Apakah Tes TOEFL Bayar ? Biaya Tes dan Kursus Resmi

apakah tes toefl bayar

apakah tes toefl bayar – pertanyaan ini hampir selalu muncul begitu seseorang mulai serius mengejar beasiswa, daftar S2, atau mengurus syarat wisuda.

Di satu sisi, kamu butuh sertifikat TOEFL ITP atau TOEFL iBT yang resmi dan diakui. Di sisi lain, dompet langsung waspada: “Ini tes bayar berapa? Ada yang gratis nggak? Bisa hemat di mana?”

Di tengah gempuran info dari berbagai lembaga, banyak calon peserta yang justru bingung membedakan mana tes resmi, mana yang hanya TOEFL-like, dan mana yang sebenarnya tidak bisa dipakai untuk keperluan penting seperti beasiswa luar negeri.

Di artikel ini, kita akan membongkar habis bukan hanya jawaban atas apakah tes toefl bayar, tapi juga pola biaya, jebakan halus, sampai strategi “ordal” alias jalan pintas legal untuk menghemat uang dan tetap dapat skor tinggi, terutama untuk kamu yang membidik TOEFL ITP bersertifikat.

Apakah Tes TOEFL Bayar? Bongkar Dulu Jenis Tesnya Biar Nggak Salah Bayar

Sebelum terlalu jauh menghitung biaya, kamu harus paham dulu: ketika orang bertanya apakah tes toefl bayar, sebenarnya mereka sering mencampuradukkan beberapa jenis tes yang berbeda fungsi dan harganya. Di Indonesia, secara garis besar ada tiga kelompok tes yang paling sering ditemui: TOEFL iBT resmi ETS, TOEFL ITP resmi ETS, dan TOEFL-like (atau EFL) yang hanya dipakai internal lembaga tertentu.

Pertama, TOEFL iBT (Internet-based Test) adalah tes resmi dari ETS yang dipakai untuk keperluan besar seperti kuliah atau beasiswa luar negeri, terutama untuk pendaftaran universitas di banyak negara. Karena statusnya yang global dan terstandardisasi, wajar jika ketika orang mencari tahu apakah tes toefl bayar, mereka kaget dengan nominal TOEFL iBT yang bisa mencapai sekitar USD 210 atau sekitar Rp 3.300.000 – Rp 3.450.000 per tes, tergantung penyelenggara. Contohnya, ITC Indonesia mencantumkan TOEFL iBT Voucher Rp 3.450.000.

Biaya ini belum termasuk biaya tambahan seperti:

  • Biaya reschedule sekitar USD 60
  • Refund pembatalan yang hanya mengembalikan maksimal 50% biaya
  • Biaya kirim skor tambahan sekitar USD 25 per institusi

Jadi, kalau kamu butuh mengirim skor ke beberapa kampus luar negeri, ada biaya ekstra lagi yang harus diantisipasi.

Kedua, TOEFL ITP (Institutional Testing Program) juga resmi dari ETS, tetapi peruntukannya berbeda. TOEFL ITP umumnya dipakai untuk kebutuhan institusional seperti:

  • syarat wisuda
  • pendaftaran S2/S3 dalam negeri
  • seleksi beasiswa dalam negeri
  • seleksi kerja di beberapa instansi

Di Indonesia, ketika orang bertanya apakah tes toefl bayar, yang paling sering mereka maksud sebenarnya adalah TOEFL ITP ini, karena lebih sering diwajibkan kampus dan biayanya jauh lebih terjangkau dibanding TOEFL iBT. Kisaran biayanya sekitar Rp 500.000 – Rp 650.000 per orang per tes.

Contohnya:

  • Pusat Bahasa UNAIR memasang tarif Rp 570.000 (belum PPN) untuk TOEFL ITP yang sudah termasuk score report dan sertifikat resmi ETS.
  • LBI FIB UI mematok Rp 650.000 per peserta untuk TOEFL ITP online remote-proctoring, dengan kebijakan tidak bisa refund atau ubah jadwal setelah bayar.
  • UPT Bahasa UNM mematok Rp 650.000 per tes dengan hasil keluar maksimal 10 hari.
  • Penyelenggara seperti YEC menawarkan TOEFL ITP online sekitar Rp 599.000 dengan sertifikat digital dan kebijakan reschedule & refund tertentu.

Dari sini, jawaban atas apakah tes toefl bayar sudah mulai jelas: iya, dan nominalnya cukup signifikan, terutama jika kamu perlu tes berulang kali untuk mengejar skor target.

Ketiga, TOEFL-like atau EFL (English as a Foreign Language versi internal) adalah tes yang sering dipakai kampus atau lembaga hanya untuk keperluan internal, misalnya:

  • penempatan kelas
  • syarat mata kuliah tertentu
  • seleksi internal

Tes ini bukan produk resmi ETS, sehingga sertifikatnya biasanya tidak bisa dipakai untuk pendaftaran universitas luar negeri atau beasiswa internasional. Namun, ketika orang mencari apakah tes toefl bayar, mereka sering menemukan TOEFL-like ini yang biayanya jauh lebih murah, misalnya di ITS, EFL (ITS TOEFL-Like) dikenakan biaya sekitar Rp 75.000 – Rp 200.000 per orang per tes, tergantung kategori. Murah, tapi fungsinya terbatas. Jadi, kalau tujuanmu adalah sertifikat TOEFL ITP bersertifikat resmi, jangan terkecoh hanya karena melihat kata “TOEFL” dan harga murah.

Selain itu, ada juga jenis TOEFL lain seperti:

  • TOEFL Junior Standard
  • TOEFL Primary Listening & Reading

Keduanya lebih ditujukan untuk anak dan remaja. Di ITC Indonesia, dua tes ini dipatok sekitar Rp 550.000. Tes ini jelas bukan untuk syarat wisuda S1 atau daftar S2, jadi ketika kamu mempertanyakan apakah tes toefl bayar, pastikan kamu tidak salah memilih jenis tes yang tidak relevan dengan kebutuhanmu.

Dari semua ini, satu benang merahnya jelas: hampir tidak ada TOEFL resmi yang benar-benar gratis. Yang kadang gratis biasanya hanya:

  • placement test internal lembaga
  • promo terbatas yang sifatnya tidak umum dan jarang terdokumentasi secara terbuka

Jadi, kalau kamu menemukan iklan “TOEFL Gratis” tanpa penjelasan jelas, sebaiknya langsung curiga dan cek: apakah ini TOEFL resmi ETS, TOEFL ITP, atau hanya TOEFL-like internal.

Baca Juga : Tes TOEFL iBT Di Mana ? Pusat Resmi & Trik Skor Tinggi

Rincian Biaya, “Cheat Sheet” Legal, dan Strategi Jalan Pintas

Setelah paham jenis-jenis tes, sekarang kita bedah lebih detail lagi sisi finansial dari pertanyaan apakah tes toefl bayar. Banyak pejuang beasiswa hanya menghitung biaya tes sekali duduk, padahal ada beberapa komponen lain yang sering muncul diam-diam dan bikin total pengeluaran membengkak.

Untuk TOEFL iBT, seperti sudah disinggung, biaya tes utama sekitar USD 210 atau sekitar Rp 3,3–3,45 juta per tes. Namun, di balik itu ada beberapa biaya tambahan yang perlu kamu antisipasi:

  • Biaya reschedule bisa mencapai sekitar USD 60
  • Refund pembatalan biasanya hanya maksimal 50% dari biaya yang sudah dibayar
  • Biaya pengiriman skor tambahan ke universitas atau lembaga lain sekitar USD 25 per institusi
  • Biaya retake: jika skor belum cukup dan ingin tes lagi, kamu harus membayar penuh lagi, tidak ada diskon khusus

Untuk TOEFL ITP, struktur biayanya sedikit lebih sederhana, tetapi tetap perlu diperhatikan. Biaya tes utama berkisar Rp 500.000 – Rp 650.000 per orang per tes. Contohnya:

  • Pusat Bahasa UNAIR: Rp 570.000 sudah termasuk score report dan sertifikat resmi ETS, tetapi belum termasuk PPN.
  • LBI FIB UI: Rp 650.000 per peserta untuk tes online remote-proctoring, dengan kebijakan tegas: setelah bayar, tidak bisa refund atau ubah jadwal.
  • UPT Bahasa UNM: Rp 650.000 per tes dengan hasil keluar maksimal 10 hari.
  • YEC: sekitar Rp 599.000 dengan sertifikat digital dan kebijakan reschedule & refund tertentu yang relatif lebih fleksibel.

Di sini, ketika kamu bertanya apakah tes toefl bayar, kamu juga harus bertanya:

  • “Apa saja yang sudah termasuk di biaya ini?”
  • “Ada biaya cetak sertifikat fisik?”
  • “Ada biaya kirim sertifikat?”
  • “Bagaimana kebijakan jika saya sakit atau ada halangan mendadak?”

Lalu, ada TOEFL-like atau EFL yang biayanya jauh lebih murah, misalnya di ITS sekitar Rp 75.000 – Rp 200.000 per orang per tes. Di sinilah banyak mahasiswa merasa “aman” karena ketika mencari apakah tes toefl bayar, mereka menemukan opsi murah ini dan merasa sudah cukup. Padahal, jika kampus atau lembaga beasiswa mensyaratkan TOEFL ITP resmi ETS, sertifikat TOEFL-like ini tidak akan diterima. Jadi, murah di awal bisa berujung mahal di belakang jika kamu harus tes ulang dengan jenis tes yang benar.

Selain biaya tes, ada juga biaya kursus atau persiapan TOEFL yang sifatnya opsional tetapi sering kali sangat membantu, terutama jika skor kamu masih jauh dari target. Di ITS, misalnya, ada program Persiapan TOEFL dengan biaya sekitar Rp 650.000 – Rp 850.000 per paket kelas. Kursus seperti ini biasanya fokus pada:

  • latihan soal
  • strategi mengerjakan
  • pembahasan pola-pola yang sering muncul di Listening, Structure, dan Reading

Di sinilah muncul dilema klasik:

“Mending langsung tes berkali-kali sampai tembus, atau ikut kursus dulu supaya sekali tembak langsung kena?”

Kalau dihitung-hitung, satu kali TOEFL ITP sekitar Rp 600.000. Kalau kamu gagal dua kali karena tidak punya strategi, totalnya sudah Rp 1,2 juta. Bandingkan dengan ikut kursus Rp 700–800 ribu, lalu tes sekali dengan peluang lulus yang jauh lebih besar. Jadi, menjawab apakah tes toefl bayar saja tidak cukup; kamu juga harus menghitung biaya persiapan yang bisa menghemat total pengeluaran.

Sebagai tambahan, untuk anak dan remaja, ada TOEFL Junior Standard dan TOEFL Primary Listening & Reading yang di ITC Indonesia biayanya sekitar Rp 550.000. Tes ini berguna untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris di usia lebih muda, tetapi tidak relevan untuk syarat wisuda atau beasiswa S2. Jadi, kalau kamu sudah di level mahasiswa dan bertanya apakah tes toefl bayar, jangan sampai salah daftar ke jenis tes yang tidak sesuai kebutuhan.

Sampai di sini, kamu mungkin mulai berpikir, “Kalau semuanya bayar, di mana ‘jalan pintas’ yang bisa saya ambil?” Sebelum masuk ke strategi menghemat biaya dan menaikkan skor, ini saat yang pas untuk kamu mempertimbangkan ikut:

  • bimbingan belajar online yang terstruktur
  • tryout TOEFL ITP bersertifikat yang formatnya mirip tes asli

Tujuannya sederhana: uang yang kamu keluarkan untuk tes resmi tidak terbuang percuma hanya karena kurang latihan atau salah strategi.

Sekarang kita masuk ke bagian strategi. Cara menjawab pertanyaan apakah tes toefl bayar sambil tetap bisa “mengakali” sistem secara cerdas dan legal adalah dengan memahami bahwa:

  • pola soal TOEFL, terutama TOEFL ITP, relatif konsisten
  • kamu bisa mengincar poin-poin mudah lewat pola, bukan hafalan buta
  • kamu bisa hemat biaya dengan mengurangi jumlah retake

Di Listening, misalnya, banyak soal yang sebenarnya bisa dijawab hanya dengan menangkap kata kunci terakhir atau perubahan sikap pembicara, bukan memahami 100% isi percakapan.

Man: I thought the exam was going to be on Friday.
Woman: No, it was moved up to Wednesday.
Narrator: What does the woman mean?

Kata kunci di sini adalah “moved up” yang berarti dimajukan, bukan diundur. Banyak peserta yang gagal bukan karena tidak bisa bahasa Inggris, tetapi karena tidak familiar dengan idiom umum seperti:

  • run out of
  • turn in
  • pick up
  • drop off

Dengan menghafal daftar idiom yang sering muncul, kamu bisa meningkatkan skor Listening tanpa harus meningkatkan kemampuan listening secara menyeluruh dalam waktu singkat. Ini adalah salah satu cara menjadikan biaya yang kamu keluarkan terasa “balik modal”.

Di Structure, pola “ordal” yang efektif adalah mengenali tipe soal hanya dari bentuk kalimat.

……… the first people to use tools.

A. It were
B. They
C. The
D. Were

Kamu bisa langsung menebak bahwa kalimat ini butuh subject yang lengkap. Bentuk yang benar adalah “They were the first people to use tools.” Karena “were” sudah ada di luar titik-titik, kamu tinggal mencari subject yang tepat, yaitu “They”. Tanpa memahami konteks, kamu bisa menjawab hanya dengan pola struktur kalimat. Banyak soal Structure bisa diselesaikan dengan:

  • mencari subject
  • mencari verb
  • memastikan tidak ada double subject atau missing verb

Menguasai pola ini membuatmu bisa menghemat waktu, mengurangi kebutuhan kursus ekstra panjang, dan pada akhirnya mengurangi jumlah tes ulang yang berbayar.

Di Reading, “jalan pintas” yang aman adalah memahami bahwa:

  • Soal main idea, title, purpose sering bisa dijawab dari kalimat pertama dan terakhir paragraf.
  • Soal vocabulary in context bisa dijawab dengan memperhatikan kata di sekitar kata yang ditanyakan.
  • Soal detail biasanya menyebut kata kunci yang bisa kamu scan langsung di teks.

Alih-alih menerjemahkan seluruh teks (yang melelahkan dan memakan waktu), kamu menggunakan teknik skimming dan scanning. Ini membantu menjaga fokus dan energi sepanjang tes.

Selain pola soal, ada juga “cheat” finansial yang legal:

  • Ikut tryout TOEFL ITP online dengan biaya jauh lebih murah daripada tes resmi untuk mengukur posisi skormu sekarang.
  • Memanfaatkan lembaga dengan kebijakan reschedule & refund yang fleksibel (misalnya seperti pola di YEC) agar risiko uang hangus lebih kecil.
  • Memilih waktu tes ketika kamu sudah cukup matang secara latihan, bukan sekadar karena kuota masih ada.

Kamu juga bisa memandang kursus persiapan TOEFL sebagai investasi:

  • Kursus Rp 650.000 – Rp 850.000 + 1x tes resmi Rp 600.000 → peluang besar lulus sekali.
  • Tanpa kursus, tes resmi 2–3 kali (masing-masing Rp 600.000) → total biaya bisa jauh lebih tinggi.

Karena itu, jawaban praktis atas apakah tes toefl bayar adalah: iya, dan kamu bisa mengurangi total biaya dengan:

  • memahami pola Listening, Structure, Reading
  • memanfaatkan tryout murah
  • memilih lembaga dengan kebijakan bersahabat
  • mengambil kursus yang tepat sasaran jika dibutuhkan

Selanjutnya, kamu perlu menggabungkan semua informasi tadi menjadi strategi praktis. Ketika kamu bertanya apakah tes toefl bayar, sebenarnya kamu sedang dihadapkan pada tiga keputusan besar:

  • Jenis tes apa yang harus diambil?
  • Kapan harus daftar?
  • Berapa kali kamu siap untuk tes ulang jika skor belum cukup?

Langkah pertama adalah memastikan kebutuhanmu:

  • Kalau untuk syarat wisuda, pendaftaran S2 dalam negeri, atau beasiswa dalam negeri → biasanya TOEFL ITP sudah cukup.
  • Kalau untuk kuliah atau beasiswa luar negeri (terutama untuk pendaftaran ke universitas luar negeri) → umumnya yang disyaratkan adalah TOEFL iBT resmi ETS, bukan TOEFL ITP atau TOEFL-like.

Langkah kedua adalah menentukan kapan kamu benar-benar siap. Banyak orang yang begitu tahu apakah tes toefl bayar, langsung panik dan buru-buru daftar hanya karena takut kehabisan kuota, padahal persiapan belum matang. Akibatnya:

  • skor jauh di bawah target
  • harus tes ulang → biaya dobel

Strategi yang lebih cerdas:

  • Pakai tryout TOEFL ITP atau simulasi TOEFL iBT untuk mengukur skor awal.
  • Kalau skornya masih jauh dari target → fokus latihan intensif dulu (beberapa minggu/bulan).
  • Daftar tes resmi ketika skor tryout sudah mendekati atau melewati skor target.

Langkah ketiga adalah mengatur anggaran. Misalnya, kamu menargetkan TOEFL ITP dengan skor minimal 500. Kamu bisa merencanakan:

  • 1 paket kursus persiapan: ± Rp 700.000
  • 2x tryout: 2 x Rp 100.000 (jika tersedia)
  • 1x tes resmi: ± Rp 600.000

Total: sekitar Rp 1,5 juta.

Bandingkan dengan skenario tanpa perencanaan:

  • 1x tes resmi Rp 600.000 → gagal
  • tes lagi Rp 600.000 → gagal
  • baru ikut kursus Rp 700.000
  • tes ketiga Rp 600.000

Total bisa menembus Rp 2,5 juta atau lebih. Dengan sedikit strategi, jawaban apakah tes toefl bayar bisa kamu ubah dari “mahal dan menyakitkan” menjadi “terukur dan terkendali”.

Langkah keempat adalah memilih lembaga yang tepat. Untuk TOEFL ITP, pastikan lembaga:

  • benar-benar bekerja sama dengan ETS
  • mengeluarkan sertifikat resmi ETS
  • biaya sudah jelas: apakah sudah termasuk sertifikat, score report, cetak ulang, dan pengiriman

Beberapa contoh lembaga yang jelas mencantumkan biaya dan fasilitas:

  • Pusat Bahasa UNAIR
  • LBI FIB UI
  • UPT Bahasa UNM
  • YEC

Untuk TOEFL-like seperti EFL di ITS, pastikan kamu hanya mengikutinya jika memang:

  • dibutuhkan untuk keperluan internal (misalnya syarat mata kuliah, penempatan kelas)
  • bukan untuk beasiswa atau pendaftaran universitas luar negeri

Langkah kelima, dan sering dilupakan, adalah mengelola mental. Begitu mendengar bahwa apakah tes toefl bayar dan melihat nominalnya, banyak peserta:

  • jadi tegang
  • takut gagal
  • akhirnya performa menurun di hari H

Padahal, dengan:

  • latihan yang cukup
  • familiar dengan format soal
  • beberapa kali ikut tryout

kamu bisa mengurangi kecemasan secara signifikan. Tes ini bukan ujian hidup-mati; ini hanya salah satu langkah dalam perjalanan akademikmu.

Pada titik ini, kamu sudah tahu bahwa hampir semua jenis TOEFL resmi memang berbayar:

  • TOEFL iBT: bisa tembus lebih dari tiga juta rupiah per tes
  • TOEFL ITP: berkisar setengah juta hingga enam ratus ribu per tes
  • TOEFL-like: lebih murah, sekitar Rp 75.000 – Rp 200.000, tetapi fungsinya terbatas

Kamu juga sudah melihat bagaimana:

  • biaya reschedule
  • refund yang terbatas
  • biaya pengiriman skor

bisa diam-diam menambah total pengeluaran. Namun di balik semua itu, kamu juga sudah memegang “cheat sheet” legal:

  • memahami pola soal Listening, Structure, dan Reading
  • memanfaatkan tryout untuk mengukur kemampuan
  • memilih lembaga dengan kebijakan yang bersahabat
  • mempertimbangkan kursus persiapan sebagai investasi, bukan beban

Jadi, ketika seseorang bertanya kepadamu nanti, “apakah tes toefl bayar?”, kamu bukan hanya bisa menjawab “iya, dan lumayan mahal,” tetapi juga bisa menambahkan:

“tapi kalau kamu tahu cara mainnya, kamu cukup bayar sekali untuk hasil yang maksimal.”

Jangan biarkan angka di brosur tes membuatmu mundur sebelum berjuang. Justru karena tes ini berbayar, kamu punya alasan kuat untuk:

  • mempersiapkan diri dengan serius
  • latihan dengan terarah
  • memanfaatkan setiap kesempatan belajar, termasuk bimbingan belajar online dan tryout bersertifikat

Baca Juga : tes toefl ada apa saja Rahasia Pola Soal yang Jarang Dibocorkan!

Skor TOEFL yang kamu kejar bukan hanya angka; itu adalah tiket menuju beasiswa, studi lanjut, dan peluang baru yang bisa mengubah hidupmu. Dan semua itu sangat layak diperjuangkan.

Sumber Referensi
  • IELTS.IDP.COM – TOEFL Exam Fees
  • LAC.TELKOMUNIVERSITY.AC.ID – Perbedaan TOEFL iBT dan TOEFL ITP
  • ITC-INDONESIA.COM – Biaya Tes
  • PUSATBAHASA.UNAIR.AC.ID – PENDAFTARAN TES TOEFL ITP ONLINE DAN OFFLINE MEI 2025
  • LBIFIB.UI.AC.ID – TOEFL ITP (INSTITUTIONAL TESTING PROGRAM) ONLINE REMOTE-PROCTORING
  • SHOP.YEC.CO.ID – TOEFL ITP TEST ONLINE
  • WWW.ITS.AC.ID – Tarif Layanan

Program tes Toefl

Persiapan TOEFL tidak cukup hanya membaca materi.
Kamu perlu latihan terarah, simulasi real test, dan pembahasan yang mudah dipahami agar skor benar-benar meningkat.

📋 Cara Membeli dengan Mudah:

  1. Unduh Aplikasi TOEFL Academy
    Temukan aplikasi TOEFL Academy di Play Store atau App Store, atau akses langsung melalui website resmi.
  2. Masuk ke Akun Anda
    Login ke akun TOEFL Academy melalui aplikasi atau situs web.
  3. Pilih Paket yang Cocok
    Masuk ke menu “Beli”, lalu pilih paket TOEFL yang sesuai dengan target skor dan kebutuhan belajar Anda. Pastikan membaca detail setiap paket.
  4. Gunakan Kode Voucher
    Masukkan kode “SIAPTOEFL” untuk mendapatkan diskon Rp20.000 sesuai ketentuan promo.
  5. Selesaikan Pembayaran
    Pilih metode pembayaran yang tersedia dan selesaikan transaksi dengan aman.
  6. Aktivasi Cepat
    Paket akan aktif secara otomatis dalam waktu singkat setelah pembayaran berhasil.

🎯 Ayo Mulai Persiapan TOEFL Bersama TOEFL Academy

TOEFL Academy membantu kamu belajar lebih terarah agar skor benar-benar meningkat, bukan sekadar coba-coba soal.

Dengan TOEFL Academy, kamu akan mendapatkan:

  • Ribuan soal TOEFL dengan pembahasan mudah dipahami (teks & video)
  • Simulasi TOEFL sesuai format tes asli
  • Materi belajar TOEFL terstruktur dan terupdate
  • Latihan bertahap untuk meningkatkan skor secara konsisten
  • Progres belajar yang bisa dipantau

Gunakan kode voucher: SIAPTOEFL
Dapatkan diskon Rp20.000 dan mulai persiapan TOEFL dari sekarang.