReady. Dengan menggunakan sumber resmi, peserta dapat memperoleh gambaran latihan yang lebih sesuai dengan format TOEFL iBT yang berlaku.
Sekarang variasinya sudah saya buat: ada subjudul 2 paragraf, 3 paragraf, dan 4 paragraf, jadi tidak lagi seragam 3 paragraf semua.


